cover
Contact Name
Eswanto
Contact Email
eswanto@itm.ac.id
Phone
+6281396223345
Journal Mail Official
mekanikjtm@itm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Medan Jl. Gedung Arca No. 52 Medan Sumatera Utara 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK"
ISSN : 24431184     EISSN : 25810235     DOI : -
MEKANIK adalah Jurnal Ilmiah Teknik Mesin yang terkait dengan bidang teknik mesin atau bidang lain yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha, pendidikan, pelatihan, dan penelitian dalam bidang teknik mesin dalam bentuk karya ilmiah.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2018): November 2018" : 7 Documents clear
PERANCANGAN MESIN PENCETAK PUTU MAYONG MENGGUNAKAN TUAS PENEKAN Nurdiana, Nurdiana; Sutrisno, Franky; Suharlan, Didy
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.338 KB)

Abstract

Putu Mayong is a traditional Indian food which has received a warm welcome from some nations, especially in Asia, among others in South India, Sri Lanka, Malaysia, Singapore and Indonesia and is known as a snack. The process of making putu mayung is by mixing rice flour with water or coconut milk and pressing the dough through a mold to produce a noodle-like form and then steamed it. . One mold container that is commonly used can produce 15 pieces of putu mayung and every 1 kg of dough produces 70 putu mayung. Every 1 hour can spend 5 kg of dough to be putu mayung. Producers of putu mayung used to produce 2000 pieces within 6 hours by spending 30 kg of dough, the work of printing this putu mayong if done every day could make putu mayong producers experience fatigue. From the design results, the printer drum is used with a diameter of 50 cm, the drum height of the printer is 25 cm, with a number of prints of 25 pieces, the size of the mold cover is the same as the size of the diameter in the printing tube. Turntable where the baking tray is printed by putu mayong rotates at 20 rpm and 100 watts of drive. The print height from the bottom frame to the pressure lever reaches 130 cm. The pressure lever length is 70 cm.
PENGARUH KUAT ARUS TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN LAS SMAW BAJA SA 516 GR.70 suherman, suherman; Muliadi, D; Ridho, Ridho; Marpaung, C. P
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.923 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan terhadap kekuatan tarik, ketangguhan, kekerasan dan struktur mikro las SMAW dengan elektroda E7016 pada baja paduan rendah Baja SA 516 GR.70. Pengelasan dilakukan dengan variasi arus 100 Amper, 130 Amper dan 160 Amper dengan menggunakan las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda E7016 diameter 3,2 mm. DC polaritas terbalik yaitu pemegang elektroda dihubungkan dengan kutub positif dan logam induk dihubungkan dengan kutub negatif. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 700. Pada penelitian ini tegangan yang digunakan 24 volt dan kecepatan pengelasan 80-220 mm/menit. Ketangguhan daerah las diuji dengan uji impak metode Charpy dan pengujian kekerasan dilakukan dengan metode micro vickers, uji tarik dilakukan menggunakan servo pulser sedangkan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai ketangguhan dan kekuatan tarik las optimum dicapai pada logam las dengan kuat arus 100 Ampere yaitu masing-masing yaitu 74 J dan 550 MPa. Mikrostuktur pada daerah las didominasi oleh struktur acicular ferrite
PEMBUATAN DAN PENYELIDIKAN PERILAKU MEKANIK KOMPOSIT DIPERKUAT SERAT LIMBAH PLASTIK AKIBAT BEBAN LENDUTAN Yani, M; Lubis, Faisal
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.057 KB)

Abstract

Subjek penelitian ini adalah komposit yang diperkuat serat limbah plastik. Komposit ini terdiri dari matriks dari bahan epoxy dan penguat dari serat limbah plastik. Limbah plastik yang tidak dapat diurai oleh tanah dimanfaatkan untuk material teknik. Penelitian ini bertujuan jangka panjang untuk menghasilkan produk yang dapat digunakan sebagai bahan pengganti logam pada alat-alat transportasi di darat, laut dan udara serta pada konstruksi bangunan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendapatkan teknik pembuatan material komposit diperkuat serat limbah plastik, mendapatkan massa jenis material komposit diperkuat serat limbah plastik, dan mengetahui perilaku mekanik akibat beban tekan. Spesimen dicetak mengikuti standar pengujian lendutan ASTM D790-02. Pembuatan spesimen uji dilakukan dengan metode hand lay-up. Nilai lendutan yang terbesar pada komposisi serat dengan massa 5 gr yaitu y2 = 3,78 mm dan nilai modulus elastisitas terbesar pada komposisi massa = 8 gr yaitu E = 3,04 GPa.
RANCANG BANGUN MESIN PENCUCI UMBI WORTEL DENGAN MENGGUNAKAN DRUM PEMUTAR KAPASITAS 150 KG/JAM Manggalas Limbong, Makmur Ary; Oppusunggu, K.; Eswanto, E
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.139 KB)

