cover
Contact Name
Putranto Manalu
Contact Email
putrantomanalu@unprimdn.ac.id
Phone
+6261453 2820
Journal Mail Official
jpms@unprimdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Belanga No.1 Simp. Jl. Ayahanda, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Prima Medika Sains
ISSN : 26863502     EISSN : 27146707     DOI : https://doi.org/10.34012/jpms
Core Subject : Health,
Jurnal Prima Medika Sains adalah jurnal ilmiah di bidang kesehatan dan kedokteran yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Universitas Prima Indonesia yang secara teknis dikelola Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Berisi tulisan hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka di bidang kesehatan dan kedokteran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020): Juni" : 5 Documents clear
Perbedaan oral hygiene pemakaian pesawat ortodonti cekat dan pesawat ortodonti lepasan pada pasien klinik spesialis RS Herna Panjaitan, Monang; Sihotang, Bangga Mulia; Sitanggang, Jonathan Muladoli; Putri, Andika; Harahap, Fadilah Romadonna
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.840

Abstract

Perawatan ortodonti dapat memberi perubahan di rongga mulut, dan juga mempengaruhi flora di mulut, hal tersebut dapat meningkatkan jumlah plak yang menyebabkan karies gigi serta gingivitis, karna disebabkan sulitnya menjaga kebersihan mulut pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perbedaan oral hygiene memakai pesawat ortodonti cekat dan pesawat ortodonti lepasan. Penelitian dilakukan dengan survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 pasien yang terdiri dari 16 pasien yang menggunakan pesawat ortodonti cekat dan 16 pasien yang menggunakan pesawat ortodonti lepasan. Sampel ditentukan dengan metode simple random sampling. Hasil penilaian status kebersihan mulut didapatkan dari nilai OHI-S dengan pengukuran indeks debris dan indeks kalkulus. Uji statistik diketahui bahwa rata-rata jumlah OHI-S pemakai pesawat ortodonti cekat pada pasien adalah 2,6344 dengan 0,75619. Sedangkan rata-rata jumlah OHI-S pemakai pesawat ortodonti lepasan adalah 1,1656 dengan 0,59686. Disimpulkan terdapat perbedaan OHI-S yang bermakna antara pengguna pesawat ortodonti cekat dan pemakai ortodonti lepasan.
Gambaran soil transmitted helminths (STH) pada siswa SD Mutia, Liza
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.848

Abstract

Jumlah penderita infeksi cacingan pada anak SD cukup tinggi, hal ini dapat disebabkan karena sanitasi di lingkungan sekolah maupun rumah tidak terjaga dengan baik. Salah satu di antaranya adalah penyakit cacingan yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminths/STH)) seperti askariasis, trichuriasis, strongiloidiasis dan infeksi cacing tambang. Kurangnya sarana air bersih, sempitnya lahan tempat tinggal keluarga, kebiasaan makan dengan tangan yang tidak dicuci terlebih dahulu dapat menyebabkan terjadinya infeksi STH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat infeksi kecacingan yang terjadi pada siswa SD NEGERI 060837 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel sebanyak 132 feses yang diambil dari siswa/i SD NEGERI 060837 Kel. Silalas Kec.Medan Petisah Medan. Pemeriksaan telur cacing menggunakan metode modifikasi kato-katz pemeriksaan sampel tinja dilakukan di Laboratorium Parasitologi di Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Medan, dari hasil pemeriksaaan menunjukkan bahwa siswa SD NEGERI 060837 Medan yang terinfeksi Soil Transmitted Helminths sebanyak 37 orang (28 %) dengan rincian infeksi yaitu Ascaris lmbricoides sebanyak 28 orang (75,7%), Trichuris trichiura sebanyak 9 orang (24,3%), dan tidak ditemukan Hookworm.
Uji efektivitas antibakteri ekstrak etanol kulit jeruk manis (Citrus Sinensis) terhadap bakteri Vibrio Cholerae Manalu, Cici Valentina; Mutia, Maya Sari
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.864

