cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Volume 7, Nomor 1, Februari 2024" : 40 Documents clear
ANALISIS PERBANDINGAN DEBIT PADA DAS CIMANUK-COPONG KABUPATEN GARUT AKIBAT PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN Mardianti, Fira; Permana, Sulwan
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26048

Abstract

The transformation of land into cities to meet the needs of urban infrastructure is happening fast. As a result, the hydrological pattern changes, such as land that previously absorbed water slowly becomes less able to absorb water. The area of the Cimanuk-Copong watershed is 469.11 km^2. Comparative analysis of discharge in the Cimanuk-Copong watershed due to changes in land use is the key to identifying changes in river flow and their impact on the environment using the NRECA (National Rural Electric Cooperative Association) model, then the results of this calculation are calibrated. The results of the analysis of the comparison value of the average flow rate in the past (2003-2012) were 9.23 m^3/s, while the present (2013-2021) is 19.81 m^3/s. The results of the calibration of the efficiency coefficient value of the Nash-Sutcliffe (NSE) model of the Cimanuk-Copong DAS are 0.61663 including 0.36<NSE<0.75 (Qualified). The results of the flow rate calibration will be a strong basis in validating the model used in the field. In 2011, the KRS value obtained was 4.00, while in 2019, the KRS value increased to 5.71. These two KRS values are included in the good category according to the DAS Criteria and Indicators. Even so, changes in increase during this period still indicate a decrease in the condition of the watershed. The Cimanuk-Copong watershed is dominated by three main categories where these categories include farmland with an area of 12162.86 ha, paddy fields with an area of 6596.237 ha, and residential areas with an area of 5587.949 ha. Abstrak Transformasi lahan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur terjadi dengan cepat. Akibatnya, pola hidrologi berubah menjadi kurang dapat meresap air. Analisis perbandingan debit pada DAS Cimanuk-Copong akibat perubahan tata guna lahan menjadi kunci untuk mengidentifikasi perubahan aliran sungai dengan menggunakan model NRECA. Model penelitian berupa perbandingan debit aliran akibat perubahan tata guna lahan DAS Cimanuk-Copong Garut. Hasil nilai perbandingan debit aliran rata-rata tahun 2011-2015 yaitu 12,48 m3/det sedangkan tahun 2015-2019 yaitu 18,91 m3 /det. Hasil kalibrasi nilai koefisien efisiensi model Nash-Sutcliffe (NSE) DAS Cimanuk-Copong yaitu 0,56514 ter.masuk 0,36<NSE<0,75 (Qualified). Hasil kalibrasi debit aliran akan menjadi dasar kuat dalam memvalidasi model yang digunakan sesuai di lapangan. Pada tahun 2011, nilai KRS diperoleh adalah 6,16, sedangkan pada tahun 2019, nilai KRS meningkat menjadi 6,30. Kedua nilai KRS termasuk dalam kategori baik menurut Kriteria dan Indikator DAS. Perubahan peningkatan selama periode tersebut mengindikasikan penurunan kondisi DAS. Perubahan tata guna lahan pada DAS Cimanuk-Copong meliputi area permukiman bertambah 4%, bangunan 1960%, hutan bertambah 43%, pada rumput berkurang 26%, pengisi area air berkurang 33%, perkebunan bertambah 17%, sawah irigasi berkurang 9%, sawah tadah hujan berkurang 3%, semak belukar berkurang 43%, dan tanah ladang berkurang 3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perubahan tata guna lahan berpengaruh terhadap debit aliran.
PENGARUH MOTIVASI PEKERJA TERHADAP PROGRES PENGERJAAN PROYEK MASJID KRS Imanda, Krisna; Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26544

