cover
Contact Name
Nurul Izzah Lubis
Contact Email
redaksijurnalupu@gmail.com
Phone
+6281260999253
Journal Mail Official
redaksijurnalupu@gmail.com
Editorial Address
Kantor Redaksi PROPORSI Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif
ISSN : 26150247     EISSN : 27152995     DOI : 10.22303
Core Subject : Art, Social,
PROPORSI adalah sebuah jurnal ilmiah dalam bidang desain, multimedia dan industri kreatif. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Potensi Utama Medan. PROPORSI diterbitkan setahun dua kali yaitu pada bulan November dan Mei. Jurnal ini terbuka untuk umum dan tujuan utamanya adalah untuk berbagi pengetahuan kajian dalam bidang desain, multimedia dan industri kreatif.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016" : 10 Documents clear
REPRESENTASI PERJUANGAN HIDUP DALAM FILM “ANAK SASADA” SUTRADARA PONTY GEA Dani Manesah
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.179-189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap Representasi Perjuangan Hidup dalam film Anak Sasada Karya Ponty Gea. Realitas kemiskinan perdesaan direpresentasikan melalui tokoh Sabungan. Sabungan meninggalkan kampung halaman untuk mencari kehidupan yang lebih baik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan secara menyeluruh serta menidentifikasi dialog dan visual gambar perscene dan pershot dalam film Anak Sasada. Untuk mengungkap representasi kehidupan dalam film Anak Sasada peneliti menggunakan teori representasi Stuart Hall. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah representasi perjuangan hidup dalam mencari pekerjaan, representasi perjuangan hidup kasih sayang, representasi perjuangan hidup menjual ulos.
ANALISA TATA LETAK PADA RUANG KOMERSIAL STUDI KASUS LOBBY HOTEL Siti Indah Lestari
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.117-128

Abstract

Kualitas interior suatu ruangan sangat dipengaruhi dengan ruang dan pengguna ruang tersebut, serta memiliki nilai timbal balik yang sangat kuat, hal tersebut sangat mempengaruhi karakteristik manusia yang melakukan hubungan didalamnya, pada hal ini ruang lingkup pengguna hotel yakni orang-orang pebisnis serta wisatawan, peneliti pada karya ini bertitik tumpu pada analisa bagian interior yakni mengenai tata letak benda-benda interior seperti meja, kursi dan furniture lainnya yang dapat mempengaruhi keadaan interior suatu ruangan yang dapat mempengaruhi hubungan antara penggguna hotel. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara serta kualitatif. Metode observasi dilakukan untuk mengamati langsung tempat penelitian, hal ini mengamati lobby hotel yakni berkaitan dengan furniture dan interaksi pengunjung, metode wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi dengan cara bertanya langsung kepada responden, sedangkan metode kualitatif yakni metode pendukung dengan menerapkan teori, yang dimanfaatkan sebagai pemandu agar penelitian yang dijalani sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kenyamanan di ruang lobby Garuda Plaza Hotel akan sangat dipertimbangkan, dengan memperhatikan furniture serta pencahayaan yang ada di lobby hotel agar interaksi pengguna didalammya lebih nyaman.
TIPOGRAFI KREASI MOTIF GORGA BATAK Rinanda Purba
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.190-201

Abstract

Perancangan tipografi merupakan proses pembuatan huruf, angka, tanda baca yang mengadaptasi dari motif ukir yang dimiliki oleh masyarakat Batak di sumatera utara dengan mengikuti kaidah dan tata rancangan tipografi. Penelitian dilakukan di rumah-rumah adat Batak yang ada di Sumatera Utara. Multikulturalisme yang terjadi di sumatera utara khususnya di kota Medan menimbulkan penurunan budaya masyarakat Batak, pewarisan budaya yang dapat dikatakan hampir berhenti karna budaya asing yang dianggap lebih menarik bagi generasi muda Proses penggarapan ide yaitu dengan menggabungkan font yang sudah ada dengan motif ukir Gorga yang sudah melalui tahapan stilasi sehingga menghasilkan sebuah bentuk baru yang mencerminkan identitas budaya Batak itu sendiri. Tujuan dari perancangan ini yaitu agar kearifan budaya lokal mampu tumbuh dan berkembang baik di kalangan generasi muda. Karya tipografi kreasi dari motif ukir Gorga Batak ini merupakan upaya dalam mempopulerkan budaya (tradisi) keranah seni grafis modern sehingga penggunaan ornamen-ornamen yang berbau tradisi dapat digunakan secara luas sebagai konsep desain para desainer masa kini. Perancangan Karya ini diharapkan dapat menjadi menarik bagi generasi muda dan kearifan budaya lokal mampu tumbuh dan berkembang baik di kalangan generasi muda.
KETERKAITAN ELEMEN INTERIOR TEMPAT MAKAN TERHADAP SOSIAL MASYARAKAT Ivo Ramadhani
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.129-141

