cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI GERAK BENDA DI SD Nur Aini
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p133-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model inkuiri terbimbing untuk melatihkan melatihkan keterampilan proses sains pada materi gerak benda di SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pengembangan yang digunakan adalah model 4D (FourD Model) yang terdiri dari pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini dibatasi sampai pada tahap ketiga yaitu tahap pengembangan (develop). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari RPP, Buku Ajar Siswa (BAS), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), tes hasil belajar, dan tes keterampilan proses sains, kemudian di validasi oleh pakar dan setelah dinyatakan valid dan layak kemudian di uji cobakan kepada siswa kelas III SDN Ketabang 1  Kecamatan Genteng Surabaya pada semester genap tahun ajaran 2014/2015. Rancangan uji-coba I adalah One Group Pre-test and Post-test Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak, keterlaksanaan RPP terlaksana dengan baik, aktivitas siswa mengalami peningkatan berpusat kepada siswa, respon siswa terhadap proses pembelajaran memberikan respon positif, seluruh siswa mencapai ketuntasan hasil belajar dan keterampilan proses sains. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan telah valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses siswa SD
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG MENGINTEGRASIKAN KIT LISTRIK DAN PHET MELALUI MODEL KOOPERATIF STAD PADA SISWA KELAS V SD Farid Nusawiguna
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n2.p139-151

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa kemampuan siswa dalam menguasai dan memanfaatkan materi IPA masih rendah. Sebagian besar siswa kelas V belum memahami pelajaran dengan baik. Hal ini disebabkan oleh guru belum memanfaatkan media yang disediakan sekolah, kegiatan pembelajaran didominasi guru, dan siswa bersikap pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan media KIT listrik dan PhET melalui model kooperatif tipe STAD. Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model 4D dari Thiagarajan (1974). Desain uji coba yang digunakan adalah one group pretes posttest design. Subjek uji coba perangkat pembelajaran ini adalah siswa kelas V SDN Menur Pumpungan V/510 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengisian daftar checklist, observasi, pemberian tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist, lembar pengamatan, dan lembar tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan memiliki skor rata-rata validitas sebesar 3,89 sehingga dapat dikategorikan valid dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kepraktisan perangkat RPP mencapai 3,56 sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Aktivitas siswa yang dominan antara lain melakukan percobaan (23%), menulis (21%),  menggambar (10%), dan berdiskusi (9,6%). Ketuntasan hasil belajar siswa untuk indikator aspek sikap mencapai 3,48 dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa untuk indikator aspek pengetahuan IPA mencapai 3,35 dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa untuk indikator aspek keterampilan IPA mencapai 3,34 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran adalah positif, seluruh siswa menyatakan senang mengikuti kegiatan pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR SUBTEMA MACAM-MACAM PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Reza Syehma Bahtiar
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n3.p236-242

Abstract

Proses belajar mengajar yang membosankan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Hal ini terjadi disebabkan guru atau pendidik masih menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar. Hasil belajar juga perlu dioptimalkan mengingat hasil belajar merupakan sarana untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa. Dengan demikian siswa perlu model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga tercapainya tujuan belajar mereka. Sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar yaitu dengan melakukan pengembangan model pembelajaran. Model pembelajaran kooperatif telah menjadi model pembelajaran yang dominan dalam praktek di seluruh dunia. Dalam penelitian ini, model yang digunakan adalah model pembeajaran kooperatif NHT (Numbered Heads Together). Numbered Head Together (NHT) atau penomoran berpikir bersama adalah merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan sebagai alternatif terhadap struktur kelas tradisional.Berdasarkan data dalam tabel di atas bahwa nilai rata-rata yang dicapai kelas kontrol pada pre test yaitu 58,33 sedangkan pada post test menjadi 59,22, kemudian untuk kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai pre test yaitu 58,21 sedangkan untuk rata-rata nilai post test yang dicapai siswa yaitu sebesar 87,64. Dengan demikian nilai Post Test dan Pre Tes yang  dicapai oleh kelas eksperimen lebih baik dari nilai Post test dan Pre test yang dicapai siswa kelas Kontrol. Kemudian ratarata nilai pre test sebesar 58,33 yang dicapai kelas konrtrol mengalami peningkatan pada rata-rata nilai post test menjadi 59,22. Sedangkan untuk kelas eksperimen juga mengalami peningkatan, rata-rata nilai pada nilai Post test yaitu sebesar 58,21 menjadi 87,64 pada Pre test. Berdasarkan rata-rata nilai yang dicapai oleh siswa baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol bahwa model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar subtema macam-macam prestasi belajar siswa pada pokok bahasan peristiwa dalam kehidupan pada siswa kelas V SD Siti Aminah Surabaya tahun pelajaran 2014-2015.Hasil engujian hipotesis diperoleh hasil t hitung sebesar 19,005 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian demikian nilai t hitung yang didapat lebih besar dari nilai t dalam tabel (19,005 > 1,7011) sedangkan nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari nilai α (0,000 < 0,05).  Berdasar hasil tersebut, maka hipotesisditerima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran kooperatif Nubered Head Togather (X), terahadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan peristiwa dalam kehidupan oleh siswa (Y) kelas V SD Siti Aminah Surabaya tahun pelajaran 2014-2015
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS BERORIENTASI KARAKTER DENGAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN SIKAP SOSIAL SISWA SD MATERI KERAGAMAN SUKU DAN BUDAYA Ardiyansah Yuliniar Firdaus
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n1.p311-319

