cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2019): December" : 15 Documents clear
ANALISIS FAKTOR RENDAHNYA MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 4 GUMIWANG Bela Bekti Amallia Putri; Arifin Muslim; Tri Yuliansyah Bintaro
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.322 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika dan bagaimana upaya guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas V di SD Negeri 4 Gumiwang. Kegiatan penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data kualitatif merupakan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa faktor rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika sebagai berikut Faktor Internal siswa dapat ditunjukan dengan kurangnya rasa suka siswa terhadap mata pelajaran matematika dan beranggapan bahwa mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang sulit ,perhatian siswa yang masih rendah terhadap pembelajaran matematika, serta rendahnya perstasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Faktor rendahnya minat belajar siswa juga berasal dari faktor eksternal. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa cara guru dalam mengajar masih monoton dan jarang menggunakan media pembelajaran pada saat pembelajaran matematika. Selain dari cara guru mengajar juga dipengaruhi oleh perilaku dan sikap orang tua yang dirasa kurang tepat ketika terhadap siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah upaya yang dilakukan guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa khususnya pada mata pelajaran matematika sudah cukup baik.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN MEWARNAI Ida Suidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.831 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus peserta didik melalui kegiatan mewarnai di TK Pembina Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. Kemampuan motorik halus sangat penting untuk mendukung jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini Penelitian Tindakan Sekolah yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah TK Pembina Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka berjumlah 36 anak dengan objek kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil observasi kemampuan motorik halus sebelum tindakan rata-rata persentase sebesar 64,58% dengan kriteria BSH, mengalami peningkatan sebesar 3,65% pada siklus I berada pada kriteria BSH, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,72% menjadi Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah-langkah pembelajaran yaitu: (1) Satu kelas dibagi menjadi 3 kelompok terdiri dari 4-5 anak (2) Tiap kelompok mendapatkan 4-5 macam pewarna yang sudah diletakkan dalam wadah (3) Guru memberikan contoh kegiatan mewarnai yang akan dilakukan (4) Menyampaikan aturan yang telah disepakati selama kegiatan mewarnai dan (5) Gambar yang diwarnai disesuaikan dengan tema yang sedang berlangsung di TK.
ANALISIS PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT PADA SIKAP DISIPLIN SD N 01 SOKARAJA TENGAH Intan Apri Wijaya; Okto Wijayanti; Arifin Muslim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.269 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.17

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 01 Sokaraja Tengah dengan fokus utama penelitian adalah mengetahui pelaksanaan dalam pemberian reward dan punishment pada sikap disiplin. Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara, dan pengumpulan data dengan dokumentasi sekolah. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data kualitatif yaitu data yang diperoleh dari hasil obseravsi dan wawancara serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan 3 responden yaitu Kepala Sekolah, guru dan siswa. Penelitian yang dilakukan di SD Negeri 01 Sokaraja Tengah ditemukan bahwa dalam pelaksanaan pemberian reward dan punishment pada sikap disiplin berjalan dengan baik dan dapat memberikan perubahan dengan dilaksanakan hal tersebut. Indryani (2012: 102) menjelaskan bahwa disiplin merupakan suatu kepatuhan terhadap peraturan, waktu, serta tata tertib. Sikap disiplin perlu diterapkan pada siswa agar siswa disiplin waktu dan peraturan yang ada. Siswa menjadi disiplin dengan diterapkannya pemberian reward dan punishment dibandingkan sebelum diterapkannya. Siswa ketika diberikan penghargaan akan lebih termotivasi dan lebih semangat. Ketika siswa diberi hukuman siswa akan berusaha agar tidak mendapatkan hukuman lagi dengan mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN METODE SNOWBALL THROWING Lili Said Jamili
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.752 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.19

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui metode Snowball Throwing pada siswa kelas V di SD Negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Azan dan Ikamah Pada siswa kelas V di SD Negeri Tahun 2019/2020 dengan menggunakan Metode Snowball Throwing. Penerapan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan dengan 2 siklus yang setiap siklusnya terdapat 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi, soal tes tertulis. Berdasarkan analisis, hasil tes dan observasi yang sudah dilakukan peneliti diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kegiatan belajar dan aktivitas siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklusnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Snowball Throwing dapat meningkatan hasil belajar PAI pada siswa kelas V di SD Negeri tahun 2019/2020.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Sobandi Sobandi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.775 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.20

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa Kelas V SDN Wangkelang I pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan pada program pengajaran tahun 2016/2017 di SDN Wangkelang I, dengan subyek penelitian siswa kelas V Semester 1 sebanyak 30 siswa, kondisi kekhususan siswa ini memungkinkan tingkat kemampuan dan daya serap siswa tersebut sangat bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa Kelas V SDN Wangkelang I Kecamatan Banjaran pada kompetensi dasar tentang Mengartikan QS Al Lahab dan Al Kafirun mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments). Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SDN Wangkelang I.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES Ii Bidayah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.9 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.21

