cover
Contact Name
T.M. Rafsanjani
Contact Email
tmrafsanjani@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285310750403
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Teuku Nyak Arief, No. 206, Simpang Mesra, Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Serambi Mekkah
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
ISSN : 26545934     EISSN : 26218178     DOI : http://dx.doi.org/10.32672/makma.v2i3.1534
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) with E-ISSN: 2621-8178 and P-ISSN: 2654-5934, DOI prefix code: 10.32672 is an official journal of the Public Health Faculty Serambi Makkah University, Aceh Province. It publishes original papers on: Epidemiology; Health Education and Behaviour Science; Health Policy Administration; Reproductive Health; Public Health Nutrition; Environmental Health; Occupational Health and Safety; others health sciences considered relevant. MaKMA is published three times a year in February, June, and October.
Articles 272 Documents
INOVASI PROGRAM PENYU RAJA SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN PROMOSI KESEHATAN DI PUSKESMAS SONGGON Febriawan, Wahyu; Febriawan, Wahyu
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.454 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i2.1124

Abstract

Tahun 2019 program promkes Puskesmas Songgon dari target 56% rumah tangga sehat yang memenuhi 10 indikator PHBS masih tercapai 45%, guna untuk meningkatkan capaian tersebut, maka perlu dilakukan pemberdayaan petugas kesehatan di Puskesmas terutama dibagian promosi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi program Penyu Raja (Penyuluhan di Rawat Jalan) dengan cara memberdayakan petugas kesehatan di Puskesmas Songgon. Sasaran pada pemberdayaan ini terbagi menjadi 3 yakni sasaran primer adalah petugas kesehatan Puskesmas Songgon, sasaran sekunder adalah pengunjung rawat jalan Puskesmas Songgon, dan sasaran tersier adalah kepala Puskesmas Songgon. Metode pemberdayaan dengan role model, petugas kesehatan Puskesmas Songgon diajak kerjasama untuk melakukan penyuluhan di rawat jalan. Adapun tahapan pemberdayaan meliputi: advokasi, penyusunan jadwal, pelaksanaan (role model), pendampingan dan evaluasi. Hasil dari pemberdayaan ini yaitu petugas kesehatan Puskesmas Songgon mampu mengembangkan inovasi penyuluhan dalam gedung dengan memanfatkan sumberdaya yang ada di Puskesmas. Pemberdayaan ini sudah memenuhi target keberhasilan kegiatan yakni 45% petugas kesehatan mau dan mampu melakukan penyuluhan di rawat jalan Puskesmas Songgon.
GAMBARAN SIKAP REMAJA TERHADAP SEKS BEBAS PADA SISWA SMPN 3 KALIPURO Yuliana, Dian Nindia
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.868 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i1.880

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa peralihan ini banyak faktor yang berpengaruh sehingga membuat remaja mengalami perubahan mental yang cukup ekstrim. Tidak sedikit remaja justru memiliki perilaku yang menyimpang, bahkan mengarah ke seks bebas. Remaja yang pada saat itu mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa memiliki pengetahuan yang rendah mengenai perilaku seksual. Orang tua remaja tersebut menganggap pengetahuan seks adalah hal tabu, sehingga remaja menjadi penasaran dan mencari tahu sendiri atau bertanya pada teman, sedangkan temannya juga memiliki pengetahuan rendah. Di Indonesia banyak remaja yang telah melakukan seks bebas yang mulai dari berpegangan tangan hingga melakukan hubungan seks. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran sikap remaja terhadap seks bebas pada siswa SMPN 3 Kalipuro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMPN 3 Kalipuro dan sampel pada penelitian ini ada seluruh populasi karena jumlah populasi yang sedikit sehingga tidak dapat memenuhi standar jumlah sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMPN 3 Kalipuro memiliki sikap negatif dan dominan adalah laki-laki dengan siswa laki-laki yang memiliki sikap buruk adalah dengan jumlah 37 siswa sedangkan yang memiliki sikap baik adalah dengan jumlah 10 siswa dari 47 siswa. Diharapkan kepada guru disekolah SMPN 3 Kalipuro memperhatikan perilaku siswa yang menjurus ke arah seks bebas dan sekolah juga berupaya dalam peningkatan pengetahuan siswa.Kata Kunci: Remaja, Seks Bebas, Sikap
PENGELOLAAN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS KETABANG KOTA SURABAYA Miranda, Vonny Yulia
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.216 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i3.1277

