cover
Contact Name
Dian Trilus
Contact Email
dian.trilus@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hestech@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
ISSN : 2615398X     EISSN : 26223600     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel dengan fokus pada bidang ilmu kesehatan dan aplikasi teknologi dalam bidang medis. Bidang-bidang yang dapat didiskusikan antara lain : (1) Kesehatan Ibu dan Anak, (2) Maternity (Persalinan, Nifas, Kehamilan dan Menyusui), (3) Keluarga Berancana, (4) Promosi Keehatan dan Gaya Hidup, (5) Teknologi Pengolahan Darah (serologi Darah, Manajemen tata kelola kepalangmerahan), (6) Kesehatan Reproduksi, (7) Kesehatan dan Nutrisi, (8) Etika Kesehatan dan Regulasi, (9) Kesehatan Lingkungan dan Ketenagakerjaan, (10) Farmakologi, Radiologi, dan Medical Record.
Articles 191 Documents
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dermatitis Pada Pekerja Pabrik Tahu Di Kecamatan Soreang
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.246 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4524

Abstract

Data awal yang diperoleh di Puskesmas Cempae kota pare-pare terdapat 125 penderita, dan 23 diantaranya pekerja pabrik tahu dan belum diketahui faktor apa yang berpengaruh terhadap kejadian dermatisis (Puskesmas Cempae). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama kontak, penggunaan APD, dan hygiene pada pekerja pabrik tahu di Kecamatan Soreang. Sampel dalama penelitian ini adalah sebanyak 23 orang. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah total sampling. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lama kontak (p= 0,062), dan ada hubungan antara penggunaan APD (p= 0,007), dan tidak ada hubungan antara hygiene (p= 0,552) pada pekerja pabrik tahu di Kecamatan Soreang. Disarankan Pekerja diharapkan meningkatkan kesadaran terhadap penyakit yang diderita dan juga mengenai dermatitis kontak sehingga pekerja dapat mengurangi potensi terkena dermatitis kontak. Menjaga kebersihan kulit dengan mecuci tangan yang baik dan benar. Baik dalam arti tahapan mencuci tangan dan bahan yang digunakan dalam mencuci tangan. Dan sebaiknya pekerja memakai sarung tangan latex dapat digunakan sebagai pencegahan dermatitis kontak, sarung tangan yang digunakan saat bekerja harus menutupi sepertiga distal lengan bawah agar efektif penggunaanya. Kata Kunci: Dermatitis, Pekerja, Pabrik, Tahu The initial data obtained at the Cempae Health Center in Pare City were 125 patients, and 23 of them were tofu factory workers and it was not known what factors influenced the incidence of dermatosis (Cempae Health Center). The purpose of this study was to determine the relationship between length of contact, use of PPE, and cleanliness of tofu factory workers in Soreang District. The sample in this study were 23 people. The data collection technique in this research is total sampling. The time of this study was carried out from June to July 2021. The results showed that there was no relationship between length of contact (p = 0.062), and there was a relationship between the use of PPE (p = 0.007), and there was no relationship between hygiene (p = 0.552 ). ) to tofu factory workers in Soreang District. It is recommended that workers are expected to increase awareness of the disease they suffer from and also contact dermatitis so that workers can reduce the potential for contact dermatitis. Keep your skin clean by washing your hands properly and properly. Both in hand washing events and materials used in hand washing. And workers should wear latex gloves can be used as contact dermatitis prevention, gloves used when working must be for one third of the forearm to be effective.Keywords: Dermatitis, Workers, Factory, Tofu
Pengaruh Edukasi Dengan Media Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.81 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4559