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kualitas perangkat pembelajaran IPS berorientasi karakter dengan model Learning Cycle 7E pada materi keragaman suku dan budaya Indonesia di kelas IV SD ditinjau dari hasil validasi perangkat pembelajaran. (2) untuk mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran IPS berorientasi karakter dengan model Learning Cycle 7E untuk meningkatkan sikap sosial siswa kelas IV SD.Jenis Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan mengacu model pengembangan Borg & Gall (1983). Uji coba lapangan dilakukan pada siswa kelas IV SDN Sen Asen 1 dengan jumlah sebanyak 25. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik validasi, observasi, angket, dan instrumen pretest-posttest.Analisis data penelitian ini menghasilkan: (1) Kualitas perangkat pembelajaran IPS berorientasi karakter dengan model Learning Cycle 7E pada materi keragaman suku dan budaya Indonesia di kelas IV SD ditinjau dari hasil validasi  yaitu 88,32%; (2) peningkatan sikap sikap sosial dengan persentase 83,9%, dan. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPS berorientasi karakter dengan model Learning Cycle 7E pada materi keragaman suku dan budaya Indonesia sangat berkualitas dan dalam pelaksanaannya dapat meningkatkan sikap sosial. Serta disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan pengembangan menggunakan kesepuluh tahap
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Cahyo Hadi Purnomo
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p388-396

