cover
Contact Name
Wayan Ordiyasa
Contact Email
wayanordi@gmail.com
Phone
+628122721205
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Respati
ISSN : 19072430     EISSN : 25803891     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi RESPATI ialah Jurnal Nasional bidang Informatika, Telekomunikasi, dan Elektronik. Jurnal terbitan berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta. Tujuan diterbitkannya Jurnal RESPATI adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian-penelitian di Indonesia serta ikut mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian bagi akademisi dan peneliti dalam bidang komputer dan informatika.
Articles 283 Documents
PEMETAAN INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) KABUPATEN BANTUL BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Kurniawati, Deborah; Pujiarini, Erna Hudianti
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 11, No 33 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.829 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v11i33.108

Abstract

ABSTRAKUsaha/industri sektor informal di Kabupaten Bantul berkembang sangat pesat. Dari data Dinas Perindagkop, pada tahun 2011 tercatat terdapat 18.158 Indusri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Bantul. Peningkatan jumlah IKM terjadi di tahun-tahun berikutnya, dimana pada tahun 2012 tercatat terdapat 18.235 IKM dan pada tahun 2013 terdapat 18.295 IKM. Sejalan dengan perkembangannya, IKM mendapati berbagai masalah yang hanya dapat ditangani dengan melibatkan berbagai pihak. Pemetaan IKM secara geografis menjadi penting mengingat penanganan terhadap permasalahan IKM harus dilakukan seefektif dan efisien mengingat jumlah IKM yang tidak sedikit. Aplikasi yang dibangun, dirancang berdasarkan arsitektur sistem ingormasi geografis, menggunakan ordinat longitude dan latitude dari lokasi masing-masing IKM. Sistem Informasi Geografis (SIG), dibuat dengan menggunakan informasi yang berasal dari pengolahan sejumlah data, yaitu data geografis atau data yang berkaitan dengan posisi obyek di permukaan bumi. Dalam implementasinya, SIG dapat digunakan sebagai alat bantu penyampaian informasi mengenai lokasi tempat , memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya.. Dengan menggunakan fasilitas Google Map pemetaan IKM dilakukan dengan memberikan icon yang berbeda untuk tiap-tiao jenis IKM sehingga sebaran IKM terlihat.Hasil aplikasi berupa visualisasi peta wilayah IKM, yang nantinya dapat digunakan pihak terkait untuk melihat sebaran IKM di kabupaten Bantul.Kata Kunci: IKM, pemetaan, SIG, sebaran.
Pemanfaatan Sms Gateway Pelanggan Untuk Penyebaran Informasi Mukhlis, Iwan Fitriady
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.255 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v14i2.296

Abstract

INTISARIDi era globalisasi ini, setiap perusahaan membutuhkan sistem penyebaran informasi yang cepat dan akurat. Salah satu informasi yang dibutuhkan ialah informasi tagihan rekening air, info air tidak mengalir dan pengaduan kebocoran. Dengan semakin meningkatnya pengguna handphone, maka akan memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan informasi , cukup melalui SMS saja.Aplikasi ini dibuat menggunakan pemrograman PHP yang didesain secara sederhana agar tidak membingungkan user aplikasi dalam mengoperasikannya. Dan diharapkan nantinya dapat mempercepat proses pengiriman dan penyampaian informasi dari Perusahaan ke pelangganKata Kunci : SMS,  Aplikasi, PHP. ABSTRACTIn this globalization era, every company needs a fast and accurate information dissemination system. One of the information needed is information on water bills, info on non-flowing water and complaints of leaks.With the increasing number of mobile users, it will make it easy for customers to get information, just by text. This application is made using PHP programming that is designed in a simple way so as not to confuse the user application in operating it. And it is expected that later it can accelerate the process of sending and delivering information from the Company to customersKeywords: SMS, Application, PHP.
RANCANG BANGUN VISUALISASI PEMBELAJARAN PENGENALAN KERIS JAWA BERBASIS MULTIMEDIA Winardi, Sugeng
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 11, No 31 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.692 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v11i31.124

