cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2026)" : 43 Documents clear
Preventing the Progression of Knee Osteoarthritis: A Qualitative Study of Older Adults’ Experiences in Pekanbaru, Indonesia Arneliwati Arneliwati; Masrul Masrul; Mudjiran Mudjiran; Meri Neherta
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54750

Abstract

Osteoarthritis of the knee is a major health problem among older adults that can lead to disability and decreased quality of life. Preventing the progression of this disease requires a deep understanding of the experiences of older adults in managing their condition. This study aimed to explore the experiences of elderly individuals in preventing the progression of knee osteoarthritis in Pekanbaru City. This study used a qualitative design with a descriptive phenomenological approach. The participants consisted of 15 older individuals aged 60-80 years diagnosed with knee osteoarthritis, selected through purposive sampling. Data collection was conducted through in-depth semi-structured interviews from March to May 2024. The findings identified four main themes: (1) older adults’ understanding of knee osteoarthritis and its prevention, (2) strategies for managing pain and limited mobility, (3) family and social support in the prevention process, and (4) challenges and barriers in implementing prevention efforts. The results showed that the elderly have only a limited understanding of preventing the progression of osteoarthritis but display high motivation to take preventive measures when they receive adequate support. The most commonly used strategies included activity modification, traditional medicine and light exercise. Comprehensive ed Background: Knee osteoarthritis is a common chronic condition among older adults and is associated with disability and reduced quality of life. Efforts to prevent disease progression are strongly influenced by older adults’ experiences and perceptions in managing their condition. Aim: This study aimed to explore the experiences of older adults in preventing the progression of knee osteoarthritis in Pekanbaru, Indonesia. Methods: A qualitative study with a descriptive phenomenological approach was conducted among 15 older adults aged 60–80 years diagnosed with knee osteoarthritis. Data were collected through semi-structured in-depth interviews in Pekanbaru City from March to May 2024 and analyzed using thematic analysis following Braun and Clarke’s framework. Results: Four main themes were identified: (1) limited understanding of knee osteoarthritis and its prevention, (2) pain management strategies and adaptation of daily activities, (3) the role of family and social support in prevention efforts, and (4) physical, financial, and environmental challenges in implementing preventive behaviors. Despite limited knowledge, participants demonstrated strong motivation to prevent disease progression when adequate support was available. Conclusion: Older adults’ experiences indicate that prevention of knee osteoarthritis progression is shaped by knowledge, adaptive capacity, and social support. These findings highlight the need for structured education and a multidisciplinary, context-sensitive approach to support preventive efforts among older adults. ucational programs and multidisciplinary support are needed to improve the effectiveness of efforts to prevent the progression of knee osteoarthritis in older adults.
Teknik Radiografi Shoulder Joint Dengan Sangkaan Dislokasi: Studi Kasus di RSUD Drs. H. Amri Tambunan Stephanie Ariyanti; Justinus Tambunan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54764

Abstract

Radiografi Shoulder Joint adalah pemeriksaan radiologi vital untuk menilai kondisi sendi bahu, termasuk tulang scapula, clavicula, dan humerus, khususnya pada kasus dislokasi. Dislokasi merupakan cedera yang mempengaruhi stabilitas sendi bahu dan memerlukan diagnosa tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, hasil gambaran, serta upaya optimalisasi radiografi shoulder joint dengan sangkaan dislokasi di RSUD Drs. H. Amri Tambunan Lubuk Pakam. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi pada bulan Februari hingga April 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray dan Digital Radiography (DR) dengan proyeksi Antero Posterior (AP) Exorotasi dan Endorotasi. Hasil interpretasi menunjukkan Fraktur Midklavikula kanan dan Dislokasi kaput humerus ke anteroinferior. Proyeksi AP Exorotasi dan Endorotasi mampu memperlihatkan kelainan, namun proyeksi Postero Anterior (PA) Oblique Scapula Y Lateral disarankan untuk visualisasi dislokasi yang lebih bebas dari superposisi.
Determinants of Self-Care Behavior Based on the Theory of Planned Behavior in Hypertensive Patients: A Systematic Review Dwi Puji Lestari; Abu Bakar; Herdina Mariyanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54776

