cover
Contact Name
Bayu Indra P
Contact Email
bayuindraper@gmail.com
Phone
+6281216862688
Journal Mail Official
bayuindraper@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
JPPKn (Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : -     EISSN : 25416707     DOI : https://doi.org/10.36526/jppkn.v4i2.671
Core Subject : Education,
Jurnal JPPKn adalah Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila & Kewareganegaraan yang diterbitkan Program Studi PPKn FKIP Universitas PGRI Banyuwangi dua kali setahun yaitu April dan Oktober. JPPKn menerima artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian analisis kritis dalam bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan nilai dan moral, Pendidikan kebangsaan, Pendidikan kemasyarakatan, demokrasi , Filsafat, Nilai, dan Etika, Hukum dan Konstitusi; Politik dan Pemerintahan; Sosial dan Budaya yang belum pernah/tidak dalam pertimbangan dipublikasikan pada penerbit lain.
Articles 101 Documents
KORELASI MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN SEMANGAT BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SRONO BANYUWANGI Mislan Mislan
JPPKn Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran dapat diartikan sebagai salah satu komponen dari beberapa komponen pembelajaran yang dapat menciptakan dan mempertahankan kondisi yang memungkinkan kegiatan proses belajar mengajar berlangsung dengan disiplin dan menyenangkan. Disamping itu keberhasilan siswa dalam mencapai prestasi juga ditentukan oleh semangat belajar siswa dengan kedisiplinan dan kerja keras giat belajar. Karena untuk mencapai kesuksesan diperlukan kerja keras dalam menyelesaikan suatu pekerjaan sampai selesai dengan baik.Metode pengumpulan data menggunakan metode interview bebas terpimpin, metode angket tertutup, dan metode dokumenter. Metode analisa data yang digunakan adalah analisa data statistik. Sedangkan untuk menguji hipotesa  dalam penelitian ini digunakan rumus korelasi tetrakorik dengan devenden variabel dibagi dua kreteria yaitu baik dan kurang. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ada korelasi yang sangat signifikan antara media pembelajaran dengan semangat belajar siswa kelas VII SMP Negeri Srono dengan hasil yang diperoleh sebesar 0,940 atau 94%.
MEMBANGUN MASYARAKAT KOTA MENUJU MASYARAKAT MADANI Sr Sedar Marhaeni
JPPKn Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warga kota bekerja dimana saja, tak terbatas oleh ruang. Mereka bisa berdagang dengan antar bangsa di dunia, seperti di bidang eksport import, perbelanjaan dan transportasi. Di samping di bidang kegiatan ekonomi juga di bidang sosial dan budaya yang lain, seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan, diplomasi, rekreasi dan lain-lain.. Sebagai lingkungan pemukiman warga yang sangat heterogen dan kompleks, kota menghadapi seribu satu masalah yang harus diselesaikan oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah selaku pengelola wilayah kota, maupun anggota masyarakat yang bersangkutan sendiri. Problema tersebut beraneka, seperti masalah lahan atau fisik perumahan, maupun masalah sosial dan budaya yang saling berkait satu sama lain. Dalam memasuki milenium III, tuntutan masyarakat madani di dalam negeri menjadi semakin besar. Masyarakat madani yang mereka harapkan adalah masyarakat yang lebih terbuka, pluralistik, dan desentralistik dengan partisipasi politik yang lebih besar, jujur, adil, mandiri, harmonis, memihak yang lemah, menjamin kebebasan beragama, berbicara, berserikat dan berekspresi, menjamin hak kepemilikan, dan menghormati hak-hak asasi manusia.Membangun masyarakat kota menuju masyarakat madani dapat ditempuh melalui langkah-langkah perbaikan di sektor ekonomi, menumbuhkan intelektualitas, meningkatkan partisipasi aktif, menumbuhkan budaya modern, mengembangkan pluralisme, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa di kalangan warga masyarakat kota.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) DALAM MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PRODI PPKN FKIP DI UNIVERSITAS PGRI BANYUWANGI Roudhotul Jannah
