cover
Contact Name
Elsi Dwi Hapsari
Contact Email
elsidhapsari2@gmail.com
Phone
+6287839259788
Journal Mail Official
elsidhapsari2@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat DPP PPNI Graha PPNI Jl. Lenteng Agung Raya No 64, Kec. Jagakarsa, RT 006 RW O8, Jakarta Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)
ISSN : 25031376     EISSN : 25498576     DOI : http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v4i3
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) merupakan jurnal resmi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia ini merupakan jurnal dengan peer-review yang diterbitkan secara berkala setiap 4 bulan sekali (April, Agustus, Desember), berfokus pada pengembangan keperawatan di Indonesia. Tujuan diterbitkan JPPNI adalah untuk mewujudkan keperawatan sebagai suatu profesi yang ditandai oleh kegiatan ilmiah yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan oleh perawat di Indonesia, dikomunikasikan melalui media jurnal yang dikelola oleh organisasi profesi, dan didistribusikan ke kalangan perawat, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2016)" : 8 Documents clear
PERBEDAAN TERAPI BACK MASSAGE DAN AKUPRESUR TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM LANGSA Mailisna .; Sutomo Kasiman; Evi Karota Bukit
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.153 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.32

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian: mengetahui perbedaan terapi back massage dan akupresur terhadap kualitastidur pasien hemodialisa di Rumah Sakit Umum Langsa. Metode: Jenis penelitian yang digunakanialah kuasi eksperimen dengan pretest dan posttest pada dua kelompok (two group pretest danposttest desain). Populasi pada penelitian ini berjumlah 88 orang yang menjalankan hemodialisarutin. Jumlah sampel sebanyak 66 orang (33 responden dilakukan terapi back massage danakupresur) yang diperoleh dengan menggunakan teknik non probability sampling jenis consecutivesampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kualitas tidur dengan skor 0–21. Analisisbivariat menggunakan uji paired t test dengan derajat kemaknaan α (0.05). Hasil: Hasil penelitianmenunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifi kan hasil skor kualitas tidur di antara therapy backmassage dan akupresur dengan nilai p=0.575(>0.001). Penelitian ini menunjukkan ada peningkatankualitas tidur pasien hemodialisa setelah dilakukan intervensi. Kesimpulan: Terapi back massagedan akupresur dapat dijadikan sebagai tindakan terapi komplementer yang dapat diaplikasikansebagai upaya peningkatan kualitas tidur pasien hemodialisa.Kata Kunci: terapi back massage, akupresur, kualitas tidur, hemodialisaThe Difference between Back Massage Therapy and Acupressure on Quality of Sleep inHemodialysis Patients at General Hospital of LangsaABSTRACTObjective: This study aims at identifying the difference between back massage and acupressuretherapy on quality of sleep in hemodialysis patients at General Hospital of Langsa. Methods: Itemployed a quasi-experimental method with two-group pretest-posttest design. The population was88 patients who received hemodialysis routinely. A sample size was 66, consisting of 33 receivingback massage and 33 receiving acupressure and taken using non-probability sampling design, i.e.consecutive sampling. Data were collected using questionnaires concerning the quality of sleep witha score of 0-21 and analyzed using bivariate analysis with paired t-test at α (0.05). Results: Theresults of the study indicated that there was the difference in the quality of sleep before and afterback massage therapy and acupressure with p-value=0.575 (>0.001). It was also found that therewas the increase in the quality of sleep in hemodialysis patients after the intervention. Conclusion:Back massage and acupressure therapy can used as a complementary therapy which can appliedas the therapy for improving the quality of sleep in hemodialysis patients.Keywords: Back Massage Therapy, Acupressure, Quality of Sleep, Hemodialysis.
