cover
Contact Name
Alfred
Contact Email
alfredpemikir@gmail.com
Phone
+6285263804191
Journal Mail Official
pustakapusatuinib@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.15, Padang Pasir, Padang Barat. Kota Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 25491091     EISSN : 25793160     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Imam Bonjol Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan merupakan Jurnal Ilmiah Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang yang meliputi Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan. Terbit dua kali setahun pada Bulan Maret dan September. Jurnal ini terdaftar di LIPI (lembaga Pusat Ilmu pengetahuan Indonesia) tanggal permohonan pada Kamis, 19 Januari 2017 dengan ISSN (International Standard Serial Number) 2549-1091 (untuk media cetak) dan 2579-3160 (untuk media online).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
MANAJEMEN BENCANA KEBAKARAN PADA PERPUSTAKAAN Muhammad Fadhli
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.49

Abstract

Abstract: Fire hazard has become a serious threat to occupants and users of a building. The library as an organization and place for managing various types of information sources is also aware of being aware of threats caused by fire disasters. Preservation is activities that include providing a stable environment for all types of information sources. The problem that is commonly found in fire disasters in buildings is the placement and design of rooms that are far from safety standards and the media to extinguish the fires are also inappropriate to use, such as the events that just happened on a server located in Duren palm which at that time the mall function occurred causing a fire and then must be extinguished using water by firefighters. The purpose of this research is to identify the right type of media to extinguish the fire in the building / library building. The type of research used is literature study. The conclusion of this research is that the use of water as a media to extinguish the fire in the library building is not appropriate because it has the potential to damage the types of print collections and electronic devices available.Keyword: Fire Management, Preservation of Library Materials, Preservation of Library MaterialsAbstrak: Bahaya kebakaran telah menjadi ancaman yang serius bagi penghuni maupun pemakai sebuah bangunan. Perpustakaan sebagai suatu organisasi dan tempat pengelolaan berbagai jenis sumber informasi turut mewaspadai mewaspadai ancaman yang disebabkan oleh bencana kebakaran. Preservasi merupakan aktivitas-aktivitas yang mencakup pemberian suatu lingkuangan yang stabil terhadap semua jenis sumber informasi. Masalah yang lazim ditemukan pada bencana kebakaran pada gedung adalah penempatan dan juga desain ruangan yang jauh dari standar keselamatan serta media memadamkan kebakaran juga tidak tepat penggunaannya, seperti yang peristiwa yang baru saja terjadi pada server yang berlokasi di Duren sawit yang pada waktu itu terjadi mal function sehingga menimbulkan kobaran api dan kemudian harus dipadamkan dengan menggunakan air oleh petugas pemadam kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis media yang tepat dalam memadamkan kobaran api pada gedung/bangunan perpustakaan. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan air sebagai media memadamkan kobaran api pada gedung perpustakaan tidak tepat karena sangat berpotensi merusak jenis koleksi cetak serta perangkat elektronik yang ada.Kata kunci: Manajemen Kebakaran, Pelestarian Bahan Pustaka, Preservasi Bahan Pustaka
RANCANGAN PEMBUATAN VIDEO PROMOSI PERPUSTAKAAN PASCASARJANA UIN IMAM BONJOL PADANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR Khadijah Khadijah
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.55

