cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2024)" : 69 Documents clear
Persepsi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Desa Jati Wetan Titi Handayani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6576

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak pandemi COVID-19 terhadap sistem pendidikan dan pembelajaran, yang mengarah pada pembatasan akses pendidikan secara tatap muka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami persepsi orang tua terhadap pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) di Desa Jati Wetan, Kudus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penggunaan angket kepada enam orang tua anak SD. Hasil menunjukkan variasi persepsi terhadap PTM, dari pandangan terbatasnya waktu di sekolah hingga kombinasi pembelajaran di rumah dan di sekolah dengan waktu yang singkat. Orang tua juga menghadapi tantangan, seperti kesulitan mendampingi anak dalam belajar, kendala kuota internet, serta perbedaan kemampuan dalam membimbing anak dalam pelajaran yang sulit. Respon positif juga muncul, di mana orang tua merasa lebih dekat dengan anak dan lebih perhatian dalam keluarga. Angket menunjukkan bahwa orang tua telah aktif mengontrol kegiatan belajar anak selama PTM, membantu menyelesaikan masalah belajar, serta tugas-tugas sekolah. Kesimpulannya, terdapat tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung PTM, terutama terkait informasi yang diterima, kesulitan dalam mendampingi anak belajar, dan keterbatasan teknologi. Perlu kesadaran lebih tinggi dalam menerima informasi serta upaya yang lebih baik dalam mendukung anak dalam pembelajaran.
Optimalisasi Praktik Pengalaman Lapangan dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Calon Guru Eka Wulanndari; Sutikyanto Sutikyanto; Mujiyanto Mujiyanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6582

Abstract

Pendidikan berperan dalam pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai spiritualitas, kepribadian, keterampilan, dan kecerdasan yang diperlukan. Fokus pada proses pembelajaran mempengaruhi sejauh mana tujuan pendidikan tercapai, dengan peran penting guru sebagai kunci dalam proses ini. Kompetensi pedagogik menjadi keterampilan krusial bagi guru, namun juga vital bagi mahasiswa sebagai calon guru saat melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Penelitian ini mengeksplorasi pemahaman mahasiswa tentang PPL dan kemampuan pedagogik mereka. Metode penelitian fenomenologis kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, yang telah melakukan PPL selama 2 bulan di SMP dan SMA, menjadi subjek penelitian. Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Mereka mengakui pentingnya keterampilan pedagogik dalam konteks PPL. Meskipun demikian, ada ruang untuk peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi ini saat belajar mengajar. Kesimpulannya, mahasiswa calon guru menunjukkan pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Namun, terdapat potensi peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi pedagogik saat melakukan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman PPL dan kompetensi pedagogik bagi pendidikan guru masa depan.
Faktor-Faktor Pendukung Kemampuan Literasi Budaya Pada Anak Penghasil Produk Genteng di Desa Kembang Getaan Dukuhseti Pati Nihlatiz Zakiyah; Nur Fajrie; Ahmad Bakhruddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6594

Abstract

Literasi adalah kemampuan memahami budaya sebagai salah satu unsur masyarakat yang melaksanakan hak dan kewajiban untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan orang lain. Literasi budaya harus diperkenalkan sejak awal karena anak harus memahami budaya, adat istiadat, kepercayaan, ras dan suku bangsa Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan di Desa Kembang Getaan Dukuhseti Pati bahwa faktor  kemampuan literasi budaya anak penghasil produk genteng didukung oleh faktor eksternal dan internal, faktor eksternal antara lain lingkungan masyarakat, latar belakang keluarga, intensitas kekuatan dari stimulus. Sedangkan faktor internal didukung oleh pengalam dan minat informan. Masing-masing faktor memiliki peran tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung kemampuan literasi budaya dalam masyarakat penghasil produk genteng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian etnografi. Adapun langkah-langkah dalam penelitian etnografi yaitu mengorganisir file, membaca keseluruhan informasi dan memberi kode, menguraikan peristiwa yang diteliti, menginterpretasi penemuan dan menyajikan presentasi variative berupa table. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang terdiri dari 11 orang diantaranya satu kepala desa sebagai informan kunci, lima anak penghasil produk genteng dan lima penghasil produk genteng. Dari kedua faktor tersebut peneliti dapat menyimpulkan peran yang besar adalah masyarakat dimana kedua faktor tersebut didukung oleh masyarakat sekitar.
Identifikasi Kesulitan Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V SDN 31 Mataram Alma Diniarti; Hari Witono; Iva Nurmawanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kesulitan belajar matematika yang dialami peserta didik kelas V SDN 31 Mataram (2) Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika peserta didik kelas V SDN 31 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meggunakan teknik tes, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah (1) S17 mengalami kesulitan belajar mengenal dan memahami simbol matematika disebabkan karena kekurangan keterampilan aritmetika serta mengalami kesulitan dalam bahasa membaca matematika yang disebabakan karena pemahaman bahasa matematika yang masih kurang, (2) S18 mengalami kesulitan belajar matematika yaitu abnormalitas persepsi visual disebabakan karena kesulitan dalam menggunakan konsep dasar matematika serta pemahaman bahasa matematika yang masih kurang, S18 juga mengalami kesulitan dalam mengenal dan memahami simbol-simbol matematika yang disebabkan karena kekurangan dalam keterampilan operasi aritmetika serta S18 mengalami kesulitan dalam bahasa dan membaca matematika, yang disebabkan karena pemahaman bahasa matematika yang kurang, (3) S19 mengalami kesulitan belajar matematika dalam mengenal dan memahami simbol-simbol matematika yang disebabkan kurangnya keterampilan operasi aritmetika serta kurangnya pemahaman konsep dasar matematika, kemudian kesulitan belajar yang dialami S19 yaitu kesulitan dalam bahasa dan membaca matematika yang disebabakan oleh pemahaman bahasa matematika yang kurang.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Sulistia Marlita; Alpha Galih Adirakasiwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6597