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model pembelajaran group investigationberbantuan media audio visual dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VI SekolahDasar. Penelitian dilakukan di SDN Simomulyo I Surabaya tahun pelajaran 2015-2016, yaitu kelas VI A dan VIB. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan nonequivalent control group design. Variabel yangdikaji dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahobservasi untuk memperoleh data aktivitas siswa dan tes untuk memperoleh data hasil belajar. Teknis analisisdata yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian melalui uji t aktivitas siswa diperoleh t hitung 5,811. Sedangkandengan dk = 78 dan taraf signifikan 5% diperoleh t tabel 1,991 (t hitung 5,811 > t tabel 1,991), sehingga dapatdisimpulkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar yang signifikan antara kelas eksperimen yangmenerapkan model pembelajaran group investigation berbantuan media audio visual dengan kelas kontrol yangmenerapkan pembelajaran konvensional. Sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua dilakukan dua kali analisisdata yaitu pretest dan posttest. Pertama, Uji t data pretest antara kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh thitung 0,346, dengan dk = 78 dan taraf signifikan 5% diperoleh t tabel 1,991 (t hitung 0,346 < t tabel 1,991), yang berartitidak ada perbedaan kemampuan awal siswa. Kedua, Uji t data posttest antara kelas kontrol dan kelaseksperimen diperoleh t hitung 4,829 dan t tabel 1,991 (t hitung 4,829 > t tabel 1,991), yang berarti ada perbedaan yangsignifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan kedua analisis tersebut dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh penerapan model pembelajaran group investigation berbantuan media audio visual dalammeningkatkan hasil belajar siswa kelas VI Sekolah Dasar.Kata Kunci: Model Pembelajaran Group Investigation, Media Audio Visual, Aktivitas Siswa, Hasil BelajarAbstractThis study aims to knowing the effect of applying group investigation learning aided audio visual media inimproving Social Studies activities aand learning outcomes sixth grade elementary school. The study wasconducted on students from two classes in SDN Simomulyo I Surabaya 2015-2016, VI A and VI B. This researchis a quasi experimental with nonequivalent control group design. The variables studied in this research is theactivity and learning outcomes. The methods of collecting data were used observation to obtain activities dataand test to obtain learning outcomes data. Data analysis technique used is used were observation to obtain dataon student activity and tests to obtain data on learning outcomes. Technical analysis of the data used is t test.The results of research through the student activity t test obtained t hitung 5,811. While with df = 78 andsignificant level 5% is obtained t tabel 1,991 (t hitung 5,811 > t tabel 1,991), so it can be concluded that there aredifferences student activities between the experimental class that implements group investigation learning aidedaudio visual media and the control class that applying conventional learning. As for the second hypothesistesting is done twice, pretest data and posttest data. First, t test between the control class pretest andexperimental class obtained t hitung 0.346, df = 78 and significant level 5% was obtained t tabel 1,991 (t hitung 0,346< t tabel 1,991), it means there is no difference in the beginning ability of students. Second, t test between thecontrol class posttest and experimental class posttest obtained t hitung 4,829 and t tabel 1,991 (t hitung 4,829 > t tabel1,991), which means there are significant differences between the control and the experimental class. Based onboth the analysis can be concluded that there is effect of applying group investigation learning aided audiovisual media in improving Social Studies learning outcomes sixth grade elementary school.Keywords: group investigation learning, audio-visual media, student activities, learning outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA TIGA DIMENSI DALAM PEMBELAJARAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU KELAS IV SEKOLAH DASAR Angga Dedy Candra Setyawan
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p397-404

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media tiga dimensi berupa model kenampakan alam dan media peta timbul yang valid, praktis dan efektif. Kevalidan dapat dilihat dari hasil validasi para ahli, kepraktisan dapat dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran, sedangkan keefektifan dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Dengan menggunakan media yang telah dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada subtema lingkungan tempat tinggalku kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah  four-D Models, meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (desiminate). Metode Pengumpulan data meliputi validitas, observasi dan tes hasil belajar. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan independent sample t test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kevalidan media tiga dimensi yang dikembangkan berkategori baik, 2) Kepraktisan media tiga dimensi dalam kegiatan pembelajaran berkategori sangat baik, 3) Keefektifan media tiga dimensi dalam pembelajaran menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t terhadap nilai pretest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,614 > (α = 0,05), hal tersebut mengandung arti bahwa kedua kelas memiliki  pengetahuan awal yang sama. Sebaliknya, hasil analisis uji-t terhadap nilai posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 <  (α = 0,05), hal tersebut mengandung arti bahwa kedua kelas memiliki  hasil belajar yang berbeda. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media tiga dimensi yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada subtema lingkungan tempat tinggalku kelas IV Sekolah dasar. Kata Kunci: Media Tiga Dimensi, Kooperatif STAD, Hasil Belajar. AbstractThis research aims to develop a three-dimensional media such as natural appearance models and media stereometri maps are valid, practical and effective. Validity can be seen from the results of validation experts, practicality can be seen from learning activities, while effectiveness can be seen from the results of student learning. By using the media that has been developed in the learning activities are expected to improve student learning outcomes in subtheme my neighborhood Grade 4th of Elementary School. This type of research is research development. Development model used is four-D Models, including the stage of define, stage design, develop and the disseminate. Methods of data collection include validity, observation and tests the results of the study. Test the hypothesis in this study using independent sample t test. The results showed that 1) the validity of the media three-dimensional developed categorized as good, 2) Practicality media three-dimensional learning activities categorized as excellent, 3) The effectiveness of media three-dimensional in study indicates that the results of t-test analysis of the value pretest the experimental class and Sig values obtained control class. (2-tailed) 0.614> (α = 0.05), it implies that the two classes have the same initial knowledge. Instead, the results of t-test analysis of the value of posttest in the experimental class and control class values obtained Sig. (2-tailed) 0.000 < (α = 0.05), it implies that the two classes have different learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the three-dimensional media developed valid, practical and effective way to improve student learning outcomes in subtheme my neighborhood Grade 4th of Elementary School. Keyword: Three Dimensional Media, cooperative STAD, learning outcomes.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN MEDIA KARTU PECAHAN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Ari Wijayanti
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p405-409

