cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2025)" : 16 Documents clear
Malay Culture in Audio Visual Media as a Learning Model for BIPA Lubis, Maulida Mandasari; Syahfitri, Dian; Bakkara, Dapot H; Kusniawaty, Hetty; Sembiring, E Sri Mehulinta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12878

Abstract

This study aims to analyze the use of audio visual media in learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA). One of the main challenges in BIPA learning is the low motivation of participants. This lack of motivation is often caused by the monotonous classroom atmosphere. To increase learning motivation, an interesting and innovative approach is needed, especially for teenage and early adult participants. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach. The research subjects were beginner level participants of the Indonesian for Foreign Speakers Program (BIPA) at Prima University Medan, while the research object was the use of audiovisual media in BIPA learning. The results showed that audiovisual media can be used effectively to support BIPA learning objectives. Audio Visual are able to facilitate the learning of listening, speaking, reading, and grammar, while creating a more pleasant classroom atmosphere. In addition to entertaining and attracting participants’ interest, audovisual also have various other benefits in BIPA learning. It is recommended for practitioners to continue to develop and integrate audiovisual media into BIPA learning materials.
Model Internalisasi Rasa Syukur Melalui Value Clarification Technique Dalam Pembelajaran Kimia Untuk Memperkuat Karakter Religius Ananda, Sri Risky; Suabuana, Cik; Suresman, Edi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12882

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) apa saja kendala yang ada, (2) bagaimana mengevaluasi internalisasi nilai rasa syukur melalui VCT dalam pembelajaran kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi terkait internalisasi nilai rasa syukur dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, angket, observasi dan wawancara. Kombinasi PBL dan VCT membutuhkan waktu lebih lama karena guru perlu memastikan bahwa aspek kognitif dan afektif mencapai tujuan secara bersamaan. Kombinasi ini memiliki keuntungan karena siswa dapat menemukan nilai dan mendapatkan sudut pandang baru mengenai materi kimia yang dapat menjadi cara dalam menanamkan nilai rasa syukur. Sedangkan tantangannya adalah memberikan porsi yang tepat dalam menyampaikan aspek kognitif dan afektif sehingga waktu pembelajaran dapat dilaksanakan sesuai dengan durasi jam pelajaran.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Smart Apps Creator untuk Melatih Keterampilan Membaca Puisi Siswa Maulida Ajizah; Sutisnawati, Astri; Nurasiah, Iis
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12885

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mernacang dan mengembangkan pembelajaran interaktif multimedia menggunakan aplikasi Smart Apps Creator (SAC) yang dirancang khusus untuk melatih keterampilan peserta didik dalam membaca puisi. Multimedia ini dilengkapi dengan fitur atau konten seperti materi puisi, video latihan, video puisi, teks puisi, dan kuis interaktif. Bertujuan untuk melatih peserta didik dalam aspek pelafalan,intonasi,ekspresi wajah,irama dan gestur tubuh. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca puisi peserta didik di kelas VA di SD Negeri 2 Selabintana, kurang rasa percaya diri dan minimnya media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pengembangan model ADDIE. Hasil validasi dari ahli materi, media, dan praktisi menjukkan bahwa produk ini dinilai “Sangat Layak” dengan skor tata-rata lebih dari 95%. Uji coba pada 25 peserta didik menjukkan peningkatan signifikan dengan nilai N-Gain score 0,78 masuk ke dalam kategori tinggi dan hasil persentase dengan skor 78,79% masuk ke dalam kategori efektif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa multimedia pembelajaran interaktif berbasis SAC tidak hanya efektif untuk melatih keterampilan membaca puisi, tetapi juga mampu memotivasi peserta didik untuk berekspresi dengan percaya diri melalui pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan
K.H. Ahmad Sanusi Sang Murobbi: Studi Kasus di Pondok Pesantren Syamsul’ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi Badrudin, Baden
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang K.H.Ahmad Sanusi Sang Murobbi. Sebuah studi kasus di pondok Pesantren Syamsul’ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi. Metode Yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu salah satu jenis penelitian yang dilakukan seorang peneliti dengan mengumpulkan data-data yang bersumber dari buku, jurnal, artikel dan tulisan-tulisan tertentu. Hasil analisis dari pengolahan data penelitian diketahui bahwa K.H.Ahmad Sanusi Sang Murobbi, beliau adalah pendidik dan pembangun pendidikan hal ini dibuktikan dengan pengabdian di Pondok Pesantren Cantayan Pimpinan ayahnya yaitu K.H.Abdurrohim dan beliau mendirikan dua pesantren yaitu Pesantren Babakan Genteng dan Pesantren Gunungpuyuh Sukabumi. Dengan model pembelajaran berjenjang (class), serta beliau sangat produktif dalam karya tulisan kitab-kitab yang berkaitan dengan pendidikan.
Pembentukan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Media Wayang Beber Nugraheni, Luthfa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.8523