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan yang dirasakan peneliti bahwa selama ini pembelajaran IPA di Sekolah Dasar (SD) pada umumnya masih menekankan pada pengembangan aspek kognitif. Siswa dituntut untuk menguasai bahan ajar yang disampaikan oleh guru tanpa diberi kesempatan untuk mengembangan aspek lainnya. Akibat dari gaya belajar seperti ini membuat siswa mengalami kesulitan dalam belajar dan prestasi belajar siswa masih ditentukan oleh penguasaan materi yang disampaikan tanpa memperhatikan aspek lainnya (afektif dan psikomotor). Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu suatu tindakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Peningkatan kinerja guru dalam merancang pembelajaran secara berturut-turut meningkat dari siklus I hingga siklus II, begitu kinerja guru dalam menerapkan pendekatan keterampilan proses sains. Peningkatan tersebut berdampak pula pada peningkatan kemampuan belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS IXB MTS NEGERI 5 KUNINGAN Teti Sutriati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.305 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.57

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Model pembelajaran Discovery dipilih sebagai solusi atas permasalahan tersebut, hal ini karena model discovery memberikan kesempatan pada siswa untuk menemukan pengetahuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan Model pembelajaran Discovery. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan desain Kemmis dan Mc Taggart. Subyek penelitian adalah siswa kelas IXB MTs Negeri Kuningan pada tahun pelajaran 2019/2020. Untuk mengumpulkan data, instrument yang digunakan adalah soal uraian dan lembar observasi. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang meningkat pada setiap siklus penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan. Dengan demikian dapat kesimpulan penggunaan Model Pendekatan Discovery dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM PEMBELAJARAN PKN Enok Aminah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.819 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.58

Abstract

PKn adalah mata pelajaran yang dipelajari dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. PKn ini penting diberikan karena dapat memberikan pelajaran mengenai moral dengan misi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun pembelajaran PKn yang dilaksanakan sekarang tidak sepenuhnya memberikan siswa paham mengenai moral. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn sehingga diperlukan langkah-langkah preventif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu cara yang dapat diupayakan adalah menggunakan model pembelajaran yang tepat. Penulis mencoba melakukan penelitian model pembelajaran Numbered Heads Together yang diduga model pembelajaran yang tepat dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PKn. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui efektivitas dari penerapan Model Numbered Heads Together dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn. Penelitian ini dilakukan pada Siswa Kelas III di Kelas III SD Negeri Karayunan II Kec.Cigasong Kab. Majalengka Tahun Pelajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, lembar penilaian proses, dan rekaman poto. Data diperoleh, dianalisis, dan direfleksi dengan menggunakan metode deskripsi kualitatif. Dapat ditarik kesimpulan dalam penerapan pembelajaran Model Numbered Heads Together efektif menciptakan suasana belajar yang dapat meningkatkan minat belajar siswa sekaligus menciptakan suasana belajar menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Kondisi berdampak besar pada peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan Model Numbered Heads Together dapat meningkatkan proses serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn.
PENERAPAN METODE SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJAS Didin Jaenudin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.787 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.63

Abstract

Pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Tujuan pendidikan jasmani bukan hanya mengembangkan ranah jasmani, tetapi juga mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berpikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui kegiatan aktivitas jasmani dan olah raga. Namun permasalahan muncul ketika siswa belum menyadari akan pentingnya pendidikan jasmani pada kehidupan mereka. Hal ini berdampak pada rendahnya prestasi belajar pada mata pelajaran pendidikan jasmani. Penulis mencoba menggunakan metode scaffolding sebagai solusi dari permasalahan tersebut dan dituangkan dalam sebuah penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Subyek penelitian adalah tempat yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-H SMP Negeri I Lemahabang Kabupaten Cirebon Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 30 siswa pada materi permainan Bola Voli. Berdasarkan hasil penelitian, metode scaffolding dalam pembelajaran permainan Bola Voli berdampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu prasiklus (36%), siklus I (60%), siklus II (96%). Dengan demikian disimpulkan, metode scaffolding dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani.
UPAYA MENINGKATKAN KEKUATAN LEMPARAN STANDING SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI LATIHAN PUSH UP Agus Nurdiana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 2 (2019): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.835 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i2.64

Abstract

Salah satu bentuk pembinaan jasmani dan rohani adalah melalui bentuk kegiatan olahraga, namun setiap orang memiliki keterbatasan tertentu baik dari segi minat,bakat juga kemampuan ekonomi yang beragam, hal ini tentu akan berakibat jenis pilihan olaharaga yang diikutinya akan beragam pula. Dalam permainan bola basket, seorang pemain harus memiliki kekuatan tangan ketika akan melakukan lemparan standing shoot. Oleh karena itu diperlukan suatu latihan untuk meingkatkan kekuatan lemparan. Pembelajaran Penjas materi permainan bola basket pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 2 Susukan Lebak Kabupaten Cirebon, beberapa siswa memiliki kesuliatan. Kebanyakan siswa masih lemah dalam melakukan lemparan standing shoot. Penulis mencoba mengatasi permasalahan siswa dengan melakukan latihan push up dalam kegiatan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Class action research). Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 2 Susukan Lebak Kabupaten Cirebon dengan subyek penelitian Siswa Kelas VIII-D Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran permainan basket dengan teknik melatih push up memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar dalam hal standing shoot siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu prasiklus (43,47%), siklus I 69,59%), siklus II (91,30%).

Page 1 of 2 | Total Record : 15