Abstract

Abstract: The UIN Imam Bonjol Padang Postgraduate Library is a university library. Same is the case with other library problems, namely the lack of academic knowledge of facilities and services in the Library; affect the number of visits to the library. The need for good promotional media such as Video Promotions so that all facilities and services are known and utilized by users. To attract library users, a library promotion video design was made as a library of library information to users as a learning resource. Media Video Promotion which is produced in the future is expected to be able to give more value to the effectiveness of library promotion and the number of UIN Imam Bonjol Postgraduate Library Padang visits. Informing the library or promoting the library will display information that does not yet exist in other libraries such as library collections, called the IRAN Corner collection, can be prioritized in the form of video information media. The research method used is the development research method. Development research is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of these products. The product of making a video promotion of the UIN Imam Bonjol Padang Postgraduate Library which has been carried out by field trials can already be used to help users in knowing how the quality of the library. The trial results show the product assessment of the six indicators obtained the lowest score of 86.5% and the highest score of 93.2%. A video has been designed for the Promotion of the UIN Imam Bonjol Padang Postgraduate Library as a promotional media for Librarians with content containing services and information available at the Imam Bonjol Padang Postgraduate UIN Library to attract interest in visiting the Library. Based on the results of field trials on six samples, the promotional video can already be used to promote the UIN Imam Bonjol Padang Postgraduate Library as a learning resource for users.Keyword: Promotional Video, Library, Library, Learning ResourcesAbstrak: Perpustakaan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang merupakan perpustakaan perguruan tinggi. Sama halnya dengan permasalahan perpustakaan lain yaitu kurangnya pengetahuan civitas akamedika terhadap fasilitas dan layanan di Perpustaakaan ; berpengaruh terhadap jumlah kunjungan ke perpustakaan. Perlunya media promosi yang baik seperti Video Promosi agar semua fasilitas dan layanan diketahui dan dimanfaatkan pemustaka. Untuk menarik minat pemustaka, dibuat rancangan video Promosi Perpustakaan sebagai wadah informasi perpustakaan kepada Pemustaka sebagai sumber belajar. Media Video Promosi yang dihasilkan kedepan diharapkan dapat lebih memberi nilai efektifitas terhadap promosi perpustakaan dan jumlah kunjungan Perpustakaan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang. Menginformasikan perpustakaan atau mempromosikan perpustakaan akan di tampilkan sebuah informasi yang belum ada diperpustakaan lain seperti koleksi perpustakaan, yang disebut koleksi IRAN Corner bisa lebih diutamakan dalam media informasi yang berbentuk video. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Produk pembuatan video promosi Perpustakaan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang yang telahs dilakukan uji coba lapangan sudah dapat digunakan untuk membantu pemustaka dalam mengetahui bagaimana kualitas dari perpustakaan tersebut. Hasil uji coba menunjukkan penilaian produk dari enam indikator didapat skor terendah 86,5% dan skor tertinggi 93,2%. Telah dirancang sebuah video Promosi Perpustakaan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang sebagai media promosi kepada Pustakawan dengan konten berisi jasa layanan dan informasi yang ada di Perpustakaan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang untuk menarik minat kunjungan ke Perpustakaan. Berdasarkan hasil uji coba lapangan kepada enam orang sampel, video promosi sudah dapat digunakan untuk mempromosikan Perpustakaan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang sebagai sumber belajar bagi pemustaka.Kata Kunci: Video Promosi, Perpustakaan, Pemustaka,Sumber Belajar
PENGEMBANGAN KOLEKSI : Kegiatan Pengembangan Koleksi dan Teori Pengembangan Koleksi Eviendrita Eviendrita
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.53

Abstract

Abstract: Collection in a library is very necessary to exist, precisely that he must update. For all this to happen, it is necessary to develop a collection; The steps and theory are as follows: First, User analysis. Community analysis is a systematic process for collecting, organizing and analyzing data about a community and library in the community. Second, the preparation of collection development policies. Policy in the development of collections, containing a plan of action that is used as a reference work in the library. Third, the selection of selection. Joint efforts between teaching staff and librarians. This effort was poured in the form of a committee. Fourth, Procurement. The process of finding and holding all types of library material after these materials are selected and approved to be used as a library collection. Fifth, maintenance and weeding. An activity for the removal of library materials contained in library collections due to damaged collections, rarely used, and not used anymore, as well as legal and regulatory factors. Sixth. Evaluation of the utilization of collections. Efforts assess the effectiveness and effectiveness of collections in meeting the needs of users as well as their parent program.Keyword: Development, CollectionAbstrak: Koleksi di sebuah perpustakaan sangat dibutuhkan keberadaannya, justeru itu dia harus optudet. Agar semua itu terwujud perlu pengembangan koleksi ; langkah dan teorinya sebagai berikut :  Pertama ,Analisis pemakai. Analisis komunitas merupakan suatu proses yang sistematis untuk mengumpulkan, mengatur dan menganalisis data tentang sebuah komunitas dan perpustakaan yang ada di komunitas tersebut. Kedua , Penyusunan kebijakan pengembangan koleksi. Kebijakan dalam pengembangan koleksi, berisi suatu rencana atau tindakan yang dipakai sebagai acuan kerja di perpustakaan. Ketiga ,Pemilihan seleksi. Usaha bersama antar staf pengajar dan pustakawan. Usaha ini dituangkan dalam bentuk kepanitian. Keempat, Pengadaan . Proses mencari dan mengadakan semua jenis materi perpustakaan setelah materi-materi tersebut diseleksi dan disetjui untuk dijadikan sebagai koleksi perpustakaan. Kelima, Pemeliharaan dan penyiangan .Suatu kegiatan untuk penyisihan bahan pustaka yang terdapat dalam koleksi perpustakaan yang dikarenakan koleksinya rusak, jarang dipakai, dan sudah tidak dipakai lagi, serta faktor hukum dan peraturannya. Keenam. Evaluasi pendayagunaan koleksi.Upaya menilai daya guna dan hasil guna koleksi dalam memenuhi kebutuhan pengguna serta program lembaga induknya.Kata kunci: Pengembangan, Koleksi
MENGENAL KOLEKSI PERPUSTAKAAN Afrizal Afrizal
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.52

