cover
Contact Name
Erwin Prayogi
Contact Email
magrobis@unikarta.ac.id
Phone
+6282242076446
Journal Mail Official
magrobis@unikarta.ac.id
Editorial Address
Jln. Gunung Kombeng No. 27, Tenggarong, Kalimantan TImur
Location
Kab. kutai kartanegara,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Magrobis
ISSN : 14120828     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Magrobis merupakan publikasi ilmiah yang memuat masalah dan problematika dalam ilmu-ilmu pertanian secara luas. Bidang utama yang terkait dengan ilmu-ilmu pertanian yaitu agribisnis dan agroteknologi. Topik publikasi ilmiah yang dapat diterima yaitu ekonomi pertanian, rantai pasar pertanian, penilaian sumberdaya pertanian, pengolahan hasil pertanian, social ekonomi pertanian, sistem produksi pertanian, nutrisi pangan pertanian, polusi dan manajemen pertanian, kewirausahaan, pembangunan dan perdesaan pertanian, komunikasi pertanian, generasi pertanian muda, gender. Manuskrip yang dapat diterima oleh jurnal Magrobis adalah naskah asli dan bukan naskah yang sudah diterbitkan atau dikirimkan ke beberapa tempat publikasi lain. Jurnal ini mencakup naskah penelitian asli, ulasan artikel dan artikel pendek yang memiliki topik berhubungan dengan agribisnis dan agroteknologi.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 20 No. 1 (2020)" : 14 Documents clear
ANALISIS KONTRIBUSI SUBSEKTOR PETERNAKAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN PASER Jufri, Fikri; Qirram, Lilis Ummul
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi sektor peternakan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan keunggulan dari sektor peternakan di Kabupaten Paser. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder dengan sumber data dari Dinas Perternakan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pertanian yaitu Bidang Peternakan Kabupaten Paser, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Paser berupa data runtut waktu (time series) dari tahun 2013 sampai dengan 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan inteview dan dokumentasi. Terknik analisa data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah Kontribusi dan Location Quotient (LQ). Hasil  dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor Peternakan terhadap Produk Dometik Regioal Bruto (PDRB) Kabupaten Paser dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 berkontribusi rata-rata sebesar 0,72 persen dengan nilai LQ rata-rata sebesar 2,57 persen, maka nilai LQ>1 dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Sektor Peternakan menjadi sektor unggulan (basis) di Kabupaten Paser.
ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN RUMPUT TEKI (CYPERUS ROTUNDUS) PADA TANAH TERKONTAMINASI HIDROKARBON DI SANGATTA KUTAI TIMUR Amprin, Amprin; Anisum, Anisum
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pertumbuhan tanaman rumput teki (Cyperus rotundus) pada tanah terkontaminasi hidrokarbon dengan  perlakuan variasi atas tanah uji terdiri dari : 1. Kontrol tanpa limbah hidrokarbon (TP-1), 2.Penambahan limbah hidrokarbon 0.5 % (TP-2), 3. Penambahan  limbah hidrokarbon 1 % (TP-3), 4. Penambahan limbah hidrokarbon 2 % (TP-4), 5. Penambahan limbah hidrokarbon 3 % (TP-5), Penambahan limbah hidrokarbon 4 % (TP-6) dan penambahan limbah hidrokarbon 5 % (TP-7). Masing-masing tanah uji diberi perlakuan sama saat start up, yaitu dengan pemberian 0.5 gram pupuk NPK.Hasil analisis pertumbuhan tinggi tanaman rumput teki berdasarkan uji Wilayah Berganda Duncan (DMRT) pada taraf wilayah nyata student 5 % dapat disimpulkan bahwa rumput teki dapat tumbuh pada tanah terkontaminasi hidrokarbon dengan nilai TPH 0.5 %, 1 % dan 2 %, hal ini menunjukkan bahwa rumput teki dapat mendegradasi tanah yang terkontaminasi hidrokarbon.