Abstract

ABSTRAKKeris sebagai karya seni yang sudah tidak asing bagi masyarakat Jawa khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Keris merupakan salah satu senjata peninggalan budaya Indonesia, dan terdapat hampir di seluruh pelosok kepulauan Indonesia. Keris bukan hanya sekedar alat untuk mempertahankan diri atau digunakan dalam pertarungan tetapi juga lambang kedaulatan seorang raja. Keris mempunyai simbol, peranan dan fungsi yang istimewa hingga saat ini. Dalam budaya perkerisan ada sejumlah istilah yang terdengar asing bagi orang awam. Pemahaman akan istilah-istilah dan pamor wirasat ini akan sangat berguna dalam proses mendalami pengetahuan mengenai keris.Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan keris Jawa berbasis multimedia serta menggali dan mengenali bagian-bagian keris jawa, sehingga diharapkan bagi generasi muda sekarang akan mengenali kembali warisan budaya bangsa yang sampai saat ini masih terus digunakan. Visualisasi pembelajaran pengenalan keris ini menggunakan Macromedia Captivate, CorelDraw, Adobe Photoshop serta Macromedia Flash.Hasil penelitian ini berupa sebuah visualisasi pembelajaran yang mudah dioperasikan berbasiskan multimedia sehingga semua masyarakat mudah untuk kembali mengenali salah satu warisan budaya yaitu keris.Kata kunci : Keris, Multimedia, Senjata, Simbol Keris,Macromedia
ANALISIS METODE SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN JENIS PENYAKIT DALAM DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Hidayat, Herry; Kriestanto, Danny
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 10, No 28 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.405 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v10i28.140

Abstract

ABSTRAKPenyakit dalam memiliki banyak variasi indikasi dan gejala yang muncul hampir sama. Hal ini menyebabkan banyak tenaga medis, atau bahkan masyarakat umum merasa sulit untuk mengenali jenis penyakit apa yang sedang diderita.Aplikasi yang dikembangkan adalah sistem pakar yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam dengan menggunakan metode Certainty Factor. Diagnosa dilakukan dengan menganalisis masukan gejala dengan bentuk pertanyaan tentang apa yang diderita oleh pasien. Aplikasi ini dapat menggunakan tiga macam metode untuk melakukan kepakaran, yakni: wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Masukan gejala akan diproses dengan menggunakan aturan-aturan tertentu yang mengacu pada pengetahuan pakar atau dokter yang telah disimpan dalam kaidah diagnosa.Hasil dari sistem pakar ini adalah satu penyakit yang mempunyai nilai kepastian terbesar. Nilai faktor kepastian tergantung pada berapa banyak kecocokan antara masukan gejala dan penyakit serta nilai faktor kepastian untuk setiap gejala penyakit. Dari angka-angka yang diperoleh dapat dipastikan bahwa analisis dengan menggunakan metode wawancara mendapat hasil kepastian paling besar jika dibandingkan dengan kedua metode lainnya.Kata kunci: certainty factor, penyakit dalam, sistem pakar.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI KASUS DI PT. DIGINET MEDIA, YOGYAKARTA) Buwono, Robby Cokro
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 7, No 19 (2012)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1209.034 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v7i19.23