Abstract

Penyakit kolera merupakan penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae dengan manifestasi klinik berupa diare. V.cholerae dapat menginfeksi manusia melalui rute pencernaan (fecal-oral). Manifestasi klinik berupa penyakit kolera akan timbul apabila jumlah bakteri yang masuk mencapai jumlah tertentu. Indonesia merupakan negara megabiodiversity yang kaya akan tanaman obat, dan sangat potensial untuk dikembangkan, tapi belum dikelola secara maksimal. Tumbuhan jeruk manis merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antibakteri ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis L) terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorik dengan menggunakan difusi cakram dengan rancangan Posttest Only Control Group Design untuk melihat aktivitas ekstrak kulit jeruk manis (Citrus sinensis L) terhadap bakteri Vibrio cholerae. Penelitian dilakukan dengan tahapan sebagai berikut (1) Sterilisasi Alat, (2) Persiapan dan Pembuatan Ekstrak Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis), (3) Pembuatan Konsentrasi Ekstrak Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis), (4) Pembuatan Biakan Bakteri (5) Pembuatan Media Biakan, (6) Uji Sensitivitas. Hasil penelitian diperoleh ekstrak etanol kulit jeruk manis memiliki efektivitas terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio Cholerae.
EFEK PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN MANGGA ARUMANIS (MANGIFERA INDICA L.) PADA ANTIBIOTIK KLINDAMISIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Hartanto, Richard; Khang, Vo Tran Gia; Trinh, Tran Pham Thuc; Novelya, Novelya; Wijaya, Cindy Denhara
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.955

Abstract

Staphylococcus aureus termasuk bakteri yang cukup sering dijumpai pada mulut, terutama pada kasus abses periodontal di mana perawatannya memerlukan pemakaian antibiotik. Tingginya angka resisten bakteri Staphylococcus aureus terhadap antibiotik menyebabkan banyaknya dicari pengobatan alternatif menggunakan herbal. Melihat efek penambahan ekstrak daun mangga arumanis (Mangifera indica L.) pada antibiotik klindamisin dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jenis dari penelitian ini adalah eksperimental laboratorium secara in vitro dengan 25 sampel. Konsentrasi ekstrak daun mangga yang digunakan 25%, 50%, 75%, 100% dan kelompok kontrol. Ekstrak dibuat dengan teknik maserasi dan uji daya hambat dengan metode Kirbi bauer. Hasil dianalisis menggunakan statistik ANOVA, lalu dilanjutkan dengan Post Hoc LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak 50%, 75%, 100% meningkatkan daya hambat terhadap Staphylococcus aureus (p=0,000) dibandingkan kelompok kontrol. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan, maka semakin besar zona hambat yang terbentuk. Sedangkan penambahan ekstrak 25% tidak meningkatkan daya hambat (p=0,618) bila dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penambahan ekstrak daun mangga arumanis dengan klindamisin dapat meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.
Analisis kebijakan hubungan klinik provider BPJS Kesehatan dan Praktek Mandiri Bidan sebagai jejaring Silaen, Mangatas; Tarigan, Normawati; Lubis, Razoki
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v2i1.974

Abstract

Dalam UU No. 1 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan, Bidan Praktik Mandiri harus tergabung dalam jejaring FKTP yang telah ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Bidan Praktik Mandiri melakukan pengklaiman ke BPJS Kesehatan melalui FKTP setiap bulannya. Namun dana hasil klaim tersebut dikirimkan langsung ke Bidan Praktik Mandiri, dan setelah itu baru Bidan Praktik Mandiri membagi hasil pengklaiman kepada FKTP. Hasil survei pendahuluan pada Klinik Aviati dan Klinik Azizi menemukan bahwa kedua FKTP tersebut merasa kebijakan tersebut kurang efektif karena sebelumnya hasil klaim akan dibayarkan ke klinik pratama lalu disalurkan ke bidan yang tergabung sebagai jejaring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan hubungan Klinik Provider BPJS Kesehatan dan Praktek Mandiri Bidan sebagai jejaring Klinik Aviati dan Klinik Azizi. Desain studi penelitian ini adalah cross-sectional dengan metode pendekatan secara kualitatif. Sampel penelitian adalah Klinik Aviati dan Klinik Azizi Medan. Hasil penelitian menemukan bahwa prosedur administrasi pengklaiman yang dilakukan Klinik Provider BPJS Kesehatan dilakukan dengan menyiapkan berkas klaim (kwitansi asli bermaterai, formulir pengajuan klaim, rekapitulasi pelayanan, fotokopi identitas BPJS, partograf, bukti pelayanan yang ditandatangani fasilitas kesehatan) dianggap masih cukup rumit, pengajuan pengklaiman BPJS Kesehatan dilakukan oleh Klinik Provider BPJS Kesehatan, namun pencairan dana di berikan kepada Praktek Mandiri Bidan dan pencairan dana hasil pengklaiman membutuhkan watu sangat lama dan tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No 71 tahun 2013. Peneliti menyarankan supaya kebijakan tata hubungan kerjasama dengan klinik provider dan Praktek Mandiri Bidan terlihat jelas dan adil oleh BPJS Kesehatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5