RANCANGAN PEMBELAJARAN KASUS BERBASIS E-LEARNING UNTUK ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS DENGAN PENDEKATAN TAKSONOMI NANDA-I, NIC, NOC Hidayah .; Lutfan Lazuardi; Wiwin Lismidiati
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.718 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.28

Abstract

ABSTRAKTujuan Penelitian: Mendeskripsikan kebutuhan pengguna untuk merancang pembelajaran kasusberbasis e-learning dengan menggunakan pedoman NANDA-I, NIC, NOC dalam asuhan keperawatanmaternitas. Metode: Desain penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatanstudi deskriptif analitik. Proses pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Partisipanterdiri atas 2 orang dosen dan 5 orang mahasiswa. Penelitian dilakukan pada bulan November 2015selama 3 minggu. Analisis data dengan pendekatan kualitatif dan penyajian data dilakukan secaradeskriptif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian terdiri atas 4 tema utama, yaitu (1) permasalahan dalamproses pembelajaran asuhan keperawatan maternitas dengan menggunakan pedoman NANDA-I,NIC, NOC baik yang berasal dari mahasiswa, dosen, maupun sistem pembelajaran. Permasalahanmeliputi pengajaran asuhan keperawatan belum seluruhnya menggunakan NANDA-I, NIC, NOC,ketidakpahaman mahasiswa menggunakan NANDA-I, NIC, NOC jika diberikan kasus, fasilitas bukuperpustakaan terkait NANDA-I, NIC, NOC terbatas dan kurang lengkap; (2) tujuan pembelajaranasuhan keperawatan maternitas dengan menggunakan pedoman NANDA-I, NIC dan NOC; (3)tujuan pengembangan prototype e-learning, (4) spesifi kasi rancangan prototype E-learning yangdibutuhkan pengguna yang meliputi tampilan user friendly dan menarik; konten yang diinginkanberupa latihan penyelesaian kasus; kasus yang terdiri atas DM gestasional, preeklampsi, eklampsi,sindrom HELLP, solutio plasenta, perdarahan antepartum, dan masalah sistem reproduksi. Sistempengamanan berupa password dan account, serta dilengkapi proses download serta fl eksibeldan kompatibel. Diskusi: Faktor penyebab utama adanya masalah dalam pembelajaran asuhankeperawatan dengan menggunakan NANDA-I, NIC, NOC, karena fokus pembelajaran yang lebihditekankan pada pengumpulan pengetahuan tanpa mempertimbangkan keterampilan dalammelakukan asuhan keperawatan. Fokus rancangan prototype pembelajaran kasus berbasise-learning ini untuk selanjutnya bertumpu pada tampilan antarmuka serta pilihan skenario kasusyang dapat mengakomodasi kebutuhan mahasiswa dalam pembelajaran kasus. Kesimpulan:Pengembangan rancangan prototype pembelajaran kasus berbasis e-learning ini ditujukan sebagaipelengkap pembelajaran konvensional yang berfokus pada aspek pengetahuan mahasiswa dalammenerapkan penggunaan NANDA-I, NIC, NOC melalui latihan-latihan kasus yang diberikan.Kata Kunci: E-learning, asuhan keperawatan maternitas, NANDA-I, NIC, NOCTHE DEVELOPMENT OF E-LEARNING-BASED CASE LEARNING FOR MATERNITY NURSINGCARE USING NANDA-I, NIC, NOC TAXONOMY APPROACHABSTRACTObjective: To describe the development of E-learning-based case learning using the guidelinestaken from NANDA-I, NIC, NOC for maternity nursing care. Methods: This study was conductedusing a qualitative method with decsriptive analytical approach. Samples were taken usingpurposive sampling technique. Participants consisted of two lectures and fi ve students. The studywas conducted in November 2015 for three weeks. Data were analyzed qualitatively and presenteddescriptively. Results: The results of the study consisted of four major themes: (1) problems inmaternity nursing care learning process by using the guidelines taken from NANDA-I, NIC, NOCfrom students, lecturers and learning systems. The problems were that not all teachings of nursingcare used NANDA-I, NIC, NOC, students did not understand using NANDA-I, NIC, NOC if case weregiven, books related to NANDA-I, NIC, NOC in the library were limited and incomplete, (2) Objectivesof maternity nursing care learning by using the guidelines taken from NANDA-I, NIC and NOC,(3) Objectives of the development of E-learning prototype, (4) Specifi cation of E-learning prototyperequired by users such as user-friendly and interesting interface, contents consisting of caseexercises, cases including gestational DM, pre-eclampsia, eclampsia, HELLP syndrome, placentasolution, antepartum hemorrhage and reproduction system problems. Security system appliedpassword and account accompanied with a fl