Abstract

PT. Diginet Media adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT dengan usaha diantaranya sebagai konsultan teknologi informasi, pengembang software dan jaringan, desain web, hosting aplikasi berbasis web, dan sistem terpadu. PT. Diginet Media saat ini sedang tumbuh pesat dengan melakukan ekspansi ke seluruh Indonesia dan melakukan perubahan status badan usaha yang semula CV. sekarang menjadi PT. Maka dalam pertumbuhan tersebut diperlukan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia yang harus ditata kelola agar kegiatan perusahaan dapat berjalan baik dan tujuan perusahaan dapat tercapai. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia atau Human Resources Information System (HRIS) adalah sistem yang mengelola dan menyediakan informasi Sumber Daya Manusia di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Sumber Daya Manusia dengan menerapkan fungsi Sumber Daya Manusia yang terdiri dari Perencanaan, Pengadaan, Pemberdayaan, Pengembangan, dan Perawatan. Selanjutnya dilakukan rancang bangun sebuah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia yang dapat membantu manajer perusahaan dalam mengelola Sumber Daya Manusia dan pengambilan putusan / kebijakan perusahaan yaitu khususnya di PT. Diginet Media. Penelitian ini menghasilkan suatu perangkat bantu kerja organisasi perusahaan yaitu sebuah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia yang digunakan untuk pengelolaan Sumber Daya Manusia dan menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk membantu manajer dalam mengambil putusan kebijakan perusahaan. Kata Kunci : Analisa Desain Berorientasi Obyek, Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Analisa Faktor Pendukung Pemilihan Obat Untuk Penderita Penyakit Hipertensi Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Winardi, Sugeng; Birowo, Adianto
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.302 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v12i3.185

Abstract

INTISARIObat memiliki berbagai macam jenis, salah satunya adalah obat yang dipakai untuk penderita Hipertensi, yaitu penyakit yang disebabkan oleh terjadinya peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Dengan berbagai macam pilihan obat, maka dapat dimungkinkan terjadinya kesulitan bagi tenaga medis untuk menentukan obat yang tepat sesuai dengan kondisi pasien. Oleh karena itu diperlukan aturan untuk pemilihan obat hipertensi dengan tujuann agar obat yang dipilih dapat sesuai dengan kondisi penderita hipertensi.Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) merupakan salah satu dari metode pengambilan keputusan yang menggunakan hierarkhi untuk memecahkan masalah. Langkah awal adalah melakukan wawancara dengan tenaga medis tentang topik yang akan dibahas, yaitu pemilihan obat hipertensi. Selanjutnya menetapkan kriteria dan alternatif sebagai faktor pendukung untuk pemilihan obat hipertensi lalu kemudian dibandingkan dengan tingkat kepentingan secara berpasangan. Hasil perhitungan dengan rumus AHP kemudian dicocokkan dengan perhitungan menggunakan software Expert Choice.Hasil dari penelitian berupa perhitungan kriteria yang menjadi prioritas adalah kriteria kondisi pasien dengan bobot nilai 0.426 dan alternatif yang menjadi prioritas berdasarkan kriteria kondisi pasien adalah obat Amlodipin 10 mg serta Amlodipin 5 mg dengan bobot nilai masing-masing 0.258.Kata Kunci : Hipertensi, Obat Hipertensi, Metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
Sistem Informasi Jadwal Imunisasi Kesehatan Bayi Dan Balita Berbasis Sms Gateway Chusyairi, Ahmad; Muktining Nur, Tri Kurnia Hadi; Haryanto, David
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.902 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v13i1.214

