cover
Contact Name
Marudin
Contact Email
markmarudin88@gmail.com
Phone
+6287762226534
Journal Mail Official
jurnalbadaa@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGKH M. Zainuddin Abdul Majid No. 134 Pancor, Kec. Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 23563192     EISSN : 27147711     DOI : -
Core Subject : Education,
Badaa: Jurnal Pendidikan Dasar terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022)" : 24 Documents clear
Pengembangan Pengembangan buku ajar bahasa Indonesia berbasis literasi digital pada kelas V SDN 2 Tebaban Hopipatussolihah, Hopipatussolihah; Boedi Maritasari, Donna; Rahman Hakim, Arif; Amin, M. Syahruddin
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v4i2.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Bahasa Indonesia berbasis literasi digital dengan menggunakan desain penelitian pengembangan (Resech and Development) ADDIE yang terdiri dari 5 langkah, yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Hasil uji validasi ahli tampilan dengan jumlah skor 41dengan rata-rata skor 4,1 berada pada rentang skor 33,97 - 41,88 kategori “Baik”. Hasil uji validasi ahli materi dengan jumlah skor 79 dengan rata-rata skor 4,152 berada pada rentang skor 64,57 - 79,68 kategori “Baik”, sedangkan untuk ahli bahasa memiliki jumlah skor 47 dengan rata-rata skor 4,2, berada pada rentang skor 46,15 - 55,00 kategori “Sangat Baik”. Untuk hasil angket respon siswa didapatkan jumlah skor 952 dengan rata-rata skor 86,82 berada pada rentang skor 46,15 - 55,00 kategori “ Sangat Baik”. Sehingga dapat disimpulkan, buku ajar Bahasa Indonesia berbasis literasi digital layak digunakan sebagai bahan ajar penunjang kegiatan belajar di sekolah maupun di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Bahasa Indonesia berbasis literasi digital dengan menggunakan desain penelitian pengembangan (Resech and Development) ADDIE yang terdiri dari 5 langkah, yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Hasil uji validasi ahli tampilan dengan jumlah skor 41dengan rata-rata skor 4,1 berada pada rentang skor 33,97 - 41,88 kategori “Baik”. Hasil uji validasi ahli materi dengan jumlah skor 79 dengan rata-rata skor 4,152 berada pada rentang skor 64,57 - 79,68 kategori “Baik”, sedangkan untuk ahli bahasa memiliki jumlah skor 47 dengan rata-rata skor 4,2, berada pada rentang skor 46,15 - 55,00 kategori “Sangat Baik”. Untuk hasil angket respon siswa didapatkan jumlah skor 952 dengan rata-rata skor 86,82 berada pada rentang skor 46,15 - 55,00 kategori “ Sangat Baik”. Sehingga dapat disimpulkan, buku ajar Bahasa Indonesia berbasis literasi digital layak digunakan sebagai bahan ajar penunjang kegiatan belajar di sekolah maupun di rumah.
Penggunaan Media Papan Huruf Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Peserta Didik Kelas I SDN Blok C Amalia Arrasyidi, Laila; Andriana, Encep; Rokmanah, Siti
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v4i2.781

Abstract

Mengenal huruf merupakan permasalahan yang terjadi pada peserta didik kelas 1 saat ini. Masih banyak peserta didik di bangku kelas 1 belum mengenal huruf. Tujuan dari disusunnya jurnal penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik dalam mengenal huruf. penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 Siklus. Dari hasil penelitian diperoleh hasil berikut : tahap pra siklus peserta didik yang belum berkembang sebanyak 3 orang atau 15,78%, peserta didik yang mulai berkembang adalah 6 orang atau 31,57%, peserta didik yang berkembang sesuai harapan 10 orang atau 52,63% dan yang berkembang sangat baik 0 anak. Pada tahap Siklus I peserta didik yang belum berkembang sebanyak 0, peserta didik yang mulai berkembang adalah 5 orang atau 26,31%, peserta didik yang berkembang sesuai harapan 9 orang atau 47,37% dan yang berkembang sangat baik 5 Orang atau 26,31%. Berikut diagram yang menggambarkan data Siklus I. Dan pada Siklus II peserta didik yang belum berkembang sebanyak 0, peserta didik yang mulai berkembang adalah 0, peserta didik yang berkembang sesuai harapan 4 orang atau 21,05% dan yang berkembang sangat baik 15 Orang atau 78,95%. Berikut diagram yang menggambarkan data Siklus II. Sehingga dari hasil tersebut menyatakan bahwa media papan huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf.
Penerapan Metode Ice Breaking Untuk Menstimulus Konsentrasi Peserta Didik Kelas 5A SDN Serang 21 Nuraini, Fauziah; Andriana, Encep
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v4i2.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode ice breaking untuk menstimulus konsentrasi peserta didik kelas 5A SDN Serang 21. Ice breaking memiliki pengertian sebagai metode untuk menghilangkan kejenuhan belajar yang dirasakan peserta didik dengan menyelipkan kegiatan menyenangkan untuk membangkitkan semangat peserta didik dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Adapun metode yang dilakukan pada penelitian ini berupa kualitatif deskriptif, yang mana peneliti akan menuliskan gambaran fenomena secara nyata apa adanya sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Teknik penelitian yang dilakukan yaitu berupa observasi, penerapan RPP, dan dokumentasi seperti foto kegiatan dan pemberian pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui data-data yang diperlukan dari pandangan peserta didik. Setelah peniliti menerapkan metode ice breaking, peneliti menemukan bahwa metode ini memberikan perubahan yang signifikan untuk mesntimulus konsentrasi peserta didik dalam pembelajaran yang dilakukan.
Analisis Implementasi Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Tematik Tema 7 Indahnya Keragaman di SD Negeri Palembang Nurlaeli, Nurlaeli; Kurnia, Puput; Tastin, Tastin; Syarifuddin, Ahmad
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v4i2.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai pendidikan multikultural dalam pembelajaran tematik tema 7 serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi nilai pendidikan multikultural dalam pembelajaran tematik tema 7. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari peserta didik, pendidik.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan komponen teknik analisis data reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan ialah triangulasi sumber, triangulasi data dengan waktu penelitian di pagi hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya di dalam pembelajaran tematik tema 7 sub tema 1 “keragaman Suku Bangsa dan agama di Negeriku” 1). Belajar mengenai keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia 2). Bermain peran dan menyanyikan lagu daerah serta menghafalkan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”, 3). Mengenalkan ragam bahasa daerah di Indonesia 4). Mengenalkan keragaman agama yang ada di Indonesia, 5). Kunjunngan ke Museum Balaputra Dewa. Faktor pendukungnya ialah letak sekolah yang strategis yang mana sekolah dekat dengan masjid dan vihara serta peserta didik yang berasal dari suku bangsa yang berbeda- beda, kondisi kelas yang nyaman. Faktor penghambat di sekolah tidak terdapat tempat untuk beribadah, di pembelajaran yang masih sebagian daring masih terdapat tiga peserta didik yang tidak memiliki handphone sehingga mengharuskan ketiga peserta didik itu datang ke sekolah untuk belajar secara langsung dengan pendidik, masih terdapat beberapa peserta didik yang kurang mampu menanamkan nilai keadilan dan toleransi

Page 3 of 3 | Total Record : 24