cover
Contact Name
Bagus Setya Rintyarna
Contact Email
bagus.setya@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285235580289
Journal Mail Official
elkom@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
ISSN : 26851814     EISSN : 26857677     DOI : http://dx.doi.org/10.32528/elkom
ELKOM “Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi” diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dan dikelola oleh Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Jember. ELKOM terbit 2 kali dalam setahun. Artikel yang dimuat adala artikel hasil penelitian atau systematic literature review dengan tema dan topic sebagai berikut : Artificial Intelligence, Decision Support System, Internet of Things, Computer Architecture, Computer Vision, Electronics Engineering, System on Chip, Electrical Engineering, Control System, Wireless Technology, Modulation and Signal Processing, Microelectronic System.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021): ELKOM" : 6 Documents clear
Rancang Bangun Prototipe Smart Cage Berbasis IoT Untuk Ayam Pedaging Fitriana Fitriana; Herry Setyawan; Kevin Aditya Mahaputra
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.5805

Abstract

Peternakan ayam pedaging (broiler) merupakan salah usaha yang berpotensi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam. Pada umumnya, para peternak ayam pedaging masih menggunakan sistem dan alat yang manual dalam menjalankan aktifitas peternakannya sehingga bagi peternak yang memiliki ayam dalam jumlah yang banyak hal ini dapat menjadi tugas yang tidak mudah. Guna mengatasi hal tersebut maka pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem smart cage (kandang pintar) yang dilengkapi dengan pengatur suhu, pemberi pakan, pemberi minum, dan pembersih kotoran secara otomatis sesuai jadwal. Selain itu sistem smart cage juga dibuat berbasis IoT sehingga dapat dikontrol dari jarak jauh menggunakan android. Pada smart cage juga terdapat pengukur berat ayam yang hasilnya ditampilkan pada android.. Hasil pengujian terhadap seluruh sistem yang terdapat  pada smart cage menunjukkan tingkat keberhasilan 100% yang artinya sistem pengontrolan suhu, pemberian makan, pemberian minum, dan  pembersihan kandang baik secara otomatis maupun menggunakan android dapat bekerja dengan baik. Hasil penelitian juga juga menujukkan bahwa ayam yang dipelihara pada smart cage memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan ayam yang dipelihara pada kandang konvensional. Semua sistem pada smart cage ini diharapkan dapat mempermudah para peternak ayam pedaging (broiler) untuk mengelola peternakannya
Pengolahan Audio Secara Digital Menggunakan TDA7439 Untuk Memperbaiki Respon Suara Sound System Sofia Ariyani; Dudi Irawan; Muhammad Ainul Wafi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.4906

Abstract

Penggunaan sound system pada saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib dalam suatu acara yang berhubungan dengan budaya masyarakat dan acara – acara resmi dalam ruang yang cukup besar. Maka dari itu sound system yang di pakai harus bisa menangani acara-acara tersebut. Dalam sound system membutuhkan sebuah equalizer yang dapat memperbaiki respon suara dengan cara menambah atau mengurangi level frekuensi tertentu agar mendekati suara asli. Dalam suatu situasi terkadang suara yang di hasilkan oleh sound sytem sering menimbulkan feedback akibat salah posisi pada microphone. Maka dari itu peneliti membuat sebuah equalizer digital yang dilengkapi dengan sensor suara yang dapat memperbaiki respon suara dari sound sytem secara otomatis. sensor suara yang di terapkan pada equalizer ini bertugas mendeteksi suara dan di bagi dua oleh rangkaian filter, yaitu High Pass Filter dan Low Pass Filter. Kedua filter ini berfungsi untuk membandingkan level suara dari frekuensi tinggi dan frekuensi rendah. Apabila salah satu respon frekuensi levelnya tidak sama dengan level sinyal pink noise, maka secara otomatis equalizer akan melakukan penambahan level pada frekuensi tersebut. Pada penelitian ini level pink noise yang di gunakan adalah sebesar -40 dB. Dari hasil penelitian ini equalizer dapat menyamakan level frekuensi rendah dan frekuensi tinggi sesuai dengan program yang di buat.
Prototype Alat Pendeteksi Dini Gangguan Fuse Cut Out (FCO) Sistem Kelistrikan PLN Berbasis IoT M Aan Auliq; Fachrur Rizal Zamroni
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.5569