exible and compatible download page. Discussion:Problems arose in nursing care learning which employed NANDA-I, NIC, NOC because thelearning process focused on collecting knowledge without taking skills in performing nursing careinto consideration. The development of E-learning-based case learning prototype was focused oninterface and the options of case scenario that can accommodate students’ requirements in the caselearning. Conclusion: E-learning-based case learning prototype was developed as a complementarymedia for the conventional learning which focused on the cognitive aspects of students in employingNANDA-I, NIC, NOC through case exercises provided.Keywords: E-learning, Maternity Nursing Care, NANDA-I, NIC, NOC
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA REGULER MENJALANI PENDIDIKAN DI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Siti Zahara Nasution; Widya Darayani Purba
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.808 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.33

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifi kasi pengaruh dukungan keluarga terhadapmotivasi mahasiswa sarjana keperawatan kelas reguler menjalani pendidikan di Fakultas Keperawatan,Universitas Sumatera Utara. Metode: Metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi digunakan dalampenelitian ini. Jumlah responden sebanyak 234 orang mahasiswa yang diambil dengan teknik proposionalsampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga buah kuesioner sebagai instrumenpenelitian yaitu kuesioner data demografi , kuesioner untuk mengukur dukungan keluarga yang telah diujivaliditasnya (0,98) dan reliabilitasnya (0,82) dan kuesioner untuk mengukur motivasi mahasiswa yang telahdiuji validitasnya (0,89) dan reliabilitasnya (0,80). Pengumpulan data dilakukan pada minggu kedua Aprilsampai minggu kedua Mei 2015 setelah mendapatkan pernyataan lulus uji etik dari Komisi Etik PenelitianKesehatan Fakultas Keperawatan USU. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasilpenelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifi kan antara dukungan keluarga terhadap motivasimahasiswa sarjana keperawatan kelas reguler menjalani pendidikan di Fakultas Keperawatan UniversitasSumatera Utara (ρvalue=0,016), dengan nilai koefi sien korelasi r=0,157 dengan interpretasi sangat lemah.Diskusi: Mayoritas mahasiswa memiliki dukungan keluarga yang baik, yaitu 98,3% dan mayoritas mahasiswamemiliki motivasi yang tinggi, yaitu 96,6%, hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga menciptakan motivasiyang baik bagi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, makapeneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh dukungan keluarga terhadap motivasi mahasiswa sarjanakeperawatan kelas reguler menjalani pendidikan di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.Kata Kunci : Mahasiswa, dukungan keluarga, motivasi.EFFECTS OF FAMILY SUPPORT ON MOTIVATION IN REGULAR STUDENTS UNDERTAKING THEIRSTUDY AT THE FACULTY OF NURSING OF NORTH SUMATRA UNIVERSITYABSTRACTObjective: This study aimed at identifying the effects of family support on motivation in nursing undergraduatestudents of regular class to undertake their study at the Education Faculty of Nursing, North Sumatra University.Methods: This study employed a quantitative method with correlation descriptive design. Total respondentswere 234 students taken using proportional sampling. Data were collected using three questionnaires, namelydemographic data questionnaire, questionnaire to measure family support of which validity (0.98) and reliability(0.82) had been tested and questionnaire to measure the motivation of students of which validity (0.89) andreliability (0.80) had been tested. The data were collected in the second week of April until the second weekin May 2015 after obtaining the Ethical Clearance from the ethics committee for health research, the Faculty ofNursing, North Sumatra University. The data were analyzed using Spearman. Results: The results of the studyindicated a signifi cant positive correlation between family support and motivation in undergraduate nursingstudents of regular class undertaking study at the Faculty of Nursing, North Sumatra University (ρvalue=0.016), with a correlation coeffi cient r = 0.157 with very weak interpretation. Discussion: The majority ofstudents received good family support (98.3%) and the majority of students had high motivation (96.6%).This suggests that family support creates good motivation for students in undertaking their study. Conclusion:Based on the research results, it can be concluded that there is a signifi cant effect of family support onmotivation in nursing undergraduate students of regular class undertaking their study at the Faculty of Nursing,North Sumatra University.Keywords: student, family support, motivation
