cover
Contact Name
Alfred
Contact Email
alfredpemikir@gmail.com
Phone
+6285263804191
Journal Mail Official
pustakapusatuinib@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.15, Padang Pasir, Padang Barat. Kota Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 25491091     EISSN : 25793160     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Imam Bonjol Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan merupakan Jurnal Ilmiah Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang yang meliputi Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan. Terbit dua kali setahun pada Bulan Maret dan September. Jurnal ini terdaftar di LIPI (lembaga Pusat Ilmu pengetahuan Indonesia) tanggal permohonan pada Kamis, 19 Januari 2017 dengan ISSN (International Standard Serial Number) 2549-1091 (untuk media cetak) dan 2579-3160 (untuk media online).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
PROFIL PEMUSTAKA LAYANAN PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN IAIN IMAM BONJOL PADANG Reza Fahmi
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2017): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.577 KB) | DOI: 10.15548/jib.v1i1.7

Abstract

Abstract: This research departs from the awareness that libraries are vital instruments for a tertiary institution. One important element in measuring the quality of a library is the services provided at the library. Furthermore, this study aims to: (1) Obtain an overview of the Ushuluddin Faculty IAIN Imam Bonjol Padang library. (2) Obtaining an overview of the various services carried out at the Faculty of Usuluddin. (3) Obtaining an overview of the library service user profile at the Faculty of Usuluddin IAIN Imam Bonjol Padang. This research uses a qualitative approach. Remember secondary data is used as the main source used in research carried out. Then as resource persons / informants in this study are: (1) library coordinator of the Faculty of Usuluddin. (2) library staff in the Faculty of Usuluddin. (3) Library library students of the Ushuluddin Faculty IAIN Imam Bonjol Padang. Data collection techniques are through documentation studies and interviews to supplement information obtained from various informants / informants in the research conducted. The data scaling technique is to use statistical tools, namely by using qualitative descriptive analysis. The results of this study found: (1) There are three main services for users provided by the Ushuluddin Faculty IAIN Imam Bonjol Padang library: (a) circulation services (b) reference services (c) internet services. (2) There is a significant increase in the number of users at the Faculty of Islamic Studies Imam Bonjol Padang IAIN between 2015 and 2016. (3) Those who use library services of the Faculty of Islamic Studies Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang are generally male in 2015. While female visitors dominates the users of the Faculty of Usuluddin IAIN Imam Bonjol Padang in 2016 .. (4) Users who use the library of the Usshuluddin IAIN Faculty of Padang generally come from the Department of Islamic Psychology.Keywords: Library and Library Service,Abstrak : Penelitian ini berangkat dari kesadaran bahwa perpustakaan merupakan instrumen vital bagi sebuah perguruan tinggi. Salah satu unsur penting dalam mengukur kualitas perpustakaan adalah layanan yang diberikan pada perpustakaan tersebut. Lebih jauh penelitian ini bertujuan untuk : (1) Memperoleh gambaran tentang perpustakaan Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang. (2) Memperoleh gambaran tentang berbagai layanan yang dijalankan pada Fakultas Ushuluddin. (3) Memperoleh gambaran profil pengguna layanan perpustakaan di Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Mengingat data-data skunder digunakan sebagai sumber utama yang digunakan dalam penelitian yang dijalankan. Kemudian sebagai nara sumber / informan  dalam penelitian ini adalah : (1) koordinator pertpustakaan Fakultas Ushuluddin. (2) staf perpustakaan di Fakultas Ushuluddin. (3) Mahasiswa pemustaka perpustakaan Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang. Teknik pengumpulan data adalah melalui studi dokumentasi dan wawancara untuk melengkapi informasi yang diperoleh dari berbagai narasumber / informan dalam penelitian yang dijalankan. Teknik pengalisaan data adalah dengan menggunakan alat bantu statistik, yakni dengan menggunakan analisa deksriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mendapati : (1) Terdapat tiga layanan utama bagi pemustaka yang diberikan oleh perpustakaan Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang : (a) layanan sirkulasi (b)  layanan referensi (c)  layanan internet. (2) Adanya peningkatan jumlah yang signifikan dari pemustaka di Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang antara tahun 2015 sampai dengan 2016. (3) Pemustaka yang menggunakan layanan perpustakaan Fakulas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol padang umumnya adalah laki-laki pada tahun 2015. Sedangkan pemustaka perempuan mendominasi pengguna perpustakaan Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang  tahun 2016.. (4) Pemustaka yang menggunakan perpustakaan Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang umumnya berasal dari Jurusan Psikologi Islam.  Kata kunci : Pemustaka dan Layanan Perpustakaan,
ANALISIS BIBLIOMETRIKA DAN KOLABORASI PENGARANG TERHADAP ARTIKEL PENELITIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI INDONESIA TAHUN 2013 – 2017 MENGGUNAKAN DATABASE ONLINE PROQUEST Rusdin Zebua
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 2 (2018): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.167 KB) | DOI: 10.15548/jib.v2i2.36