Abstract

Construction projects require unwavering commitment from workers. In large-scale endeavors like mosque construction, timely progress is crucial. Motivation within the construction sector plays a pivotal role, determining their willingness to deploy skills and time towards project objectives. This study explores the influence of worker motivation on the progress of the KRS Mosque project. The findings emphasize that salaries and benefits positively impact motivation levels. Work conditions and physical environments affect morale, although some hold negative perceptions. Most workers feel secure, which has a positive impact on project progress. Strong relationships among coworkers enhance motivation for contributions. Recognition and appreciation for contributions further boostmotivation. Opportunities for career advancement carry significant motivational weight. The entire project team take spride in their contributions. Project progress data demonstrates a continuous upward trajectory, underscoring thecritical role of motivation in timely project completion. Understanding worker motivation is essential for efficient project management, ensuring that projects run smoothly and meet their goals within budget and schedule constraints. Abstrak Proyek konstruksi menuntut komitmen yang teguh dari para pekerja. Dalam proyek-proyek besar seperti pembangunan masjid, kemajuan yang tepat waktu menjadi sangat penting. Motivasi dalam sektor konstruksi memainkan peran penting, menentukan sejauh mana mereka bersedia mengaplikasikan keterampilan dan waktu untuk mencapai tujuan proyek. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh motivasi pekerja terhadap kemajuan proyek Masjid KRS. Temuan penelitian menekankan bahwa gaji dan manfaat tambahan memiliki dampak positif terhadap tingkat motivasi. Kondisi kerja dan lingkungan fisik memengaruhi semangat, meskipun beberapa pekerja memiliki pandangan negatif. Sebagian besar pekerja merasa aman, yang berdampak positif pada kemajuan proyek. Hubungan yang kuat di antara rekan kerja meningkatkan motivasi untuk berkontribusi. Pengakuan dan apresiasi atas kontribusi lebih lanjut meningkatkan motivasi. Peluang untuk kemajuan karier memiliki bobot motivasi yang signifikan. Seluruh tim proyek dengan bangga merasa memiliki kontribusi besar. Data kemajuan proyek menunjukkan tren positif yang berkelanjutan, menggarisbawahi peran krusial motivasi dalam penyelesaian proyek tepat waktu. Memahami motivasi pekerja adalah kunci untuk manajemen proyek yang efisien, memastikan bahwa proyek berjalan lancar dan mencapai tujuannya dalam batas anggaran dan jadwal yang ditetapkan.
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGADAAN MATERIAL PADA STASIUN X Wahono, Dimas; Prabowo, Andy
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26609

Abstract

This research aims to analyze the factors contributing to material procurement delays in the construction project of Station X. Delays in material procurement can have serious implications for project progress and budgets. Therefore, a profound understanding of the factors influencing these delays is crucial for enhancing construction project efficiency. This study employs factor analysis to evaluate historical data on material procurement in previous projects. The analyzed data include sudden order changes, material re-deliveries, and shifts in material requirements. The results of the factor analysis indicate that the most dominant factor influencing the risk of delays is "sudden order changes," signifying that effective change management is key to mitigating delays. The findings of this research have significant implications for construction practitioners and project managers in identifying and addressing material procurement delay risks. Recommended preventive measures include the development of sound procedures for managing order changes, improved communication, and more vigilant oversight of changes within projects. This research can serve as a vital foundation for construction project stakeholders to optimize material procurement management and reduce delay risks in similar projects in the future. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan pengadaan material pada proyek pembangunan Stasiun X. Keterlambatan dalam pengadaan material dapat memiliki dampak serius pada kemajuan proyek dan anggaran. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan ini menjadi penting untuk meningkatkan efisiensi proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor untuk mengevaluasi data historis pengadaan material pada proyek-proyek sebelumnya. Data yang dianalisis mencakup perubahan pesanan, pengiriman ulang material, dan perubahan kebutuhan material. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi risiko keterlambatan adalah "perubahan pesanan yang tiba-tiba," yang mengindikasikan bahwa manajemen perubahan yang efektif adalah kunci untuk mengurangi risiko keterlambatan. Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi praktisi konstruksi dan manajer proyek dalam mengidentifikasi dan mengatasi risiko keterlambatan pengadaan material. Langkah-langkah pencegahan yang dianjurkan termasuk pengembangan prosedur yang baik untuk mengelola perubahan pesanan, peningkatan komunikasi, dan pengawasan yang lebih teliti terhadap perubahan dalam proyek. Penelitian ini dapat menjadi landasan penting bagi pemangku kepentingan proyek konstruksi untuk mengoptimalkan manajemen pengadaan material dan mengurangi risiko keterlambatan dalam proyek-proyek serupa di masa depan.
ANALISIS NILAI WASTE KERAMIK PADA PROYEK X Mathew, Kevin; Waty, Mega
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26610