Abstract

Abstract: Library collections are all materials collected that are processed, and stored to be presented to the community to meet the user's information needs. Library collections are generally in the form of books, of various types, with various forms. library materials both printed and unprinted.Keyword: Colections, LibraryAbstrak: Koleksi perpustakaan adalah semua bahan yang dikumpulkan diolah, dan disimpan untuk disajikan kepada masyarakat guna memenuhi kebutuhan pengguna akan informasi. Koleksi perpustakaan pada umumnya berupa buku, dari berbagai jenis, dengan beragam bentuk. bahan pustaka baik yang dicetak maupun yang tidak di cetak.Kata Kunci: Koleksi, Perpustakaan
PENGUATAN EKSISTENSI PROFESI ARSIPARIS MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI DI ERA DISRUPSI Sri Wahyuni
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.47

Abstract

Abstract: The era of disruption is an era where an innovation will replace the entire old system with new ways. Disruption replaces old physical technology with digital technology that produces something completely new and more efficient, as well as being more useful. In order to maintain the existence of the archivist profession in the midst of industrial competition there are four competencies that must be possessed by archivists besides being innovative and creative, they are also supported by soft skills, namely (1) social skills, (2) process skills, (3) technological skills, and (4) ) cognitive abilities. Therefore, archivists must transform towards a new paradigm by adapting to the development of technology, having a high work ethic, being open, and being able to be problem solving for solving increasingly complex problems in the work environment.Keyword: Existence, Archivist, Competence, Disruption EraAbstrak: Era disrupsi adalah zaman dimana sebuah inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Disrupsi menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien, juga lebih bermanfaat. Dalam rangka mempertahankan eksistensi profesi arsiparis di tengah persaingan industri ada 4- (empat) kompetensi yang harus dimiliki oleh arsiparis selain inovatif dan kreatif juga didukung dengan kemampuan soft skill yaitu (1) keterampilan sosial; (2) keterampilan proses; (3) keterampilan teknologi; dan (4) kemampuan kognitif. Oleh karenanya, arsiparis harus bertansformasi menuju paradigma perubahan dengan cara beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi, sikap terbuka, serta mampu menjadi problema solving untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang semakin kompleks di lingkungan kerja. Kata Kunci: Eksistensi, Arsiparis, Kompetensi, Era Disrupsi
PENYIANGAN KOLEKSI PERUSTAKAAN Yulinar Yulinar
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.51