PENYUSUNAN FUNGSI PRODUKSI POLINOMIAL PADA PRODUKSI JAGUNG MANIS DI DESA MANUNGGAL JAYA, TENGGARONG SEBERANG Sinaga, Ovigeria Subroto
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan salah satu produk pertanian yang biasa ditanam oleh petani.  Saat ini jagung menjadi komoditas pertanian yang sedang dikembangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui gerakan Revolusi Jagung.  Gerakan revolusi jagung ini bertujuan agar tingkat produksi jagung di kabupaten ini dapat meningkat. Salah satu jenis jagung yang ditanam petani adalah jagung manis. Jagung jenis ini disukai oleh konsumen karena memiliki cita rasa yang enak dan dapat dijadikan bahan baku membuat sayur olahan maupun langsung dikonsumsi dengan cara direbus maupun dibakar. Petani dalam bercocok tanam jagung tentu menggunakan berbagai input atau faktor produksi.  Dari dari beberapa faktor produksi salah satu input yang harus ada adalah penggunaan benih jagung.  Tanpa adanya benih jagung maka kegiatan budi daya jagung manis tidak dapat terlaksana. Penggunaan input dan adaya hasil dapat dituangkan ke dalam sebuah fungsi produksi.  Dari fungsi produksi ini kita dapat mengetahui bagaimana posisi penggunaan input dalam kegiatan budi daya jagung manis ini, apakah sudah mencapai titik optimal atau belum. Sesuai dengan teori produksi, fungsi produksi yang baik adalah mengikuti ?hukum pertambahan hasil yang semakin berkurang?.  Dari hukum ini maka fungsi produksi yang tepat adalah sekurang kurangnya berbentuk persamaan kuadrat, dan penulis mencoba menemukan fungsi produksi polinomial pangkat tiga. Hasil penelitian penulis pada budi daya jagung manis di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang menghasilkan sebuah fungsi produksi yang terjadi adalah fungsi produksi linier yaitu Y = 2.5833 X.  Persamaan ini menunjukkan bahwa kegiatan produksi yang terjadi belum mencapai titik optimal.
ANALISIS SWOT PADA IMPLEMENTASI MANAJEMEN PRODUKSI DALAM AGRIBISNIS KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA MENAMANG KANAN KECAMATAN MUARA KAMAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Dwijatenaya, Ida Bagus Made Agung; Nugroho, Agung Enggal; Rossy, Rossy
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen produski agribisnis kelapa sawit pada usahatani kelapa sawit rakyat melalui analisis SWOT; mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman manajemen produksi agribisnis kelapa sawit; dan menyusun strategi manajemen produksi agribisnis kelapa sawit.  Data yang digunakan bersumber dari data primer dan sekunder.  Sumber data primer dalam penelitian ini menggunakan informan kunci yang diperoleh melalui key person.  Informan kunci (key person) ditentukan secara purposive. Implemntasi manajemen produksi dianalisis secara deskriptif, dan untuk analisis strategi digunakan pendekatan analisis SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen produksi pada usahatani kelapa sawit rakyat di Desa Menamang Kanan Kecamata Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara masih rendah.  Total nilai matriks Internal Factor Evaluation (IFE) sebesar 5,62. Nilai yang diperoleh pada matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE) sebesar 5,76 dengan selisih nilai kekuatan (S) dan kelemahan (W) sebesar  1,46-4,16  =  -2,7, serta selisih nilai peluang (O) dan ancaman (T) sebesar 3,82-1,94 = 1,88.  Posisi strategi kebijakan peningkatan usahatani kelapa sawit rakyat di Desa Menamang Kanan berada pada kuadran III yaitu mendukung strategi turn around atau strategi WO (Weaknesses-Opportunity), maka alternatif strategi peningkatan produksi usahatani kelapa sawit rakyat di Desa Menamang Kanan yang bisa dilakukan adalah a) menggunakan pupuk sesuai anjuran dalam menigkatkan produksi yang didukung dengan adanya pabrik CPO, b) meningkatkan permodalan melalui kemitraan dengan perusahaan, c) pemerintah melalui penyuluh meningkatkan pelaksanaan penyuluhan kepada petani tentang budidaya kelapa sawit yang baik, dan d) meningkatkan penyediaan peralatan produksi untuk kegiatan usahatani  yang didukung oleh pemerintah.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA STURT.) Fadli, Mohamad; Fathillah, S. Syarief; Siahaan, Ferry Horison