Abstract

Penyelenggaraan rekam medis merupakan salah satu hal penting dalam pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengelolaan rekam medis di Puskesmas Ketabang Surabaya mulai dari sistem penomoran, assembling, filing, reporting, retensi dan pemusnahan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, yakni menggambarkan dan mendeskripsikan pengelolaan berkas rekam medis. Pengumpulan data menggunakan cara observasi dan wawancara kepada petugas bagian pendaftaran puskesmas Ketabang Surabaya sekaligus pengelola rekam medis. Hasil penelitian yaitu diketahui sistem penamaan berkas rekam medis di Puskesmas Ketabang telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Puskesmas ketabang menggunakan sistem penomoran berkas rekam medis unit numbering system. Pelaksanaan kegiatan assembling tidak dilakukan pada waktu khusus. Berkas rekam medis disimpan dengan menggunakan sistem sentralisasi dengan cara penyimpanan menggunakan straight numerical system. Pelaporan berkas rekam medis ditujukan untuk internal puskesmas serta laporan eksternal. Retensi dilakukan untuk memisahkan berkas rekam medis yang aktif dan inaktif. Setelah berkas rekam medis diretensi dan telah disimpan selama 5 tahun tanpa digunakan, berkas akan di musnakan dengan cara dibakar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Puskesmas Ketabang Surabaya telah melaksanakan pengelolaan berkas rekam medis yang sesuai dengan standar prosedur operasional yang dimiliki dan panduan rekam medis dari WHO meskipun masih ada beberapa masalah yang muncul.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPSIAGAAN KEPALA KELUARGA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI (Di Desa Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh) Rahmayani, Rahmayani
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.708 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i2.819

Abstract

Indonesia memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun faktor manusia yang menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Di Desa Alue Deah Teungoh jumlah penduduk berjumlah 1.841 jiwa, 3.49 kepala keluarga. Saat terjadinya bencana gempa bumi pada tanggal 26 Desember Tahun 2004 yang berkekuatan 8,9 skala Richter jumlah penduduk di Desa Alue Deah Teungoh berjumlah 382 jiwa, 182 kepala keluarga,102 jiwa hilang, 1.075 jiwa meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana gempa bumi di Desa Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 368 kepala keluarga dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 79 kepala keluarga.Tehnik pengumpulan sampel adalah secara proportional random sampling. Hasil penelitian dari 79 responden yang pengetahuannya kurang 45 (57,0%), sikapnya negatif sebanyak 44 (55,7%), sistem peringatan dini yang tidak tersedia 42 (53,2%).Kesimpulan dalam penelitian ini diperoleh bahwa tidak ada pengaruh pengetahuan terhadap kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana gempa bumi (p Value 0,691), ada pengaruh sikap terhadap kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana gempa bumi (p Value 0,040), ada pengaruh sistem peringatan dini terhadap kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana gempa bumi (p Value 0,046). Diberikannya pelatihan, simulasi bencana , mencari informasi tentang bencana untuk menambah wawasan keluarga sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan keluarga sebagai upaya mengurangi resiko bencana gempa bumi.Kata Kunci: Bencana, Gempa bumi
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KEGEMUKAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KOTA BANDA ACEH Al Rahmad, Agus Hendra
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.184 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i3.1534