Abstract

Adapun rancang bangun mesin pencuci umbi wortel,dimana drum dilapisi oleh karet dan poros penggerak dilapisi benang nilon,ada beberapa hal yang penting diperhatikan dalam rancangan ini antara lain yaitu :merancang daya motor penggerak,merencanakan komponen-komponen utama dan komponen-komponen pendukung : motor listrik,reduser,poros,pully,sabuk,bantalan,karet,brus pembersih,drum pemutar,corong masuk dan keluar,handle pembuka dan penutup,kerangka mesin,dan gambar kerja mesin.Hasil dari perancangan adalah : Drum pemutar wortel direncanakan dengan diameter 60 (cm) dan panjang 70 (cm), daya motor digunakan 1,0 (Hp), dengan tegangan 220 volt dan frekuensi 50 Hz dengan satu fhasa,dan menggunakan reduser speed dengan type 50 dan perbandingan putar 1:50.Bahan poros S35C-D dengan tegangan tarik 53 (kg/mm2),torsi yang terjadi 778,504 (kg.mm),diameter poros 20 (mm) dan panjang 1000 (mm),bantalan pendukung poros penggerak dengan No.6004VV diameter 20 (mm).dengan menggunakan 2 pully dengan ukuran 57 (inci),karet pembersih yang dipasang dibagian sisi drum 160 buah,brus pembersih dari benang nilon yang dipasang dibagian sisi poros penggerak,rangka mesin dengan panjang 150 (cm) dan tinggi 80 (cm),corong masuk panjang atas 30 (cm),tinggi bagian belakang 6 (cm),corong keluar penjang 80 (cm) tinggi bagian depan 3 (cm),handel drum 700 (mm), lebar handel pembuka 300(mm),panjang jepitan pembuka 600 (mm)
ANALISA PENGUJIAN LELAH MATERIAL TEMBAGA DENGAN MENGGUNAKAN ROTARY BENDING FATIGUE MACHINE Amiruddin, Arfis; Lubis, Fachreza Alisyahnara
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.767 KB)

Abstract

Fatik merupakan fenomena terjadinya kerusakan material karena pembebanan yang berulang-ulang. Diketahui bahwa apabila pada suatu logam dikenai tegangan berulang, maka logam tersebut akan patah pada tegangan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan tegangan yang dibutuhkan untuk menimbulkan perpatahan pada beban statik. Kerusakan akibat beban berulang ini disebut patah lelah (fatigue failures), karena umumnya perpatahan tersebut terjadi setelah periode pemakaian yang cukup lama. Tegangan berulang pada poros menyebabkan poros dapat mengalami patah lelah (fatigue failure) pada periode kerja tertentu. Kegagalan yang disebabkan oleh kelelahan lebih berbahaya daripada kegagalan statis dikarenakan kegagalan tersebut terjadi tanpa peringatan terlebih dahulu, secara tiba-tiba dan menyeluruh. Lebih dari 90% penyebab kegagalan mekanik disebabkan oleh kegagalan lelah. Penelitian dilakukan menggunakan alat uji fatik dengan tipe rotary bending. Material yang di analisis adalah Tembaga. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 5variasi beban yang berbedayaitu 10 Kg, 11 Kg, 12 Kg, 13 Kg, 14 Kg.Dari hasil pengujian kelelahan (fatigue) spesimen tembaga 7060 dengan beban 10 kg menghasilkan tegangan 34,226 MPa, Siklus 78840 dalam waktu 59,15 menit. Pada beban 11 kg menghasilkan tegangan 37,648 MPa,Siklus 69542 dalam waktu 54,27 menit. Pada beban 12 kg menghasilkan tegangan 41,071 MPa, Siklus 47340 dalam waktu 37,47 menit. Pada beban 13 kg menghasilkan tegangan 44,494 MPa, Siklus 36254 dalam waktu 28,28 menit. Pada beban 14 kg menghasilkan tegangan 47,916 MPa, Siklus 32204 dalam waktu 20,57 menit. Maka semakin bertambahnya beban, Siklus dan waktu kelelahan (fatigue) yang terjadi pada material Tembaga 7060 semakin cepat. Disebabkan karena bertambahnya pembebanan pada material tembaga7060.
EKSTRAKSI SILIKON DIOKSIDA DARI SEKAM PADI DENGAN METODE PIROLISIS Prima, Hoddi; Hidayat, Taufik; Mulyadi, Mulyadi
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.388 KB)