Abstract

INTISARISistem informasi pada Puskesmas untuk mengingatkan jadwal imunisasi (Bacillus Celmette-Guerin (BCG), Hepatitis B, Polio, Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DTP), Campak, Haemophilus influenzae type b (Hib), Pneumococcal Vaccine (PCV), Influenza dan lainnya) pada kader Posyandu dan orang tua bayi dan balita masih bersifat manual, sehingga menyulitkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Puskesmas di Kabupaten Banyuwangi dalam melakukan perekapan data kesehatan dan monitoring tingkat derajat kesehatan khususnya bayi dan balita di kabupaten Banyuwangi. SMS Gateway adalah salah satu jenis SMS yang mengirimkan pesan jadwal imunisasi ke handphone kader Posyandu dan orang tua bayi dan balita dimana tarif normal SMS diberlakukan sesuai dengan operator seluler dan SIM Card ditempatkan pada modem eksternal yang dihubungkan dengan komputer. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan Puskesmas di Kabupaten Banyuwangi adalah Sistem Informasi Jadwal Imunisasi Kesehatan Bayi dan Balita Berbasis SMS Gateway, sehingga mempermudah dalam menginformasikan jadwal imunisasi kepada kader Posyandu dan orang tua bayi dan balita. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi jadwal imuninasi kesehatan bayi dan balita berbasis sms gateway dan menghasilkan laporan jadwal sms terkirim dan laporan ringkasan Posyandu.Kata Kunci−jadwal, imunisasi, bayi, balita, SMS Gateway ABSTRACTInformation systems at Puskesmas to remind the immunization schedule (Bacillus Celmette-Guerin (BCG), Hepatitis B, Polio, Diphtheria, Pertussis and Tetanus (DTP), Measles, Haemophilus influenzae type b (Hib), Pneumococcal Vaccine (PCV), Influenza and others) in Posyandu cadres and parents of infants and toddlers are still manual, making it difficult for the Regional Technical Implementation Unit (UPTD). Puskesmas in Banyuwangi District in conducting health data recording and monitoring of health degree level especially babies and babies in Banyuwangi district. SMS Gateway is one type of SMS that sends immunization schedule messages to mobile Posyandu cadres and infant and toddler parents where normal SMS rates apply according to the mobile operator and SIM Card is placed on an external modem connected to the computer. Therefore, one of the efforts made by the Puskesmas in Banyuwangi Regency is the Immunization Information System of Infant and Toddler Health Based SMS Gateway, making it easier to inform the immunization schedule to Posyandu cadres and parents of infants and toddlers.The result of this research is information system of immunization schedule of infant and toddler health based on sms gateway and produce report of sms schedule sent and summary report of Posyandu.Keywords−schedule, immunization, infant, toddler, SMS Gateway
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN HOTEL TERHADAP PERENCANAAN STRATEGI PERUSAHAAN Basri, Hasan; Suyanto, M.; Arief, M. Rudyatmo
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 22 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.058 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v8i22.51

Abstract

Prospek bisnis usaha perhotelan di Yogyakarta di waktu mendatang dipandang masih baik dan menguntungkan sejalan dengan terjadinya peningkatan kunjungan wisatawan yang menggunakan sarana akomodasi hotel ke propinsi DIY. Pada sisi yang lain pertumbuhan hotel yang cukup pesat di Yogyakarta berpotensi menimbulkan terjadinya persaingan yang semakin ketat dan kompetitif.Kebutuhan akan sisteminformasi menjadi salah satu sarana penting yang perlu di evaluasi karena sistem informasi merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam peningkatan kinerja dan pelayanan kepada konsumen hotel. Memaksimalkan kemampuan sistem informasi berbasis komputer dalam mengelola sumber daya yang ada melalui informasi, diharapkan dapat membantu pencapaian rencana strategi perusahaan kedepannya.Evaluasi implementasi sistem informasi Fidelio di Hotel Wisanti Yogyakarta menggunakan kerangka kerja HOT-Fit yaitu ingin diketahui kesesuaian antara dimensi manusia, organisasi, dan teknologi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menguji hipotesis yang digunakan untuk mengevaluasi sistem informasi Fidelio ditinjau dari perspektif manusia (human), organisasi (organization), dan teknologi (technology) dalam menghasilkan netbenefit bagi hotel. Penyusunan rumusan strategi perusahaan di masa yang akan datang menggunakan hasil evaluasi dari framework COBIT 4.1 dengan menggunakan 2 domain yaitu: Planning and Organizing (PO), dan Monitor and Evaluate (ME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel Human, Organization, Technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap Net Benefits. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai t hitung pada variabel Human, Organization, Technology sebesar 2.491. sehingga hipotesis penelitian pada variabel ini diterima kebenarannya.Selanjutnya dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa hubungan antara variabel bebas dalam hal ini Human, Organization dan Technology secara bersama-sama memiliki korelasi yang kuat mempengaruhi variabel Net Benefit sebesar 66,6 %, sedangkan sisanya 33,4 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil pelaksanaan auditsistem informasi menggunakan framework COBIT 4.1, diperoleh hasil kondisi tingkat kematangan pengelolaan TI di Hotel Wisanti beradapada level 2.32 pada domain Plan &Organize (PO) dan Monitoring &Evaluate (ME). Target level kematangan yang telah ditetapkan berada pada level 3.5. Terdapat total Gap sebesar 2.36.Sesuai dengan standarisasi perhitungan menggunakan framework COBIT 4.1 diperoleh hasil temuan sebagai evaluasi terhadap pengelolaan TI di Hotel Wisanti Yogyakarta. Berdasarkanhasil evaluasi tersebut,telah disusun suatu rekomendasi yang dapat dijadikan dasar untuk merumuskan strategi perusahaan secara khusus pada aspek pengelolaan teknologi informasi di Hotel Wisanti Yogyakarta. Keyword: Evaluasi Sistem Informasi, Sistem Informasi Fidelio, HOT-Fit Model,  Framework COBIT, dan Perencanaan Strategi Perusahaan.
Analisa Kepuasan Pelanggan Event Organizer XYZ menggunakan Metode Service Quality Putra, Andriyan Dwi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.926 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v13i2.231

