cover
Contact Name
Anwar Fattah
Contact Email
anwar.fattah@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6282157007397
Journal Mail Official
anwar.fattah@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknologi industri, Universitas Balikpapan Jl.Pupuk Raya, Kelurahan Gn Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Balikpapan Tel./Fax: 0542-764205/ 7127865
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 25286498     EISSN : 25490842     DOI : https://doi.org/10.36277/jteuniba
JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro UNIBA) E-ISSN 2549-0842 dan 2528-6498 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Elektronika, teknik Kontrol dan Instrumentasi ,Teknik Informatika, dan Telekomunikasi
Articles 136 Documents
Perancangan Jaringan Kabel Optik pada Perangkat Tower Telkomsel di Ibu Kota Nusantara (IKN) anwar fattah; Adzan Firnanda Ramadhani; Diah Patriana Setianingsih
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 9 No. 2 (2025): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v9i2.1270

Abstract

Perkembangan infrastruktur digital di Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut ketersediaan jaringan komunikasi yang andal dan berkelanjutan. Salah satu kebutuhan utama adalah penyediaan jaringan kabel serat optik untuk mendukung layanan data pada perangkat tower milik PT. Telkomsel. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT. Telkom Indonesia merancang dua skenario pengembangan jaringan: jangka pendek, menyesuaikan dengan kondisi pembangunan infrastruktur dasar oleh Otorita IKN, dan jangka panjang, yang mengacu pada Master Utility Trench (MUT) sebagai jalur permanen infrastruktur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur jaringan kabel optik jangka panjang yang optimal dan sesuai standar. Metode yang digunakan mencakup pengumpulan data lapangan, analisis kebutuhan teknis, dan pemodelan jaringan. Perangkat lunak Google Earth Pro digunakan untuk memetakan jalur kabel berdasarkan kondisi geografis aktual, sedangkan aplikasi draw.io dimanfaatkan untuk menggambar desain topologi jaringan. Analisis kelayakan jaringan dilakukan melalui perhitungan Link Budget untuk memastikan kualitas transmisi sinyal tetap berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa desain jaringan kabel optik yang diusulkan memenuhi standar teknis berdasarkan perhitungan Link Budget. Dengan demikian, desain ini layak untuk diimplementasikan sebagai solusi permanen dalam mendukung layanan komunikasi PT. Telkomsel di wilayah IKN.
Evaluasi Permasalahan Voltage DIP menggunakan UPS di Oil and Gas Industry Balikpapan Iksan, Rizky Ananda
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 11 No. 1 (2026): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/8r6fbh90

Abstract

Gangguan voltage dip merupakan permasalahan yang sering terjadi pada sistem kelistrikan, umumnya terjadi akibat gangguan hubung singkat dan kondisi abnormal pada jaringan distribusi. Gangguan voltage dip ini menyebabkan terjadinya open circuit pada CB beban kritikal yang sedang beroperasi. Oleh karena itu, diperlukan mitigasi yang bisa menjaga kestabilan tegangan listrik dan menjaga operasional beban kritikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas UPS sebagai mitigasi gangguan voltage dip pada sistem kelistrikan industri oil & gas. Metode penelitian menggunakan simulasi software ETAP, dengan studi kasus pada sistem kelistrikan industri oil and gas Balikpapan. Simulasi dilakukan dengan gangguan yang berbeda-beda, seperti three phase fault, line-line-ground fault, line-line fault, dan line-ground fault yang menyebabkan terjadinya penurunan tegangan pada busbar utama 1AL dan 2AL. Hasil simulasi ETAP menunjukkan bahwa saat terjadi gangguan line-line-ground fault, tegangan busbar 2AL mengalami penurunan hingga 983 V dari tegangan nominal 6,6 kV, disertai penurunan frekuensi menjadi 49,7 Hz. Meskipun demikian, beban kritikal tetap beroperasi normal. Hal ini menunjukkan UPS berfungsi sebagai daya cadangan dan sistem proteksi aktif yang secara otomatis menjaga kontinuitas suplai daya dan kestabilan tegangan. Hasil penelitian ini, telah dibuktikan bahwa penggunaan UPS merupakan mitigasi gangguan voltage dip yang konsisten untuk mencegah terjadinya open circuit pada CB beban kritikal dan mengurangi risiko unplanned shutdown pada industri oil and gas yang memiliki beban motor berkapasitas besar dan beroperasi secara kontinu
Kualitas Udara Komparasi Kualitas Udara dan Respons Kipas pada Ruang Smoking dan Non-smoking Menggunakan ESP32 dan Fuzzy Mamdani Saputra, Febrian Cahya
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 11 No. 1 (2026): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/mesqfv46