Abstract

Listrik pada saat ini menjadi salah satu kebutuhan penting. PT. PLN (Persero) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang ketenagalistrikan bertugas untuk melayani pasokan energi listrik. Sebuah sistem keandalan ketenagalistrikan dapat dikatakan handal apabila sistem itu mampu mengatasi gangguan listrik. Pada sebuah jaringan listrik tegangan menengah, beberapa peralatan proteksi yang sering dipasang salah satunya adalah fuse cut out (FCO). Fuse Cut Out (FCO) merupakan merupakan peralatan proteksi yang bekerja apabila terjadi gangguan arus lebih. Tujuannya yaitu untuk mendeteksi dini gangguan fuse cut out putus sehingga dapat mempercepat proses penormalan gangguan, maka dibutuhkan instrumentasi pengukuran untuk memonitoring nilai tegangan, arus, intensitas suara ketika terjadi ledakan pada fuse cut out,  dan mendeteksi lokasi tempat terjadinya gangguan dengan mengetahui titik koordinat longitude dan latitude. Secara garis besar, tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumentasi pengukuran dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan 3 sensor yaitu PZEM-004T, sensor suara, dan GPS. Media perantara pengiriman data IoT dari alat ke Android adalah module GSM SIM800L. Dari hasil uji alat didapatkan hasil pengujian pada empat kondisi dan didapatkan pula error persen pada masing-masing pengukuran sensor yaitu pada pengujian module PZEM-004T didapatkan error persen rata-rata untuk tegangan sebesar 0,25% dan arus sebesar 2,15%, pada pengujian modul GPS didapatkan error persen rata-rata untuk longitude sebesar 0,002% dan latitude sebesar 0,0001%, pada pengujian sensor suara didapatkan error persen rata-rata sebesar 0,81%. 
Rancang Bangun Alat Monitoring Lampu Airfield Lighting (AFL) Double Runway Berbasis Mikrokontroler Herry Setyawan; Choiril Nafi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.5671

Abstract

Sistem pencahayaan pada landasan pacu di bandar udara atau yang dikenal dengan Airfield Lighting System merupakan suatu peralatan bantu pendaratan secara visual yang memiliki fungsi untuk membantu di saat pesawat udara yang akan melakukan takeoff serta landing di landasan pacu dan melakukan taxi agar dapat bergerak secara efisien dan aman. Dalam pengamatan yang dilakukan di Bandara Banyuwangi, proses monitoring kinerja lampu Airfield Lighting (AFL) oleh petugas ATC masih dilakukan secara manual sehingga kurang efektif dan efisien dalam hal waktu untuk proses perbaikan yang dilakukan oleh teknisi bandara. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perancangan sebuah sistem monitoring kinerja Lampu Airfield Lighting (AFL) berbasis mikrokontroler untuk memonitor operasi nyala lampu AFL dan mengirim notifikasi SMS apabila terjadi kondisi di tiap – tiap lampu posisi putus (off) ke teknisi. Di dalam pembuatan perancangan ini terdapat peralatan utama yaitu mikrokontroler, sensor arus, dan modul GSM SIM800L V.2. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lampu Airfield Lighting (AFL) hasil perancangan pada penelitian ini berhasil menyala sesuai konfigurasi lampu Airfield Lighting (AFL) Double Runway dan sensor arus bekerja dengan baik dalam membaca setiap lampu AFL yang putus sesuai dengan jenis (nomor) lampu. Sistem juga berhasil mengirimkan notifikasi SMS ke user (teknisi) sesuai lampu yang putus.
Analisa Pengaruh Tidak Langsung Sambaran Petir Terhadap Pesawat Piper Seneca V Menggunakan Metode Bola Bergulir Aji Brahma Nugroho; Fajar Haryanto
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.5493

