cover
Contact Name
Herfia Rhomadhona
Contact Email
herfia.rhomadhona@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
herfia.rhomadhona@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2015)" : 16 Documents clear
ANALISIS MINAT ANAK USIA DINI DALAM BELAJAR VOCABULARY DENGAN MEMANFAATKAN GOOGLE TRANSLATE(NATIVE SOUNDS) (STUDI KASUS PADA PAUD) Wan Yuliyanti
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.385 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.10

Abstract

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang penulis laksanakan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan berjudul: “PELATIHAN PEMANFAATAN INTERNET GOOGLE TRANSLATE DALAM MENCARI NATIVE SOUNDS SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN AUDIO-VISUAL VOCABULARY UNTUK GURU PAUD”.Penulis meyakini bahwa media ini dapat meningkatkan minat anak usia dini dalam belajar Bahasa Inggris dimulai dari mengenal vocabulary, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil di salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan.Selain mudah dibuat, media ini sangat membantu para guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, sehingga lebih percaya diri dalam mengajarkan vocabulary kepada anak usia dini. Media ini tidak hanya mengandung unsur visual berupa gambar-gambar dengan bentuk dan warna yang indah, namun juga mengandung unsur audio (native sounds) sehingga sangat menarik bagi anak usia dini yang belum diajarkan baca-tulis dan berhitung.Tinggi rendahnya minat anak dapat melalui penilaian yang memiliki indikator penilaian melalui tahapan: (1)pre-test, (2)pengajaran dan (3)post-test, dengan category hasil belajar: Fair, Good, Very Good atau Excellent dengan scoring persentase (%).Materi yang diberikan dan diukur adalah berdasarkan scope, antara lain: color, shape, fruit, vegetable, animal, transportation, dan numbers up to twenty yang diberikan secara berulang melalui slideshow.
PENGENDALIAN INTERN DALAM BERWIRAUSAHA PADA TOKO NABIL Radna Nurmalina
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.501 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.11

Abstract

Pengendalian merupakan proses untuk memeriksa kembali, menilai dan selalu memonitor laporan-laporan apakah pelaksanaanya tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditetapkan, oleh karena itu adanya suatu langkah perbandingan antara hasil yang ditetapkan dalam perencanaan untuk mengetahui dan menilai prestasi masa lalu serta meletakan tanggung jawab jika ada penyimpangan yang terjadi, denagan demikian pelaksanaan akan lebih efektif dan efisien.Pengendalian adalah wewenang untuk mengatur dan menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari suatu kegiatan usaha dengan tujuan untuk mendapat manfaat dari kegiatan tersebut.Pengendalian intern sangat diperlukan dalam berwirausaha sehingga pemilik usaha bisa mengendalikan biaya operasional untuk meningkatkan laba usahanya. Wirausahawan yang mengelola unit usaha perlu membuat anggaran yang realistis, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian intern dan memperhatikan otorisasi pengeluaran biaya yang konsisten atau pengeluaran biaya yang sesuai dengan perencanaan.
PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM PERSFEKTIF POTENSI SUMBER DAYA Mariatul Kiptiah
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.582 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.12

Abstract

Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki sebagai modal pembangunan, semestinya mampu menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya.Namun pada kenyataannya potensi alam yang meliputi kekayaan alam di darat dan di laut belum mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.Upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terlihat dari dana yang di kucurkan untuk program pengentasan kemiskinan. Kebijakan yang “ pro-kaum miskin” sangat di perlukan agar pertumbuhan ekonomi mempunyai dampak positif yang berarti bagi pengurangan kemiskinan, terutama kebijakan yang produktif seperti perluasan akses bagi semua orang pada bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja serta pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.Penelitian ini lebih difokuskan pada eksperimental sehingga mampu menciptakan fenomena pada kondisi tertentu yang mengakibatkan adanya hubungan sebab akibat dari kondisi yang diteliti dengan menggunakan model penelitian kuantitatif.Adanya pembangunan dan pengembangan wilayah yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia tampaknya masih menjadi wacana, Kawasan Indonesia Timur (KTI) sampai sekarang masih jauh ketinggalan di bandingkan dengan pembangunan yang terjadi di Kawasan Barat Indonesia (KBI). Kesenjangan antar wilayah ini dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu sosial ekonomi dan layanan publik yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakatnya, angka kemiskinan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, kemudian dimensi wilayah yang tumbuh.Pembangunan atau pengembangan wilayah yang dilaksanakan tentunya ingin mencapai keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumberdaya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional/wilayah/regional dalam satu kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar kawasan, dan keterpaduan antar sektor pembangunan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan keseimbangan regional dalam melaksanakan pembangunan atau pengembangan wilayah sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati merata di seluruh wilayah Indonesia dan kesenjangan antar daerah dapat dikurangi.
THE STUDENTS’ ATTITUDE TOWARDS ENGLISH CLASSROOM ENVIRONMENT AT SMP KARTIKA BANJARMASIN SCHOOL YEAR 2014/2015 Hidya Maulida
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.688 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.13