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study goal was to determine the effects of empty palm fruit bunch compost on the growth and yield of sweet corn (Zea mays Saccharata sturt). This research conducted in housing a palm oil plantation by PT Jaya Mandiri Sukses Kulim Estate (Eagle High Plantation) in perian village Muara Muntai, District Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan on ± 47 m above sea level, these research does at May 2019 until August 2019. This research used Randomized Complete Block Design (RCBD) with single factor (empty oil palm fruit bunches compost) and repeated five times. The studied factors were k0 = without compost (control), k1 = 6 t ha-1  (1,68 kg plot-1), k2 = 12 t ha-1  (3,36 kg plot-1),  k3 = 18 t ha-1  (5,04 kg plot-1)  and  k4 = 24 t ha-1 (6,72 kg plot-1). The results showed that the treatment on oil palm empty fruit bunches had no significant effect on leaves aged average that is 21 days after planting, the length of cobs with out corn skinin 75 days after planting, but significantly effected on plant height 21 days after planting 42 days after planting and 75 days after planting, leaves aged average that is 42 days after planting and 75 days after planting, appearance time of male flowers, cob weight of each plot and  yield per hectare (t ha-1). The lowes weight yield per hectare in the k0 treatment  everage is 10,14 t ha-1 and hinghest result on k3 treatment everage is 17,21 t ha-1.
ANALISIS RANTAI NILAI JAGUNG HIBRIDA DI KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Damayanti, Arista; Hairunnas, Hairunnas
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran aktor dalam rantai nilai jagung hibrida. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara. Jumlah sampel untuk petani adalah 38 responden dengan metode rondom sampling dan untuk menentukan informan channel dengan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum rantai nilai jagung hibrida di Kecamatan Tenggarong melibatkan 4 (empat) aktor utama yaitu petani, pedagang pengumpul,  pedagang besar, dan pedagang pengecer. Setiap aktor memiliki peranan masing-masing mulai dari tahapan proses input terdiri atas penyediaan benih, pupuk, herbisida dan peralatan. petani sebagai pembudidaya, pemeliharaan, dan pasca panen sampai menghasilkan jagung pipilan. Pedagang pengumpul berperan mengumpulkan hasil panen petani. Pedagang berperan memasarkan produk sampai ke tangan konsumen.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JELAI (COIX LACRYMA-JOBI L.) Sundari, Sundari; Setiawan, Richo Budi
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the influence of cow manure to the growth of barley plants (Coix lacryma-jobi L.). This research began in August to November 2019, located in Bensamar Hamlet, Tenggarong District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province. The research uses the Randomized Complete Block Design (RCBD) which consists of 6 repeats. Consists of 4 levels, namely K0 (control), K1 (6,25 kg), K2 (12,50 kg), and K3 (18,75 kg). The results showed that the treatment for cow manure gave no significant effect against all observation parameters. The average high yield of the highest crops was obtained at K3 (30 t ha-1) treatment of 99,30 cm. The treatment of cow manure showed no apparent effect on all observation parameters. The average yield of the highest number of leaves is obtained on the K2 (20 t ha-1) treatment of 11,86. The treatment of cow manure showed no apparent effect on all observation parameters. The average yield of the highest rod circumference is obtained at K2 (20 t ha-1) treatment of 8,71 cm.
ANALISIS KONTRIBUSI SUBSEKTOR PETERNAKAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN PASER Fikri Jufri; Lilis Ummul Qirram
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi sektor peternakan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan keunggulan dari sektor peternakan di Kabupaten Paser. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder dengan sumber data dari Dinas Perternakan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pertanian yaitu Bidang Peternakan Kabupaten Paser, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Paser berupa data runtut waktu (time series) dari tahun 2013 sampai dengan 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan inteview dan dokumentasi. Terknik analisa data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah Kontribusi dan Location Quotient (LQ). Hasil  dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor Peternakan terhadap Produk Dometik Regioal Bruto (PDRB) Kabupaten Paser dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 berkontribusi rata-rata sebesar 0,72 persen dengan nilai LQ rata-rata sebesar 2,57 persen, maka nilai LQ>1 dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Sektor Peternakan menjadi sektor unggulan (basis) di Kabupaten Paser.
ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) PADA TANAH TERKONTAMINASI HIDROKARBON DI SANGATTA KUTAI TIMUR Amprin Amprin; Anisum Anisum
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pertumbuhan tanaman rumput teki (Cyperus rotundus) pada tanah terkontaminasi hidrokarbon dengan  perlakuan variasi atas tanah uji terdiri dari : 1. Kontrol tanpa limbah hidrokarbon (TP-1), 2.Penambahan limbah hidrokarbon 0.5 % (TP-2), 3. Penambahan  limbah hidrokarbon 1 % (TP-3), 4. Penambahan limbah hidrokarbon 2 % (TP-4), 5. Penambahan limbah hidrokarbon 3 % (TP-5), Penambahan limbah hidrokarbon 4 % (TP-6) dan penambahan limbah hidrokarbon 5 % (TP-7). Masing-masing tanah uji diberi perlakuan sama saat start up, yaitu dengan pemberian 0.5 gram pupuk NPK.Hasil analisis pertumbuhan tinggi tanaman rumput teki berdasarkan uji Wilayah Berganda Duncan (DMRT) pada taraf wilayah nyata student 5 % dapat disimpulkan bahwa rumput teki dapat tumbuh pada tanah terkontaminasi hidrokarbon dengan nilai TPH 0.5 %, 1 % dan 2 %, hal ini menunjukkan bahwa rumput teki dapat mendegradasi tanah yang terkontaminasi hidrokarbon.
PENYUSUNAN FUNGSI PRODUKSI POLINOMIAL PADA PRODUKSI JAGUNG MANIS DI DESA MANUNGGAL JAYA, TENGGARONG SEBERANG Ovigeria Subroto Sinaga
Jurnal Magrobis Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan salah satu produk pertanian yang biasa ditanam oleh petani.  Saat ini jagung menjadi komoditas pertanian yang sedang dikembangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui gerakan Revolusi Jagung.  Gerakan revolusi jagung ini bertujuan agar tingkat produksi jagung di kabupaten ini dapat meningkat. Salah satu jenis jagung yang ditanam petani adalah jagung manis. Jagung jenis ini disukai oleh konsumen karena memiliki cita rasa yang enak dan dapat dijadikan bahan baku membuat sayur olahan maupun langsung dikonsumsi dengan cara direbus maupun dibakar. Petani dalam bercocok tanam jagung tentu menggunakan berbagai input atau faktor produksi.  Dari dari beberapa faktor produksi salah satu input yang harus ada adalah penggunaan benih jagung.  Tanpa adanya benih jagung maka kegiatan budi daya jagung manis tidak dapat terlaksana. Penggunaan input dan adaya hasil dapat dituangkan ke dalam sebuah fungsi produksi.  Dari fungsi produksi ini kita dapat mengetahui bagaimana posisi penggunaan input dalam kegiatan budi daya jagung manis ini, apakah sudah mencapai titik optimal atau belum. Sesuai dengan teori produksi, fungsi produksi yang baik adalah mengikuti “hukum pertambahan hasil yang semakin berkurang”.  Dari hukum ini maka fungsi produksi yang tepat adalah sekurang kurangnya berbentuk persamaan kuadrat, dan penulis mencoba menemukan fungsi produksi polinomial pangkat tiga. Hasil penelitian penulis pada budi daya jagung manis di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang menghasilkan sebuah fungsi produksi yang terjadi adalah fungsi produksi linier yaitu Y = 2.5833 X.  Persamaan ini menunjukkan bahwa kegiatan produksi yang terjadi belum mencapai titik optimal.

Page 1 of 2 | Total Record : 14