cover
Contact Name
Eldha Sampepana
Contact Email
editorjrti@gmail.com
Phone
+625417771364
Journal Mail Official
editorjrti@gmail.com
Editorial Address
Jl. MT. Haryono/ Banggeris No.1, Samarinda 75124 Tel.Fax: (0541) 7771364/ 745431 Whatsapp : 0821 5541 4969
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Riset Teknologi Industri
ISSN : 19786891     EISSN : 25415905     DOI : 10.26578
Jurnal Riset Teknologi Industri (JRTI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat informasi bidang riset Teknologi Industri berupa hasil riset dan Ulasan Ilmiah bidang Perekayasaan Mesin, Pangan, Kimia Industri, Lingkungan dan Teknik Industri. Akreditasi Kemenristekdikti Akreditasi S2 Vol.10 No.1 Tahun 2016 samapi dengan Vol.14 No.2 tahun 2020. p-ISSN : 1978-6891, e-ISSN : 2541-5905.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol.14 No.2 Desember 2020" : 27 Documents clear
Metil Ester Minyak Kelapa Murni yang Telah Diekstrak Senyawa Fenolik dengan Variasi Waktu Transesterifikasi Judith Henny Mandei; Mariati Edam; Yunita Fillia Assah; Ardi Makalalag; Doly Prima Silaban
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6557

Abstract

Minyak kelapa murni yang telah diekstraksi senyawa minornya dapat dimanfaatkan melalui proses transesterifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan waktu transesterifikasi yang optimal terhadap metil ester yang dihasilkan dalam proses transesterifikasi menggunakan katalis NaOH. Penelitian menggunakan metode percobaan. Transesterifikasi menggunakan katalis NaOH 1,25%, dengan variabel waktu transesterifikasi yaitu 1,5, 2,0 dan 2,5 jam, reaksi dilakukan pada suhu 60 o C. Waktu transesterifikasi yang optimal dalam pembuatan metil ester (sudah dimurnikan) adalah waktu transesterifikasi 1,5 jam dengan rendemen rata-rata 57,92%. Kadar metil ester produk hasil transesterifikasi berkisar antara 97,15-97,50% memenuhi syarat mutu SNI 7182:2012 yaitu minimum 96,5%. Senyawa utama dari produk metil ester adalah metil laurat dengan kisaran 33,07-34,76%. Waktu transesterifikasi mempengaruhi jumlah senyawa dalam komposisi metil ester.
Teknologi Alat Pengasapan Ikan dan Mutu Ikan Asap Jantri Sirait; Suroto Hadi Saputra
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6356

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya perairan dan hayati yang dapat dikembangkan, salah satu sumber daya perairan yang dapat dikembangkan adalah olahan ikan asap. Pengasapan ikan pada tingkat masyarakat masih sangat sederhana yaitu dengan menggunakan potongan drum dan proses pengasapannya diruangan terbuka. Untuk meningkatkan mutu ikan asap dan mengefisiensikan waktu pengasapan ikan telah diciptakan alat pengasapan ikan dengan tipe Kabinet, tipe EFHILINK, tipe Cakalang Grilled R3 Polnam, tipe OFC – 40H dan tipe Lemari Perokok.Waktu pengasapan ikan rata – rata 3 jam dengan suhu ruang pengasapan terkontrol antara 600C – 800Cdan penyebaran asap lebih merata didalam ruang pengasapan sehingga ikan asap yang dihasilkan lebih bermutu. Proses pengasapan ikan dengan menggunakan teknologi pengasapan, menghasilkan ikan asap lebih higenis dari debu dan lalat yang beterbangan disekitar pengasapan ikan dan mutu ikan asap sesuai dengan SNI IKan Asap Baru SNI 2725 : 2013 dengan parameter kadar air, kadar lemak, kadar abu, pH, protein dan untuk uji organoleptik hasil ikan asap terhadap aroma, teksturdan rasa masih disukai oleh para panelis.
Pemurnian Minyak Jelantah dengan Metode Adsorbsi Menggunakan Arang Aktif dari Serbuk Gergaji Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) Syarifuddin Oko; Mustafa Mustafa; Andri Kurniawan; Nur Afni Muslimin
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6067