Abstract

Construction projects often produce values, in the construction field can be interpreted as a loss or a loss of material resources, time, and capital, which is caused by activities that cost money, directly or indirectly, but does not add value to end product for users of construction services. The values produced in the form of materials, quality, time, and costs. In this research, will be examined ceramic, where ceramics often have a significant effect and can influence project costs. Therefore, this research aims to optimize the value of ceramic on project x to optimize costs to reduce its value. The method that will be used in this research is the method of observation, interviews, and analysis of calculations through working drawings, calculations that will be carried out using 2 methods to determine the difference of values so that the value that is expected to be the optimum value for use. This optimization value is very important because the project location is outside Java, and the material supply is on the island of Java so that it can reduce material delivery costs which are quite expensive and can affect the project budget. Keywords: residual value; building project; level of residual value; residual value of ceramics Abstrak Proyek konstruksi serinng kali menghasilkan nilai waste, nilai waste yang di hasilkan dapat berupa waste material,mutu,waktu,hingga biaya. Namun pada penelitian ini nilai waste yang akan di teliti adalah waste keramik dimana keramik seringkali memberikan efek signifikan dan dapat mempengaruhi biaya proyek, oleh karena itu pada penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan nilai waste keramik pada proyek x agar dapat mengoptimalkan biaya pada proyek hingga berkurang nya nilai waste keramik yang mempunyai dampak negative pada lingkungan sekitar proyek.metode yang akan di gunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan pada lapangan, wawancara,serta Analisis perhitungan melalui gambar kerja, perhitungan yang akan dilakukan dengan 2 metode yang berbeda untuk mengetahui perbandingan nilai waste sehingga didapatkan nilai yang diharapkan menjadi nilai optimum untuk penggunaan waste. Nilai optimasi ini sangat penting dilakukan dikarankan lokasi proyek yang berada diluar pulau jawa dan supply material berada dipulau jawa sehingga dapat mengurangi biaya pengiriman material yang cukup mahal dan dapat mempengaruhi anggaran proyek
PENGARUH TANGGA SCAFFOLDING PROYEK TERHADAP WAKTU PENGERJAAN PLESTER DAN ACIAN Prameswara, Caesar Dasha; Sutandi, Arianti
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26623

Abstract

The impact of scaffolding stairs on a project regarding the time required for plastering and painting can be highly significant. Scaffolding, a framework that provides a platform for workers to access elevated or hard-to-reach areas, is commonly used in construction to ensure safe and effective access to various levels of a structure. The research aims to understand the effects of using scaffolding on the time required for plastering and painting tasks. Through this study, an analysis of the usage of scaffolding in plastering and painting work can be identified. The research also considers the importance of proper planning and management in the use of scaffolding to achieve optimal results, thereby positively influencing the entire construction project by enabling the provision of infrastructure to expedite the working time. Abstrak Pengaruh tangga scaffolding pada proyek terhadap waktu pengerjaan plester dan acian dapat sangat signifikan. Scaffolding, atau kerangka kerja yang menyediakan platform untuk pekerja memasuki area tertinggi atau sulit dijangkau, sering digunakan dalam konstruksi untuk memberikan akses yang aman dan efektif ke berbagai tingkat suatu struktur. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan tangga scaffolding pada terhadap waktu pengerjaan plester dan acian. Dengan adanya penelitian ini dapat diketahui analisa dari penggunaan tangga scaffolding pada pengerjaan plesteran dan acian. Penelitian ini juga memikirkan pentingnya perencanaan dan pengelolaan yang tepat dalam penggunaan tangga scaffolding untuk mencapai hasil yang maksimal, serta memberikan dampak yang positif pada seluruh pekerjaan konstruksi dengan memungkinkan proyek menyediakan infrastruktur untuk mempercepat waktu pengerjaan.
METODE PEKERJAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA PEMBANGUNAN JALAN AKSES TURYAPADA TOWER Nugroho Melkisedek, Johanes Prasetyo; Leo, Edison
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26625