Abstract

Hypertension management largely depends on patients’ self-care behavior, including lifestyle modification and medication adherence. The Theory of Planned Behavior (TPB) offers a comprehensive framework to explain behavioral determinants influencing self-care practices. A systematic search was conducted in Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, and ProQuest for English-language studies published between 2019 and 2025. Cross-sectional studies examining self-care behavior and determinants aligned with TPB constructs were included. Data were synthesized narratively following PRISMA guidelines, and methodological quality was assessed using the Joanna Briggs Institute checklist. Fifteen studies were included. Self-care behavior was generally suboptimal. Attitude (knowledge and beliefs), subjective norms (social and family support), and perceived behavioral control (self-efficacy) were consistently associated with self-care behavior, with perceived behavioral control emerging as the strongest determinant. TPB is a relevant framework for understanding self-care behavior in hypertensive patients. Interventions should focus on enhancing self-efficacy and social support alongside improving patient knowledge.
Peran Kepala Ruangan Dalam Peningkatan Kepuasan Kerja Perawat Yosephine Br Sitepu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54778

Abstract

Kepuasan kerja perawat merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan keperawatan dan kinerja rumah sakit, yang salah satunya dipengaruhi oleh peran kepala ruangan sebagai manajer lini pertama. Kepala ruangan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi manajemen, supervisi, serta kepemimpinan yang berdampak langsung pada kondisi kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala ruangan dalam peningkatan kepuasan kerja perawat berdasarkan hasil sintesis penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2022–2026 dan relevan dengan topik kepemimpinan kepala ruangan serta kepuasan kerja perawat. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi yang efektif, gaya kepemimpinan yang suportif, pendelegasian yang tepat, serta kemampuan kepala ruangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kepuasan kerja perawat. Kesimpulannya, optimalisasi peran kepala ruangan sangat diperlukan sebagai strategi manajerial untuk meningkatkan kepuasan kerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan.
Radiografi Abdomen Dengan Sangkaan Fecal Impaction: Studi Kasus di Rumah Sakit Royal Prima Medan Helvinus Laia; Liberti Tarigan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54802

Abstract

Radiografi Abdomen adalah pemeriksaan radiologi yang memanfaatkan sinar-X untuk melihat kelainan pada rongga perut, seperti fecal impaction. Fecal impaction merupakan komplikasi dari konstipasi kronis di mana feses keras menumpuk di saluran pencernaan distal, paling sering di rektum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, hasil gambaran, serta upaya optimalisasi radiografi abdomen dengan sangkaan fecal impaction di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara pada bulan April 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray Siemens Multix Select dan Digital Radiography (DR) dengan tiga proyeksi utama: Antero Posterior (AP) Supine, Antero Posterior (AP) Erect, dan Left Lateral Decubitus (LLD). Hasil interpretasi menunjukkan adanya distribusi udara usus yang meningkat dan gambaran fecal material yang prominen pada kolon asendens, transversum, dan desendens, yang mengarah pada diagnosa fecal impaction. Penggunaan tiga proyeksi (3 posisi) mampu memberikan informasi diagnostik yang optimal untuk menegakkan diagnosa fecal impaction dan menyingkirkan kemungkinan ileus atau perforasi.
Radiografi Thorax Dengan Sangkaan Pneumonia: Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Haji Medan Juliana Lasniar Sidauruk; Sri Nanda Sihotang
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54803

Abstract

Pneumonia merupakan jenis infeksi paru yang sering terjadi, mengakibatkan peradangan dan gangguan fungsi paru. Pemeriksaan radiografi thorax menjadi penunjang diagnostik penting untuk melihat kelainan anatomi pada rongga dada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, hasil gambaran, serta prosedur radiografi thorax dengan sangkaan pneumonia di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi pada bulan Juni 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray dan sistem Computer Radiography (CR) dengan proyeksi tunggal Postero-Anterior (PA) Erect. Hasil interpretasi dokter menunjukkan adanya infiltrat dengan groundglass opacity paracardial kanan kiri dengan kesan Pneumonia. Proyeksi PA Erect dinilai cukup optimal untuk menegakkan diagnosa pneumonia, didukung dengan penggunaan CR yang efisien.
Radiografi Os Femur Dengan Sangkaan Multiple Fraktur: Studi Kasus di Rumah Sakit Advent Medan Liberti Tarigan; Juliana Lasniar Sidauruk
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54804

Abstract

Os Femur merupakan tulang terpanjang dan terkuat di tubuh manusia yang rentan mengalami trauma. Salah satu kelainan serius yang dapat terjadi adalah Multiple Fracture, yaitu terputusnya kontinuitas jaringan tulang dengan lebih dari satu garis patahan. Pemeriksaan radiografi menjadi penunjang diagnostik vital untuk melihat lokasi dan bentuk fraktur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, hasil gambaran, serta prosedur radiografi Os Femur dengan sangkaan Multiple Fracture di Rumah Sakit Advent Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka pada bulan Maret 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray dan sistem Digital Radiography (DR) dengan proyeksi Antero-Posterior (AP) dan Lateral. Hasil radiograf menunjukkan adanya Multiple Fracture pada Os Femur. Proyeksi AP dan Lateral dinilai cukup optimal untuk menegakkan diagnosa, dengan dukungan teknologi DR yang memungkinkan pengaturan densitas dan kontras pasca-eksposi. Pemeriksaan radiografi Os Femur pada kasus ini memerlukan penanganan khusus terkait kenyamanan pasien akibat nyeri hebat. Proyeksi AP dan Lateral mampu memberikan informasi diagnostik yang akurat.
Pengaruh Slow Stroke Back Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Stroke Sherly Metasari; Wenny Trisnaningtyas; Syarifah Nurus Soffia Perwira Putri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54806

