cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 322 Documents
HERMENEUTIKA BAHASA: TEKS DAN KONTEKS ISLAM Nurhuda, Zamzam
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i3.%p

Abstract

Bahasa merupakan salah satu gejala sosial kemasyarakatan yang bersifat naluri, manusiawi, dan alamiah. Salah satu sifat yang melekat pada bahasa adalah memiliki keberagaman makna sesuai dengan konteks di mana bahasa digunakan dan siapa yang menggunakan bahasa. Oleh karena itu, kita mengenal bahasa yang memiliki makna tekstual dan bahasa yang memiliki makna kontekstual. Salah satu fenomena bahasa yang bersifat tekstual dan kontekstual adalah bahasa agama. Bahasa agama merupakan salah satu bahasa yang unik karena memiliki keberagaman makna dalam konteks apa bahasa tersebut digunakan. Untuk memahami bahasa tersebut, perlu juga memahami konteks-konteks keagamaan secara komprehensif. Keberagaman makna dalam satu bahasa  merupakan salah satu permaianan makna dan dikenal dengan istilah hermeneutika. Kata Kunci: Hermeneutika, Bahasa, Teks, Konteks, dan Islam   
KETERPAHAMAN RUNNING TEXT DI METRO TV BAGI MASYARAKAT TUTUR (Tinjauan Sosiolinguistik) Triadi, Rai Bagus
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i3.%p

Abstract

Penelitian yang berjudul Keterpahaman running Text di Metro TV bagi Masyarakat Tutur membahas ihwal sampai tidaknya teks berita yang disusun dengan format teks berjalan kepada masyarakat tutur dilihat dari tingkat pendidikannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana pola kalimat pada running text  yang disajikan oleh Metro Tv? ; 2) Golongan masyarakat tutur mana yang menjadi sasaran Metro Tv dalam penyampaian informasi dengan format running text? ; 3) apakah informasi dalam running text  dapat dimengerti oleh pemirsa Metro Tv?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik tonton terpimpin, teknik angket, dan teknik tes. Teknik tonton terpimpin dilakukan dengan cara memberikan beberapa teks berita yang ditampilkan dengan format running text kepada responden. Teknik angket dilakukan untuk menemukan responden yang dapat mewakili kelasnya sosialnya, dilihat dari usia, tingkat pendidikan akhirnya, jenis pekerjaan dan jenis kelamin. Responden yang dipilih masing-masing berjumlah 5 orang yang mewakili tiap-tiap tingkat pendidikan. Teknik tes dilakukan untuk menemukan jawaban apakah pemirsa Metro Tv dapat memahami isi berita yang disusun dengan format Running Text, sedangkan untuk mengetahui karakteristik dari Running Text terebut peneliti melakukan dengan cara menganalisis pola dan tipe kalimatnya. Kata Kunci : Running Text, Masyarakat Tutur, dan Sosiolinguistik
Afiksasi Dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda (Studi Kontrastif) Romli, S.S., Muhamad; S.S., M.A, M. Wildan,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang persamaan dan perbedaan afikasasi yang terdapat pada bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Penelitian ini untuk mencari persamaan dan perbedaan afiksasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, penelitian ini mendeskrifsikan jenis-jenis afiks pada bahasa Indonesia dan bahasa Sunda, persamaan dan perbedaan dalam afiksasi bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Dalam penelitian ini penulis menemukan persamaan jenis afiks yang terdapat dalam afiksasi bahasa Indonesia dan bahasa Sunda, yaitu terdapat dalam prefiks meN- dan rarangkén hareup ñ-, prefiks meN- dan rarangkén hareup Å‹-, prefiks di- dan rarangkén hareup di-, prefiks se- dan rarangkén hareup sa-, prefiks ke- dan rarangkén hareup ka-, prefiks ter- dan rarangkén hareup ti-, sufiks –kan dan rarangkén tukang –keun, sufiks –an dan rarangkén tukang –an, konfiks di--kan dan rarangkén barung di—keun, infiks –el-, -em-, -er- dan rarangkén tukang –ar-, -um-, -in-, sertasufiks –i dan rarangkén tukang -an Selain itu, terdapat juga perbedaannya terletak pada prefiks ber-, perfiks per-, rarangkén hareup si-. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat enam prefiks, dua sufiks, dan satu konfiks yang sama dalam afiksasi bahasa Indonesia dan bahasa Sunda.Kata Kunci: Afiksasi, Prefiks, Infiks, Sufiks, Konfiks, Kontrastif 
ANALISIS KONTRASTIF BENTUK VERBA BAHASA INGGRIS DAN BAHASA INDONESIA BERDASARKAN KALA DAN JUMLAH DALAM BERITA BBC DWI BAHASA (KAJIAN LINGUISTIK KONTRASTIF DAN PENERJEMAHAN) S.S., M.M., M.Hum., Tri Pujiati,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