Abstract

The construction of access road infrastructure in mountainous areas with steep topography often requires the construction of strong and efficient retaining walls. Retaining walls play a crucial role in maintaining the stability of the road and its surrounding environment. This research aims to investigate the construction methods used in the development of retaining walls for the Turyapada Tower access road. The research methodology involves interviews with site supervisors, construction staff and managers, as well as conducting on-site surveys. Factors such as the type of the wall material, structural design and construction planning were examined. The results of this study identify construction methods for the development of retaining walls for the Turyapada Tower access road. The selection of appropriate materials, such as reinforced concrete, for mountainous geotechnical conditions proved to be a prudent decision. The method constructing retaining rewalls utilizes a terracing system to adapt to mountainous terrain and employs brick walls as temporary retaining walls before the construction of the permanent retaining wall. Abstrak Pembangunan infrastruktur jalan akses di daerah pegunungan yang memiliki topografi sangat curam memerlukan konstruksi dinding penahan tanah yang kuat dan efisien. Dinding penahan tanah berfungsi dalam menjaga stabilitas jalan dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki metode pekerjaan yang digunakan dalam Pembangunan dinding penahan tanah pada jalan akses Turyapada Tower. Metodologi penelitian melibatkan wawanacara terhadap pelaksana lapangan, staff, manajer konstruksi dan melakukan survei di lapangan secara langsung. Faktor-faktor yang ditinjau seperti jenis material dinding, desain struktur dinding dan perencanaan konstruksi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi metode pekerjaan dalam pembangunan dinding penahan tanah untuk jalan akses Turyapada Tower. Pemilihan material yang tepat, seperti beton bertulang, untuk kondisi geoteknik pegunungan membuktikan menjadi keputusan yang tepat. Metode pembangunan dinding penahan tanah menggunakan sistem berundak untuk menyesuaikan dengan wilayah pegunungan serta menggunakan dinding bata sebagai dinding penahan tanah sementara sebelum dilakukan pembangunan dinding penahan tanah.
ANALISIS BETON HONEYCOMB DI PROYEK GW10 William, Lie Jorge; Kushartomo, Widodo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26629

