cover
Contact Name
Dr. Rini Mastuti
Contact Email
agribisnisfp@unsam.ac.id
Phone
+6281233449938
Journal Mail Official
agribisnisfp@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Samudra Jalan Meurandeh, Langsa-Aceh
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penelitian Agrisamudra
Published by Universitas Samudra
ISSN : 24600709     EISSN : 26856611     DOI : 10.33059
Focus and Scope Agricultural Economic, Agribussiness Management, Entrepreneurship, Agricultural Marketing, Agricultural Policy, Farmer Empowerment, Agricultural Communication Extension
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2018)" : 10 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI NILAM (Pogostemon cablin, Benth) DAN KONTRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PETANI DI KECAMATAN SEKERAK KABUPATEN ACEH TAMIANG muhammad jamil; ayu sawalia; silvia anzitha
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.734 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar pendapatan usahatani nilam dan kontribusinya terhadap pendapatan keluarga petani Di Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampling jenuh (seluruhnya). Penentuan petani sampel dari masing masing desa sampel dilakukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling), dengan menetapkan besarnya sampel yang akan diambil yaitu 45% untuk setiap desa sampel. Adapun desa-desa tersebut adalah Desa Bandar Mahligai, Pantai Tinja, dan Desa Sekerak Kiri. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata karakteristik petani sampel yaitu umur 41 tahun, pendidikan 11 tahun, pengalaman 11 tahun, dan jumlah tanggungan keluarga 5 orang, dengan rata-rata luas lahan usahatani nilam 0,35 hektar dengan rata-rata biaya produksi yaitu Rp. 5.923.501/Tahun dan rata-rata penerimaan kotor atau nilai produksi yaituRp. 38.062.800/Tahun, rata-rata pendapatan bersih yaitu Rp.32.139.299/Tahun dengan rata-rata pendapatan diluar usahatani nilam yaituRp. 12.104.000/Tahun dengan total pendapatan keluarga petani yaituRp.44.243.299/Tahun. Rata-Rata kontribusi pendapatan usahatani nilam di Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang terhadap pendapatan keluarga petani ialah sebesar 72,13%. Dapat disimpulkan bahwa kontribusi usahatani nilam terhadap pendapatan keluarga petani lebih besar dari 50% atau > 50% dikatagorikan berkontribusi tinggi.
PENGARUH HARGA BAHAN BAKU, HARGA JUAL DAN PRODUKSI TERHADAP HASIL PENJUALAN TAHU DI KECAMATAN LANGSA KOTA Hanisah Hanisah; Dolly Rivani
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.903 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.833

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh harga bahan baku, harga jual dan produksi terhadap hasil penjualan tahu di Kecamatan Langsa Kota. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode survei. Penelitian ini merupakan studi kasus pada usaha tahu di Kecamatan Langsa Kota . Objek penelitian adalah pengusaha tahu yang terdapat di Kecamatan Langsa Kota. Ruang lingkup penelitian terbatas pada pengaruh harga bahan baku, harga jual dan produksi terhadap hasil penjualan tahu di Kecamatan Langsa Kota. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017 s/d Januari 2018. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi : Y = -5,325 + 0,002X1 + 0,239X2 + 0,221X3. Nilai R2 sebesar 0,999 artinya bahwa variabel harga bahan baku, harga jual dan produksi mempengaruhi hasil penjualan pada usaha tahu di Kecamatan Langsa Kota sebesar 99,9%. Sisanya sebesar 0,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini seperti biaya produksi, promosi, sistem pemasaran dan lain sebagainya. Hasil Uji F diperoleh nilai Fcari sebesar 1.537,8 dengan tingkat significan 0,000 maka secara serempak variabel harga bahan baku, harga jual dan produksi berpengaruh sangat nyata terhadap hasil penjualan pada usaha tahu di Kecamatan Langsa Kota. Hasil uji t diperoleh nilai tcari X1 sebesar 0,60 dengan significan 0,954 maka secara terpisah harga bahan baku tidak berpengaruh terhadap hasil penjualan. Hasil uji t diperoleh tcari X2 sebesar 11,665 dengan significan 0,000, maka secara terpisah harga jual berpengaruh sangat nyata terhadap hasil penjualan. Hasil uji t3 diperoleh tcari X3 sebesar 10,274 dengan significan 0,000 maka secara terpisah produksi berpengaruh sangat nyata terhadap hasil penjualan pada usaha tahu di Kecamatan Langsa Kota.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PRODUK KARET REMAH MENJADI KARET SIR 20 DI PT. ACEH RUBBER INDUSTRIES KABUPATEN ACEH TAMIANG muslimah mislimah mislimah; Fahmi Ramadana
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.61 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kelayakan finansial bisnis produk karet menjadi karet sir 20 di PT. Aceh Rubber Industries Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Lokasi Penelitian yaitu di Dusun Damai Paya Ketenggar, Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang. Objek Penelitian ini hanya dibatasi pada industri pengolahan karet pada PT. Aceh Rubber Industries. Ruang Lingkup penelitian ini meliputi kelayakan finansial pada bisnis produk karet remah menjadi karet SIR 20. Hasil perhitungan penelitian ini diperoleh NPV = 6.871.582.204 (lebih besar dari nol), yang artinya usaha tersebut layak untuk dilanjutkan. Rata-rata IRR = 24,16% lebih besar dari tingkat bunga yang berlaku 5,25% sehingga usaha tersebut layak untuk diusahakan dan rata-rata Net B/C Ratio = 1,75 (lebih besar dari 1) maka usaha tersebut layak untuk dikembangkan bila ditinjau dari aspek segi finansial, dilihat dari kemampuan payback period (PBP) usaha ini relatif cepat dapat mengembalikan modal, tepatnya rata-rata 3,3 tahun (lebih kecil dari umur proyek), maka usaha tersebut layak untuk diusahakan dan dikembangkan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH TIMUR Thursina Mahyuddin; Hanisah Hanisah; Cut Latifu Rahmi
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.622 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.838