Abstract

Tempat makan di Kota Medan semakin populer dilihat dari beberapa tahun terakhir ini. Banyak elemen-elemen interior yang menjadi fasilitas pendukung tempat makan tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur lingkungan yang disukai oleh serta dapat mempengaruhi respon sosial masyarakat pada tempat makan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif untuk menentukan variabel yang dapat digunakan sebagai stimulus eksperimen berikutnya guna mendapatkan respon persepsi, emosi, dan sikap kemudian data hasil eksperimen dianalisis menggunakan ANOVA (Analisis of Variance), menunjukkan bahwa elemen interior yang paling mempengaruhi sosial masyarakat pada tempat makan tersebut;  meskipun  gaya  modern dapat membangkitkan respon sosial persepsi, emosi, elemen dekoratif dan furniture yang paling efektif; ditemukan juga hubungan antara persepsi, emosi, dan sikap kaitannya dengan proses persepsi, emosi dapat mempengaruhi sikap masyarakat pada tempat makan, hal ini sejalan dengan mekanisme persepsi dimana kontribusi sosial dapat membangkitkan emosi sehingga mempengaruhi persepsi dan munculnya sikap masyarakat pada tempat makan tersebut.
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAVE KENDENG John John; Sony Sirait
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.202-214

Abstract

Air bersih adalah sumber kehidupan yang paling utama bagi makhluk hidup, namun hal ini yang mulai terasa asing di daerah Gunung Kendeng. Pegunungan Kendeng merupakan daerah pegunungan kapur yang membentang di bagian utara Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pegunungan kendeng yang kaya akan kapur dijadikan sumber penambangan utama bagi industri semen. Pegunungan Kendeng juga kaya akan mineral air yang menetes melalui stlaktit, turun ke sungai dan dimanfaatkan masyarakat utuk irigasi sawah, minum, mandi, dan sebagainya. Namun hal ini terasa semakin sulit karena kian berkembangnya industri penambangan di sekitar Gunung Kendeng, sehingga sumber mata air utama di daerah tersebut nyaris hilang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk mencari seberapa peduli masyarakat terhadap kelangsungan hidup di daerah pegunungan Kendeng. Hasil dari penelitian berupa Iklan Layanan Masyarakat yang akan ditampilkan di media sosial.
PENGARUH DESAIN INTERIOR PERPUSTAKAAN TERHADAP KENYAMANAN PENGGUNA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS POTENSI UTAMA Sri Wahyuni Panjaitan
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.142-152

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh desain interior perpustakaan terhadap kenyamanan pengguna di perpustakaan Universitas Potensi Utama dan untuk mengetahui elemen-elemen desain interior yang berpengaruh pada kenyamanaan pengguna. Perpustakaan sebuah perguruan tinggi merupakan sebuah wadah untuk menemukan ilmu pengetahuan dan sumber informasi lainnya. Perpustakaan pada sebuah perguruan tinggi merupakan tempat yang penting untuk dipenuhi sehingga dapat mendukung proses belajar mahasiswa, disana mereka dapat menemukan ilmu pengetahuan dan sumber informasi lainnya. Hal  yang harus diperhatikan agar pengunjung betah berlama-lama di perpustakaan adalah elemn-elemen desain interior sehingga dapat menciptakan kenyamanan di perpustakaan, karena desain interior merupakan hal yang penting untuk merancang suatu bangunan seperti perpustakaan. Rancangan bangunan perpustakaan perlu diperhatikan setiap fungsi ruangannya, kenyamana, keharmonisan dan keindahan ruangan dari segi interior. Ruang perpustakaan akan terlihat nyaman bagi pengunjung ketika ruang tersebut ditata dengan memperhatikan tata letak, warna, suhu udara, dan pencahayaan. Kenyamanan pengunjung ataupun pengguna perpustakaan dapat dilihat dari elemen desain interior seperti tata letak, warna,suhu udara, pencahayaan yang diterapkan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa desain interior perpustakaan Universitas Potensi Utama dapat dikatakan baik seperti suhu udara, pewarnaan, pencahayaan, namun tata letak meja dan kursi tidak memberikan kenyamanan.
ANALISIS DESAIN LANGIT- LANGIT ISTANA MAIMUN Noprita Elisabeth Sianturi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.215-223