PENGALAMAN IBU MENYUSUI SEBELUM, SAAT, DAN SETELAH ERUPSI MERAPI 2010 Erviana Dewi Muslikhah; Elsi Dwi Hapsari; Fitri Haryanti
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.191 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.29

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian: Untuk mengetahui pengalaman ibu dalam memberikan ASI sebelum, saat, dansetelah terjadi bencana erupsi Merapi 2010. Metode: Penelitian dengan rancangan kualitatif danpendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian ialah 5 orang ibu menyusui yang berada di huniantetap Cangkringan. Analisis data menggunakan metode Colaizzi. Pengumpulan data dilakukan padabulan September sampai Desember 2013. Izin etik diperoleh dari Komisi Etik Fakultas KedokteranUniversitas Gadjah Mada. Hasil: Pada kondisi sebelum bencana, terdapat satu tema yang diperolehyaitu pemberian ASI lancar meskipun ada kesulitan. Pada saat terjadi bencana, diperoleh duatema yaitu kenyataan di shelter yang berbeda dengan harapan dan dukungan sosial diterima Ibudari suami dan masyarakat. Pada kondisi setelah bencana diperoleh satu tema yaitu kelancaranPemberian ASI. Kesimpulan: Pada kondisi bencana, ibu yang menyusui mengalami berbagaitantangan agar tetap dapat menyusui anaknya secara eksklusif. Ibu yang menyusui disarankandapat mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana untuk mempersiapkan bekal berupapengetahuan terkait merawat payudara dengan benar serta menjaga agar ASI tetap lancar meskipundalam kondisi cemas yaitu dengan tetap memberikan ASI pada anak dan mengkonsumsi makanansehat agar nutrisi tercukupi. Bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat lebih banyak memberikanedukasi terkait kesulitan dalam menyusui. Pemerintah diharapkan lebih memperhatikan kondisikesehatan korban bencana khususnya kesehatan ibu dan anak.Kata Kunci: ASI, bencana.WOMEN’S EXPERIENCE OF BREASTFEEDING BEFORE, DURING AND AFTER THE 2010ERUPTION OF MERAPIABSTRACTObjective: To identify women’s experience of breastfeeding before, during and after the 2010eruption of Merapi. Methods: The study employed qualitative design and phenomenologicalapproach. Participants consisted of 5 breastfeeding mothers in permanent housing of Cangkringan.Data were analyzed using Colaizzi. Data were collected from September to December 2013.Ethical clearance was obtained from the Ethics Committee of the Faculty of Medicine, Gadjah MadaUniversity. Results: In the pre-disaster, one theme was obtained that breastfeeding was smoothdespite of diffi culties. During the disaster, two themes obtained that reality in shelters was differentfrom their expectation and social support was received by mothers from their husbands and society.After the disaster, one theme was obtained that breastfeeding was smooth. Conclusion: During thedisaster, breastfeeding mothers experienced various challenges in order to able to breastfeed theirchildren exclusively. It is suggested that breastfeeding mothers could anticipate a disaster whichmight occur at any time by preparing knowledge of how to treat breast properly and to keep thebreastmilk drain well despite of anxious conditions by breastfeeding continuously to children andconsuming healthy food in order to obtain adequate nutrition. It is expected that healthcare workersprovide further education related to diffi culties in breastfeeding. It is expected that the governmentpays more attention to the health condition of disaster victims, particularly mother and child health.Keywords: Breastmilk, Disaster
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERKAIT PROFESI DAN MOTIVASI MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNTUK MENJADI PERAWAT PROFESIONAL Ni Made K. Wardani; Ice Yulia Wardani
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.888 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.34

Abstract