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran, menghasilkan perangkat pembelajaran yang baik, dan mendeskripsikan keefektifan pembelajaran operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan pendekatan matematika realistik berbantuan media kartu pecahan di Kelas IV Sekolah Dasar. Model pengembangan yang digunakan sebagai acuan adalah model Four-D dari Thiagarajan, Semmel, dan Semmel (1974, p. 5). Model pengembangan ini meliputi empat tahap yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan) , dan Disseminate (penyebaran). Penelitian ini menghasilkan (1) perangkat pembelajaran yang baik dengan kriteria : (a) kevalidan, hasil penilaian validator terhadap perangkat pembelajaran secara umum berada pada skor 4 dengan kategori valid; (b) kepraktisan, diindikasikan dengan kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada skor 3 ke atas dalam kategori baik; (c) keefektifan, dengan indikator aktivitas siswa memenuhi kriteria efektif sesuai dengan waktu ideal dan ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 79 %; (2) Pembelajaran matematika realistik berbantuan media kartu pecahan efektif untuk mengajarkan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan kriteria : (a) hasil belajar siswa tuntas dengan persentase ketuntasan secara klasikal mencapai 82%; (b) kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada skor 3 ke atas dalam kategori baik; (c) aktivitas siswa memenuhi kriteria efektif; (d) respon siswa terhadap pembelajaran positif.Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan,  Pendekatan Matematika Realistik, Media Kartu Pecahan  AbstractThis study aims to describe the development process of learning materials, to generate quality learning materials, and to describe the effectiveness of learning addition and subtraction on fractions using realistic mathematics education with fraction card media at fourth grade. This study used Four-D Model of Thiagarajan, Semmel, and Semmel (1974, p. 5). This development model includes four stages : define, design, develop, and disseminate. The result of the study show that (1) the learning materials developed satisfied the following criteria: (a) validity, the result of validation toward the learning materials met valid category at score 4; (b) practicality, shown by the teachers capability in managing the learning process which were good at score ≥ 3 for each meeting; (c) effectiveness, shown by the students activities in learning process that satisfied the ideal time interval, the classical mastery reached 79 %; (2) Realistic Mathematics Education with fraction card media was effective to teach addition and subtraction on fractions with criteria as follows: (a) the classical mastery on the implementation class reached 82 %; (2) the teachers capability in managing the learning process which categorized good at score ≥ 3 for each meeting; (3) the students activities in learning process satisfied the ideal time interval; (4) the students responses categorized positive. Keyword: Learning Materials, Addition and Subtraction on Fractions, Realistic Mathematics Education, Fraction Card Media
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TERPADU TIPE SHARED BERBASIS KEGIATAN EKONOMI KREATIF UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Bekti Susilowati
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p410-414