Abstract

Stroke sebagaimana sebab utamanya kecacatan pun mortalitas, adanya hipertensi selayaknya faktor risikonyayang dominan dan sering tidak terkontrol. Intervensi nonfarmakologis diperlukan sebagai pelengkap terapimedis untuk membantu mengendalikan tekanan darahnya pasien stroke. Slow Stroke Back Massage (SSBM)yakni intervensi keperawatan komplementer di mana memberi efek relaksasi melalui penurunan aktivitas sistemsaraf simpatis. Studi berikut dituju menganalisis dampak SSBM pada penurunan tekanan darah kepada klienstroke. Studi berdesain quasi-experimentals berpendekatan pre test diikuti post test ada grub kontrol. Sampelberjumlah 60 pasien stroke dengan hipertensi yang diklasifikasi menjadi grub intervensi pun grub kontrol. Grubintervensinya diberi SSBM selama tujuh hari, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar.Tekanan darahnya ditinjau melalui sphygmomanometer digital terkalibrasi. Perolehan studi memperlihatkanpenurunan bersignifikan tekanan darah sistolic juga diastolic di grub intervensi dibanding grub kontrolnya(p<0,05). SSBM ternyatakan tepat membuat tensi darah menurun untuk klien stroke lalu dapat diterapkansebagai intervensi keperawatan non farmakologis pada jasa medis primer.
Pemeriksaan Lopografi Dengan Sangkaan Post Ileostomy Perforasi: Studi Kasus di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan Justinus Tambunan; Liberti Tarigan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54836

Abstract

Lopografi adalah teknik pemeriksaan radiologis pada saluran pencernaan dengan memasukkan media kontras positif melalui lubang buatan (stoma) pada daerah abdomen. Pemeriksaan ini penting pada kasus post ileostomy perforasi untuk menilai kondisi anatomi usus sebelum dilakukan penyambungan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, prosedur, serta hasil gambaran radiografi pada pemeriksaan lopografi dengan sangkaan post ileostomy perforasi di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur pada bulan April 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat fluoroskopi dan sistem Computer Radiography (CR). Prosedur pemeriksaan meliputi foto polos abdomen, dilanjutkan dengan pemasukan media kontras water soluble melalui stoma ke arah distal dan proksimal. Proyeksi yang digunakan adalah Antero-Posterior (AP) dan Lateral. Hasil interpretasi menunjukkan kontras mengisi ileum dan kolon tanpa adanya ekstravasasi, dengan kesimpulan kaliber usus tampak baik. Teknik pemeriksaan lopografi dengan proyeksi AP dan Lateral serta penggunaan fluoroskopi dinilai optimal untuk mengevaluasi kebocoran dan patensi usus pada kasus post ileostomy.
Management of a 5-Year-Old Patient with Pancreatic Serous Cystadenoma: A Rare Case Report Dedi Rahmad Harahap; Ismar Ismar; Tubagus Odih Rhomdani Wahid; Dedy Satria; Arnadi Arnadi; Welly Zulfikar; Eddy Ahmad Syahputra; Andrea Valentino; Sinta Chaira Maulanisa
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54891

Abstract

Introduction: Pancreatic serous cystadenoma is a benign primary pancreatic cystic neoplasm that typically presents asymptomatically. It is rare in the pediatric population and often poses diagnostic challenges. Case Report: A 5-year-old girl presented to the emergency department at Arifin Achmad Hospital with severe pain in the left upper quadrant of the abdomen, which had persisted for 5 days. Clinical examination revealed swelling and erythema in the epigastric region. Imaging studies identified cystic lesions in the pancreas. The patient underwent a pancreatectomy, and the pathological examination confirmed the diagnosis of pancreatic serous cystadenoma. Conclusion: Diagnosing pancreatic masses requires a comprehensive evaluation, with radiological imaging being crucial for accurate diagnosis and treatment planning. For lesions located in the caudal region of the pancreas, distal pancreatectomy is the recommended surgical approach.