AbstrakMahasiswa keperawatan harus memiliki pengetahuan yang baik terkait perawat profesional sertamemiliki motivasi yang tinggi untuk dapat menjadi seorang perawat profesional. Tujuan penelitian:untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terkait profesi dan motivasi mahasiswa tingkat akhiruntuk menjadi perawat profesional. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross-sectionaldengan rancangan deskriptif koleratif dan menggunakan total sampling terhadap 156 mahasiswayang dilakukan pada bulan Juni 2016 di universitas negeri dan bulan September 2016 di universitasswasta, dengan kuesioner yang dibuat oleh peneliti sendiri dan sudah dilakukan uji validitas danreliabilitas. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkantidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan terkait profesi dan motivasimahasiswa tingkat akhir untuk menjadi seorang perawat profesional (p value=0,447). Selain itu,memiliki pengetahuan saja tidak cukup untuk dapat memotivasi diri mahasiswa keperawatan untukmenjadi perawat profesional. Kesimpulan: pengetahuan dan motivasi tidak saling berpengaruhuntuk menjadikan seseorang menjadi perawat profesional.Kata Kunci: pengetahuan, motivasi, perawat professionalTHE CORRELATION BETWEEN LEVELS OF KNOWLEDGE OF PROFESSION AND MOTIVATIONOF FINAL YEAR STUDENTS FOR BECOMING PROFESSIONAL NURSESABSTRACTNursing students should have a comprehensive knowledge of professional nurse and highmotivation for becoming professional nurses. Objective: To identify the correlation between thelevels of knowledge of profession and the motivation of fi nal year students for becoming professionalnurses. Methods: This study employed cross-sectional method with correlative descriptive design.It employed total sampling on 156 students. It was conducted in June at a state university and inSeptember at a private university. It used a questionnaire made by the researcher and its validityand reliability had been tested. Data were analyzed using chi-square test. Result: The results of thestudy indicated that there was no signifi cant correlation between levels of knowledge of professionand motivation of fi nal year students for becoming professional nurses (p value=0.447). In addition,having knowledge alone is not enough to be able to motivate nursing students for becomingprofessional nurses. Conclusion: Knowledge and motivation do not in fl uence each other to makesomeone become a professional nurse.Keywords: knowledge, motivation, professional nurses
MANFAAT LATIHAN RELAKSASI HYPNOBIRTHING PADA PROSES PERSALINAN KALA I Yayuk Nuryanti; Wenny Artanty Nisman; Risanto Siswosudarmo
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.147 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.30

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Hypnobirthing merupakan salah satu teknik autohipnosis yang merupakan bagiandari tindakan mandiri perawat untuk menyiapkan proses persalinan dalam mengurangi kecemasandan nyeri persalinan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui perbedaan nyeri persalinan dan lamapersalinan kala I antara kelompok ibu hamil yang dilatih relaksasi hypnobirthing dengan yang tidakdilatih. Metode: desain penelitian secara quasi eksperimen, sampel diambil secara consecutivesejumlah 82 orang di 4 BPM Kabupaten Klaten. Data dianalisis dengan uji chi square dan regresilogistik. Hasil penelitian didapatkan perbedaan persentase antara kelompok perlakuan dengankelompok kontrol, untuk rasa tidak nyeri perbedaan 23% dengan RR 2,94 (95% CI 1,17–7,41) p= 0,013. Pada kala I tidak lama perbedaan 19% dengan RR 1,26 (95% CI 1,01–1,57) p = 0,035.Hasil ini menunjukkan kemungkinan tidak nyeri hampir 3 kali dan kemungkinan kala I tidak lamahampir 1,5 kali pada kelompok perlakuan. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa relaksasihypnobirthing dan multiparitas memberi efek yang signifi kan untuk mengurangi nyeri persalinan danmempersingkat lama kala I. Kesimpulan: Latihan relaksasi hypnobirthing memberi manfaat untukmengurangi nyeri persalinan dan memperpendek lama kala I pada proses persalinan normal. Saran:Hypnobirthing perlu diberikan kepada ibu hamil sebagai bagian dari perawatan kehamilanuntuk menyiapkan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan. Untuk pengembangan penelitianselanjutnya, perlu ditambahkan faktor-faktor yang memengaruhi nyeri persalinan.Kata Kunci: hypnobirthing, persalinan, nyeri persalinan, persalinan kala I.BENEFITS OF HYPNOBIRTHING EXERCISE IN THE FIRST STAGE OF LABORABSTRACTIntroduction: Hypnobirthing is a