Abstract

The analysis of concrete honeycomb is a significant study in the field of civil engineering that aims to comprehend, identify, and address honeycomb issues in concrete structures. Honeycomb is a condition where there are voids or defects on the concrete surface, which can result in a decrease in the strength and durability of the structure. In this research, concrete samples experiencing honeycomb from various construction projects were collected and subsequently, tested by various non-destructive testing methods such as ultrasonic testing and radar penetration. The analysis revealed that factors such as inadequate compaction during concrete mixing, insufficient care during curing, and problems during the construction process can be the causes of honeycomb formation. By understanding the causes and consequences of this phenomenon, recommendations to prevent such defect are provided, together with the structural repair to ultimately enhanc the integrity and lifespan of concrete structures. Abstrak Analisis mengenai beton keropos adalah sebuah penelitian yang sangat penting dalam bidang rekayasa sipil. Tujuannya adalah untuk memahami, mengidentifikasi, dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan fenomena keropos pada struktur beton. Keropos adalah keadaan di mana terdapat ruang kosong atau ketidaksempurnaan pada permukaan beton, yang dapat menyebabkan penurunan kekuatan dan daya tahan struktur tersebut. Dalam penelitian ini,  sampel beton yang mengalami keropos dari berbagai proyek konstruksi dikumpulkan dan  diuji menggunakan berbagai teknik pengujian non-destruktif, seperti ultrasonik dan radar penetrasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketidakmerataan pemadatan selama proses pencampuran beton, perawatan yang kurang memadai selama proses pengerasan, serta masalah dalam pelaksanaan konstruksi dapat menjadi penyebab terbentuknya keropos. Dengan memahami penyebab dan dampak dari fenomena ini, saran untuk mencegahnya , yang pada akhirnya akan meningkatkan kekokohan dan umur panjang pada struktur beton tersebut.
ANALISIS BATA RINGAN YANG PECAH SAAT DIANGKAT OLEH TOWER CRANE Warmana Yuda, Dika; Waty, Mega
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26630

Abstract

Tower crane is a tool that transports materials vertically and horizontally to elevated locations in confined spaces. When selecting a tower crane for lifting purposes, several considerations need attention, one of which is the height that other tools cannot reach. This research presents a comprehensive analysis of lightweight brick failures when lifted by a tower crane, with the primary goal of understanding influencing factors. Through experimental and structural analysis approaches, we took samples of lightweight bricks representing various material characteristics and subjected them to different lifting conditions in the laboratory. The experiment results were analyzed using statistical and structural analysis to identify patterns and correlations among material characteristics, environmental conditions, lifting loads, and lightweight brick failures. The findings of this research provide a deep understanding of failure mechanisms and form the basis for practical recommendations to enhance the safety and efficiency of the lightweight brick lifting process by tower cranes. Practical implications include guidelines for improving lifting procedures, selecting more optimal materials, and enhancing overall construction safety. This research not only contributes to the scientific understanding of lightweight brick behavior in such conditions but also has practical implications that can improve standards and safety in the construction industry. Abstrak Tower Crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkut material secara vertikal dan horizontal ke suatu tempat yang tinggi pada ruang gerak yang terbatas. Pada saat pemilihan tower crane sebagai alat pengangkatan yang akan digunakan, ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah ketinggian yang tidak dapat dicapai oleh alat lain. Penelitian ini menghadirkan analisis menyeluruh terhadap kegagalan bata ringan saat diangkat oleh tower crane dengan tujuan utama memahami faktor-faktor yang mempengaruhinya. Melalui pendekatan eksperimental dan analisis struktural, kami mengambil sampel bata ringan yang mewakili berbagai karakteristik material dan mengenai mereka dengan kondisi pengangkatan yang berbeda di laboratorium. Hasil eksperimen dianalisis dengan menggunakan metode statistik dan analisis struktural untuk mengidentifikasi pola dan korelasi antara karakteristik material, kondisi lingkungan, beban pengangkatan, dan kegagalan bata ringan. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang mekanisme kegagalan dan memberikan dasar untuk rekomendasi praktis guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi proses pengangkatan bata ringan oleh tower crane. Implikasi praktisnya mencakup pedoman perbaikan prosedur pengangkatan, seleksi material yang lebih optimal, dan peningkatan keselamatan konstruksi secara keseluruhan. Penelitian ini bukan hanya berkontribusi pada pemahaman ilmiah tentang perilaku bata ringan dalam kondisi tersebut tetapi juga memiliki dampak praktis yang dapat meningkatkan standar dan keselamatan dalam industri konstruksi.
QUALITY CONTROL PEKERJAAN SLOOF DI PROYEK X Elnando, Elnando; Sutandi, Arianti
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26631