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi sistem monitoring kualitas udara serta kendali kipas pada ruang smoking dan non-smoking berbasis ESP32 menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani. Sistem menggunakan sensor MQ-135 untuk membaca gas relatif, sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan, LCD 20×4 sebagai tampilan lokal, ThingSpeak sebagai platform Internet of Things, serta driver L298N dan kipas DC 12 V sebagai aktuator. Data sensor diproses melalui fuzzifikasi, inferensi Mamdani, agregasi, dan defuzzifikasi centroid untuk menghasilkan output fuzzy, kategori internal kondisi udara, dan perintah Pulse Width Modulation. Pengujian mencakup 500 observasi dari sepuluh sesi, yaitu lima set dengan 50 observasi pada setiap ruangan. Kedua ruangan menggunakan AC. Ruang non-smoking menghasilkan rata-rata gas relatif 25,95, suhu 25,88 °C, kelembapan 51,21%RH, dan output fuzzy 12,59; seluruh 250 observasi termasuk kategori Sehat Nyaman. Ruang smoking menghasilkan rata-rata gas relatif 176,41, suhu 28,97 °C, kelembapan 59,50%RH, dan output fuzzy 75,74, dengan distribusi 5 observasi Sehat Kurang Nyaman, 145 Kurang Sehat, dan 100 Buruk. Seluruh 250 observasi non-smoking menghasilkan PWM 0 dan kipas berstatus OFF. Pada ruang smoking, PWM berada pada rentang 99 sampai 221 dengan rata-rata 172,43 dan duty cycle rata-rata 67,64%; seluruh 250 status kipas tercatat ON. Kesesuaian antara PWM dan status kipas terdapat pada seluruh 500 observasi, sehingga tingkat kesesuaian fungsional mencapai 100%. Verifikasi manual sesuai dengan output fuzzy sistem dan seluruh parameter berhasil ditampilkan pada ThingSpeak. Kategori yang digunakan merupakan keluaran internal sistem fuzzy, bukan Indeks Standar Pencemar Udara resmi.
Pengembangan Sistem Pengubah Antarmuka Masukan Analog Tersekat pada Kendali Industri Rumah Tangga Widura, Andre
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 11 No. 1 (2026): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/ekkqxf34

Abstract

Arus putar pertanahan bisa mengganggu kelistrikan perangkat kendali industri rumah tangga. Suatu sistem Pengubah Tersekat (PT) yang dikembangkan untuk menyekat arus putar pertanahan, menggunakan Penguat Operasional TL084 dan Penghubung Optik ganda OP1 TLP521-2, mengubah sinyal arus listrik 4 - 20 miliAmpere menjadi sinyal tegangan listrik 2 - 10 Volt dengan galat relatif maksimum sebesar 0.01 dan tegangan catu daya listrik 24 Volt. Metode pengujian PT untuk menentukan kelayakan produksi massalnya, mengandung 1 paket pengukuran tegangan listrik keluarannya untuk setiap nilai tegangan listrik masukannya 4 - 20 Volt dengan jeda 1 Volt menggunakan Rangkaian Elektronik Simulasi (RES) dan 3 kali masing-masing 1 paket pengukuran naik dan 1 paket pengukuran turun menggunakan Rangkaian Elektronik Uji (REU) untuk setiap dari ke-3 OP1 yang digunakan. Kesimpulan dari kajian hasil pengujiannya adalah bahwa nilai Histeresis Relatif nilai tegangan keluarannya menggunakan REU (Vo) relatif rendah yaitu 0.005, 0.003, 0.003. Koefisien Determinasi hubungan nilai tegangan masukan (Vi) dan (Vo) menggunakan REU, relatif tinggi yaitu 0.994, 1.000, 0.999. Simpangan Baku Relatif (Vo), relatif rendah yaitu 0.004, 0.002, 0.002. Simpangan Baku Relatif di antara (Vo) menggunakan ke-3 komponen OP1, relatif tinggi yaitu 0.004, 0.002, 0.002, yang menunjukkan perbedaan yang relatif jauh di antara sifat ke-3 komponennya. Galat Relatif nilai tegangan keluaran hasil pengujian PT menggunakan REU dan RES, relatif beragam yaitu 0.143, 0.05, 0.03, menunjukkan perbedaannya di antara sifat ke-2 penghubung optik dalam setiap paket di antara ke-3 paket TLP521-2 yang diuji.
Pengendalian Operasi Battery Energy Storage System Adaptif Berbasis Reinforcement Learning pada Jaringan Distribusi Terintegrasi PLTS ramadan, msahrul
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 11 No. 1 (2026): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/g8bptd74