Abstract

Abstrak: Dan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2015 tentang hubungan seksual pranikah, bahwa persentase wanita yang setuju untuk melakukan hubungan seksual pranikah sangat rendah dibandingkan dengan pria, hanya 1% responden wanita dan 4% responden menyatakan mereka dapat melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Edi (2019) bermain ular tangga sebagai media pendidikan seksualitas remaja, ditemukan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap pada remaja dengan menggunakan metode permainan ular tangga untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dengan media ular tangga terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode penelitian dengan literature review, diawali dengan mencari jurnal terkait pengaruh edukasi dengan media ular tangga terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi menggunakan perpustakaan online. Termasuk Google Scholar dan Science Direct, menggunakan teknik membandingkan dan kontras sehingga Anda dapat melihat perbedaan dan persamaan dalam artikel jurnal. Hasil tinjauan pustaka dan 32 artikel jurnal menunjukkan bahwa jurnal telah dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil penelitian dan 7 artikel jurnal yang membahas variabel pengetahuan, terdapat 5 jurnal yang memiliki hubungan dimana metode ular tangga berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Kemudian ada 2 jurnal yang berhubungan dengan sikap remedial tentang kesehatan reproduksi dengan metodologi pengukuran ibu tentang kesehatan reproduksi. Kesimpulan dalam tinjauan pustaka ini adalah metode bermain tangga dapat menekankan pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Kata kunci: Pengetahuan dan Sikap, Media Ular Tangga, Kesehatan Reproduksi Abstract: And the results of the 2015 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) regarding premarital sexual relations, that the percentage of women agreeing to premarital sexual relations is very low compared to men, only 1% of female respondents and 4% of respondens said they can have sexual intercourse before marriage. According to research conducted by Edi (2019) playing snakes and ladders as a medium for educating adolescent sexuality, it was found that there was an increase in knowledge and attitudes in adolescents by using the ladder snake game method to improve reproductive health in adolescents. This study aims to determine the effect of education with snake and ladder media on adolescent knowledge and attitude about reproductive health. Research method with literature review, starting by looking for journals related to the effect of education with snake and ladder media on adolescent knowledge and attitude about reproductive health using online libraries. Including Google Scholar and Science Direct, using compare and contrast techniques so that you can see the differences and similarities in journal articles. The results of the literature review and 32 journal articles show that journal have been selected based on inclusion and exclusion criteria. Shwos the results and 7 journal articles discussing knowledge variables, there are 5 journals that have a relationship where the snake and ladder method has an effect on increasing knowledge of adolescents about reproductive health. Then there are 2 journals that relate to remedial attitudes about reproductive health with the methodology of measuring matens about reproductive health. Conclusion in thi s literature review is the method of ladder playing can emphasize the knowledge and attitudes of the youth towards the health of the reproduction Keywords: Knowledge and Attitudes, Snake and Ladder Media, Health Reproduction
Penerapan Teknologi Untuk Menilai Status Gizi Pada Balita
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.641 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4641

Abstract

Parents need to notice attention to the nutritional status of toddlers to prevent nutritional disorders. Therefore, we need a system that can make it easier for parents to access information about the nutritional status of toddlers. The system that can be used is a technology system. The author conducted a literature analysis with a simplified approach in 10 technology journals for assessing the nutritional status of children under five for the 2012-2022 period. Based on this research, the authors conclude that technology to assess nutritional status in toddlers is very effective because it makes it easier for health workers to assess and record nutritional status, it makes it easier for parents to know the nutritional status of their toddlers, but in this study several things that still need to be considered include: understanding the use of technology for parents, the readiness of tools such as smartphones or other software that can be used to access technology to assess the nutritional status of toddlers.
Efek Penggunaan NAPZA Terhadap Kesehatan Psikologis
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.265 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4671