Abstract

Kegemukan merupakan masalah kesehatan terbesar di Dunia khususnya dengan kelompok usia muda. Asupan energi dan lemak yang berlebihan secara kronis akan menimbulkan kenaikan berat badan, diantaranya gemuk dan obesitas. Selanjutnya pengeluaran energi akan meningkatkan keseimbangan energi dan kondisi fisik yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh asupan energi, lemak dan sedentari dengan terjadinya kegemukan pada anak sekolah dasar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan case control study. Sampel merupakan anak sekolah dasar terdiri 38 siswa gemuk (kasus) dan 38 siswa normal (kontrol).Variabel penelitian terdiri dari asupan energi, asupan lemak dan aktivitas sedentary serta kegemukan. Data asupan energi dan lemak dikumpulkan melalui recall 24 jam, sedentary dikumpulkan dengan kuesioner GPAQ, data kegemukan menggunakan IMT/U. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara asupan energi  (p= 0,112) dan asupan lemak (p= 0,787) dengan terjadinya kegemukan pada anak SD. Sedangkan sedentary mempunyai pengaruh signifikan (p= 0,021) dengan kejadian kegemukan pada anak SD. Kesimpulan, kegemukan pada anak sekolah dasar tidak dipengaruh oleh asupan makanan baik asupan energi maupun asupan lemak, namun faktor sedentarilah yang berpengaruh terhadap kejadian kegemukan pada anak SD. Saran, perlu promosi kesehatan seperti pola makan sehat, aktifitas fisik, dan konsumsi sayur buah. Memperbanyak aktifitas fisik dalam upaya meningkatkan kesahatan dan gizi yang optimal.
Cover MaKMA Terbitan Vol 1 No 2 Desember 2018 Vol. 1 No.2 Desember 2018, Cover MaKMA
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.9 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i2.810

Abstract

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. SEMEN BOSOWA BANYUWANGI Rachmadiyawati, Maulida
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v2i2.1185

Abstract

Pekerja tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) saat bekerja adalah termasuk ke dalam perilaku tidak aman yang dapat meningkatkan risiko keparahan akibat kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) pada pekerja bagian produksi di PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 pekerja bagian produksi PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Variabel yang diteliti adalah activator (pengetahuan dan motivasi), consequence (punishment), dan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji koefisien kontingensi untuk menganalisis kuat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD adalah sangat rendah (CC=0,155), hubungan antara motivasi dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) adalah rendah (CC=0,299) dan hubungan antara punishment dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) adalah sangat rendah (CC=0,149) pada pekerja bagian produksi PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perusahaan dan pekerja untuk meningkatkan perilaku aman menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yaitu dengan cara mengadakan toolbox meeting, observasi perilaku aman, dan pengadaan program reward.Kata Kunci: activator, alat pelindung diri, consequence, perilaku.
DETERMINAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAJAYA KOTA SABANG Rahmayani, Rahmayani
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.482 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i1.631

Abstract

Juru Malaria Lingkungan (JML) yang selalu sigap mendeteksi warganya yang demam dan survei migrasi yang selalu dilakukan terhadap pekerja dan turis merupakan hal kecil yang sudah lama eksis di Kota Sabang. Tapi penurunan angka malaria masih ada naik turunnya. Oleh karena itu diharapkan kepada masyarakat juga membantu petugas kesehatan dalam memberantas sarang nyamuk penyebab penyakit malaria agar penyakit malaria dapat hilang secara total di Kota Sabang. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor yang berhubungan dengan kejadian Malaria di Wilayah kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh rumah yang salah satu atau lebih anggota keluarganya pernah diperiksa darahnya secara mikroskopis malaria selama 6 bulan ini di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33orang, menggunakan tehnik purposive sampling. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan antara lingkungan rumah dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang p value 0,024. ada hubungan antara perilaku dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang p value 0,031. Sangat diperlukan adanya tambahan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat khususnya tentang malaria. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi pada saat PKK, Posyandu, atau pada saat ke Puskesmas.Kata Kunci: Kejadian Malaria.
PENGARUH PERINGATAN VISUAL PADA BUNGKUS ROKOK TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA SISWA MAN MODEL KOTA BANDA ACEH Izzati, Rahmi
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.129 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i1.886