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Aceh Timur. Penelitian dilakukan di Kabupaten Aceh Timur dengan pertimbangan bahwa kabupaten tersebut terdapat Instansi Pemerintahan yang memiliki petugas penyuluh pertanian. Objek dalam penelitian ini hanya dibatasi pada penyuluh yang melakukan kegiatan penyuluhan pertanian dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur. Ruang lingkup penelitian ini meliputi umur, pendidikan, pengalaman dan kinerja penyuluh pertanian. Waktu penelitian dilaksanakan pada Bulan Juli sampai dengan Agustus 2017. Metode penelitian dilakukan secara survei. Penentuan kecamatan sampel dengan menggunakan metode “Simple Random Sampling” diambil 5 kecamatan untuk dijadikan sampel. Dari masing-masing kecamatan dengan metode “Simple Random Sampling” ditentukan jumlah sampel sebesar 50%, sehingga jumlah sampel seluruhnya adalah sebanyak 34 orang dari jumlah populasi sebanyak 68 orang. Hasil penelitian rata-rata umur penyuluh pertanian di Kabupaten Aceh Timur adalah 45,3 tahun, dengan pendidikan rata-rata 15,6 tahun, pengalaman dalam penyuluhan sebanyak 8,1 tahun dan jumlah tanggungan keluarga rata-rata 3 orang. Rata-rata kinerja penyuluh pertanian sebesar 2,1 skor artinya kinerja penyuluh pertanian dalam pemberdayaan petani dikategorikan cukup di Kabupaten Aceh Timur. Hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan yaitu sebagai berikut: Y = 1,513 + 0,005 X1 + 0,020 X2. + 0,005 X3. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa besar R2 = 0,349 atau 35%. Ini berarti kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Aceh Timur. (Y) dipengaruhi oleh faktor umur, pendidikan dan pengalaman sebesar 35% dan sisanya sebesar 65% lagi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel penelitian ini. Hasil pengujian secara serempak diperoleh variabel umur, pendidikan dan pengalaman berpengaruh sangat nyata terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Aceh Timur. Hasil pengujian secara parsial untuk variabel umur dan pengalaman tidak berpengaruh nyata sedangkan pada pendidikan berpengaruh sangat nyata terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Aceh Timur.
ANALISIS BIAYA TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN INDRA MAKMUR KABUPATEN ACEH TIMUR Rozalina Rozalina Rozalina; Gufran Nurdila
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.337 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.839