The research entitled “Contrastive Analysis of English and Indonesian Verb Based on Tenses and Numbers on BBC Bilingual (Study of Contrastive Linguistics and Translation). This research to contrast the verb form of English language and Indonesian language based on contrastive analysis. The researcer limits the study only on verb form based on tense, number, and also the equivalence of translation. This research using descriptive comparative. Data got from BBC Indonesia on October 2014.The result shows that verb in Indonesian language based on past tenses using ‘sudah/telah’ before verb. In English language there are suffixes on the verb by using –ed or have/has/had before verb 3. The form of verb based on present tense, Indonesian language uses ‘sedang’ before verb while English language uses suffixes -ing. Based on future tense, Indonesian language uses ‘akan’ while English uses ‘wil’l before verb 1. Based on number, there is no change whether the subject singular or plural in Indonesian language. Both of verb in Indonesian and Ebglish language has the same position in syntactica, it is after subject of the sentence. While it will be different in English language, verb changed based on singular or plural number in different tenses. Based on equivalence, the translator uses formal and dynamic equivalence on verb.  Key Words : Contrastive Analysis, Verb, Tense, Number, andEquivalence of Translation
POTRET INDONESIA YANG KELABU DALAM KUMPULAN PUISI MALU (AKU) JADI ORANG INDONESIA KARYA TAUFIQ ISMAIL M.Hum., Ahmad Bahtiar,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Tulisan ini mencoba menggambarkan sejarah Indonesia yang kelam pada masa akhir orde baru yang terangkum dalam kumpulan puisi Malu Aku Jadi Orang Indonesia (MAJOI) karya Taufik Ismail. Puisi-puisi dalam kumpulan ini menampilkan berbagai kebobrokan aklahk bangsa ini menyangkut prilaku korupsi, nepotisme, hedonisme,  dan pelanggaran HAM. Akibat segala macam kekecewaan, akhirnya rakyat yang dipelopori mahasiswa berhasil melengserkan rezim orde baru. Kritik  dalam kumpulan puisi ini disampaikan dengan bahasa yang indah selain penuh dengan humor. Selain persoalan bangsa, persoalan lain dimunculkan seperti olahraga, pelajaran bahasa, kisah para pahlawan, dan ketawakwaan. Hal ini membuktikan keluasan wawasan dan pangandangan penyairnya. Kata Kunci : Indonesia, Puisi, Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Taufiq Ismail
Pemakaian Jargon Pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Sebuah KajianSosiolinguistik) Julianti, Ulfah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Dinas Perhubungan sebagai pelopor keselamatan lalu lintas yang bertugas mengendalikan arus kendaraan serta memberikan kenyamanan bagi para pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data jargon yang terdapat pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, mendeskripsikan bentuk lingual, mendeskripsikan makna jargon ditinjau dari komponen tutur, dan mendeskripsikan alasan pemakaian jargon pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan. Pengumpulan data dengan menggunakan metode simak, dengan teknik-teknik: sadap, simak bebas libat cakap, rekam, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian jargon hanya digunakan pada media komunikasi saja dapat melalui HT dan pesan singkat BBM sedangkan pada komunikasi langsung jargon tidak dipakai. Kesimpulan yang dapat saya tarik ialah bahwa pemakaian jargon pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan dilakukan untuk mempersingkat tuturan, memperjelas, menjadikan komunikasi efektif, tidak melebar ke permasalahan lain, dan membedakan dengan masyarakat di luar Dinas Perhubungan.Kata kunci : Sosiolinguistik, Ragam Bahasa, Jargon.
PERBANDINGAN KLITIKA DALAM BAHASA SASAK DENGAN KLITIKA DALAM BAHASA INDONESIA Isnaeni, Mh
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