Abstract

This research aims to find out the students’ attitude toward English classroom environment especially English teacher, English material and English classroom management. This research used descriptive method to find out the students attitude toward English teacher, English material and English classroom management.The population of this research was the ninth year students of SMP Kartika Banjarmasin which consists of two classes so the totalis 67 students. The instrument of the research was questionnaire by using mean score to find out the mean score of them.The result of the data analysis of the questionnaire indicated that the students have positive attitude toward English teacher (59.80), the students have positive attitude toward English material (59) and the students have positive attitude toward English classroom management (55.92).Based on the result, some suggestions are proposed: (1)Generally, the student's attitude toward English classroom environment is positive but there are still some students have neutral attitude so that its suggested to English teacher at the SMP Kartika Banjarmasin in order to learn more skills and pay attention to the classroom environment’s factor and he should be creative in teaching English so that the students can be motivated in learning English (2) To the students, they should make English as interesting subject so that it can give benefit to the future. 
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ ABILITY IN CONSTRUCTING SIMPLE PRESENT TENSE SENTENCES (A CASE STUDY AT THE STATE JUNIOR HIGH SCHOOL (SMP NEGERI 2) HAMPARAN PERAK) Yuliana Ningsih
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.595 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.14

Abstract

The research deals with students’ ability in constructing Simple Present Tense and it is objected to see whether the students are able to use Simple Present Tense.This research was conducted at the third grade of State Junior High School (SMPN 2) Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. From 60 students of the total sample were selected randomly. The data was obtained by administering a test related to Simple Present Tense. This study was conducted in quantitative approach with the standard ability for an individual mastery of learning is minimum 70% of the test given and that is suggested by Tinambunan (1980) which is divided in to five levels of ability namely: out standing ability (A), above ability (B), average ability (C), below average ability (D), and insufficient ability (E) with each level represents different percentage.The population of this research was the third year students of SMPN 2 Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. The total number of the population was 119 students. There are three classes; III.1, III.2, and III.3. The researcher used simple random sampling to select the sample.The result shows that the students’ ability in constructing Simple Present Tense is very low as there was no student in the levels out standing ability, above average ability, and average ability. There were 6 students in the level of below average ability (10%) and 54 students in the level of insufficient ability (90%).
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN TANAH LAUT (DALAM RANGKA PENUNTASAN WAJIB BELAJAR 12 TAHUN) Sihabuddin Chalid
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.408 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kebijakan pendidikan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, dalam rangka penuntasan wajib belajar 12 sesuai dengan Undang Undang No 20 Tahun 2013, tentang Wajib Belajar 12 Tahun. Pendekatan penelitian ini pada analisis deskripsi kualitatif, melalui identifikasi masalah, penyusunan agenda setting, perumusan kebijakan, pengesahan kebijakan, implementasi kebijakan dan evaluasi kebijakan. Setelah melalui ramalan kebijakan dari alternatif kebijakan maka ditentukan hasil dengan pemilihan kebijakan, setelah itu dilakukan rencana implementasi dan penjadwalan pelaksanaannya.
STRATEGI PENGELOLAAN ANGGARAN BIAYA PENDIDIKAN BERBASIS KINERJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KABUPATEN TANAH LAUT Mufrida Zein
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.627 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.16

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang strategi pengelolaan anggaran biaya pendidikan berbasis kinerja (BPBK) di SMAN 1 Pelaihari, menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi anggaran BPBK, menemukan dan mendiskripsikan strategi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan sistem pelaporan serta faktor-faktor strategis pendukung dan penghambat pengelolaan anggaran BPBK.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Biaya Pendidikan persiswa/tahun di SMAN 1 Pelaihari 2.250.000,-. Jika mengacu standar anggaran nasional sebesar Rp. 3.000.000/siswa/tahun, SMA Negeri 1 Pelaihari belum memenuhi standar. Penerapan anggaran BPBK belum bisa berjalan optimal karena belum terpenuhinya beberapa persyaratan dan kelengkapan teknis, oleh karenanya diperlukan pertama, kepala sekolah ditetapkan sebagai KPA dan bendahara pembantu menjadi bendahara pengeluaran. Kedua dokumen RENSTRA, RENJA dan IKU wajib dimiliki sekolah, sehingga LAKIP dapat dilaksanakan. ketiga SIMDA harus mengakomodir program kreatif dan inovatif untuk tercapainya visi dan misi sekolah.Strategi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan sistem pelaporan anggaran dilaksanakan berdasarkan pendekatan partisipatif melibatkan seluruh pihak, baik komite sekolah maupun guru-guru, untuk mendorong keterbukaan sehingga memacu semangat guru untuk realisasi program. Keterlibatan ini dilaksanakan hingga proses pelaporan agar terjadi check and balance. Keluhan oleh komite sekolah didapati pada SMA Negeri 1 Pelaihari karena tidak terlibat dalam pengawasan anggaran. Faktor-faktor pendukung pengelolaan anggaran berbasis kinerja adalah tersedianya visi dan misi serta dukungan pendanaan cukup besar. Hambatan pelaksanaan ABK yaitu Jargon politik “pendidikan gratis” kepala daerah sehingga sekolah tidak dapat leluasa mendapat dukungan dana melalui masyarakat.
SPIRIT RELIGI MASYARAKAT DESA TAMBAK ANYAR ULU DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI DI BIDANG PENDIDIKAN MADRASAH SWASTA Rabini Sayyidati
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.927 KB) | DOI: 10.34128/jht.v1i1.17

