cover
Contact Name
Panggih Nur Adi
Contact Email
panggi.s3@gmail.com
Phone
+6285215900604
Journal Mail Official
panggi.s3@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
ISSN : 24606111     EISSN : 26852063     DOI : 10.36987
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Pengaruh Keterampilan Guru PPKn Menggunakan VideoPembelajaran Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada MateriHakikat Demokrasi Siswa Kelas XIMadrasah Aliyah Kejuruan An-Nasir Kabupaten Padang Lawas Utara Octaviani, Selly
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v10i2.6418

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah “Untuk mengetahui Bagaimana Pengaruh keterampilan guru PPKn menggunakan Video pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi hakikat demokrasi siswa kelas XI Madrasah Aliyah Kejuruan An-Nasir Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif. Penelitian ini melibatkan dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t juga juga diperoleh thitung>ttabel = 17,998 >1,6698 sehingga disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, ini berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dapat disimpulkan bahwa Terdapat Pengaruh positif dan signifikan keterampilan guru PKn menggunakan Video pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar pada materi hakikat demokrasi siswa kelas XI Madrasah Aliyah Kejuruan An-Nasir.Keyword: Keterampilan Guru, Video Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa
Pengaruh Model Pembelajaran, Cooperative Learning Type Talking Stick Dengan Metode Ceramah Dalam Pembentukan Kelompok Belajar Kecil Pada hasil Belajar PKN Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Rantau Selatan Hartati, Putri Dewi
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v10i2.6495

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran, Cooperative Learning Type Talking Stick Dengan Metode Ceramah Dalam Pembentukan Kelompok Belajar Kecil Pada hasil Belajar PKN Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Rantau Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Populasi didalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS-1 dan IPS-2 yang aktif     terdiri dari 2 kelas dengan jumlah siswa 72 orang. Tehnik pengumpulan data pada penelitian   ini yaitu Observasi, Tes Hasil Belajar dan Dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain nonequivalent control group design. Yaitu   desain kuasi eksperimen dengan melibatkan perbedaan pretest maupun posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang tidak dipilih secara random yang merupakan bentuk metode penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t juga juga diperoleh thitung>ttabel= 18,0005>3,6669 sehingga disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, ini berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran Cooperative Type Talking Stick dalam pembentukan kelompok belajar kecil terhadap hasil belajar PKn siswa kelas X di SMA Negeri 2 Rantau Selatan Keyword: Model Pembelajaran, Cooperative Learning Type Talking Stick, Ceramah, Kelompok Belajar Kecil, Hasil Belajar PKn
Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayan Republik Indonesia Nomor III Tahun 2014 Tentang Bimbingan Konseling Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah Sitorus, Tanti Kristina
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v10i2.6496

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa SMA Swasta Aeknabara belum menerapkan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor III tahun 2014 tentang bimbingan konseling pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kaulitaif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah dengan cara pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa SMA Swasta Aeknabara belum menerapkan bimbingan konseling yang sudah ditetapkan oleh peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor III tahun 2014 tentang bimbingan konseling pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara kepada kepala sekolah SMA Swasta   Aeknabara   bahwasannya benar sekolah belum menerapkan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor III tahun 2014 tentang bimbingan konseling   pada Pendidikan dasar dan menengah. Kesimpulan penelitian ini adalah peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor III tahun 2014 tentang bimbingan konseling pada pendidikan dasar dan menengah yang  belum  dijalankan  di SMA  Swasta  Aeknabara  dikarena  sulitnya  dalam mencari guru Bimbingan Konseling yang sesuai dengan profesi  BK.Keyword: Permendikbud No III Tahun 2014, Bimbingan Konseling, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah——————————   u   ——————————
Implementasi MBS (Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PPKN Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 2 Rantau Utara Ritonga, iin Patrama
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v10i2.6413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) yang diterapkan di SMA Negeri 2 Rantau Utara serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) di SMA Negeri 2 Rantau Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan   di   SMA   Negeri   2   Rantau   Utara   Jalan   Menara   Nomor   4 Rantauprapat, Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi,  wawancara,  dan  dokumentasi.  Analisis  data  dalam  penelitian  ini meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian penerapan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) pada tahapan monitoring dan evaluasi di SMA Negeri 2 Rantau Utara bisa dikatakan berjalan dengan baik dan berhasil, hal ini ditunjukkan dengan sekolah memiliki visi misi sebagai arah dan tujuan sekolah, memiliki sarana dan prasarana untuk menunjang visi misi sekolah, tenaga pendidik yang mengembangkan potensi dirinya masing- masing, lulusan dari SMA Negeri 2 Rantau Utara yang lima puluh persen diterima di perguruan tinggi setiap tahunnya, serta para alumni yang banyak berhasil atau menjadi orang sukses. Penerapan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) di SMA Negeri 2 Rantau Utara tidak luput dari dua faktor, yaitu faktor pendukung dan penghamabat. Faktor pendukungnya ialah kesiapan guru dalam mengajar serta sarana prasarana dan fasilitas-fasilitas sekolah yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran. Faktor penghambatnya ialah dana untuk membangun sarana prasarana dan fasilitas-fasilitas sekolah, tempat tinggal peserta didik, serta kondisi ekonomi orang tua peserta didik.
Analisis Sanksi yang Diterapkan Pihak Sekolah Terhadap Siswa yang Bermain Handphone Saat Proses Pembelajaran Ppkn di Sekolah SMA Negeri 1 Merbau Labuhanbatu Utara Zubaidah, Rina
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v10i2.6416

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1). Agar dapat mengetahui penyebab siswa bermain handphone saat proses pembelajaran Ppkn berlangsung di SMA Negeri 1 Merbau, (2). Agar dapat mengetahui sanksi yang diberikan oleh pihak sekolah terhadap siswa yang bermain handphone pada saat jam pelajaran Ppkn di sekolah SMA Negeri 1 Merbau. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data primer dalam penelitian ini adalah wakil kesiswaan, guru pkn, dan siswa SMA Negeri 1 Merbau sebanyak 66 responden. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Peneliti menemukan beberapa penyebab siswa bermain handphone di sekolah SMA Negeri 1 Merbau yaitu: Pertama, siswa merasa bosan belajar mata pelajaran Ppkn. Kedua, siswa kurang minat belajar terhadap mata pelajaran Ppkn. Ketiga, siswa membuka sosial media pada saat jam pelajaran Ppkn. Dalam mengatasi masalah tersebut, pihak sekolah mempunyai sanksi bagi siswa yang bermain handphone saat pembelajaran pkn sedang berlangsung yaitu mendapatkan sanksi berjenjang yaitu: Pertama, mendapat pembinaan dari guru mata pelajaran. Kedua, mendapat pembinaan dari wali kelas. Ketiga, mendapat pembinaan dari guru bimbingan konseling, Keempat, mendapat sanksi dari wakil kesiswaanKeyword: Sanksi Sekolah, Siswa, Proses Pembelajaran

Page 1 of 1 | Total Record : 5