Abstract

Bahaya rokok pada umumnya sudah diketahui banyak orang, terutama bagi penghisapnya, karena setiap bungkus rokok terdapat tulisan, merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Tingginya kebiasaan merokok dikalangan remaja disebabkan karena mereka belum memahami bahaya merokok bagi kesehatan dan dampak negatif dari nikotin. Oleh karena itu penulis meneliti pengaruh peringatan visual terhadap perilaku merokok remaja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peringatan visual terhadap perilaku merokok remaja. Populasi yang diikutsertakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas I dan II yang ada di MAN Model Kota Banda Aceh, dengan sampel 71 siswa. Desain penelitian ini dalam bentuk survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 17 Juni sampai 18 Juni 2016 dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara ilustrasi gambar dengan perilaku merokok remaja P= 0,003 Odds Ratio 8,06; terdapat pengaruh yang signifikan antara tipografi dengan perilaku merokok remaja P= 0,016 Odds Ratio 5,37; terdapat pengaruh yang signifikan antara warna dan perilaku merokok remaja P= 0,037 Odds Ratio 5,04; terdapat pengaruh yang signifikan antara layout dengan perilaku merokok remaja P= 0,001 Odds Ratio 14,94. Variabel  yang paling dominan berpengaruh denagn perilaku merokok remaja adalah layout P= 0,001 Odds Ratio 14,96. Peringan visual pada bungkus rokok yang diperhatikan oleh remaja dapat membantu untuk mengkomunikasikan resiko bahaya merokok yang memiliki potensi mengurangi kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengenalan peringatan visual bahaya merokok dapat mengurangi perilaku merokok remaja.Kata Kunci: Peringatan Visual, Perilaku Merokok, Remaja.
ANALISIS PELAKSANAAN PROMOSI KESEHATAN TEMPAT KERJA DI PT SURI TANI PEMUKA BANYUWANGI Purwanti, Ayu
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.322 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i1.876

Abstract

Promosi kesehatan di tempat kerja  (PKDTK) adalah suatu kegiatan di tempat kerja untuk merancang suatu program membantu tingkat pekerjaan di semua level, meningkatkan dan memperbaiki kesehatan pekerja dengan partisipasi pekerja, manajemen dan stake holder lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan promosi kesehatan tempat kerja di PT Suri Tani Pemuka Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada seketaris P2K3 dilaksanakan di kantor perusahan dengan menggunakan panduan wawancara. Observasi yang dilakukan menggunakan instrumen yang di buat berdasarkan buku dan teori terkait persyaratan promosi kesehatan di tempat kerja. Observasi dimulai dari pos satpam, halaman depan, kantor, mushola, ruang produksi, gudang penyimpanan bahan, gudang penyimpanan pakan jadi. PT Suri Tani Pemuka memiliki peraturan atau kebijakan resmi mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (tertulis). Biasanya peraturan atau kebijakan dicetak dan disebar luaskan di perusahaan dan setiap setahun sekali seluruh pekerja melakukan evalusi kerja, sehingga perusahaan mengetahui bagian mana saja yang masih belum tercapai agar tahun berikutnya dapat memperbaiki dan dapat mencapai target tersebut. Pelaksanaan promosi kesehatan di tempat kerja PT. Suri Tani Pemuka secara keseluruhan dalam kategori baik. Perusahan PT. Suri Tani Pemuka terus berinovasi dalam pelaksanaan promosi kesehatan di tempat kerja sebagai langkah peningkatan kesejahteraan karyawan seperti Poster kesehatan. Kata Kunci: Pelaksanaan, Promosi Kesehatan, Tempat Kerja.

Page 4 of 28 | Total Record : 272