Abstract

The strong phenomenon in religious spirit of Tambak Anyar Ulu people in participating for the education in private Islamic Madrasah self-dependently without any foundation to help them and without expecting government assistance are somewhat has become something unique. The research method used was qualitative method that was used to portray the cultural phenomenon in a rural community, particularly the participation of people in Tambak Anyar Ulu in the field of private Madrasah. The findings of this study are: 1) The forms of religious spirit activities of people of Tambak Anyar Ulu in an effort to increase their participation in the field of private madrasah education. 2) Religious spirit of teachers and learners in Madrasah Auladil Tarbiyyatul Islam’s education. 3) Madrasah Tarbiyyatul Auladil Islam is a pure private madrasah. 4) The people of Tambak Anyar Ulu were motivated to participate in Islamic education in private madrasah of Tarbiyyatul Auladil Islam compared to their participation in state public schools. In conclusion, the result of this research shows that the people of Tambak Anyar Ulu have been proven to be actively participating for the education in private Islamic Madrasah with the religious spirit as its baseline.
ANALISIS MINAT ANAK USIA DINI DALAM BELAJAR VOCABULARY DENGAN MEMANFAATKAN GOOGLE TRANSLATE(NATIVE SOUNDS) (STUDI KASUS PADA PAUD) Yuliyanti, Wan
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.10

Abstract

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang penulis laksanakan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan berjudul: “PELATIHAN PEMANFAATAN INTERNET GOOGLE TRANSLATE DALAM MENCARI NATIVE SOUNDS SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN AUDIO-VISUAL VOCABULARY UNTUK GURU PAUD”.Penulis meyakini bahwa media ini dapat meningkatkan minat anak usia dini dalam belajar Bahasa Inggris dimulai dari mengenal vocabulary, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil di salah satu kabupaten di Kalimantan Selatan.Selain mudah dibuat, media ini sangat membantu para guru yang tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, sehingga lebih percaya diri dalam mengajarkan vocabulary kepada anak usia dini. Media ini tidak hanya mengandung unsur visual berupa gambar-gambar dengan bentuk dan warna yang indah, namun juga mengandung unsur audio (native sounds) sehingga sangat menarik bagi anak usia dini yang belum diajarkan baca-tulis dan berhitung.Tinggi rendahnya minat anak dapat melalui penilaian yang memiliki indikator penilaian melalui tahapan: (1)pre-test, (2)pengajaran dan (3)post-test, dengan category hasil belajar: Fair, Good, Very Good atau Excellent dengan scoring persentase (%).Materi yang diberikan dan diukur adalah berdasarkan scope, antara lain: color, shape, fruit, vegetable, animal, transportation, dan numbers up to twenty yang diberikan secara berulang melalui slideshow.
PENGENDALIAN INTERN DALAM BERWIRAUSAHA PADA TOKO NABIL Nurmalina, Radna
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v1i1.11

Abstract

Pengendalian merupakan proses untuk memeriksa kembali, menilai dan selalu memonitor laporan-laporan apakah pelaksanaanya tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditetapkan, oleh karena itu adanya suatu langkah perbandingan antara hasil yang ditetapkan dalam perencanaan untuk mengetahui dan menilai prestasi masa lalu serta meletakan tanggung jawab jika ada penyimpangan yang terjadi, denagan demikian pelaksanaan akan lebih efektif dan efisien.Pengendalian adalah wewenang untuk mengatur dan menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari suatu kegiatan usaha dengan tujuan untuk mendapat manfaat dari kegiatan tersebut.Pengendalian intern sangat diperlukan dalam berwirausaha sehingga pemilik usaha bisa mengendalikan biaya operasional untuk meningkatkan laba usahanya. Wirausahawan yang mengelola unit usaha perlu membuat anggaran yang realistis, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian intern dan memperhatikan otorisasi pengeluaran biaya yang konsisten atau pengeluaran biaya yang sesuai dengan perencanaan.

Page 1 of 2 | Total Record : 16