Abstract

Abstract: The problem in this study is (1) How is the development of research articles (2) How is the distribution pattern of research articles in various journals using Bradford law, (3) What percentage of collaboration level among researchers is found in the online journal ProQuest. The objectives to be achieved in this study are to find out 1) The development of research articles 2) Know the distribution patterns of research articles in various journals using Bradford law 3) The level of collaboration between researchers about coronary heart disease in Indonesia in 2013-2017 contained in journals online ProQuest Whereas the data source in the form of research articles on coronary heart disease in Indonesia using ProQuest online database from 2013-2017. With a sample of the entire population that is 53 research articles. The results of this study are: 1. The development of research on coronary heart disease in Indonesia increased in 2015. Articles on coronary heart disease in Indonesia found 53 articles from the ProQuest database. The most widely distributed articles about coronary heart disease in Indonesia were in Plos One Journal with 32.1% and Nutrient Journal in 13%. Based on the Bradford law the core journal of coronary heart disease is the journal Plos One and Nutrients. The results of research on coronary heart disease in Indonesia are generally carried out collaboratively, individually as many as 5 article presentations are 9.4% which are collaboratively carried out 48 article presentations 90.6%.Keywords : Bibliometrika, Bradford, ProQuest, Coronary Heart, collaborationAbstrak : Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana perkembangan artikel penelitian (2) Bagaimana pola sebaran artikel penelitian diberbagai jurnal dengan menggunakan hukum Bradford, (3) Berapa persentase tingkat kolaborasi antar peneliti yang terdapat pada jurnal online ProQuest. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Perkembangan artikel penelitian 2) Mengetahui pola sebaran artikel penelitian di berbagai jurnal dengan menggunakan hukum Bradford 3) Tingkat kolaborasi antar peneliti tentang penyakit Jantung Koroner di Indonesia tahun 2013-2017 yang terdapat pada jurnal online ProQuest Sedangkan sumber data berupa artikel penelitian penyakit jantung koroner di Indonesia dengan menggunakan database online ProQuest dari tahun 2013-2017. Dengan sampel seluruh populasi yaitu 53 artikel penelitian. Hasil penelitian ini adalah: 1. Perkembangan peneliian tentang penyakit Jantung Koroner di Indonesia terjadi peningkatan pada tahun 2015. Artikel tentang penyakit Jantung Koroner di Indonesia ditemukan sebanyak 53 artikel dari database ProQuest. Sebaran artikel tentang penyakit Jantung Koroner di Indonesia paling banyak ditemukan pada Jurnal Plos One sebanyak 32,1 % dan Jurnal Nutrient sebanyak 13 %. Berdasarkan hukum Bradford jurnal inti tentang penyakit Jantung Koroner yaitu jurnal Plos One dan Nutrients. Hasil penelitian tentang penyakit Jantung Koroner di Indonesia umumnya dilakukan secara kolaborasi, secara individual sebanyak 5 artikel presentasenya adalah 9,4 % yang dilakukan secara kolaborasi 48 artikel presentasenya 90,6 %.Kata kunci :. Bibliometrika, Bradford, ProQuest, Jantung Koroner, kolaborasi
PERPUSTAKAAN, MANFAAT, KELEBIHAN DAN KEKURANGAN Fatimah Fatimah
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 1 (2018): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.702 KB) | DOI: 10.15548/jib.v2i1.27