Abstract

ABSTRAK Menurut (PUSLITDATIN, 2019), terjadi peningkatan penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja sebesar 24-28% . Kalangan remaja yang menggunakan narkotika lebih rentan sebagai pengguna jangka panjang. Oleh karena itu, kami mengangkat dampak dari penggunaan narkotika pada remaja secara psikologis. Pencarian artikel melalui database: Google Scholar, Pubmed, ProQuest,Taylor & Francis dan Scient Direct, dibatasi rentang tahun terakhir ; 2012-2021, peroleh 15 jurnal dan dilakukan literature review pada ke 15 jurnal, dengan kata kunci psychological impact,side psychology effects, downers, cannabis, marijuana, adolescent, narcotics. Setelah dilakukan review ke - 15 jurnal, seluruh jurnal menyatakan bahwa narkotika dapat menimbulkan dampak psikologi pada penggunanya terutama pada remaja seperti merusak kerja otak,pencapaian pendidikan yang buruk, gangguan mental, dan sukar bersosialisasi. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan obat jenis depresan dapat mempengaruhi gangguan psikologis pada remaja Kata kunci : Narkoba, Dampak Psikologis, Remaja ABSTRACT According to (PUSLITDATIN, 2019), there has been an increase in narcotics abuse among adolescents by 24-28%. Teenagers who use narcotics are more vulnerable as long-term users. Therefore, we raise the psychological impact of narcotic use on adolescents. Search for articles through databases: Google Scholar, Pubmed, ProQuest, Taylor & Francis and Scient Direct, limited to the last year range; 2012-2021, obtained 15 journals and conducted a literature review on 15 journals, with the keywords psychological impact, side psychology effects, downers, cannabis, marijuana, adolescent, narcoticsResults: After a review of the 15 journals, all journals stated that narcotics can have a psychological impact on users, especially teenagers such as damaging brain work, poor educational attainment, mental disorders, and difficulty in socializing. The use of depressant drugs can affect psychological disorders in adolescents Keywords: Drugs, Psychological Impact, Adolescents
Teknologi Informasi Efektif Mendeteksi Cyberbullying
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.347 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4673

Abstract

Pengguna media sosial berisiko mengalami gangguan kesehatan mental. Masalah kesehatan mental dapat terjadi dengan cyberbullying. Cyberbullying yang terjadi di media sosial berupa komentar kasar, ancaman, hinaan, fitnah bahkan pelecehan yang diberikan oleh netizen. Cyberbullying dapat menggoyahkan kondisi kesehatan mental seseorang bahkan berdampak pada bunuh diri. Cyberbullying akan sangat merugikan baik secara mental maupun produktif. Cyberbullying harus dideteksi sejak dini untuk mencegah dampak buruk bagi pengguna media sosial. Dengan kemajuan teknologi, dapat digunakan untuk mendeteksi cyberbullying yang terjadi di media sosial. Artikel ini menggunakan pendekatan metode literature review yaitu narrative literature review 10 artikel pemanfaatan teknologi pendeteksi cyberbullying periode 2011 – 2021 dengan tujuan untuk mengetahui komentar cyberbullying pada akun/postingan seseorang. Oleh karena itu, deteksi cyberbullying mencoba mengumpulkan dataset global di media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, dll), dengan mengklasifikasikan metode Machine Learning. Setiap metode algoritma dievaluasi menggunakan akurasi, presisi, recall, dan skor F1 untuk menentukan kinerja tingkat klasifikasi Keywords:Cyberbullying, Media Sosial, Gangguan Kesehatan Mental Social media users are at risk for mental health disorders. Mental health problems can occur with cyberbullying. Cyberbullying that occurs on social media is in the form of rude comments, threats, insults, slander and even harassment given by netizens. Cyberbullying can destabilize a person's mental health condition and even lead to suicide. Cyberbullying will be very detrimental both mentally and productively. Cyberbullying must be detected early to prevent adverse effects on social media users. With advances in technology, it can be used to detect cyberbullying that occurs on social media. This article uses a literature review method approach, namely a narrative literature review of 10 articles on the use of cyberbullying detection technology for the period 2011 – 2021 with the aim of finding out cyberbullying comments on someone's account/post. Therefore, cyberbullying detection tries to collect global datasets on social media (Facebook, Instagram, Twitter, etc.), by classifying Machine Learning methods. Each algorithm method is evaluated using accuracy, precision, recall, and F1 scores to determine the classification level performance Keywords: Cyberbullying, Social Media, Mental Health Disorders
Analisis Kandungan Vitamin C dan Zat Besi (Fe) Pada Brokoli (Brassica Oleracea Var. Italica): Analisis Kandungan Vitamin C dan Zat Besi (Fe) Pada Brokoli (Brassica Oleracea Var. Italica)
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.639 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4751