AbstractThis article intends to describe the clitics used in Sasak along with the morphophonemic process which follows and then compare them to the Indonesian clitics.The data in this article were gathered through interview with some Sasak people as well as from the writer’s insight as a native speaker of Sasak.            There are several pronominal clitics used in Sasak such as –n, -m, -t, -k, -de. The use of these Sasak clitics is followed by  morphophonemic changes such as addition and deletion of phonemes. After being compared to Indonesian clitics, it was found that There were similarities and differences between Sasak clitics and Indonesian clitics Key Words: Clitic, Morpophonemic change.
Politisasi dalam Ragam Bahasa Komik Mice Cartoon (Analisis Semiotika Rolland Barthes) S.S., Misbah Priagung Nursalim,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Melalui komik, kartunis mengekspresikan perasaannya baik yang berupa pandangannya mengenai kehidupan di sekitar, sindirannya terhadap pemerintah, dsb.Analisis Semiotik Rolland Barthes membantu penulis dalam menganalisa aspek politik dalam komik. Komik merupakan salah satu cara yang biasa digunakan untukmenyalurkan aspirasinya terhadap pemerintah. Kartunis menyelipkan pesan-pesan yang berhubungan dengan politik melalui bahasa dalam karyanya dengan sedemikian rupa.Ada yang perlu penafsiran mendalam untuk mengetahui maksudnya seperti dalam episode “Saya Ulangi Lagi”.Ada yang terang-terangan seperti episode “Nurdin Halid”. Penafsiran itu tidak akan berhasil tanpa mengetahui relasi/ground/latar belakang terjadinya komik tersebut terlebih dahulu. Itulah fungsinya relasi dalam memaknai sebuah tanda menggunakan pendekatan Semiotika Rolland Barthes.
BAHASA SPIRITUAL: BAHASA LOGIS, BAHASA INTUITIF (TinjauanPsikolinguistikSeorang Da’i) S.S.,MA.Hum, Zamzam Nurhuda,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Berbicara tentang bahasa, banyak orang yang menganggap bahwa itu adalah sekedar kata-kata yang keluar dari mulut sebagian orang dan didengarkan oleh sebagian yang lainnya. Menurut mereka, bahasa adalah sesuatu yang eksis dalam dunia sosial dengan proses yang alami dan sederhana. Namun jika ditinjau dalam perspektif psikolingusitik, sebenarnya tidak lah demikian. Bahasa itu bukan sekedar kata-kata yang didengarkan (performansi bahasa), tapi juga memiliki bagian yang lainnya yaitu bahasa yang terletak dalam pikiran (kompetensi bahasa). Oleh karena itu, bahasa terdiri dari performansi yang juga disebut external speech atau surface structure dan kompetensi yang juga disebut internal speech atau deep structure. Kedua bagian bahasa tersebut bisa dilihat pada seorang Da’i, di samping bahasa-bahasa spiritualnya yang sering didengarkan tentunya akan sebanding dengan ilmu agama yang dimiliki dan tentu saja tingkat spiritual yang tinggi. Bahasa spiritual seorang Da’i tersebut merupakan produksi dari bahasa logis karena ilmunya dan bahasa intuitif karena kereligiusan hatinya. Kata kunci: Da’i, bahasa spritual, bahasa logis, bahasa intuitif. 
IKONISITAS JILBAB APRIL JASMINE Andriani, Rina
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai jilbab yang menjadi tren kekinian. Sebagaimana yang telah diketahui jilbab adalah representasi perempuan muslim. Jilbab digunakan untuk menutup aurat (rambut) yang menjadi syariat umat Islam. Pada masa orde baru pemakaian jilbab sempat mendapat diskriminasi dari berbagai pihak, seperti bidang politik, dunia kerja, sehingga ada berbagai lembaga sekolah yang menyarankan bagi kaum perempuan untuk tidak menggunakan jilbab. Penggunaan jilbab pada masa orde baru sangat terbatas karena beberapa faktor yang memengaruhinya, rasa saling menghargai antara umat beragama belum ditanamkan sebagai mana mestinya, mitos yang berkembang bahwa menggunakan jilbab merupakan sebuah kefanatikan terhadap agama. Tetapi berbeda halnya dengan sekarang, pemakaian jilbab tidak mendapat sorotan negatif dari berbagai khalayak umum, dan orang sudah mulai banyak yang menggunakannya. Namun, dari masa ke masa penggunaan Jilbab mulai berubah. Jilbab diidentikan dengan style modern, fasionable, sehingga tidak monoton dan kuno ketika memakainya. Orang yang mengenakan Jilbab bisa memiliki style yang berbeda-beda sehingga masih tetap gaya dan modis. Maka, penelitian ini mengkaji mengenai foto selebritis yang menjadi ikon jilbab kekinian yaitu April Jasmine dengan menggunakan analisis semiotik  Roland Barthes mengenai mitos (konotasi-denotasi) dan ikonisitas Saussure, kemudian tidak terlepas dari gesture foto April. Untuk menganalisis makna dari simbol-simbol visual pada jilbab modis, tanda mewakili konsep-konsep, ide, dan perasaan dalam cara tertentu sehingga memungkinkan orang lain untuk membaca, menyandi balik, atau menafsirkan makna dalam cara yang kira-kira sama dengan yang dilakukan oleh si pemilik pesan. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menganalisis data adalah  menampilkan data yang berupa foto April Jasmine yang memakai Jilbab. Tujuan penelitian ini meneliti mitos yang ada pada masyarakat ketika memakai ‘Jilbab April’, meneliti foto jilbab selebritis sebagai ikon bahwasanya seorang perempuan yang menggunakan jilbab seperti yang digunakan oleh April Jasmine tampil modis dan cantik. Hal tersebut tidak terlepas dari pemilihan warna dan model Jilbab yang sesuai.  Kata Kunci: Ikonitas, Jilbab, April Jasmine

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 2 (2022): Sasindo Unpam Vol 10, No 1 (2022): Sasindo Unpam Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM Vol 7, No 2 (2019): SASINDO UNPAM Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 1 (2019): SASINDO UNPAM Vol 6, No 2 (2018): SASINDO UNPAM Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 1 (2018): SASINDO UNPAM Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM Vol 4, No 1 (2017): SASINDO UNPAM Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 4, No 1 (2016): SASINDO UNPAM Vol 3, No 3 (2015): SASINDO UNPAM Vol 3, No 2 (2016): SASINDO UNPAM Vol 2, No 2 (2015): SASINDO UNPAM Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM More Issue