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai bahan pengolah makanan. Penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang dan kontinyu pada proses penggorengan akan menurunkan kualitas minyak goreng. Salah satu upaya pengolahan minyak jelantah adalah dengan cara adsorpsi menggunakan arang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massa arang aktif dan waktu adsorbsi optimal dengan bahan baku serbuk gergaji kayu ulin terhadap penurunan bilangan peroksida,kadar air dan FFA pada minyak jelantah agar memenuhi standar SNI 01-3741:2013 . Arang aktif dari serbuk gergaji kayu ulin yang dikarbonisasi dengan furnace pada suhu 500°Cselama 1 jam lalu aktivasi kimia dengan aktivator H3PO4 10% selama 24 jam dan mengaktivasi fisika pada  suhu 550ºC selama 1 jam, adapun hasil uji proximate  kadar air 0,2498 %,kadar abu 0,1691 %, kadar volatile matter 5,4067  % dan daya serap iod sebesar 872,2509 mg/gr. Arang aktif yang diperoleh digunakan untuk mengadsorpsi minyak goreng bekas dengan variasi jumlah arang sebanyak 1,5 gram, 2,5 gram, 3,5 gram, 4,5 gram, 5,5 gram, 6,5 gram dan 7,5 gram dalam50 gram minyak jelantah variasi waktu adsorbsi 40, 60 dan 80 menit. Hasil terbaik dari penelitian ini adalah massa arang aktif 5,5 gram dan waktu adsorpsinya selama 80 menit dengan kadar air 0,0559 % dan daya serapnya sebesar 97,91 %, kadar FFA 0,5576 % dengan penurunan sebesar 84,15 % dan bilangan peroksida 2,4617 mek/kg dengan penurunan sebesar 89,15 %.
Karakterisasi Tumbuhan Akar Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) Dari LOA KULU Kabupaten Kutai Kartanegara Fitriani, Fitriani; Eldha Sampepana; Suroto Hadi Saputra
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6590

Abstract

Tanaman akar Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) merupakan tanaman merambat pada pohon kayu Karl dari suku Phaseolea dengan ketinggian ± 50 meter, memiliki 29 spesies yang tumbuh di hutan tropis Indonesia. Akar Bajakah baru popular belakangan ini sebagai bahan pengobatan herbal karena diduga memiliki beberapa kandungan metabolit sekunder. Setiap tanaman memiliki kandungan senyawa kimia yang berbeda-beda sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui dan melakukan karakterisasi senyawa metabolik sekunder tanaman akar bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) dari Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara secara kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Metode yang digunakan adalah uji rata-rata dari hasil analisa senyawa metabolik sekunder tanaman akar bajakah dengan sampel batang kayu dan kulit dari dua jenis tanaman akar bajakah yaitu tanaman akar bajakah merah dan akar bajakah putih, selanjutnya sampel dipisahkan antara batang dan kulitnya, sehingga sampel menjadi kulit bajakah merah (BKtM), batang kayu bajakah merah (BKyM), kulit bajakah putih (BKtP) dan batang kayu bajakah putih (BKyP). Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air tanaman akar bajakah merah pada kulit sebesar 5,95% dan kadar flavonoid sebesar 32,49±3,21 ppm. Akar bajakah putih pada kulit (BKtP) memiliki kandungan fenolik sebesar 163,88±74,75 ppm, dan kadar tanin sebesar 635,63±61,69 ppm. Tanaman akar bajakah merah pada kayu (BKyM memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat yaitu 26,29 ppm. Kata kunci: akar bajakah merah, akar bajakah putih , kadar fenolik, kadar flavonoid, kadar tannin, aktivitas antioksidan
Formulasi Mocaf, Tepung Ubi Jalar Ungu dan Jelai Terhadap Sifat Sensoris, Antioksidan, Nilai Gizi, Profil FTIR dan Indeks Glikemik Beras Analog Bernatal Saragih; Hairun Nisyawati; Betrik Sitohang; Catherine Novitasari Singalingging; Marwati Marwati
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6479