Abstract

Brokoli merupakan sayuran yang telah banyak dikonsumsi masyarakat sebab kandungan gizi yang terdapat didalamnya sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik. Utamanya asupan gizi pada asam askorbat atau vitamin c dan Fe untuk mencegah terjadinya anemia. Penelitian ini menggunaan sampel brokoli yang segar yang dihaluskan menggunakan alat blender (penghalus). Alat yang digunakan dala melakukan uji analisis Vitamin C adalah spektro foto metri UV-Vis dan Fe memakai alat spektro foto metri serapan atom (AAS) yang dilakukan di laboratorium Departemen Kimia Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy dan Laboratorium Kimia Universitas Jember pada bulan Mei – Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan vitamin c dala 10 mg jus brokoli sebanyak 2,002 mg sedangkan pada zat besi (Fe) dalam 10 mg jus brokoli sebanyak 0,43 mg. hasil ini menunjukkan perbedaan yang siginifikan diantara kesua kandungan tersebut. Namun, kedua kandungan gizi ini dapat bermanfaat dan sangat berperan penting dalam mencegah anemia pada seseorang. sehingga hasil uji analisis kandungan gizi pada brokoli dapat bermanfaat bagi penderita anemia. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melaukan penelitian lebih lanjut megenai uji analisis kandungan lainnya yang terdapat pada sayur brokoli.
Desain Tempat Sampah Edukatif Dan Persuasif Membentuk Karakter Cinta Lingkungan Bagi Anak Sekolah Dasar
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.177 KB) | DOI: 10.25139/htc.v6i1.4924

Abstract

Pendidikan cinta lingkungan merupakan upaya penting yang dapat dilakukan agar sikap dan karakter sumber daya manusia lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. cinta lingkungan pada studi kasus anak siswa SD di Kota Parepare. Metode eksperimen dalam penelitian ini dilakukan dengan merancang tempat sampah edukatif dan persuasif untuk membentuk karakter cinta lingkungan pada siswa sekolah dasar di Kota Parepare. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Gerakan Peduli Lingkungan dan Budaya di Sekolah Dasar (PBLHS) yaitu Sekolah Dasar Negeri Adiwiyata. Negeri 71, Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi SD Negeri 28, Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota SD. Negeri 27, dan Sekolah Adiwiyata untuk Tingkat SD Mandiri. Negara 29 di Kota Parepare. Sampel penelitian adalah 71 siswa dari perwakilan populasi. Analisis yang digunakan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan tempat sampah anak sekolah dasar yang dijadikan sampel mampu memberikan pengaruh terhadap pengetahuan dan sikap anak yang berkarakter cinta lingkungan sehingga dapat meningkatkan kesadaran anak sekolah dasar untuk membuang sampah pada tempatnya. tempat sampah yang disediakan.Kata kunci: Anak Sekolah Dasar, Rash can Design, Lingkungan Environmental love education is an important effort that can be done for the atitude and character of human resources to be more concerned about environmental cleanliness.The purpose of this study was to determine the design of the trash can to be educative and persuasive in shaping the character of love for the environment in case study children of elementary school students in Parepare City. The experimental method in this study was carried out by designing educational and persuasive trash bins to form the character of love for the environment for elementary school students in Parepare City. The population in this study were students of the Movement for Environmental Care and Culture in School Elementary Schools (PBLHS), namely the Adiwiyata National Elementary School. State 71, Adiwiyata School at Provincial Level SD Negeri 28, Adiwiyata School at City Level SD. State 27, and Adiwiyata School for Elementary Level Independent. State 29 in the City of Parepare. The sample is 71 students from the population representative. The analysis used using the T test. The results showed that the design of trash cans for children in elementary schools who were the sample was able to have an influence on the knowledge and attitudes of children with environmental love characters so as to increase the awareness of elementary school children to dispose of garbage in the provided trash cans. Keywords:Elementary School Children, Rash can Design, Environment
Studi Kasus : Perilaku dan Tradisi Masa Nifas Ny. A
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.272 KB) | DOI: 10.25139/htc.v6i1.5301