Abstract

Abstract: Weeding library material is an effort to remove the collection from the shelves because there are not too many copies, there is already a recent edition and the collection is not relevant. These collections can be given to other libraries, or destroyed to make more paper. By weeding this library material, the library aims to maintain the updates, activeness and benefits of the collection which is a reflection of the aims and objectives of the library. Weeding must be done regularly and continuously, at least once every five years for book collections.Keyword: Weeding, Library ColectionsAbstrak: Penyiangan bahan pustaka atau Weeding yaitu upaya mengeluarkan koleksi dari susunan rak karena tidak diminati terlalu banyak eksemplarnya, telah ada edisi terbaru maupun koleksi itu tidak relevan. Koleksi yang dikeluarkan ini dapat diberikan pada perpustakaan lain, atau dihancurkan untuk membuat kertas lagi. Dengan melakukan penyiangan bahan pustaka ini perpustakaan bertujuan untuk memelihara ke update an, keaktifan dan manfaat koleksi tersebut yang merupakan refleksi dari sasaran dan tujuan perpustakaan. Penyiangan harus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, minimal lima tahun sekali untuk koleksi buku..Kata Kunci: Penyiangan, Koleksi Perpustakaan
PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG MANAJEMEN PELAYANAN PERPUSTAKAAN DI SMA EKASAKTI PADANG zulvia trinova; Gusnita Sari Gusnita Sari; Rosdialena Rosdialena
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.48

Abstract

Abstract: Conditions found in the field are still found in many students who are less interested in visiting the library, even though students already understand and understand about the function of libraries in improving learning outcomes because not all sources are taken from the internet that can be trusted due to different religious understandings of someone . The facts found in the observations made by the students are more likely to use the internet due to easier access to obtain. The library function at Ekasakti High School is a supporting facility for learning. The services performed by library staff at Ekasakti High School have met library operational standards. The purpose of this study was students' perceptions about the management of the Ekasakti High School library services in Padang. This type of research is Field Research (Field Research) that is descriptive qualitative. The data sources of this study were students, principals and library staff. The results of the study describe the perceptions of students about the management of library services at Ekasakti High School in Padang. This can be seen from the services of library staff in accordance with the standard of library operations.Keyword: Persepsi peserta didik, Manajemen layanan PerpustakaanAbstrak: Kondisi yang ditemui di lapangan masih banyak ditemukan peserta didik yang kurang berminat mengunjungi perpustakaan, padahal peserta didik sudah paham dan mengerti tentang fungsi perpustakaan dalam meningkatkan hasil pembelajaran, karena sumber yang diambil dari internet tidak semuanya dapat dipercaya yang disebabkan pemahaman keagamaan seseorang yang berbeda-beda. Fakta yang dijumpai pada observasi yang penulis lakukan peserta didik lebih cenderung menggunakan internet disebabkan aksesnya yang lebih gampang diperoleh. Fungsi perpustakaan di SMA Ekasakti menjadi sarana penunjang dalam pembelajaran. Pelayanan yang dilakukan oleh petugas perpustakaan di SMA Ekasakti sudah memenuhi standar operasional perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah persepsi peserta didik tentang manajemen pelayanan perpustakaan SMA Ekasakti Padang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik, kepala sekolah dan petugas perpustakaan. Hasil penelitian mendeskripsikan tentang persepsi peserta didik tentang manajemen pelayanan perpustakaan SMA Ekasakti Padang sudah berjalan, ini terlihat dari pelayanan petugas perpustakaan sesuai dengan standar operasionalisasi perpustakaan.Kata Kunci: Persepsi peserta didik, Manajemen layanan Perpustakaan
TRANLITERASI DESKRIPSI BIBLIOGRAFI KOLEKSI BAHASA ARAB Bustanul Syukri
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2019): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v3i2.50

Abstract

Abstract: Transliteration of bibliographic descriptions in Arabic collections is one of the activities that must be done by catalogers to process library materials. Because the space and size of standardized catalog cards is very limited for cataloging Arabic collections. Along with that, starting in 1987 the handbook of Arabic-Latin transliteration as a result of the decision of the Minister of Religion and the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia has greatly helped catalogers to transliterate bibliographic descriptions in Arabic collections. However, if the word loger has no knowledge in the Arabic language field, it will certainly lead to difficulties in carrying out the task of librarians processing collections in Arabic.Keyword: Transliteration, Collection in ArabicAbstrak: Transliterasi deskripsi bibliografi koleksi berbahasa arab adalah salah kegiatan yang harus dilakukan oleh kataloger untuk mengolah bahan pustaka. Karena ruang dan ukuran kartu katalog yang sudah standard/dibakukan sangat terbatas untuk katalogisasi koleksi berbahasa arab. Seiring dengan itu, mulai tahun 1987 buku panduan transliterasi arab-latin hasil keputusan Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sudah sangat membantu kataloger untuk melakukan transliterasi deskripsi bibliografi koleksi berbahasa arab. Namun bilamana kataloger tidak memiliki pengetahuan dalam bidang bahasa arab, tentu akan mengalami kesulitan untuk melakukan tugas kepustakawanan mengolah koleksi-koleksi yang berbahasa arabKata Kunci: Transliterasi, Koleksi Berbahasa Arab
PERPUSTAKAAN DI ERA GENERASI DIGITAL NATIVE Sukirwan Arwan
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 2 (2020): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v4i2.105