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan usahatani kakao di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei (survey method). Objek penelitian ini adalah usahatani kakao di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kakao dilakukan dengan menggunakan persamaan regresi linier sederhana dengan menggunakan SPSS 17 satu variabel bebas yaitu variabel biaya produksi dan satu variabel terikat adalah pendapatan usahatani kakao. Hasil analisis diperoleh persamaan regresi yaitu: Y = 59, 606 – 0,446 X1 Hasil perhitungan diperoleh R2 = 0,06 atau 6 % menyatakan bahwa biaya produksi berpengaruh terhadap pendapatan usahatani kakao di Kecamatan Indra Makmur. 94 %, faktor lain yang sangat dominan mempengaruhi pendapatan yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil pengujian Uji t menjelaskan bahwa variabel biaya produksi secara Parsial tidak berpengaruh dan negatif terhadap variabel pendapatan petani kakao di Kecamatan Indra Makmur
PENGARUH INTERVAL PEMBERSIHAN PIRINGAN, PENUNASAN DAN BIAYA PEMUPUKAN TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS, JACK) DI KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG cut gustiana; Supristiwendi Supristiwendi; Mulkan Siddik
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.064 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.840

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interval pembersihan piringan, penunasan dan biaya pemupukan terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode survey. Objek dalam penelitian ini hanya dibatasi pada petani kelapa sawit rakyat di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Ruang lingkup dalam penelitian ini dibatasi pada pengaruh interval pembersihan piringan, penunasan dan pemupukan terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit rakyat di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018 s/d Februari 2018. Jumlah populasi dalam penelitian adalah sebanyak 227 orang. Jumlah sampel pada masing-masing desa yaitu Desa Seumadam sebanyak 24 orang, Desa Kebun Sungai Liput sebanyak 15 orang dan Desa Suka Makmur sebanyak 6 orang, sehingga jumlah sampel keseluruhan yaitu 45 orang. Hasil penelitian: Hasil analisis linier berganda diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 8,790 + 0,765X1 + 0,327X2 + 4,383X3 . Nilai R2 sebesar 0,788 artinya bahwa variabel interval pembersihan piringan, interval penunasan dan biaya pemupukan mempengaruhi pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda sebesar 78,8 %. Sisanya sebesar 21,2% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini. Secara serempak variabel interval pembersihan piringan, interval penunasan dan biaya pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda. Secara terpisah variabel interval pembersihan piringan berpengaruh nyata terhadap pendapatan, variabel interval penunasan tidak berpengaruh terhadap pendapatan dan variabel biaya pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PEMBIBITAN KELAPA SAWIT PADA UD. JAYA TANI KECAMATAN KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG Siti Balqies Indra; Rozalina Rozalina; Ozy Fahmi Nudin
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.592 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.842

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis kelayakan finansial usaha pembibitan kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan studi kasus pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian dilakukan pada bulan November s/d Desember 2017. Hasil penelitian produksi bibit kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang selama tahun 2013 s/d 2017 adalah 29.025 bibit. Nilai produksi atau total penerimaan pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang selama tahun 2013 s/d 2017 adalah Rp.435.375.000,-. Pendapatan bersih pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang selama tahun 2013 s/d 2017 adalah Rp. 127.793.000,-. Hasil analisis finansial diperoleh nilai NVP sebesar Rp.187.484.268,96 dimana nilai NPV lebih besar dari 0, artinya dari sisi kriteria investasi NPV usaha pembibitan kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang layak untuk dikerjakan. Nilai IRR sebesar 14,42% dimana nilai ini lebih besar dari bunga bank berlaku sebesar 12 %, artinya dari sisi kriteria investasi IRR usaha pembibitan kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang layak dikerjakan. Nilai Net B/C sebesar 1,57 dimana nilai Net B/C lebih besar dari 1, artinya dari sisi kriteria investasi Net B/C usaha pembibitan kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang layak untuk dikerjakan. Nilai PBP sebesar 1,36 tahun dimana lebih kecil dari umur proyek 5 tahun, artinya dari sisi kriteria investasi PBP usaha pembibitan kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang layak untuk dikerjakan. Kesimpulan dari empat kriteria investasi usaha pembibitan kelapa sawit pada UD. Jaya Tani Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang layak untuk dikerjakan
ANALISIS BREAK EVEN POINT USAHA KERIPIK PEDAS “MUSTIKA” DI KECAMATAN LANGSA BARO KOTA LANGSA supristiwendi supristiwendi; Muhammad Jamil; Parianto Parianto
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.405 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.843