Abstract

Abstrak :Masa nifas merupakan masa kembalinya organ reproduksi seperti semula selama 40 hari. Asuhan kebidanan ibu nifas, membantu menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi serta memberikan kesejahteraan pada ibu nifas dan bayi baru lahir. Metode studi kasus, pendekatan manajemen kebidanan dan metode SOAP. Metode penelitian secara kualitative deskriptif menggunakan manajemen kebidanan seperti pengkajian, menentukan diagnosa, membuat perencanaan asuhan, melakukan intervensi, membuat evaluasi, serta melakukan pendokumentasian asuhan kebidanan. Hasil penelitian Asuhan post partum pada Ny. A pada 2 kali dilakukan kunjungan nifas mulai tanggal 25 Januari 2022 sampai dengan 04 Februari 2022 dan saat kunjungan pertama ditemukan masalah ketidaknyamanan karena nyeri pada luka bekas episiotomi dan duduk senden, bidan memberikan anjuran kepada ibu untuk mobilisasi sedini mungkin, melakukan perawatan perineum, serta tidak berpantang makanan, dan tidak menganjurkan untuk duduk senden. Pada kunjungan kedua ditemukan masalah ibu bingung menyusui bayinya, sehingga bidan memberikan penjelasan mengenai posisi menyusui yang baik dan benar. Masyarakat Jawa pada Kelurahan Badegan ini beberapa masih menganut atau mempercayai tradisi perawatan nifas meliputi memakai parem, pilis, stagen, gurita, kempitan/bebat, duduk senden, minum jamu, walik dadah, pantang makan, dan tradisi lainnya. Budaya tersebut mempunyai dampak positif merileksasikan tubuh, dan melancarkan peredaran darah ibu postpartum. Dampak negatifnya salah satunya tradisi stagen, kempitan atau walik dadah yang menyebabkan perdarahan, kontraksi rahim pada ibu postpartum. Asuhan kebidanan secara Continuity Of Care yang diberikan pada Ny. A telah dilakukan, masalah yang dialami dapat teratasi dengan baik sehingga keadaan ibu dan bayi sehat. Disarankan masyarakat pintar memilah tradisi yang bisa dijalankan dan yang tak perlu dijalankan. Kata Kunci : StudiKasus, Masa Nifas, Tradisional Abstract: The puerperium is the period when reproductive organs return to normal for 40 days. The provision of midwifery care for postpartum mothers help reduce maternal and infant mortality rates and provide welfare for postpartum mothers and newborns. Case study using midwifery management approach with (S.O.A.P) method. The research method is descriptive qualitative using midwifery management such as conducting assessments, determining diagnoses, making care plans, conducting interventions, making evauations, and documenting midwifery care. The midwifery care provided to Mrs A in the post artum period. The results of the study were conducted 2 postpartum visits starting januari 25, 2022 to February 04, 2022 and at the time of the first visit, problems were found namely pain discomfort in the episotomy wound and sitting upright, the midwife gave advice to the mother to mobilize as early as possible, perform perineal care and does not abstain from food, and does not recommended sitting down. On the second visit, a problem was found, namely the mother was confused about breastfeeding her baby, so the midwife gave an explanation about the proper and correct breastfeeding position. Some of the Javanese people in Badegan Village still adhere to or believe in traditions in postpartum care, including using parem, pilis, stagen, octopus, tightness/bandage, sitting down, drinking herbal medicine, walikdadah, abstinence from eating, and other traditions. This culture has a positive impact such as relaxing the body. This culture has a positive impact such as relaxing the body and improving postpartum maternal blood circulation. One of the negative impacts is the stagen tradition, cramping or walikdadah which causes bleeding, uterine contractions in postpartum mothers. Continuity of Care midwifery care provide to Mrs. A has been done, the problems experienced can be resolved properly so that the other and baby are healthy. It isrecommended that smart people sort out traditions that can be carried out and those that do not need be carried out. Keywords:Case Study, Puerperium, Tradision
Personal Hygiene dan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Pediculosis Capitis di Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Ujunglare Parepare
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.106 KB) | DOI: 10.25139/htc.v6i1.5302