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa bentuk atau motif dari langit-langit atau plafon,  atau bagian dari Istana Maimun yang memuat unsur budaya dari mana saja, sehingga masyarakat dapat mengetahui unsur (budaya) yang terkandung dari pembangunan Istana MaimunIstana Maimun adalah sebuah bangunan sejarah peninggalan bagi umat Melayu yang didirikan oleh Kesultanan Deli dengan ciri khas warna kuning sebagai dasar pembangunannya, Istana Maimun merupakan sebuah tujuan wisata yang ada dikota Medan, bangunan Istana Maimun merupakan bangunan yang dibuat oleh seorang arsitek dari negara Belanda, istana tersebut dibangun dengan memadukan berbagai unsur budaya dari berbagai negara seperti India, Spanyol, Persia, Italia, Eropa dan Timur Tengah. Hasil dari pengematan dan penelitian bahwa motif langit-langit Istana Maimun mengandung banyak campuran relief dari Timur Tengah dan Persia serta Kebudayaan Melayu, serta warna langit-langit Istana Maimun bercirikan warna kuning, dimana warna kuning melambangkan kebudayaan Melayu.
ANALISIS PERBANDINGAN INTERPRETASI PENOKOHAN ANTARA NOVEL DAN FILM 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA Suryanto Suryanto
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.153-164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi perbandingan interpretasi penokohan yang baik, dalam bentuk kategorisasi aspek penciutan, penambahan, maupun perubahan bervariasi dalam ekranisasi novel ke bentuk film 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan film 99 Cahaya di Langit Eropa sutradara Guntur Soeharjanto. Penelitian berupa proses ekranisasi hanya penokohan. Instrumen penelitian ini adalah human instrument. Data diperoleh dengan teknik membaca, teknik menonton, dan teknik mencatat. Validitas data diperoleh dengan menggunakan validitas semantis dan validitas referensial, reliabilitas data diperoleh dengan menggunakan reliabilitas intrarater dan reliabilitas interrater. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses ekranisasi yang terjadi pada penokohan saja, yaitu adanya penciutan, penambaham, dan perubahan bervariasi. Penciutan penokohan atau tokoh terjadi karena media yang digunakan dalam pembuatan novel dan film berbeda. Secara keseluruhan penciutan yang dilakukan dalam visualisasinya ke bentuk film masih sesuai dilakukan karena terdapat penghilangan cerita, tokoh atau penokohan diambil pada bagian yang tidak begitu penting untuk divisualisasikan. Penambahan penokohan atau tokoh dalam film secara keseluruhan masih relevan dangan cerita yang ada dalam novel, hanya saja pada visualisasi dalam film dibuat lebih menarik dengan banyaknya adanya tokoh tambahan yang dimunculkan sehingga cerita dalam film tidak monoton seperti dalam novel. Kemunculan tersebut untuk menambah esensi film sehingga penonton akan terbawa masuk dalam alur cerita. Adapun untuk perubahan bervariasi tokoh yang dilakukan dalam visualisasinya ke bentuk film secara keseluruhan tidak jauh melenceng dari penggambaran yang ada pada novel.
FOTOGRAFI PONSEL (Smartphone) SEBAGAI SARANA MEDIA DALAM PERKEMBANGAN MASYARAKAT MODERN Muhammad Rusdi Tanjung
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.224-234

Abstract

Perkembangan teknologi dan ide yang terjadi dalam bidang fotografi sangat berpengaruh terhadap karakteristik dan hasil karya fotografi di jaman sekarang. Kinerja hardware kamera yang disematkan pada smartphone semakin hari semakin baik dengan kualitas hasil gambar yang mampu di tangkap juga semakin memanjakan mata penggunanya. Sebuah foto memiliki nilai dokumentasi karena mampu merekam sesuatu yang tidak mungkin akan terulang kembali. Dengan dukungan kamera yang disematkan pada smartphone, sekarang ini semua orang adalah fotografer, karena mereka mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang bagus. Aktivitas fotografi saat ini tidak lagi harus menggunakan kamera khusus, tetapi justru lebih banyak menggunakan kamera dari fasilitas handphone yang digunakan untuk mengabadikan segala kegiatan sehari hari.
MISE EN SCENE DALAM FILM LAMARAN SUTRADARA MONTY TIWA Muhammad Ali Mursid Alfathoni
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.165-178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi aspek mise en scene dalam film Lamaran. Film Lamaran di produksi tahun 2015 oleh Rapi Films dengan durasi 1 jam 35 menit 56 detik yang di sutradarai oleh Monty Tiwa. Di tengah popularitasnya sebagai seorang pengacara dalam menyelesaikan kasus seorang koruptor membuat Tiar mendapat ancaman pembunuhan dari seorang bos mafia. Akan tetapi, ancaman tersebut tidak membuat semangat Tiar mundur dari profesinya. Untuk menjaga keselamatan Tiar, dua orang agen mendatangkan seorang pemuda tampan yang menjadi mata-mata sekaligus pacar palsu Tiar. Keluarga Tiar protes terhadap Tiar ketika mereka mengetahui kalau Tiar berpacara dengan orang yang bukan keturunan Batak. Dalam film Lamaran terdapat unsur pembentukan film salah satunya unsur sinematik. Di dalam unsur sinematik terdapat aspek mise en scene yang saling berkesinambungan dalam film Lamaran. aspek mise en scene tersebut meliputi aspek setting (latar), aspek kostum dan tata rias, aspek pencahayaan (lighting), dan aspek pergerakan pemain. Untuk mendeskripsikan aspek mise en scene dalam film Lamaran peneliti menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif dan semiotika.

Page 1 of 1 | Total Record : 10