Abstract

Abstrak - Pesawat Piper Seneca V adalah jenis pesawat latih yang dilengkapi dengan instrumen digital berupa Integrated Avionic System Garmin G1000. Pesawat ini mempunyai kemampuan ketinggian jelajah maksimal 25.000 kaki, dimana wilayah operasi terbangnya tersebut  berpotensi untuk terkena sambaran petir. Apabila pesawat tidak terproteksi dengan baik, efek tidak langsung dari sambaran petir akan mengakibatkan gagal fungsi dari instrumen dan kelistrikan pesawat yang mempengaruhi keandalan sistem dan keselamatan penerbangan. Untuk menentukan keandalan sistem perlindungan pesawat, dilakukan penelitian untuk mengetahui wilayah sambaran petir dengan menggunakan metode bola bergulir. Dari penelitian ini diperoleh 6 (enam) wilayah atraktif  di pesawat, yaitu wing kiri, wing kanan, fuselage, horizontal stabilizer kiri, horizontal stabilizer kanan, dan rudder. Pada  wilayah atraktif tersebut dilakukan pengukuran dan perhitungan resistansi dengan menggunakan bidang tes dan model resistor sehingga diketahui nilai tegangan  pada masing-masing wilayah tersebut dan tegangan total adalah masih dibawah tegangan sistem dari pesawat yang bernilai 24 volt. Radius bola bergulir pada masing masing zona atraktif bisa diketahui dengan cara menghitung arus dari tegangan total yang didapat dibagi dengan total resistansi pada masing-masing zona atraktif. Dari nilai arus tersebut diperoleh radius bola bergulir sebenarnya. Probabilitas sambaran petir pada level I sistem proteksi dapat diketahui dengan menhitung luas area sambaran dibandingkan dengan luas total bola bergulir pada wilayah atraktif, sehingga diketahui persentase level perlindungannya. Dengan nilai maksimum adalah 99%.
Peningkatan Efisiensi Panel Surya pada Instalasi Rooftop berbasis Internet Of Things (IoT) Wicaksono, Darma Arif; Fitriana, Fitriana; Ariyani, Sofia; Nurwahyudin, Rais; Ajie, Fahmi Aulia
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.5869

Abstract

Energi terbarukan merupakan salah satu topik penelitian yang saat ini terus dikembangkan untuk mendukung pemerataan tersedianya pasokan listrik khususnya pada daerah terpencil. Potensi cahaya matahari di Indonesia yang besar membuat penelitian aplikasi panel surya terus dilakukan. Panel surya merupakan salah satu penerapan energi terbarukan yang bekerja dengan memanfaatkan energi matahari menjadi energi listrik. Aplikasi panel surya sebagai sumber listrik utama pengganti batu bara, gas, atau sumber daya alam tidak terbaharui memiliki keterbatasan, yaitu ketergantungan kondisi alam. Panel surya tidak dapat menghasilkan listrik maksimal ketika cahata matahari tidak sepenuhnya tersedia untuk menyinari bidang panel surya. Nilai efisiensi panel surya saat ini hanya ±30%, padahal debu yang mengumpul pada permukaan panel surya dapat menurunkan efisiensi panel surya sampai dengan ±9%. Dengan mengadopsi prinsip wiper cleaning pada mobil, penelitian dilakukan dengan menambahkan perangkat Internet Of Things (IoT) sebagai kendali tanpa kabel (wireless) untuk mempermudah perawatan panel surya terutama pada instalasi rooftop. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan berdasarkan skala laboratorium ini, efisiensi panel surya meningkat sebesar 10,86%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6