Abstract

Diversifikasi pangan sangat penting dilakukan untuk perbaikan ketahanan pangan dan gizi, salah satu pendekatan dapat dilakukan dengan pembuatan beras analog dari berbagai tepung-tepungan yang berasal dari bahan baku non beras. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi mocaf, tepung ubi jalar ungu dan tepung jelai terhadap uji sensoris, antioksidan, nilai gizi, Profil FTIR dan indeks glikemik beras analog. Metode penelitian dengan tahapan proses pembuatan tepung, pencampuran, pembuatan adonan, steaming dan pencetakan. Hasil penelitian menunjukkan beras analog yang diformulasi dari mocaf, tepung ubi jalar ungu dan tepung jelai secara organoleptik dapat diterima. Aktivitas antioksidan (IC50) beras analog berkisar antara 115,33±1,1 sampai 242,8±0,31µg/ml. Nilai gizi beras analog dari perlakuan terpilih 50g tepung ubi jalar ungu, 40 g dan tepung jelai 10 g, memiliki kadar air 5,71%, kadar abu 0,73%, kadar lemak 3,94%, kadar protein 2,29%, kadar karbohidrat 87,26% dan total energi 393,69 kkal. Hasil anlisis FTIR menunjukkan bahwa ikatan kimia yang ditemukan pada beras analog C-H, O-H, C=C dan NO2. Indeks glikemik beras analog sebesar 33,15 (rendah) dan muatan glikemik sebesar 28,92 (kategori tinggi).
Optimasi Formula dan Karakterisasi Produk Cookies Berbahan Dasar Pasta Kacang Mete (Anacardium occidentale L) Wawan Agustina; Nadya Fitri Dzakia; Wisnu Cahyadi; Diki Nanang Surahman; Ade Chandra Iwansyah
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6088

Abstract

Kacang mete merupakan salah satu komoditas potensial dengan kandungan gizi yang baik dan dapat diolah menjadi aneka produk turunannya. Kacang mete dapat diolah menjadi pasta dan selanjutnya dikembangkan menjadi produk cookies. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formula yang optimal pada pembuatan cookies berbahan dasar pasta kacang mete dan tepung terigu. Penelitian yang dilakukan meliputi dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan meliputi karakterisasi kacang mete sebelum dan setelah pemanggangan, pembuatan pasta kacang mete, dan penentuan batas atas dan batas bawah untuk penelitian utama melalui uji hedonik. Penelitian utama meliputi optimalisasi formula cookies berbahan dasar pasta kacang mete dan tepung terigu menggunakan program Design Expert 11.0 Metode D-optimal. Berdasarkan analisis dengan program tersebut dihasilkan formula optimal yaitu dengan penggunaan pasta kacang mete sebanyak 12,52% dan tepung terigu sebanyak 23,48% dengan nilai desirability sebesar 0,500. Berdasarkan hasil analisis fisikokimia, mikrobiologi dan organoleptik dapat disimpulkan bahwa formula optimal pada cookies kacang mete telah memenuhi standar mutu berdasarkan SNI 01-2973-2011 mengenai biskuit.
Pirolisis Limbah Biomassa Serbuk Gergaji Kayu Campuran : Parameter Proses dan Analisis Produk Asap Cair Wahyu Anggo Rizal; Ria Suryani; Satriyo Krido Wahono; Muslih Anwar; Dwi Joko Prasetyo; Rima Zuriah Amdani; Andri Suwanto; Ndaru Februanata
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6606

Abstract

Produksi tahunan biomassa kayu mencapai 1011-1012 ton di seluruh dunia, pemrosesan 100 kg kayu dengan gergaji menghasilkan 10–25 % limbah biomassa. Pengolahan limbah biomassa dengan proses pirolisis dapat menghasilkan produk berupa asap cair melalui kondensasi yang mengandung berbagai senyawa kimia aktif yang dapat dimanfaatkan untuk produk pangan maupun sebagai anti bakteri. Pada penelitian ini, pengukuran parameter pirolisis bertujuan untuk mengetahui performa reaktor pirolisis. Asap cair dianalisis untuk mengetahui komponen senyawa aktifnya melalui metode eksperimental. Komposisi lignoselulosa serbuk gergaji kayu campuran berupa hemiselulosa 17.54±3.16 %, selulosa 39.97±1.62 %, lignin 25.59±1.95 %, zat larut air 16.9±0.29 % dan kadar air 10.18±0.36 %. 3.6 kg biomassa di pirolisis pada suhu 500 °C selama 8 jam, menghasilkan asap cair 1.14 kg, arang 1.54 kg, nilai pH 3 dengan warna kuning tua, transparan, dan sedikit benda terapung. Pengamatan performa reaktor menunjukan nilai laju pemanasan 1.9±0.36 °C/min, dan pada beberapa titik terjadi kerugian panas yang tidak merata. Analisis asap cair dengan GC-MS menunjukkan tidak adanya senyawa PAH, sementara diketahui terdapat senyawa berbahaya lainnya, 2-propanone, 2 butanone, dan cyclopentanone masing-masing sebesar 2.05 %, 0.79 %, dan 1.84%.

Page 3 of 3 | Total Record : 27