Abstract

In construction work, the most common mistakes occur are at the implementation stage. Quality control is a system implemented by a company that involves engineering, measurement and specification control activities to maintain and achieve specified product quality in accordance with established standards. The purpose of this article is also to analyze the implementation of quality control of sloof work at construction companies that takes place on project or not and can help agencies and individuals who are carrying out sloof work to maintain quality control on construction projects. In this research, data was collected through literature studies from related books and journals, direct surveys in the field to obtain technical data and direct interviews with quality supervisors (contractors) to obtain information regarding project implementation taking place in the field, especially from monitoring. contractor quality (project x in Tangerang). Based on the results of the analysis, each stage of quality control in sloof work needs to be considered and taken into account in order to maintain quality in construction. Abstrak Pada konstruksi aktual, kesalahan konstruksi paling banyak terjadi pada tahap pelaksanaan, yaitu sekitar 30%. Sebagian besar risiko kegagalan bergantung pada pekerjaan wirausahawan. Pengendalian mutu adalah suatu sistem yang diterapkan oleh suatu perusahaan yang melibatkan kegiatan rekayasa, pengukuran dan pengendalian spesifikasi untuk mempertahankan dan mencapai mutu produk yang ditetapkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tujuan artikel ini juga  untuk menganalisis pelaksanaan pengendalian  mutu beton pada  perusahaan konstruksi yang berlangsung pada proyek X di wilayah Tangerang untuk dapat menyimpulkan apakah pelaksanaan pengendalian mutu tersebut apakah beton yang diterapkan pada proyek ini sudah baik. atau tidak. . Dalam penelitian ini, informasi yang tersedia dikumpulkan melalui penelitian lapangan untuk memperoleh informasi dasar dan wawancara langsung dengan pengawas mutu (kontraktor) untuk memperoleh informasi, data yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan proyek yang berlangsung di lapangan. Pengkajian dibahas mengaplikasikan metode observasi juga menyusun informasi  langsung di lokasi kejadian, khususnya dari monitoring kualitas kontraktor (proyek x  di Tangerang).
METODE PEKERJAAN CORE WALL PADA PROYEK TURYAPADA TOWER Five, Johny; Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i1.26651

Abstract

The study deals with the methods of implementation of the core wall work in the eight Turyapada Tower projects, using a holistic approach through field observations, interviewing executives, and field documentation. Implementation of the core wall begins with the foundations of the bore pile and the pile cap, then includes the core lift. The core wall and core lift are divided into 24 vertical segments. The segment 1 core wall bone is assembled in place, while the segment 2 core bone is mounted first and then connected to the segment 1. The process of segment 2 is repeated on the segment 3 which connects to segment 2 and so on to segment 24. Whereas the core lift bone for all segments is installed in place. The casting stage is 3 core wall segments and then 1 core lift segments. The advantages of bone installation and casting methods increase the efficiency of time and labor, while the disadvantages are difficult to put unassembled bone in place. The methods implemented can accelerate the work of the core wall of the Turyapada Tower project and can be an alternative to other project work methods. Abstrak Proyek pembangunan Turyapada Tower di Bali Utara memiliki tujuan besar untuk menjadi ikon Indonesia yang megah. Namun, proyek ini dihadapkan pada tantangan logistik yang signifikan terkait mobilitas alat dan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah mobilitas dan mengembangkan solusi efektif. Kendala utama meliputi keterbatasan ruang penyimpanan, pengelolaan logistik yang tidak efisien, dan pengaruh iklim ekstrim. Solusi termasuk optimalisasi rencana pengiriman, pemanfaatan ruang penyimpanan, pengawasan kelembaban, perawatan rutin, pemilihan kendaraan yang tepat, dan strategi distribusi yang lebih cerdas. Implementasi solusi ini telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam mobilitas alat dan material, mengurangi risiko kerusakan material, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan keamanan dalam proyek konstruksi Turyapada Tower.

Page 3 of 4 | Total Record : 40