Abstract

Abstrak : Kutu kepala (pediculsis capitis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh beberapa ektoparasit obligat pemakan darah dikepala manusia. Penyakit ini masih sering dialami oleh para santri pondok pesantren karena kurangnya menjaga kebersihan diri, kebiasaan yang kurang baik serta kurangnya pengetahuan para santri untuk menjaga kesehatan menjadi salah satu penyebab dari adanya kejadian pediculusis capitis pasa santriwati. Berdasarkan isu dan permasalahan dilokasi penelitian maka dirumuskan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Personal Hygiene dan tingkat pengetahuan dengan kejadian pediculosis capitis di pondok pesantren Darud Da’wah Wal-irsyad (DDI) Ujunglare Parepare. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santriwati yang berjumblah 246. Adapun jumlah sample sebanyak 71 santriwati dengan menggunakan penentuan sampel slovin dan instrument kuesioner, alat ukur dan observasi dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa personal hygiene dengan persentase buruk dengan nilai 66,1% dan baik 33,8% serta personal hygiene terhadap kejadian pediculosis capitis menunjukkan nilai, dengan p-value 0,037 < 0,050, yang berarti ada hubungan antara personal hygiene dengan kejadian pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal-irsyad (DDI) Ujunglare Parepare. Hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian pediculosis capitis menunjukkan deskripsi pengetahuan rendah 61,9%, dan tinggi 38,0% serta hubungan antara tingkat pengetahuan pediculosis capitis terhadap kejadian pediculosis capitis menunjukkan nilai p-value 0,046 < 0,050. Sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan pediculosis capitis dengan kejadian pediculosis capitis di Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal-irsyad (DDI) Ujunglare Parepare. Kata kunci: Pediculosis capitis; personal hygiene, tingkat pengetahuan Abstrack : Head louse (pediculsis capitis) is a disease caused by several obligate ectoparasites that eat blood on the human head. This disease is still often experienced by Islamic boarding school students due to lack of personal hygiene, bad habits and lack of knowledge of students to maintain health which is one of the causes of the occurrence of pediculus capitis on female students. Based on the issues and problems at the research location, the purpose of this study was formulated, namely to find out whether there was a relationship between Personal Hygiene and level of knowledge with the incidence of pediculosis capitis at Darud Da'wah Wal-irsyad Islamic Boarding School (DDI) Ujunglare Parepare. The research method used is quantitative research with a cross-sectional approach. The population in this study were all 246 female students. The total sample was 71 female students using slovin sampling and questionnaire instruments, measurement tools and observations with univariate and bivariate analysis. The results of this study indicate that personal hygiene with a bad percentage with a value of 66.1% and good 33.8% and personal hygiene for the incidence of pediculosis capitis show value, with a p-value of 0.037 <0.050, which means there is a relationship between personal hygiene and the incidence of pediculosis capitis on female students at the Darud Da'wah Wal-irsyad Islamic Boarding School (DDI) Ujunglare Parepare. The relationship between the level of knowledge and the incidence of pediculosis capitis shows a low knowledge description of 61.9% and a high of 38.0% and the relationship between the level of knowledge of pediculosis capitis and the incidence of pediculosis capitis shows a p-value of 0.046 <0.050. So that there is a relationship between knowledge of pediculosis capitis and the incidence of pediculosis capitis at Darud Da'wah Wal-irsyad Islamic Boarding School (DDI) Ujunglare Parepare. Keywords: Pediculosis capitis; personal hygiene, level of knowledge
Formulasi Sedian Gel Ekstrak Etanol Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus, (L) G. Don)
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.474 KB) | DOI: 10.25139/htc.v6i1.5321