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan perangkat pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis kegiatan ekonomi kreatif untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar, dilihat dari kualitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan telah divalidasi terdiri dari Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar Siswa (BAS), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Tes Hasil Belajar (THB); (2) keefektifan perangkat pembelajaran yang diukur dari aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis kegiatan Ekonomi Kreatif dan hasil belajar siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis Kegiatan Ekonomi Kreatif. Penelitian pengembangan ini menggunakan Model Kemp yang terdiri dari tiga tahap: yaitu pendefinisian; perancangan; dan pengembangan, sedangkan desain uji coba penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Data hasil penelitian diperoleh melalui hasil uji validitas perangkat pembelajaran oleh dua validator dan hasil uji coba perangkat pembelajaran yang terdiri dari hasil pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Perangkat pembelajaran diujicobakan pada kelas IV A dan B SDN Sukarasa Kota Bandung. Keefektifan pelaksanaan pembelajaran diuji dengan statistik inferensial menggunakan SPSS 21.0 yaitu melalui uji F dan uji t. Angka F yang mengasumsikan kedua varian sama sebesar 0,362 dengan probabilitas (sig) sebesar 0,550 > 5% berarti tidak ada perbedaan varian antara eksperimen dan kontrol. Angka t-test yang mengasumsikan varian kedua populasi sama adalah -4,750 dengan probabilitas (sig) sebesar 0,000. Angka probalilitas < 0,005 dapat diartikan ada perbedaan nilai posttest yang signifikan antara kelas eksperimen dan nilai posttest kelas kontrol, perolehan nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan perangkat pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis kegiatan Ekonomi Kreatif yang telah dikembangkan, sehingga perangkat pembelajaran dapat diterapkan di Sekolah Dasar, namun tetap memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi di sekolah. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Terpadu, Shared, Ekonomi Kreatif, Hasil Belajar Siswa AbstractThe objective of this research was to recognize: (1) the worthiness of the Shared-Type learning device based on creative economy activity for fourth grade Elementary School students, observed from learning device's quality which developed and validatedby Syllabus, Learning Implementation Plan, Student Learning Material, Student Work Sheet, and Learning Outcome Test; (2) effectivity of learning device which measured from student activity in Shared-Type integrated learning device based on Creative Economy activityand student's learning outcomes after participated in Shared-Type integrated learning activity based on Creative Economy Activity.The research of development was using Kemp Model that consists of three stages, which were defining, designing, and developing, while the research trial design was usingPretest-Posttest Control Group Design. Research data were obtained through learning device's validity test result of two validatorand learning device's trial results which consist of pre-test and post-test results on controls class and experiments class. The learning device was tested on class IV A and B of SDN Sukarasa in Bandung. Learning implementation's effectivity then tested with inferential statistic using SPSS 21.0 through F-test and t-test. An F number which assumes both variant have the same result of 0,362 with probability (sig) of 0,550 > 5% means there is no variant difference between experiment and control. A t-test number which assumes both population have the same variant is -4,750 with probability (sig) of 0,000. Probability number< 0,005 can be interpreted as significant difference of post-test value between experiments class and controls class,post-test value obtained from experiment's class was higher than control's class.Based on data analysis, it can be concluded that student's learning outcomes with the use of developed Shared-Type integrated learning device based on creative economy activity are improved and can be implemented in Elementary School, however it still needs to be conformed with school's sitation and condition. Keyword: Integrated, Based on Creative, Economy Activity, Improvement, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA S1 PGSD BERORIENTASI PEMBELAJARAN QUANTUM Djoko Hari Supriyanto
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p415-423

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan buku ajar Konsep Dasar IPA S1 PGSD berorientasi pembelajaran Quantum dengan mendeskripsikan validitas komponen materi, penyajian, kebahasaan, serta kepraktisan keterlaksanaan pembelajaran, kendala-kendala pembelajaran, dan keefektifan hasil belajar, respon mahasiswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D (Four-D Model). Prosedur pengembangan dilakukan sampai tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Subyek ujicoba ini adalah mahasiswa S1 PGSD STKIP Modern Ngawi dengan desain ujicoba one group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik validasi, observasi, angket dan tes. penganalisan data menggunakan teknis analisis deskriptif kuantitatif secara berurutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa data kualitas buku ajar Konsep Dasar IPA S1 PGSD berorientasi pembelajaran Quantum yang dikembangkan dinilai dari (1) validitas kelayakan komponen materi, penyajian, kebahasaan, silabus, SAP, dan tes hasil belajar dari hasil validasi yang dilakukan dosen ahli dengan kategori sangat layak. (2) kepraktisan buku ajar dari keterlaksanaan SAP yang dilaksanakan dosen sangat baik dan hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses pembelajaran mampu diatasi oleh dosen dengan solusi alternative yang mendukung peningkatan kegiatan pembelajaran. (3) keefektifan  buku ajar di dasari oleh respon mahasiswa yang ditanggapi dengan positif dan rata-rata hasil belajar kognitif meningkat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan buku ajar mata kuliah Konsep Dasar IPA S1 PGSD berorientasi Pembelajaran Quantum layak, praktis dan efektif untuk digunakan mahasiswa di perguruan tinggi.Kata Kunci : Buku Ajar, Berorientasi, Pembelajaran QuantumAbstract This study aims to determine the quality of the development of textbook course for the Basic Concepts of Scince S1 PGSD oriented in Quantum learning to describe the validity of materials component, presentation, language, and the practicality of enforceability of learning, learning obstacles, and the effectiveness of learning outcomes, and student response. The type of this research is developmental research. The development model used in this research is the model of 4-D (Four-D Model). The development procedure is done until the stage of defining, design, and development. The subject of this research is a student of S1 PGSD STKIP Modern Ngawi with the tryout design of one group pretest-posttest design. Data collection done through validity techniques, observations, questionnaires and tests. Technique of data analysis using quantitative descriptive analysis. The results of the study showed that the data quality of textbook course for the Basic Concepts of Scince S1 PGSD oriented in Quantum learning which is developed is judged from (1) the validity of feasibility of the component materials, presentation, language, syllabus, SAP, and achievement test results of the validity result which done by expert lecturers categorized as very feasible. (2) Textbook practicality of the carriage of SAP that implemented by lecturers and obstacles that occur in the learning process can be answered by the lecturer with alternative solutions which support in the improving learning activities. (3) the effectiveness of the textbook constituted by the response of students which responded positively and the average of cognitive achievement can increase. Based on the results of the study showed that the development of the textbook course for the Basic Concepts of Scince S1 PGSD oriented in Quantum learning is feasible, practical and effective used in college students.Keyword: Textbook, Oriented, Quantum learning
PENERAPAN MEDIA KANTONG AJAIB DORAEMON DENGAN MODEL OMEAKE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT KALIMAT TANYA SISWA KELAS V SDN SUKOANYAR 01 MALANG Dyan Faridha
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p424-428