Abstract

Abstract: This paper aims to describe the understanding of libraries, types of libraries, library functions and benefits, as well as the strengths and weaknesses of the library. From the results obtained that what is said by the library is a room, or a building from a building that contains many collections of books that have been classified by type of collection so that it is easy to find and use by users. There are five types of libraries, including national libraries, school libraries, public libraries, college libraries and specialized libraries. The benefit of the library is that it helps users in finding the collections needed, but the drawbacks are because of limited operating hours and books are still lacking and many are damaged.Keywords: Library Benefits, Library Strengths, Library WeaknessesAbstrak :  Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengertian perpustakaan, jenis-jenis perpustakaan, fungsi dan manfaat perpustakaan, serta kelebihan dan kekurangan perpustakaan. Dari hasil yang diperoleh bahwasanya yang dikatakan dengan perpustakaan adalah suatu ruangan, atau bangunan dari sebuah gedung yang berisi banyak buku koleksi yang telah diklasifikasikan berdasarkan jenis koleksi sehingga mudah untuk dicari dan digunakan oleh pemustaka. Jenis dari perpustakaan ada lima, diantaranya perpustakaan nasional, perpustakaan sekolah, perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan khusus. Adapun manfaat dari perpustakaan yaitunya  membantu pemustaka dalam mencari koleksi yang dibutuhkan, tetapi kekurangannya karena terbatasnya jam operasional dan buku masih kurang dan banyak mengalami kerusakan.Kata Kunci : Manfaat Perpustakaan, Kelebihan Perpustakaan, Kekurangan Perpustakaan
PENDIDIKAN PEMAKAI PERPUSTAKAAN (Di Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang) Umi Salamah
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 2 (2017): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.035 KB) | DOI: 10.15548/jib.v1i2.18

Abstract

Abstract: In utilizing the library, not all new students understand how to use the library effectively and efficiently. Therefore the library should hold a kind of guidance or education of library users to guide how students use the library, and the facilities therein. From the above opinion it can be concluded that the library of the university functions as a means of teaching and learning activities in supporting the implementation of the Tri Dharma of higher education with how to spread the information possessed. The tasks of the university library are: Serving all student needs from the level of preparation to students who are facing a bachelor exam and preparing a thesis, the staff in the preparation of breeding materials and researchers who are joining the relevant college. From the statement above it can be seen that the task of the university library is to serve the needs of students and researchers.Keywords: Library, Librarian, Guidance, usersAbstrak : Di dalam memanfaatkan perpustakaan tersebut, tidak semua mahasiswa baru memahami bagaimana cara menggunakan perpustakaan secara efektif dan efisien. Oleh karena itu pihak perpustakaan sebaiknya mengadakan semacam bimbingan atau pendidikan pemakai perpustakaan untuk menuntun bagaimana mahasiswa menggunakan perpustakaan, dan fasilitas yang ada didalamnya.Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa perpustakaan perguruan tinggi berfungsi sebagai sarana kegiatan belajar mengajar dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi dengan cara menyerbar luaskan informasi yang dimiliki. Tugas perpustakaan perguruan tinggi adalah : Melayani semua keperluan mahasiswa dari tingkat persiapan sampai kepada mahasiswa yang sedang menghadapi ujian sarjana dan menyusun skripsi, para staf dalam persiapan bahan perkuliaan serta para peneliti yang sedang bergabung dengan perguruan tinggi yang bersangkutan. Dari pernyataan di atas dapat diketahui bahwa tugas perpustakaan perguruan tinggi adalahmelayani kebutuhan mahasiswa dan peneliti.Kata kunci : Perpustakaan, Pustakawan, Bimbingan, Pengguna
PENGADAAN BAHAN PUSTAKA SEBAGAI UPAYA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PEMUSTAKA Fatimah Fatimah
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2019): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.044 KB) | DOI: 10.15548/jib.v3i1.41