JPPKn Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu usaha yang dapat di lakukan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran yaitu dengan mengembangkan variasi strategi pembelajaran sehingga dapat terciptanya pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Permasalahan pembelajaran yang sering terjadi ketika proses belajar mengajar berlangsung yaitu kurang antusiasnya peserta didik dalam menimbah ilmu agama Islam dan ketika peserta didik dihadapkan suatu permasalahan mereka cendrung kurang menggunakan kreativitas untuk berfikir atau membaca buku tapi lebih percaya dengan dunia maya.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP di Universitas PGRI Banyuwangi yang menempuh mata kuliah Pendidikan Agama Islam semester Genap tahun akademik 2015/2016.Penerepan strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berfikir  (SPPKB) dalam mata kuliah pendidikan agama Islam dikatakan baik karena dilihatdari hasil penelitian setiap siklus mengalami peningkatan yaitu siklus satu peserta didik yang mencai kreteria ketuntasan sebesar 20%, siklus kedua peserta didik mencapai kreteria ketuntasan sebesar 33%, dan pada siklus ketiga peserta didik mencapai kreteria ketuntasan sebesar 80%.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PKN PROBLEM BASE LEARNING (PBL) DAN METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) TERHADAP AKTIFITAS BELAJAR KELAS VII C DAN VII D SMP NEGERI 1 KALIPURO Bayu Indra Permana; Desi Kurnia Sari
JPPKn Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pembelajaran dalam arti tercapainya standar kompetensi, sangat bergantung pada kemampuan guru mengolah pembelajaran yang  dapat menciptakan situasi yang memungkinkan sehingga merupakan titik awal berhasilnya pembelajaran.  Pemilihan metode pembelajaran yang tepat akan mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran. Salah satu pendekatan atau metode pembelajaran yang mengakomodasi keaktifan siswa yaitu melalui metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning) dan metode Student Facilitator and Explaining (SFAE). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode purposive area. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan responden dalam penelitian ini menggunakan metode Populasi riset. Sedangkan dalam Metode Pengumpulan Data diraih dengan metode observasi, interview (wawancara), angket dan dokumenter. Adapun analisa statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisa Data Regresi ganda dua prediktorBerdasarkan Hasil analisa data dan pengujian hipotesis Minor I dan Minor II dikatakan terdapat Pengaruh metode pembelajaran PBL Terhadap Aktifitas Belajar Siswa di Sekolah. Sedangkan hasil analisa data dan pengujian hipotesis mayor dapat dikatakan terdapat pengaruh metode pembelajaran PBL dan metode pembelajaran SFAE terhadap aktifitas  belajar siswa di sekolah. Sehingga kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh antara metode pembelajaran PKn Problem Base Learning (PBL) dan Metode Student Facilitator And Explaining (SFAE) terhadap aktifitas belajar siswa di Sekolah Kelas VII C dan VII D SMP Negeri 1 Kalipuro Tahun Pelajaran 2015/2016.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PKN SEBAGAI GENERAL EDUCATION YANG BERBASIS PADA SCIENTIFIC APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DASAR MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Danang Iksan Maulana
JPPKn Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena beberapa hal terkait pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi, sampai saat ini pendidikan kewarganegaraan masih dalam posisi yang ambigu yang disebabkan status, tujuan, dan ruang lingkupnya belum dipahami secara integral dengan konteks sosial dan kesejahteraan. Mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dianggap menjenuhkan sebab materi yang diajarkan cenderung monoton, teoretik, kognitif, bahkan verbalistik. Proses pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi perlu diadakan perubahan dalam proses pembelajaran PKn di perguruan tinggi, salah satunya adalah model pembelajaran PKn berbasis pada scientific approach yang digunakan mulai dari pembelajaran tingkat SD, SMP, dan SMA. Karena berdasarkan pengalaman empirik peneliti dan survei awal peneliti, menunjukkan bahwa para dosen pengampu mata kuliah pendidikan kewarganegaraan di Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA) selama ini masih menerapkan sistem pembelajaran yang konvensional. Hal ini mungkin dilatarbelakangi karena masih adanya keraguan atau manfaat terhadap model pembelejaran PKn berbasis pada scientific approach, serta belum adanya penelitian terhadap masalah ini ditingkat perguruan tinggi.