technique of autohypnosis which is a part of self-nursing care toprepare a more comfortable labor process. Objective: To identify difference in labor pain, durationof the fi rst stage of labor between pregnant mothers trained with hypnobirthing and those whowere not trained. Methods: This study employed a quasi experimental design involving 4 privatemidwives in Klaten Regency. Samples were 82 mothers taken consecutively. Data were statisticallyanalyzed using Chi square-test and logistic regression. Results: There were differences betweenthe treatment group and the control group. The difference in feeling no pain was 23% with RR of2.94 (95% CI 1.17-7.41) p=0.013; the difference in the short duration of the fi rst stage of labor was19% with RR of 1.26 (95% CI 1.01-1.57) p=0.035. The results indicated that the probability of feelingno pain was almost three times and the probability of short duration of the fi rst stage of labor wasone and a half times in the treatment group. The logistic regression showed that hypnobirthing andmultiparity had a signifi cant effect on reducing pain during labor process and shorthening durationof the fi rst stage of labor. Conclusion: Hypnobirthing exercise was bene fi cial in reducing pain andshorthening duration of the fi rst stage of labor process. Suggestion: Hypnobirthing should be givento pregnant women as part of prenatal care for psychological condition of mothers in facing the labor.Further research needs to be include factors that affect pain labor.Keywords: hypnobirthing, labor process, pain labor, fi rst stage of labor
OPTIMALISASI FUNGSI KEPALA RUANGAN DALAM PENETAPAN JADWAL DINAS PERAWAT BERBASIS KOMPETENSI: PILOT STUDY Ichsan Rizany; Tutik Sri Hariyati; Sri Purwaningsih
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.975 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.35

Abstract

e"> ABSTRAKTujuan penelitian: melakukan pemberdayaan fungsi kepala ruangan dalam implementasi jadwaldinas berbasis kompetensi di rumah sakit umum vertikal kelas A yang menjadi rumah sakit pusatrujukan nasional. Metode: pendekatan pilot studi yang dilaksanakan dari analisis situasi, pembuatanplan of action, implementasi, evaluasi dan analisis gap menggunakan literatur review. Pilot studidilakukan selama ± 7 minggu kepada 43 perawat dan 16 kepala ruangan sebagai responden.Analisis situasi dilakukan dengan menggunakan diagram fi sh bone. Hasil: Masalah utama ialahbelum optimalnya pelaksanaan jadwal dinas berbasis kompetensi. Implementasi yang dilakukanialah brainstorming kepada kepala ruangan tentang pentingnya kompetensi dalam pelaksanaanjadwal dinas dan melakukan uji coba jadwal dinas berbasis kompetensi. Hasil uji coba didapatkanbahwa 100% kepala ruangan merasa jadwal dinas berbasis kompetensi lebih efektif. Hasil kuesionermenunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kepala ruangan tentang pentingnya kompetensidalam penjadwalan perawat menjadi 8,6 dan rata-rata penilaian diri (self asessment) dari kepalaruangan tentang evaluasi pembuatan jadwal dinas berbasis kompetensi sebesar 7,88 dari 10 poin.Pelaksanaan penjadwalan berbasis kompetensi mendapat hambatan berupa kurangnya jumlahtenaga perawat, karakteristik perawat, dan pemerataaan kompetensi. Simpulan: pemberdayaanfungsi kepala ruangan dalam implementasi jadwal dinas berbasis kompetensi lebih efektif danmemudahkan pekerjaan kepala ruangan dalam pengaturan jadwal dinas. Peran kepala ruangansangat penting dalam pembuatan jadwal dinas berbasis kompetensi. Peran kepala bidangkeperawatan sangat membantu sistem jadwal dinas dengan membuat kebijakan yang tepat dansejalan dengan misi pelayanan keperawatan untuk memberikan pelayanan berkualitas dan aman.Kata Kunci: jadwal dinas, kompetensi, perawat.OPTIMIZATION THE FUNCTION OF THE HEAD NURSE IN DETERMINING COMPETENCEBASED NURSE SERVICE SCHEDULE: A PILOT STUDYABSTRACTObjective: To empower the function of head nurse in implementing competence-based nurse serviceschedule in grade A hospital which serves as a national referral hospital. Methods: This studyemployed a pilot study approach that was performed in situation analysis, making of Plan of Action,implementation, evaluation and gap analysis using literature review. The pilot study was conductedfor approximately 7 weeks to 43 nurses and 16 head nurses as respondents. The situation analysiswas performed using fi shbone diagram. Results: The main problem was