Abstract

Abstract: A library must be able to provide information and provide services in accordance with the needs of the user community (pemustaka). With the development of information technology which is very fast, without realizing it, it has a very big influence on changes in the character and behavior of the community, especially changes in behavior in seeking information. Potential readers in today's digital era are the digital native generation. The digital generation that grew up in the digital era (in an era of very rapid ICT development) has different characters and behaviors from previous generations. The influence of ICT on changes in behavior and character cannot be prevented or avoided as well as a challenge for libraries. Therefore, like it or not, libraries must have the courage to improve themselves to change and improve the quality of their services from various aspects in accordance with the development and changes of the character of the users, if they do not want to be left behind, libraries must be adaptable to change, friendly to the librarian. in order to answer the era of the birth of this net generationKeyword: Digital native generation, library services, librarian competence.Abstrak: Sebuah perpustakaan harus mampu menyediakan informasi serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat penggunanya (pemustaka). Dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tanpa disadari berpengaruh sangat besar pada perubahan karakter serta prilaku dari masyarakat terutama perubahan prilaku dalam mencari informasi. Pemustaka potensial di era digital saat ini yaitu generasi digital native. Generasi digital yang tumbuh di era digital (di era perkembangan TIK sangat pesat) memiliki karakter serta prilaku yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Pengaruh TIK terhadap perubahan prilaku maupun karakter tersebut tidak bisa dicegah maupun dihindari serta menjadi tantangan tersendiri bagi perpustakaan. Oleh karena itu, mau tidak mau perpustakaan harus berani berbenah diri untuk merubah dan meningkatkan kualitas pelayanannya dari berbagai segi sesuai dengan perkembangan serta perubahan-perubahan dari karakter pemustaka jika tidak ingin ditinggalkan, Perpustakaan harus adaptable with change, friendly dengan pemustakanya Kompetensi pustakawan menjadi kata kunci agar dapat menjawab era lahirnya generasi nett iniKata Kunci: Generasi digital native, layanan perpustakaan, kompetensi pustakawan.
TIPOLOGI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN KHUSUS DI DALAM LEMBAGA Eviendrita Eviendrita
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2020): Edisi 1
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v4i1.73

Abstract

Abstract: This paper discusses the typology of specific library management in institutions which, in principle, is the same as library management, which can generally be seen from several characteristics as well as several elements as support for special libraries. special library management has another side that must be considered by the manager, which is very unlikely to be found in other types of libraries. So basically, in managing a special library, it must be guided by Law number 43 of 2007, regarding the policies and vision and mission of the parent organization, and paying attention to user or user satisfaction by implementing good governance.Keyword: Libraries, Special library management, LibrarianAbstrak: Tulisan ini membahas tentang tipologi manajemen perpustakaan khusus di lembaga yang pada prinsipnya, Manajemen Perpustakaan Khusus sama dengan manajemen perpustakaan yang umumnya dapat dilihat dari beberapa karakteristik dan juga beberapa unsur sebagai penunjang dari perpustakaan khusus. pengelolaan perpustakaan khusus memiliki sisi lain yang harus diperhatikan oleh pengelola, yang sangat mungkin tidak ditemukan di perpustakaan jenis lainnya. Jadi pada dasarnya, dalam mengelola perpustakaan khusus mestilah berpedoman kepada Undang-Undang nomor 43 Tahun 2007, tentang kebijakan dan visi misi organisasi induk, dan memperhatikan kepuasan pengguna atau pemustaka dengan melakukan tata kelola yang baik.Kata Kunci: Perpustakaan, Manajemen perpustakaan khusus, Pustakawan 

Page 5 of 11 | Total Record : 106