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa implementasi model pembelajaran PKn sebagai general education yang berbasis pada scientific approach mampu meningkatkan konsep dasar mahasiswa. Kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan peneliti pada penelitian ini tercapai pada siklus ke II, yaitu persentase jumlah mahasiswa yang mendapatkan minimal skor 75 pada quiz konsep dasar meningkat dari 67% menjadi 87%, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan konsep dasar mahasiswa meningkat dari 62% menjadi 87%, hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami teori dan menyelesaikan soal quiz saat proses pembelajaran di kelas semakin baik. Hal ini juga berarti kemampuan mahasiswa dalam konsep dasar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan materi kewajiban dan hak warga negara semakin baik pula.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO MATA PELAJARAN PKN PADA POKOK BAHASAN KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DI KELAS VIIB SEMESTER GENAP SMP AL IRSYAD BANYUWANGI Sofiyah Sofiyah; Harjianto Harjianto
JPPKn Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar PKn perlu mendapat perhatian khusus. Selama ini disekolah SMP Al Irsyad Banyuwangi untuk mata pelajaran PKn masih kurang diminati siswa. Berdasarkan data awal persentase hasil belajar masih dibawah kriteria ketuntasan minimal selain itu guru mengalami kesulitan dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Model pembelajaran portofolio adalah model pembelajaran yang tepat untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Metode penelitian, bersifat deskriptif kualitatif, untuk mengumpulkan data digunakan beberapa metode diantaranya observasi, interview, tes dan dokumenter. Adapun hasil penelitian dan pembahasan, Penilaian ranah afektif pada siklus I sebesar 61,62% sedangkan pada siklus II sebesar 76,26%, mengalami peningkatan sebesar 14,64 point. Penilaian ranah psikomotorik pada siklus I sebesar 55,63% sedangkan pada siklus II sebesar 78,79%, mengalami peningkatan sebesar 23,16 point. Penilaian hasil belajar ranah kognitif pada tahap pra tindakan, persentase ketuntasan belajar sebesar 22,72% sedangkan pada siklus I sebesar 54,55%. Ketuntasan hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 31,43 poin. Pada siklus II persentase hasil belajar ranah kognitif mengalami peningkatan dari 54,55% menjadi 77,27% mengalami peningkatan sebesar 22,72 point. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran portofolio dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa mata pelajaran PKn pada pokok bahasan “Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat” di kelas VIIB semester genap SMP Al Irsyad Banyuwangi.
HUBUNGAN ALAT KOMUNIKASI SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X TSM SEMESTER GENAP SMK NURUT TAQWA SONGGON BANYUWANGI Intan Ayu Sugiyono
JPPKn Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah sedemikian cepat sehingga tanpa kita sadari sudah mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia. Khususnya alat komunikasi Handphone dan Komputer sebagai sumber pembelajaran PKn dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode interview, metode dokumen, metode angket dan tes tulis. Metode analisa data yang digunakan adalah product moment. Hasil penelitian ini memperoleh peningkatan prestasi belajar siswa terdapat hubungan positif dan signifikan terbukti dengan hasil 0,921 jauh lebih besar dari taraf signifikan pada taraf signifikan 1% (0,463) dan 5% (0,361) artinya alat komunikasi berpengaruh untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM KURIKULUM 2013 TERHADAP HASIL BELAJAR DAN PERKEMBANGAN SOSIAL PPKN SISWA KELAS XI TATA NIAGA 2 SEMESTER GENAP SMK NEGERI 1 BANYUWANGI Hepi Setiawan; Bayu Indra Permana
JPPKn Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang mendorong anak untuk melakukan keterampilan-keterampilan ilmiah seperti mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Pendekatan ini menuntut siswa yang aktif dalam melakukan keterampilan ilmiah di atas (bukan gurunya). Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif, untuk mengumpulkan data yang digunakan beberapa metode di antaranya interview, angket, dan observasi. Dalam menganalisa data menggunakan analisis data regresi linier ganda dua prediktor. Dari hasil perhitungan diketahui hasil belajar PPKn diperoleh F reg = 7,599 ≥ Ftabel 5%= 4,14. Dari hasil perhitungan diketahui perkembangan sosial PPKn diperoleh F reg = 6,359 ≥ Ftabel 5% = 4,14. Dari hasil perhitungan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 terhadap hasil belajar dan perkembangan sosial PPKn siswa diperoleh F reg = 8,914 ≥ Ftabel 5% = 3,29. Dari hasil perhitungan analisia data, diketahui Pendekatan Saintifik terhadap Hasil Belajar PPKn (X1) mempunyai sumbangan efektif sebesar 0,108% dan Perkembangan Sosial PPKn (X2) mempunyai simbangan efektif sebesar 0,093%.