Abstract

The aim of this study is to extract silicon dioxide (SiO2) from rice huskby using a self-made pyrolysis furnace. Silicon oxide can be further processed with higher temperature to form silicon carbide (SiC). Either, SiO2and SiC are very useful filler in composite materials. Pyrolysis furnace has a burning chamber made of steel with 60 cm in length and 30 cm in diameter. The thickness of the chamber is 5 mm. Liquefied petroleum gas (LPG) was utilized to heat the chamber from the outside. Rice husk was place inside the chamber and it is compulsory to burn rice husk in the chamber without the presence of oxygen. Chamber vacuuming could be achieved by flowingnitrogen gas into chamber. Chamber pressure was maintained in 3 bar and output valve was opened slowly to get rid of oxygen from chamber while nitrogen flowrate was maintained in 2 liter per minute. Maximum temperature could reach by the furnace was 622 degree Celsius and burning time was set up for two until three hours. It was 200 gram of rice husk can be processed at a time. Further processed was needed on the burnt rice husk by grinding it using ball mill and screening to separate SiO2 and impurities. Chloride acid was used to clean SiO2 and rinsed it with distillation water. SiO2 was dried in room temperature. Thermogravimetric analysis indicated that 64.5 % of SiO2 could be extracted from rice husk.
ANALISA UJI PRODUKTIVITAS KERJA MESIN PEMECAH BUAH KEMIRIDENGAN TUMBUKAN TENAGA PEGAS KAPASITAS 60 KG/JAM Sutrisno, Franky; Sinaga, Aji Iqbal
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.1 KB)

Abstract

Mesin pemecah kemiri adalah mesin yang digunakan untuk proses pemecahan buah kemiri. Dengan menggunakan pegas yang terpasang pada tabung sekaligus digerakkan olehporos. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas, kualitas, energy produksi dan efisiensi mesin. Mesin yang di uji berkapasitas 60 kg/jam. Dengan menyiapkan mesin pemecah buah kemiri dan alat uji yang akan digunakan kemudian bahan baku yang digunakan adalah buah kemiri dengan density yaitu 2,4kg/liter dengan ukuran rata-rata panjang 7cm dan diameter 3,5cm. Dari hasil Pengujian ini ternyata diperoleh kapasitas 34,95kg/jam yang bekerja pada putaran 20rpm, sedangkan pada kapasitas 42kg/jam yang bekerjapadaputaran 25rpm, dan kapasitas 52,49 kg/jam yang bekerja pada putaran30 prm. Kualitas yang di dapat pada putaran 20rpm yaitu 33,47% pecah, 58,36% cacat, 8,5% tidak pecah sedangkan pada putaran 25 rpm yaitu 28% pecah, 67,71% cacat, 4,28% tidak pecah dan pada putaran 30rpm yaitu 24,99% pecah, 67,44% cacat, 7,49% tidak pecah. Effisiensi,energi produksidandaya yang di hasilkan pada putaran 20 rpm besarnya effisiensi mesin 45,17% dengan energi produksi 3,58watt/kg dengan daya 125 watt, sedangkan pada putaran 25rpm effisiensi mesin 44,95% dengan energi produksi 3,11watt/kg dan daya 131 watt dan pada putaran 30 rpm besarnya effisiensi mesin 44,75% dengan energy produksi 2,61 watt/kg dan daya 137 Watt.

Page 1 of 1 | Total Record : 7