Abstract

Abstract : Collection Procurement is an effort made by the library to add to the collection, both printed and non-printed to meet the data needs and information of the visitors (Mathar, 2012: 105). In the procurement of a library collection materials there are functions and objectives of each. The purpose of library material procurement is to develop a good and balanced collection of library materials so as to be able to serve the changing needs of users and the demands of current and future users. (Yulia, 2009: 121). Procurement will be able to function if the source of information in the library is available library materials according to user needs. With complete library materials we can search for information and references needed.Keyword : Library Material Procurement.Abstrak : Pengadaan Koleksi adalah upaya yang dilakukan oleh perpustakaan untuk menambah koleksi, baik tercetak maupun yang tidak tercetak untuk memenuhi kebutuhan data dan inforamasi para pemustaka (Mathar, 2012:105). Dalam pengadaan suatu bahan koleksi pustaka terdapat fungsi dan tujuan masing-masing. Tujuan dari pengadaan bahan pustaka adalah Untuk Mengembangkan koleksi bahan Perpustakaan yang baik dan seimbang sehingga mampu melayani kebutuhan pemakai yang berubah dan tuntutan pemakai masa kini dan masa mendatang. (Yulia, 2009 : 121). Pengadaan akan dapat berfungsi apabila sumber informasi dalam perpustakaan tersedia bahan pustaka sesuai kebutuhan penguna. Dengan bahan pustaka yang lengkap kita dapat mencari informasi dan referensi yang dibutuhkan.Kata Kunci : Pengadaan Bahan Pustaka
STRATEGI KOMUNIKASI PUSTAKAWAN DAN PEMUSTAKA DALAM MENCARI SUMBER INFORMASI DI PERPUSTAKAAN Armen Armen
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2017): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.132 KB) | DOI: 10.15548/jib.v1i1.3

Abstract

From a religious perspective, we can easily answer that it is God who teaches us to communicate, using the intellect and language skills that are bestowed upon us. The Qur'an says, "God is most gracious, who has taught the Qur'an. He created man, who taught him how to speak "(Ar-Rahman: 1-4). Speaking of communication definitions, there is no right or wrong definition. Like any model or theory, definitions must be seen from their usefulness to explain the phenomena that are defined and evaluate them. Maybe too narrow, for example "Communication is the delivery of messages through electronic media or too broad for example Communication is the interaction between two or more living things". Communication is broadly defined as sharing experiences to some extent, each being can be said to communicate in terms of sharing experiences. Human communication in English is Human communication. All Beings, institutions or institutions large and small all need good communication.
UPAYA PUSTAKAWAN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN SOFTWARE HADIS PADA PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN STUDI AGAMA UIN IMAM BONJOL PADANG Nasrul makdis
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 2 (2018): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.142 KB) | DOI: 10.15548/jib.v2i2.32

Abstract

Abstract: As for the problems in implementing or implementing hadith applications for Islamic Religious Colleges (PTKI) including, how to use the hadith software for lecturers and students. Do lecturers, especially those who teach in the field of Hadith, are able to operationalize the hadith software as a learning media for students? Or do lecturers and students know the tools to facilitate them in tracking information related to the hadith, of these problems we certainly cannot arbitrarily say This is entirely the responsibility of lecturers or students only in learning and mastering how to use this hadith application, therefore this is the role of the Librarian in PTKI, namely as a lighthouse that seeks to illuminate and guide the path of the academic community who want to find information especially in the field of hadith and become a capable partner support the Tridharma of Higher EducationKeywords: Implementation of Hadith Software, Role of Librarian, Tridharma of Higher EducationAbstrak : Adapun yang menjadi persoalan dalam mengimplementasikan atau menerapkan aplikasi hadis bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) diantaranya seperti, cara penggunaan software hadis bagi dosen dan mahasiswa. Apakah dosen khususnya yang mengajar di bidang Hadits sudah mampu mengoperasionalkan software hadis sebagai media belajar bagi mahasiswa?, atau apakah dosen dan mahasiswa telah mengetahui alat untuk mempermudah mereka dalam melacak informasi terkait dengan hadis, dari permasalahan tersebut tentu kita tidak bisa dengan semena-mena mengatakan ini sepenuhnya tanggungjawab dosen atau mahasiswa saja dalam mempelajari dan menguasai cara dalam penggunaan aplikasi hadis ini, maka dari itu disinilah peran Pustakawan pada PTKI, yaitu sebagai mercusuar yang berupaya menerangi dan menuntun jalan civitas akademika yang ingin mencari informasi khususnya dibidang hadis serta menjadi mitra yang mampu menunjang Tridharma Perguruan TinggiKata kunci : Implementasi Software Hadis, Peran Pustakawan, Tridharma Perguruan Tinggi
PUSTAKAWAN DAN PERPUSTAKAAN DIGITAL Afrizal Afrizal
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 2 (2017): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.124 KB) | DOI: 10.15548/jib.v1i2.23