Abstract

INTISARIKepuasan adalah alat ukur yang paling konkrit untuk mengetahui tingkat kenyamanan terhadap pelayanan yang diberikan, baik pelayanan yang diberikan dari individu ke individu, maupun grup/ perusahaan ke individu, atau bisa juga dari individu ke grup/ perusahaan.  Untuk mencapai kepuasan tersebut bisa dilakukan dengan 2 pilihan, dengan proses sederhana atau dengan proses yang kompleks. Pencapaian kepuasan dilakukan agar pelanggan mendapatkan kenyamanan sesuai dengan yang diharapkan. Kompetisi antar penyedia layanan Outbound sangatlah ketat khususnya di daerah Yogyakarta, maka dari itu diperlukanlah pengukuran terhadap service atau layanan sejauh mana pelanggan merasakan kenyamanan dan kepuasan setelah menggunakan service dari penyedia layanan Event Organizer. Tujuannya tidak lain adalah dapat bersaing dengan penyedia layanan Event Organizer lain. Metode kuisioner dipilih untuk mengukur kenyamanan/ kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan oleh penyedia Layanan Event Organizer , dengan harapan hasil/ informasi yang didapatkan berupa informasi yang nyata/ real bukan berupa asumsi. Metode yang selanjutnya digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan adalah Metode Service Quality, metode ini dirasa paling tepat untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan, karena metode Service Quality didalamnya mengukur kualitas layanan yaitu tangible, responsiveness, realibility, assurance dan emphaty.Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Outbound, Metode Service Quality.
PEMETAAN QOS DENGAN METODE INTRINSIK BERBASIS STANDAR HATTINGH PADA JARINGAN WERELLESS UGM-HOSTPOT PPTIK UGM Nugroho, M. Agung; Utami, Emma; Sudarmawan, Sudarmawan
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 24 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.052 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v8i24.68

Abstract

The high usage of wireless network will affect the level of data traffic. if there are multiple users to request a connection with the limited capacity of the connection between the user simultaneously then it will wait for their turn in the connect. The simple solution for institutions by adding capacity or bandwidth. But by adding bandwidth, the cost is also quite large. End-to-end monitoring method allows a provider to determine the quality of service QoS using actual data from the availability of services. This information in turn can be useful to know the characteristics of the use of the service, so that the results of monitoring in the form of hotspot service profile may be a reference to determine the user's perception. The final results of this research is profile of network quality service of UGM-Hotspot on PPTIK UGM. It could be a reference to improve QoS, and reference for making policy-based network management. Keyword : QoS, hattingh standard, end-to-end monitoring, wireless network, quality of services

Page 6 of 29 | Total Record : 283