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran menggunakan media Kantong Ajaib Doraemon dalam model OMEAKE dalam rangka meningkatkan kemampuan membuat kalimat tanya, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menggunakan media Kantong Ajaib Doraemon dengan model OMEAKE dalam rangka  meningkatkan kemampuan membuat kalimat tanya, dan (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam membuat kalimat tanya dalam pembelajaran menggunakan media Kantong Ajaib Doraemon dengan model OMEAKE. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sukoanyar 01 Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, dengan jumlah 19 orang siswa yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Penelitian dilaksankan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi sesuai dengan model Kemmis dan Taggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran yang dibuat mengalami peningkatan disetiap siklusnya, (2) dalam pelaksanaan pembelajaran, aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan di setiap siklusnya, (3) pada siklus I kemampuan membuat kalimat tanya dengan menggunakan media Kantung Ajaib Doraemon dengan Model OMEAKE mencapai 63% siswa tuntas belajarnya dan  meningkat menjadi 89% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media Kantung Ajaib Doraemon dengan Model OMEAKE dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat kalimat tanya di kelas V SDN Sukoanyar 01 Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.Kata Kunci: media kantung ajaib Doraemon, model OMEAKE, kemampuan membuat kalimat tanyaAbstract The purposes of  this research are  (1) describe learning planning using Doraemonss Magic Pocket in OMEAKE Model for increase making question sentence ability, (2) describe learning implementation using Doraemonss Magic Pocket with OMEAKE Model for increase making question sentence ability, and (3) describe enhancement of student ability to make question sentence in learning activity using  Doraemons Magic Pocket media with OMEAKE model. Cause it this research use Class Action Study (PTK). This research subject is fifth-grade student of Sukoanyar 01 Primary School in Wajak District Malang, with total 19 students that contain 12 male and 5 female. Data Collecting Technique that used include observation, interview, documentation and making some test. The research held in two cycles, every cycle consist of planning, implementation, observation, and reflection according to Kemmis and Taggart model. The research result show that: (1) leraning planning that made increase in every cycle, (2) teacher and students activity learning implementation increase in every cycle, (3) at first cycle, ability to make question sentence using Doraemons magic pocket media with OMEAKE Model reach 63% students have complete the study target and increased to 89% at second cycle. According to the research result can be conclude that application of Doraemons Magic Pocket media with OMEAKE model can increase student ability making question sentence in the fifth-grade class of Sukoanyar 01 Primary School in Wajak District Malang.Keyword: Doraemons Magic Pocket media, OMEAKE model, making question sentences ability of student

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue