cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2009)" : 10 Documents clear
TEKNIK DAN TEORI-TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN Nunik Kusnilawati
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1964

Abstract

Pengambilan keputusan adalah merupakan bagian kunci kegiatan manajer. Kegiatan ini memainkan peranan penting, terutama dalam pelaksanaan fungsi perencanaan. Perencanaan menyangkut keputusan-keputusan yang sangat penting dan jangka panjang yang dapat dibuat seorang manajer. Dalam perencanaan, harus diputuskan tujuan-tujuan organisasi yang ingin dicapai, sumber-sumber daya yang tersedia dan dapat digunakan, serta pembagian tugas beserta pelaksana tugas yang dibutuhkan.  Keseluruhan proses perencanaan tersebut melibatkan serangkaian situasi pembuatan keputusan. Kualitas keputusan akan menentukan keefektifan rencana yang disusun.Tugas utama seorang manajer antara lain adalah pengambilan/pembuatan keputusan, dan kemudian bertindak atas dasar keputusan yang dihasilkannya. Bagi yang menganut manajemen proses, maka keputusan adalah sesuatu yang mutlak merupakan suatu keharusan dalam pelaksanaan fungsi fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, controlling). Pengambilan keputusan menjangkau setiap aspek manajemen, karena terdapat dalam setiap bagian organisasi dan berhubungan dengan semua persoalan.
STRATEGI PERUSAHAAN MULTINASIONAL MENGANTISIPASI RESIKO BISNIS GLOBAL Ardiani lka S
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1969

Abstract

Perusahaan multinasional dipengaruhi oleh situasi politik di negara tuan rumah dan perubahan hubungan politik antara negara tuan rumah, negara asal dan negara pihak ketiga. Keadaan dan kejadian politik yang mempengaruhi perusahaan multinasional dinamakan resiko politik. Pengaruh tersebut dapat berdampak positif atau negatif kepada perusahaan multinasional. Namun dalamkenyataannya, perhatian manajer biasanya terfokus pada pengaruh negatif yang mungkin terjadi.Manajemen resiko politik mengacu pada langkah yang diambil oleh perusahaan untuk menaksir kemungkinan kejadian politik yang tidak terduga, untuk mengantisipasi bagaimana kejadian tersebut dapat mempengaruhi kesejahteraan perusahaan dan untuk menghindari kerugian (atau mencoba mendapatkan keuntungan) dari kejadian tersebut.
INTERNAL AUDIT, KAPAN EKSTERNAL AUDIT JUGA MELAKSANAKAN INTERNAL AUDIT (WHEN THE EXTERNAL AUDIT ALSO PERFORM THE INTERNAL AUDIT) Febrina Nafasati
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1960

Abstract

Auditing bukan merupakan cabang ilmu akuntansi, tetapi merupakan suatu disiplin bebas, yang mendasarkan diri pada basil kegiatan akunatnsi dan data kegiatan yang lain (Mulyadi, 2002). Sedangkan akuntansi itu sendiri merupakan suatu proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian transaksi keuangan perusahaan atau suatu organisasi. Hasil akhir proses akuntansi adalah Laporan Keuangan yang dipergunakan oleh manajemen untuk mengukur dan menyampaikan data keuangan dan data kegiatan lainnya yang berhubungan dengan perusahaan tersebut. Auditing ditujukan untuk menentukan secara obyektif keandalan informasi yang disampaikan oleh manajemen dalam Laporan Keuangan, oleh karena itu auditing harus dilaksanakan oleh pihak yang bebas dari manajemen dan harus dapat diandalkan ditinjau dari sudut profesinya.Auditor internal adalah auditor yang bekerja pada suatu perusahaan untuk melakukan audit bagi kepentingan manajemen, adapun tugas pokoknya adalah menentukan apakah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan oleh manajemen puncak telah dipatuhi, menentukan baik atau tidaknya penjagaan terhadap kekayaan organisasi, menentukan efisiensi dan efektifitas prosedur kegiatan organisasi, serta menentukan kendalan informasi yang dihasilkan oleh berbagai bagian organisasi (Mulyadi, 2002).
FORENSIC AUDIT DAN FRAUD AUDIT Febrina Nafasati
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1965

Abstract

Financial audit yang diterapkan untuk menemukan kecurangan atau penyimpangan keuangan untuk dituntut di peradilan disebutforensic auditing yang juga dimaksud untuk menemukan korupsi. Forensic auditing mengandalkan kepada pengetahuan akuntansi dan auditing yang dibantu dengan kemampuan untuk melakukan penyidikan. Oleh sebab itu auditor yang sudah terlatih dalam bidang audit mempunyai potensi untuk menjadi forensic accountant. Forensic Accountant adalah auditor yang melaksanakan suatu tugas yang berkenaan dengan akuntansi, auditing dan penyidikan pada umumnya dalam suatu forum peradilan umum atau foru, public lainnya ubtuk pembahasan yang pada akhirnya sampai pada suatu kesimpulan yang akan dipergunakan oleh pihak tertentu. Forensic accountant dibekali dengan pengetahuan audit yang di dalamnya termasuk akuntansi, oleh sebab itu forensic accountant dapat secara efektif untuk membantu dalam menemukan dan memastikan adanya tindak pidana korupsi.Ilmu auditingforensic belum populer di Indonesia, dalam akuntansi, khususnya auditing, hanya dikenal dua istilah untuk kesalahan dalam penyajian laporan keuangan, yaitu kekeliruan (errors) dan ketidak beresan (irregularities) (IAI, 1994, ha) 316 2-3 par 02-03). Perbedaan dari keduanya adalah pada                factor kesengajaan, kalau kekeliruan merupakan factor ketidaksengajaan, sedangkan ketidakberesan merupakan faktor kesengajaan yang di dalamnya termasuk tindakan korupsi.
EARNINGS MANAGEMENT: TEORI DAN PENERAPAN Dian Indriana T
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1961

Abstract

Pemahaman akan earnings management sangat penting bagi para akuntan karena memungkinkan peningkatan pemahaman tentang manfaat laba bersih, baik untuk pelaporan ke investor maupun untuk tujuan kontrak. Terdapat dua cara lain untuk memahami earnings management. Pertama, kita dapat memahaminya sebagai perilaku oportunistik manajer untuk memaksimalkan utilitas mereka dalam bentuk kompensasi dan kontrak utang dan biaya politis. Namun, kita juga dapat memahami earnings management dari sudut pandang kontrak efisien. Ketika menetapkan kontrak kompensasi, perusahaan akan mengantisipasi insentif manajer untuk mengelola pendapatan dan akan memberikan jumlah kompensasi yang mereka tawarkan. Pemberi pinjaman akan melakukan hal yang sama dalam memutuskan suku bunga yang mereka kehendaki. Earnings management memberikan sejumlah fleksibilitas kepada manajer untuk melindungi diri mereka sendiri dan perusahaan dalam menghadapi realisasi kondisi-kondisi yang tak terantisipasi, sehingga menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam kontrak.
DAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN KECAMATAN (PPK) DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BANYUMAS (STUDI KASUS DI KECAMATAN KEDUNG BANTENG) Dijan Rahajuni; Endang Sri Gunawati; Suprapto Suprapto
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1966

Abstract

Study about " The Impact of District Development Programs (Program Pengembangan Kecamatan) To Ease the Poverty in Banyumas Region". The Aim of this research are to determine and analyze the performance of District Development Programs, the influence of District Development Programs toward income per capita, and the influence of District Development Programs to ease and increase prosperity, study case in Kedungbanteng, Banyumas.The Data include primary data that got from 4 groups in each village with the amount 128 people as sample of group member in Kedungbanteng district, and the village consist of Kedungbanteng village, Karangnangka and Melung. The Period of research is on July 2009. The analysis method that use are with the proportion, tabulation, and comparation each variables.The result of this research are:I.The performance of District Development Programs ( PPK = Program Pengembangan Kecamatan) in the term of the influences in Kedungbanteng area in the capital availablelity point of view is significant enought with the average 4 7, 17 percent and the targeting point is 60, 70%.2. The contribution income activity of SPP (woman lending money) from PPK is 48,82 % toward income per capita including significant enought.3. All of responden that got the impact from PPK is above from poverty line, and for the using of business activity in 3,73 times from KFM but for the using of lending money not for business activity is 2,54 times from KFM.4. The level of respondent income that proper in KHL only got the benefit that using lending money activity of business activity from Kedungbanteng area.Therefore it is suggested that the lending of money was so needed and proper to continue, but it must be more selected with direct cross check the availability of business activity each member and needed empower with good quality of member of PPK to determine the business prospect and good management.Keywords: Program Pengembangan Kecamatan, kemiskinan, simpan pinjam perempuan, kebutuhan fisik minimum, kebutuhan hidup layak.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIVIDEN KAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Martyanto Wahyu Daryoko; Ardiani lka S
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh ROI, Cash Ratio, Current Ratio, DER dan EPS terhadap Dividen Kas baik secara parsial maupun bersama-sama pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEi selama periode 2003-2006. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 124. Berdasarkan hasil analisis Uji t, disimpulkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap dividen kas yaitu ROI dan EPS. Sedangkan variabel Cash Ratio, Current Ratio dan DER tidak berpengaruh signifikan terhadap dividen kas. Sementara berdasarkan Uji F kelima variabel independen tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap dividen kas. Nilai koefisien determinasi adalah dengan nilai adjusted R square adalah sebesar 0,972.
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DALAM BERWIRAUSAHA Andy Kridasusila
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1967

Abstract

Setiap organisasi bisnis mempunyai tujuan-tujuan yang hendak dicapainya. Tujuan ini diraih dengan mendayagunakan sumber daya yang ada. Seorang wirausaha yang menginginkan organisasi bisnisnya dapat berkelanjutan, harus mampu menggunakan sumber daya manusia yang efektif. Oalam suasana persaingan yang kian ketat, maka peran sumber daya manusia akan semakin terasa dalam membantu wirausaha untuk mencapai tujuan bisnisnya. Sumber daya yang dimiliki oleh organisasi bisnis meliputi 1. Finansial 2. Fisik 3. Manusia 4. Kemampuan teknologi dan sistem
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN MOBILE BANKING PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA Umi Pratiwi; Muhammad Nur
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1963

Abstract

This research is the experimental hypothesis test by using the empirical study method. The observed period of financial reports are four years before and after the implementation of mobile banking. The analysis of this researched was used paired sample t-test and comparative analysis.The result of this researched showed that operational expense to the operational revenue ratio detected have the significant differences and actually showed there is positive growth after implementation of mobile banking compare with before implementation of mobile banking. And then LDR detected have the significant differences and it turned out that showed there is negative growth after implementation of mobile banking compare with before implementation of mobile banking. Meanwhile CAR, fulfillment elimination of remission productive assets ratio, and ROA detected do not have the significant differences but already showed there is positive growth after implementation of mobile banking compare with before implementationof mobile bankingKeywords: capital adequacy ratio (CAR), fulfillment elimination of remission productive assets ratio, return on asset ratio (ROA), operational expense to the operational revenue ratio, and loan to deposit ratio (LDR)
ANALISIS SISTEM INFORMASI UNTUK MENDUKUNG AKTIVITAS BISNIS Dian Triyani
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1968

Abstract

Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhimya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya.Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.

Page 1 of 1 | Total Record : 10