Abstract

Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui mengetahui dan menganalisis Break Event Point (BEP) usaha keripik pedas “Mustika” di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Objek dalam penelitian ini hanya dibatasi pada usaha keripik pedas “Mustika” yang sudah berproduksi di wilayah Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Ruang lingkup penelitian ini meliputi, penggunaan bahan baku, penggunaan tenaga kerja, biaya produksi, produksi dan pendapatan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April 2017. Rata-rata produksi usaha keripik pedas “Mustika” sebesar 65.200,00 kilogram dengan harga Rp. 40.000,00 perkilogram dan nilai produksi Rp. 2.608.000.000,00 per tahun, maka di pendapatan bersih yaitu sebesar Rp.1.121.341.000,00 per tahun. Berdasarkan pada hasil penghitungan investasi, dimana rata-rata BEP unit = 914,91 kg, sedangkan rata-rata BEP rupiah = Rp.36.596.387,94, maka usaha keripik pedas “Mustika” di daerah penelitian layak untuk dikerjakan bila ditinjau dari segi aspek finansial.
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI KARET (HEVEA BRASILENENSIS, L) DI KECAMATAN INDRA MAKMUR KABUPATEN ACEH TIMUR Silvia Anzhita; Muklis Wijaya
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.454 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.845

Abstract

Tujuan penelitian Untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunaan pupuk dan tenaga kerja pada usahatani karet di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur. Objek penelitian ini adalah petani karet di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada penggunaan pupuk, tenaga kerja, produksi dan pendapatan usahatani karet di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Nopember s/d Desember 2017. Penentuan petani sampel dari masing-masing desa sampel ditentukan secara simple random sampling (sampel acak sederhana). populasi petani karet sebanyak 657 orang dan jumlah petani sampel adalah 33 orang. Petani sampel tersebar masing-masing desa yaitu: Desa Jambo Lubok sebanayak 12 orang, Alue Ie Mirah sebanyak 9 orang, Pelita Sagup Jaya sebanyak 6 orang dan Desa Blang Nisam sebanyak 5 orang. Model yang digunakan dalam menjawab hipotesis penelitian ini adalah dengan menggunakan Regresi Non Linear yang disesuaikan dengan kebutuhan analisis adalah fugsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian diperoleh persamaan fungsi produksi Cobb Douglas yaitu: Y = 3,506 +. X1 0,002 + X20,052. Penggunaan pupuk pada usahatani karet di Kecamatan Indra Makmur tidak efisien dimana NMPxi < Pxi, maka penggunaan faktor produksi pupuk sudah berlebihan dan disarankan untuk dikurangi. Hubungan antara penggunaan pupuk NPK dengan produksi karet adalah pertambahan hasil yang semakin berkurang (Decreasing Return to Scale). Penggunaan tenaga kerja pada usahatani karet di Kecamatan Indra Makmur tidak efisien dimana NMPxi < Pxi, maka penggunaan faktor produksi tenaga kerja sudah berlebihan dan disarankan untuk dikurangi. Hubungan antara penggunaan tenaga kerja dengan produksi karet adalah pertambahan hasil yang semakin berkurang (Decreasing Return to Scale).
PENGARUH SKALA USAHA, BIAYA PAKAN DAN PENGGUNAAN TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN PETERNAK AYAM BROILER PEDAGING (GALLUS SP) DI KECAMATAN IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR Rini Mastuti; Supristiwendi Supristiwendi
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.574 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.847

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh skala usaha, biaya pakan dan tenaga kerja terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei. Lokasi yang ditentukan yaitu di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut merupakan daerah yang mempunyai usaha peternakan ayam broiler pedaging dan mudah dijangkau oleh penulis. Objek pada penelitian ini hanya dibatasi pada peternak ayam Broiler pedaging di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Ruang lingkup penelitian ini adalah biaya produksi meliputi biaya bibit/skala usaha, biaya pakan dan tenaga kerja terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging. Waktu penelitian dilaksanakan pada Bulan April-Mei 2017. Hasil analisis statistik dengan menggunakan Regresi Linear Berganda diperoleh persamaan regresi yaitu Y = -1,90 + 0,97X1 + 0,50X2 + 0,94X3. Hasil perhitungan Koefisien Determinasi menunjukkan bahwa besarnya R2 = 0,8987. Ini berarti variasi terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging (Y) dipengaruhi oleh skala usaha (X1), biaya pakan (X2) dan biaya tenaga kerja (X3) sebesar 89,87 % dan sisanya sebesar 10,13 % lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut diteliti dalam penelitian ini.Hasil pengujian secara serempak skala usaha (X1), biaya pakan (X2) dan biaya tenaga kerja (X3) secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging (Y). Hasil pengujian secara parsial skala usaha secara parsial berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging. Hasil pengujian secara parsial untuk biaya pakan berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging. Hasil pengujian secara parsial untuk biaya tenaga berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usaha peternakan ayam broiler pedaging.

Page 1 of 1 | Total Record : 10