Abstract

Integrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada jaringan distribusi dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara pembangkitan dan beban yang berdampak pada profil tegangan dan rugi-rugi daya. Penelitian ini mengembangkan strategi pengoperasian Battery Energy Storage System (BESS) berbasis Proximal Policy Optimization (PPO) dengan aksi kontinu pada sistem distribusi IEEE 33-bus yang memiliki tiga PLTS dengan total kapasitas 1.946,8 kW dan BESS 1.112,4 kW. Kinerja PPO dibandingkan dengan kondisi tanpa BESS dan Rule-Based selama 24 jam berdasarkan Vmin, rugi-rugi daya, Pgrid, SOC, dan daya BESS. Pada jam ke-19, ketika daya PLTS tidak tersedia dan beban sistem tinggi, PPO menurunkan rugi-rugi daya dari 202,6 kW menjadi 184,2 kW serta daya suplai jaringan dari 3.917,6 kW menjadi 3.409,6 kW dibandingkan kondisi tanpa BESS. Secara keseluruhan, PPO menghasilkan rugi-rugi energi 2.574,8 kWh dan energi suplai jaringan 60.729,0 kWh. Hasil ini menunjukkan bahwa manfaat PPO lebih menonjol pada kondisi operasi kritis daripada pada akumulasi kinerja energi harian. Meskipun demikian, tegangan minimum sistem masih mencapai 0,915 pu.  
Evaluasi Kinerja Sensor MQ-135, GP2Y1010AU0F, dan DHT22 pada Sistem Monitoring Kualitas Udara Berbasis IoT Azmi, Muhammad; Kasrani, Mayda; Rahman, Aswadul
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 11 No. 1 (2026): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/1pvahn82

Abstract

Aktivitas antropogenik seperti transportasi dan kegiatan industri menyebabkan perubahan kondisi kualitas udara yang perlu dipantau secara berkelanjutan. Penelitian ini mengembangkan perangkat monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan ESP32 sebagai pengendali utama yang terintegrasi dengan sensor MQ-135, GP2Y1010AU0F, dan DHT22. Sistem dirancang untuk melakukan akuisisi parameter lingkungan, pengiriman data melalui REST API, penyimpanan pada database MySQL, serta visualisasi informasi melalui aplikasi Flutter secara real-time. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian fungsional perangkat, komunikasi data, dan perbandingan hasil pembacaan sensor PM2.5 terhadap referensi IQAir serta sensor suhu dan kelembapan terhadap data BMKG. Hasil pengujian menunjukkan seluruh komponen berhasil terintegrasi dengan tingkat keberhasilan komunikasi 100%. Walaupun pembacaan PM2.5 memiliki perbedaan terhadap referensi, kategori kualitas udara yang diperoleh tetap sesuai dengan data pembanding, sehingga sistem dapat digunakan sebagai media pemantauan kualitas udara berbasis IoT dengan kebutuhan kalibrasi lanjutan.