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah penanaman pembelajaran akhlak dan budi pekerti untuk mengontrol perilaku peserta didik. Berkembangnya teknologi yang semakin canggih, secara langsung peserta didik dapat menyerap informasi melalui smartphone. Upaya untuk mencegah perilaku negatif melalui tayangan smartphone tersebut adalah dengan menghadirkan wayang beber sebagai media pembelajaran di sekolah. Wayang beber merupakan wayang tertua di Indonesia. Cerita dalam wayang beber dalam penelitian ini tidak lagi Dewi Sekar Taji dan Panji Asmoro Bangun tetapi mengangkat cerita lokal yakni Wasis Joyokusumo. Wasis Joyokusumo merupakan tokoh atau Adipati kota Pati yang memiliki sifat arif dan bijaksana. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penanaman pendidikan karakter melalui cerita wayang beber Wasis Joyokusumo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah menanamkan pendidikan karakter peduli sosial. Penting penelitian ini dilakukan karena semakin banyak budaya asing diserap, maka semakin lunturnya budaya lokal. Hal demikian memiliki dampak yang signifikan misalnya, bersikap acuh kepada orang lain. Hal ini dikarenakan generasi milenial hidup pada zaman yang serba canggih. Implikasi praktis dalam penelitian ini adalah (1) penyampaian nilai budaya, (2) pengembangan karakter positif, (3) pembelajaran yang menarik dan interaktif, (4) penguatan budaya dan identitas.
Hubungan Electronic Word of Mouth dengan Perilaku Konsumtif Produk Kosmetik pada Wanita Karier Zulaikha, Saniatuz; Hardew, Ayatullah Kutub
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12977

Abstract

Perkembangan ekonomi, teknologi, dan budaya di era globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam gaya hidup sosial, termasuk dalam perkembangan kebutuhan manusia. Bagi banyak wanita, kebutuhan akan kecantikan dan penampilan kini menjadi prioritas, bahkan sering kali sejajar dengan kebutuhan pokok. Tujuan penelitian untuk menjelaskan hubungan antara Electronic word of mouth dengan perilaku konsumtif produk kosmetik pada wanita karier. Sampel yang digunakan adalah wanita karier di Soloraya. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif yang tersusun dari istrumen perilaku konsumtif () dan Instumen E-WOM (). Penelitian melibatkan 399 partisipan yang diperoleh menggunakan teknik incidental sampling. Untuk analisis data penelitian yang digunakan yaitu analisis korelasi product moment pearson dengan bantuan program Statistic Packages for Social Science (SPSS) versi 25.0 for windows. Hasil penelitian diperoleh r = 0,450 dan p = 0,000 (p< 0.05) yang bermakna hipotesis penelitian diterima yang menyatakan adanya hubungan positif yang signifikan antara electronic word of mouth dengan perilaku konsumtif pada wanita karier di Soloraya. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat electronic word of mouth seseorang maka semakin tinggi juga tingkat perilaku konsumtifnya. Partisipan dan pembaca diharapkan lebih selektif serta mengutamakan perilaku bijak dalam membeli produk kosmetik, dengan hanya melakukan pembelian sesuai kebutuhan untuk menghindari perilaku konsumtif.

Page 2 of 2 | Total Record : 16