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan yang harus dimiliki bagi setiap siswa, siswa harus mampu mencari solusi untuk menyelesaikan masalah dan memilih strategi untuk menyelesaikan permasalahan. Tujuan dari penelitian ini untuk menegetahui kemampuan pemecahan masalah siswa MTs kelas VIII dalam materi sistem persamaan linear dua variabel Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII disalah satu MTs yang terdapat di Kabupaten Karawang dari total keseluruhan kelas ada 20 siswa yang menjadi subjek pada penelitian pengumpulan data dengan menggunakan empat soal uraian materi SPLDV dan observasi dipergunakan untuk mengumpulkan data penelitian dimana setiap soalnya mewakili setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematis. Memakai instrument berwujud soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis di materi persamaan linear dua variabel. Hasil penelitian didapatkan yaitu sejumlah 8 siswa (40) dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah, sejumlah 7 siswa (35%) dengan kategori sedang serta sejumlah 5 siswa (25%) dengan kategori tinggi. Bisa ditarik kesimpulan yakni kemampuan pemecahan matematis siswa MTs kelas VIII dalam menyelesaikan pada materi persamaan liniear dua variabel masih tergolong rendah diharapkan siswa terus belajar agar kemampuan dalam memecahkan masalah matematis.
Kegiatan Dhammadesana: Pengaruhnya Terhadap Aktualisasi Diri Sastri dan Sastria di Pasastrian Buddhis Kusalamitra Dinda Niwang Nurchasanah; Partono Nyanasuryanadi; Eko Prasetyo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6599

Abstract

Pendidikan keagamaan Buddha memainkan peran penting dalam memperluas pemahaman akan ajaran Buddha dan pengembangan nilai spiritual. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan melibatkan 40 responden siswa Pasastrian. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan Dhammadesana berpengaruh positif dan signifikan terhadap aktualisasi diri, terutama dalam aspek sikap spiritual, kepercayaan diri, pengetahuan, dan keterampilan berbicara. Analisis regresi menunjukkan hubungan yang kuat antara kegiatan Dhammadesana dengan aktualisasi diri, dengan koefisien determinasi sebesar 60,1%. Meskipun demikian, 39,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Penelitian ini menggambarkan bahwa kegiatan keagamaan seperti Dhammadesana memiliki peran yang penting dalam membentuk kemandirian, kreativitas, penerimaan diri, spontanitas, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kesimpulannya, kegiatan Dhammadesana memberikan kontribusi positif dalam membentuk aktualisasi diri siswa Pasastrian Buddhis Kusalamitra, mendorong mereka untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi individu yang lebih baik.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan untuk Meningkatkan Mutu Peserta Didik di MA Al-Mashduqiah Durratul Ma’ Nuna; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6607

Abstract

Kegiatan perencanaan keuangan yang berupa penyusunan anggaran pembiayaan berbasis madrasah dan pengembangan rencana kegiatan dan anggaran madrasah menjadi ruh dalam upaya peningkatan mutu peserta didik. Selanjutnya kegiatan pelaksanaan pembiayaan pendidikan meliputi penerimaan dana dan pengeluaran dana. Tahapan ketiga yaitu evaluasi pembiayaan yang terjadi di MA Al-Mashduqiah ialah terjadi jika sudah melakukan transaksi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen pembiayaan pendidikan dalam meningkatkan mutu peserta didik yang meliputi peningkatan prestasi belajar peserta didik, peningkatan sarana dan prasarana, pembelajaran dan kepuasan peserta didik terhadap layanan  pendidikan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini kepala madrasah dan kepala biro pendidikan. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara mendalam dan observasi. Teknik analisis data mengunakan trianggulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dampak manajemen pembiyaan pendidikan dalam meningkatkan mutu peserta didik berdampak terhadap, a). Peningkatan prestasi belajar siswa pada MA Al-Mashduqiah, b). Peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran, c). Kepuasan peserta didik terhadap layanan pendidikan.
Educational Costing Plan Dalam Meningkatkan Mutu Layanan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid Moh Rifai; Shofwatul Ummah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6622