Abstract

Abstract: The development of information technology that is progressing rapidly, has an impact on the transformation of work from manual to the era of all-click. Therefore, it becomes a challenge for institutions or institutions that have libraries to further enhance the competence of their employees in the field of information technology. The purpose of this paper is to provide an overview or additional knowledge for librarians to better prepare for the digital library era. And to anticipate these changes, it must know what competencies must be owned by librarians in developing and providing services in digital libraries. Keywords: Librarian, Digital LibraryAbstrak : Perkembangan teknologi informasi yang maju kian pesat, berdampak kepada transformasi pekerjaan dari manual ke zaman serba klik. Maka dari itu, menjadi tantangan bagi lembaga atau instansi yang memiliki  perpustakaan  untuk lebih meningkatkan  kompetensi  karyawannya  dalam bidang teknologi informasi. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memberikan gambaran atau tambahan pengetahuan bagi pustakawan agar lebih mempersiapkan diri menghadapi era perpustakaan digital. Dan untuk mengantisipasi perubahan tersebut, maka harus mengetahui kompetensi apa saja yang harus dipunyai oleh pustakawan dalam membangun dan memberikan layanannya diperpustakaan digital.Kata kunci : Pustakawan, Perpustakaan Digital
PENDIDIKAN PUSTAKAWAN BAGI MASA DEPAN PERPUSTAKAAN Khadijah Khadijah
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2019): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.191 KB) | DOI: 10.15548/jib.v3i1.46

Abstract

Abstract : Librarians need to master knowledge in the field of librarianship as a basis for carrying out their duties. It would be less effective if the librarian as manager in a library does not have knowledge in the field of librarianship. Likewise with knowledge in the field of service development, information tracking, processing and packaging of library materials, it needs to be continually sharpened by paying attention to the dynamics of information technology that is constantly changing. A librarian must have an open attitude towards renewal but not abandon the basic values of the librarians. The improvement of library development is in line with the improvement of library's positive image. If a library institution does not have a clear work plan for development, it is certain that there will be no image change in the eyes of library users. To realize this ideally, we need creative, innovative and informative librarians to package and deliver information to users in line with the development of the information world.Keyword : Education for Librarian, Librarian, InformationAbstrak : Pustakawan perlu menguasai pengetahuan di bidang kepustakawanan sebagai dasar dalam menjalankan tugasnya. Akan menjadi kurang efektif jika pustakawan sebagai manajer dalam sebuah perpustakaan tidak memiliki pengetahuan di bidang kepustakawanannya. Begitu juga dengan pengetahuan dalam bidang pengembangan pelayanan, penelusuran informasi, pengolahan dan pengemasan bahan pustaka, perlu terus diasah dengan memperhatikan dinamika teknologi informasi yang terus berubah. Seorang pustakawan harus memiliki sikap terbuka terhadap pembaharuan namun tidak meninggalkan nilai-nilai dasar kepustakawanannya.  Peningkatan pengembangan perpustaakaan sejalan dengan peningkatan citra positif perpustakaan. Jika sebuah lembaga perpustakaan tidak memiliki rencana kerja yang jelas akan pengembangan, maka dapat dipastikan bahwa tidak akan ada perubahan citra di mata pengguna perpustakaan. Untuk mewujudkan hal tersebut secara ideal, diperlukan pustakawan kreatif, inovatif dan informatif dalam mengemas dan menyampaikan informasi kepada pengguna seiring dengan perkembangan dunia informasi.Kata Kunci : Perpustakaan, Pustakawan , informasi
KEPUASAN PEMUSTAKA (Studi Kasus di Perpustakaan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Imam Bonjol Padang) Ermawelis Ermawelis
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2017): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.615 KB) | DOI: 10.15548/jib.v1i1.10

