cover
Contact Name
James Maramis
Contact Email
jmaramis@unklab.ac.id
Phone
+6281248012266
Journal Mail Official
jmaramis@unklab.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Klabat, Jl. Arnold Mononutu, Airmadidi, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa utara,
Sulawesi utara
INDONESIA
Klabat Journal of Nursing
Published by Universitas Klabat
ISSN : -     EISSN : 26857154     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Klabat Journal of Nursing (KJN) is the official peer-reviewed research journal of Faculty of Nursing, Universitas Klabat (UNKLAB). This journal aims to promote advancement in nursing and health care through the dissemination of the latest research findings. KJN covers a wide range of nursing topics such as nursing education, clinical practice, advanced nursing issue and policy related to the nursing profession. This journal publishes two issues per year in April and October. KJN intended readership includes nurse educator, researcher, manager, and nurse practitioner at all levels. KJN accepts submission from all over the world. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2022): New Start" : 13 Documents clear
THE ANXIETY LEVELS OF RENAL UNIT STAFF BANDUNG ADVENTIST HOSPITAL DURING THE COVID-19 PANDEMIC Simatupang, Happy Rosalina
Klabat Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2022): New Start
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v4i1.794

Abstract

Tenaga Kesehatan, termasuk yang bekerja di Renal Unit rentan untuk tertular Covid-19. Kerentantan tersebut dapat menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan yang dialami oleh tenaga kesehatan yang bekerja di Renal Unit dan hubungannya dengan data demografi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitative. Sampel penelitian berjumlah 28 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Tingkat kecemasan di ukur dengan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukan terdapat 10,7% tenaga kesehatan yang mengalami kecemasan dengan rentang cemas sedang hingga sangat berat. 89,3% tidak mengalami kecemasan. Hasil uji t-test independent didapati ada perbedaan yang signifikan dari tingkat stress kedua kelompok (0.04 < 0,05. Kecemasan tidak berhubungan dengan data demongrafi: jenis kelamin, usia, pendidikan dan lama bekerja (a >0,05).Healthcare workers, including those working in the renal unit are vulnerable to contracting Covid-19. These vulnerabilities can cause anxiety. The purpose of the study was to determine the level of anxiety experienced by healthcare workers working in the renal unit and its relationship to demographic data. The method used is quantitative descriptive. The research sample amounted to 28 people who were selected using the total sampling technique. Anxiety levels were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale ( HARS). The result showed that 10.7 percent of healthcare workers experienced anxiety with a range of moderate to very severe anxiety, 89.3 percent did not experience anxiety. The result of the independent t-test found that there was a significant difference between the stress levels of the two group’s 0.04 0.06 - 0.14, a > 0.05 ).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT STRES MENJALANI DIET PENDERITA DIABETES MELLITUS DI FASKES TINGKAT SATU KLINIK CARISA MANADO Korengkeng, Loura Caroline; Pitoy, Frendy Fernando; Pongoh, Meryon Hevin
Klabat Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2022): New Start
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v4i1.783

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia) sebagai akibat dari gangguan system endokrin. Pentingnya penerapan Diet DM yang teratur membuat banyak penderita DM merasakan stres dalam menjalani ketentuan tersebut sehingga tidak dapat melanjutkan program yang direncanakan. Keberhasilan menjalankan program diet dapat dipengaruhi dengan tingkat pengetahuan seseorang mengenai program tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat stres menjalani diet penderita diabetes mellitus di faskes tingkat satu Klinik Carisa Manado. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian descriptive correlation dengan pendekatan crosssectional. Pengumpulan responden dengan cara Consecutive Sampling yang telah dilakukan pada tanggal 01 - 31 Maret 2021dengan jumlah partisipan sebanyak 35 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan spearman’s correlation dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat stres menjalani diet penderita diabetes mellitus di faskes tingkat satu Klinik Carisa Manado dengan nilai p= 0.411. Lebih lanjut data menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu sebanyak 28 orang (80%) tingkat stres ringan yaitu sebanyak 20 orang (57,1%). Direkomendasikan bagi penderita DM di Klinik Carisa Manado agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan mencari informasi mengenai diet penderita DM, dan juga bagi pimpinan faskes tingkat
ACADEMIC STRESS WITH SUICIDE BEHAVIOR IN COLLEGE STUDENTS Mandias, Reagen Jimmy
Klabat Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2022): New Start
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v4i1.797

Abstract

ABSTRAK Perilaku bunuh diri merupakan tindakan yang merugikan diri sendiri dan biasanya terjadi pada individu yang memiliki masalah mental serta tidak sangup menghadapi persoalan hidup. Salah satu aspek yang memicu seseorang untuk berperilaku bunuh diri adalah stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan perilaku bunuh diri pada mahasiswa keperawatan Universitas Klabat yang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan uji statistik spearman rank. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 119 responden. Hasil penelitian menunjukkan dari 119 responden didapati, 63.9% mahasiswa tidak memiliki perilaku bunuh diri dan 36.1% mahasiswa memiliki perilaku bunuh diri. Namun 75.6% mahasiswa mengalami stres akademik berat, diikuti 16.8% yang mengalami stres sedang, dan terdapat 7.6% yang memiliki stres sangat berat. Hasil penelitian menunjukkan p value 0,000<0,05 dan nilai koefisien korelasinya r= 0,412. Kesimpulan, ada hubungan yang sedang dan signifikan dengan arah positif stres akademik dengan perilaku bunuh diri pada mahasiswa keperawatan Universitas Klabat. Hasil penelitian ini diharapakn dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pihak Fakultas maupun Universitas agar dapat memahami stress akademik yang dialami mahasiswa agar perilaku bunuh diri dapat dihindari.

Page 2 of 2 | Total Record : 13