unoptimal implementationof competence-based nurse service schedule. The implementation done was brainstorming tothe head nurses about importance of competence in the implementation of service schedule andconducting trial of the competence-based nurse service schedule. The trial results indicated that100% of the head nurses thought that the competence-based nurse service schedule was moreeffective. The questionnaire results indicated increased head nurses’ knowledge of the importanceof competence in nurse scheduling by 8.6, and average self-assessment of the head nurseson the evaluation of competency-based nurse service scheduling by 7.88 out of 10 points. Theimplementation of competence-based scheduling was obstructed by lack of the number of nurses,characteristics of nurses and even distribution of competence. Conclusion: The empowerment ofthe function of head nurses in the implementation of competence-based nurse service schedule wasmore effectively and could facilitate the work of head nurses in managing the service schedule. The role of head nurses was very important in competence-based nursing service scheduling. The roleof head nurses was useful in nurse service schedule system by making appropriate policy and wasin line with the mission of nursing care in providing quality and safe service.Keywords: nurse scheduling, competence, nurse
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KEMOTERAPI DENGAN TINDAKAN PEMBERIAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PARU Nining Fitrianingsih
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.923 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v1i3.31

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kemoterapi merupakan salah satu cara pengobatan kanker dengan memberikanobat atau zat yang berkhasiat membunuh sel kanker. Dalam tindakan medis, perawat harusmemiliki pengetahuan tentang prosedur pemberian obat kemoterapi karena pemberian kemoterapiyang dilakukan oleh perawat rentan terkena pada kulit atau mata pada saat melakukan tindakan.Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang kemoterapidengan tindakan pemberian kemoterapi pada pasien kanker paru. Metode: Desain penelitianyang digunakan ialah analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yangditeliti adalah perawat berjumlah 46 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumenpenelitian berupa uesioner dan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan divariat. Hasil:hasil penelitian menunjukkan nilai uji statistik chi square dengan p value = 0,001 (≤ 0,05), hal iniberarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang kemoterapi dengan tindakanpemberian kemoterapi pada pasien kanker paru. Diskusi: seseorang yang mempunyai tingkatpengetahuan, pengalaman kerja yang banyak, serta diikuti bertambahnya usia akan memberikanpelayanan/perawatan dalam pemberian kemoterapi yang lebih baik hasilnya. Simpulan: perawatyang memiliki pengetahuan yang baik tentang kemoterapi akan memberikan tindakan kemoterapiyang sesuai dengan prosedur.Kata Kunci: Pengetahuan, kemoterapi, kanker paru.THE CORRELATION BETWEEN KNOWLEDGE LEVEL OF NURSES ABOUT CHEMOTHERAPHYAND CHEMOTHERAPHY ADMINISTRATION IN LUNG CANCER PATIENTSABSTRACTBackground: Chemotherapy is one of the methods in treating cancer by providing effi cacious drugs orsubstances that kill cancer cells. In a medical procedure, nurses must have knowledge of proceduresfor chemotherapy regimens because the chemotherapy conducted by nurses is susceptible to skinor eyes at the time of the intervention. Objective: To identify the correlation between knowledgelevel of nurses about chemotheraphy and chemotheraphy administration in lung cancer patients.Methods: This study was correlational analytical with cross sectional approach. Samples were46 nurses taken using total sampling technique. Questionnaire observation sheet were used asinstruments. Data was analyzed with univariate and bivariate. Results: There was a correlationbetween knowledge level of nurses about chemotherapy and chemotherapy administration, pvalue=0.001 (≤ 0.05). Discussion: One who has higher level of knowledge, a lot of work experience,and get older will administer better chemotherapy. Conclusions: Nurses with comprehensiveknowledge of chemotherapy will administer chemotherapy in accordance with procedure.Keywords: Knowledge level, Chemotherapy, Lung Cancer

Page 1 of 1 | Total Record : 8