Abstract

Perencanaan pembiayan pendidikan yang baik berkontribusi besar terhadap mutu layanan pendidikan. Perencanaan pembiayaan pendidikan merupakan total biaya yang dikeluarkan baik oleh individu peserta didik, keluarga yang menyekolahkan anak, warga masyarakat perorangan, kelompok masyarakat, maupun yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk kelancaran pendidikan. Satuan pendidikan dituntut mampu menyusun perencanaan pembiayaan secara tepat. Permasalahan utama penelitian ini yaitu bahwa satuan pendidikan memerlukan adanya model perencanaan pembiayaan yang dipandang efektif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid dengan bertujuan untuk menggambarkan perencanaan pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan di Madrasah Aliyah Nurul Jadid dengan menerapkan sistem EDM terbukti sangat efektif dan efisien. Dengan bertumpu pada proses optimalisasi sumber dana yang ada, perencanaan pembiayaan lebih mudah diterapkan dan lebih transparan. Selain itu, melalui sistem EDM, madrasah dapat melihat kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam penyelenggaraan kegiatan madrasah dengan menetapkan tujuan dari madrasah itu sendiri serta mengidentifikasi kelemahan untuk memahami akar penyebab dari masalah yang menjadi. Temuan kunci dalam konsep pembiayaan pendidikan berbasis EDM yaitu analisis kebutuhan, penetapan tujuan, perencanaan pembiayaan, pengembangan sumber dana, transparansi keuangan, pemantauan dan evaluasi berkala, serta partisipasi masyarakat demi berlangsungnya proses pembelajaran yang efektif dan efisien serta memudahkan program-program yang dirancang madrasah untuk tahun-tahun berikutnya.
Penggunaan Aplikasi Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran PPKn Kelas XI SMA Rizky Gustian MR; Kurnisar Kurnisar; Tyas Masito Mutiara
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6652

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di SMA Negeri 3 Palembang ketika guru dihadapi dengan permasalahan mengenai rendahnya hasil belajar peserta didik dan kegiatan pembelajaran yang tidak aktif karena terlihat monoton dan membosankan. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PPKn melalui penggunaan aplikasi wordwall dikelas XI.I SMAN 3 Palembang disemester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Menggunakan metode penelitian PTK penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus pembelajaran yang terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, refleksi dan evaluasi yang dilakukan dari awal Juli sampai Akhir Agustus. Data diolah dengan menggunakan rumus analisis persentase. Dimana hasil belajar peserta didik di kegiatan pra siklus hanya 18 orang saja yang mencapai nilai KKM dengan kriteria ketuntasan 40%  lalu dilakukan tindakan pada siklus 1 meningkat menjadi 20% dengan kriteria ketuntasan 44,46% namun belum mencapai target capaian yang telah ditetapkan oleh penulis kemudian pada siklus 2 meningkat menjadi 44 orang peserta didik yang mencapai nilai KKM dengan kriteria ketuntasan 98,78%. Maka penulis menetapkan penelitian berhasil dilakukan.
Upaya Mewujudkan Student Well-Being Melalui Manajemen Kurikulum Merdeka di SMA Nurul Jadid Fatimatul Husna; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6665

Abstract

Perwujudan “Student Well-Being” di sekolah menjadi salah satu program penting dalam meningkatkan pelayanan pendidikan yang eksistensial dan berkelanjutan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah seperti pemberlakuan Kurikulum Merdeka Belajar yang tertuang dalam keputusan Kemendikbudristek No. 56 Tahun 2022. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo dengan tujuan untuk: 1) mendeskripsikan model prosedural dan konseptual dari Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar untuk mewujudkan “Student Well-Being”; 2) menganalisis efektifitas pelaksanaan penerapan Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar untuk mewujudkan “Student Well-Being”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan efektifitas Manajemen Kurikulum Merdeka Belajar dalam mewujudkan Student Well-being di SMA Nurul Jadid guna meningkatkan mutu pendidikan dengan melakukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder yang ada baik guru dengan siswa maupun antarguru. Teknik kolaborasi yang dilakukan adalah dengan menggunakan pola Top Down dan Bottom Up, yaitu mem-breakdown dari AKUT (Arah Kurikulum Pesantren) di-breakdown menjadi program-program dari sekolah dan melibatkan regulasi dari Kemendikbudristek.