Abstract

Abstrak : Tapak dara (Catharanthus roseus)merupakan obat tradisional, dimana ekstrak baik dari daun ataupn bunga digunakan sebagai obat oleh masyarakat pedesaan. Perlu dianalisis sifat gel etanol yang dihasilkan yaitu penampakan gel etanol, viskositas, uji pembakaran, nilai kalor, panas yang dipindahkan, dan analisis warna api yang dihasilkan sehingga bisa kelihatan sediaan terbaik untuk menghasilkan gel etanol. Penelitian bersifat eksperimental dengan memformulasikan ekstrak etanol daun tapak dara (Catharanthus roseus, (L) G. Don) menjadi sediaan gel. Pada penelitian ini memiliki 3 konsentrasi sediaan yaitu yaitu 0,5%, 1% dan 2%, diperoleh hasil pada perbedaan konsentrasi ekstrak mempengaruhi warna dan bau, semakin tinggi konsentrasi esktrak yang digunakan maka warna dan bau yang dihaasilkan akan semakin kuat, berdasarkan hasil penelitian diperoleh konsentrasi sediaan 2% yang memiliki bau dan warna yang kuat. Kata Kunci : Tapak dara (Catharanthus roseus), kosentrasi sediaan Abstract : Tapak dara (Catharanthus roseus) is a traditional medicine, where extracts from either the leaves or flowers are used as medicine by rural communities. It is necessary to analyze the properties of the ethanol gel produced, namely the appearance of the ethanol gel, viscosity, combustion test, calorific value, heat transferred, and analysis of the color of the resulting flame so that it can be seen the best preparation to produce ethanol gel. The research was experimental by formulating the ethanol extract of the leaves of tapak dara (Catharanthus roseus, (L) G. Don) into a gel preparation. In this study, there were 3 concentrations of preparations, namely 0.5%, 1% and 2%, the results obtained that differences in extract concentrations affected the color and odor, the higher the extract concentration used, the stronger the color and odor produced, based on the results of the study. obtained a concentration of 2% preparation which has a strong odor and color. Keywords: Tapak dara (Catharanthus roseus), concentration of preparation

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 8 No. 2 (2025): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 7 No. 1 (2024): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 6 No. 2 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 5 No. 1 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 4 No. 2 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 4 No 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 4 No. 1 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 3 No 1 (2020): JURNAL HESTECH VOL.3 NO.1 Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL HESTECH VOL.3 NO.1 Vol. 3 No. 2 (2020): J-HESTECH (JOURNAL OF HEALTH EDUCATIONAL SCIENCE AND TECHNOLOGY) Vol 3 No 2 (2020): J-HESTECH (JOURNAL OF HEALTH EDUCATIONAL SCIENCE AND TECHNOLOGY) Vol. 3 No. 1 (2020): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Hestech Vol 2. No 2 Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Hestech Vol 2. No 2 Vol 2 No 1 (2019): Jurnal J-HESTECH vol.2 no.1 Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal J-HESTECH vol.2 no.1 Vol. 2 No. 2 (2019): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 2 No. 1 (2019): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.2 Vol 1 No 2 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.2 Vol 1 No 1 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.1 Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal J-HESTECH vol.1 no.1 Vol. 1 No. 2 (2018): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) Vol. 1 No. 1 (2018): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology) More Issue