Abstract

Abstract: Satisfaction is a feeling of pleasure that arises from a person caused by having achieved a goal or goal. Someone's satisfaction or dissatisfaction can be seen through the results obtained from the search for their needs. If he gets what he needs satisfaction it will arise automatically, because he gets satisfaction then the desire to come back will be great, and vice versa if his desires are not fulfilled then he is disappointed / dissatisfied automatically he does not return. Because of the limited time and ability of the writer to find out the level of satisfaction of the library user towards the Da'wah and Communication Sciences library, the writer collected data using the interview method. Interview is the process of obtaining information in the form of questions and answers with sources of information that take place with or without interview guidelines (Burhan Bungin, 2009: 108). Samples were taken based on the average number of visitors each month for one year (data obtained from the number of visitors from January to December 2015) which amounted to 7182/12 mth = 598.5 months, 599 visitors a month. If the sample of subjects is less than 100, all of them are taken, if more than 100 people, 10-15% or 20-25% can be taken. To collect the data the authors took a sample of 60 visitors or 10% of the average number of each month which amounted to 599 people (10% X 599 people = 59.9 rounded up to 60 people. To measure the level of user satisfaction the authors used the scal interval method with how to divide the difference between the highest score with the lowest score with many scales.Keywords: Satisfaction, PemustakaAbstrak : Kepuasan adalah suatu perasaan senang yang timbul dari diri seseorang disebabkan karena telah mencapai satu tujuan atau sasaran. Puas atau tidak puasnya seseorang bisa dilihat melalui hasil yang didapat dari pencarian kebutuhannya. Jika dia memperoleh apa yang dia butuhkan kepuasan itu akan timbul secara otomatis, karena dia mendapat kepuasan maka keinginan untuk datang kembali akan besar, begitu pula sebaliknya apabila keinginannya tidak terpenuhi maka dia kecewa / tidak puas secara otomatis dia tidak kembali. Karena keterbatasan waktu dan kemampuan penulis untuk mengetahui tingkat kepuasan pemustaka terhadap perpustakaan fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi penulis mengumpul data dengan metode wawancara. Wawancara adalah proses memperoleh keterangan berupa tanya jawab dengan sumber informasi yang berlansung dengan atau tanpa pedoman wawancara (Burhan Bungin, 2009: 108 ). Sampel yang diambil berdasarkan jumlah raaata-rata pengunjung setiap bulan selama satu tahun ( data diperoleh dari jumlah pengunjung dari bulan Januari s/d Desember 2015 ) yaitu berjumlah 7182/ 12 bln.= 598,5 dibulankan 599 pengunjung sebulan. Apabila sampel subjeknya kurang dari 100 diambil semuanya, apabila lebih dari 100 orang maka dapat diambil 10-15 % atau 20 – 25 %. Untuk mengumpulkan data penulis mengambil sampel yaitu sebanyak 60 pengunjung atau 10% dari jumlah rata-rata tiap bulan yang berjumlah 599 orang ( 10% X 599 orang = 59,9 dibulatkan menjadi 60 orang. Untuk mengukur tingkat kepuasan pemustaka penulis memakai metode skal interval dengan cara membagi selisih antara skor tertinggi dengan skor terendah dengan banyak skala.Kata kunci :  Kepuasan, Pemustaka

Page 3 of 11 | Total Record : 106