PENGARUH GURU DALAM MENUMBUHKAN NILAI NORMA KESOPANAN PADA SISWA TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI IPS 1 MAN 3 BANYUWANGI Fajariyah Anik Maturohmah; Roudhotul Jannah
JPPKn Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai norma kesopanan merupakan suatu aturan yang berharga dalam sekolah dan kehidupan sehari-hari yang mengatur tingkah laku siswa agar lebih sopan terhadap guru/orang yang lebih tua, aturan tersebut berasal dari kebiasaan-kebiasaan di sekolah agar lebih menghargai orang lain. Kedisiplinan siswa yaitu kepatuhan seorang siswa kepada tata tertib sekolah dan suatu sikap yang selalu tepat waktu, patuh, taat, sadar, dan tanggung jawab serta menjalankan aturan-aturan yang berlaku. Metode pengumpulan data kuesioner tertutup, interview bebas terpimpin, observasi, dan dokumen. Metode analisa data yang digunakan regresi ganda dua prediktor.Hasil penelitian ini memperoleh data  minor pertama bahwa Freg=6,805 ≥Ftabel 5% =4,10 maksudnya ada pengaruh guru dalam membimbing siswa terhadap kedisiplinan kelas XI IPS 1 di MAN 3 Banyuwangi semester genap tahun ajaran 2016/2017. Dari hasil analisa data minor kedua Freg=26,321 ≥ Ftabel5%=4,10 maksudnya ada pengaruh sopan santun terhadap peningkatan kedisiplinan kelas XI IPS 1 di MAN 3 Banyuwangi semester genap tahun ajaran 2016/2017. Dari hasil analisa data mayor bahwa Freg =38,787 ≥ Ftabel 5% = 3,25 maksudnya ada pengaruh guru dalam menumbuhkan nilai norma kesopanan pada siswa terhadap peningkatan kedisiplinan siswa kelas XI IPS 1 di MAN 3 Banyuwangi Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SD NU NURUL QUR'AN KECAMATAN SINGOJURUH KABUPATEN BANYUWANGI Danang Iksan Maulana
JPPKn Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang penanaman pendidikan karakter melalui Ekstrakurikuler Pramuka dalam bentuk ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya penyimpangan yang terjadi di masyarakat. Penyimpangan tersebut menunjukkan terjadinya penurunan karakter bangsa. SD NU Nurul Qur’an menerapkan penanaman pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler pramuka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler pramuka yang merupakan salah satu ekstrakurikuler wajib di SD NU Nurul Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan menggunakan triangulasi teknik untuk mendapatkan data, yaitu teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis data sebelum di lapangan dan analisis data selama di lapangan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, pembina pramuka, dan beberapa wali murid siswa kelas IV. Peneliti juga menyebarkan angket kepada 35 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan pembina pramuka merencanakan program ekstrakurikuler pramuka dengan mengembangkan karakter disiplin. Dalam pelaksanaan ekstrakurikuler pramuka, karakter disiplin dan tanggung jawab muncul dalam 7 kegiatan atau kurang dari setengahnya. Hasil penanaman pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler pramuka menunjukkan karakter peduli lingkungan dominan muncul pada lebih dari setengah jumlah siswa. Lebih dari itu setengahnya senang mengikuti ekstrakurikuler pramuka, dan menyatakan bahwa ekstrakurikuler pramuka perlu dilaksanakan di sekolah. Berdasarkan penelitian ini, ekstrakurikuler pramuka dapat menjadi alternatif dalam penanaman pendidikan karakter.

Page 6 of 11 | Total Record : 101