cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 322 Documents
Nation, Nation-state, dan Nasionalism dalam “Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api” Karya W.S. Rendra Purwaningsih, Novi Sri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i2.51-57

Abstract

AbstrakPembicaraan mengenai nasionalisme atau yang lebih dikenal sebagai paham nasionalis (cinta tanah air) belum ada akhirnya. Pembicaraan atau pembahasan mengenai hal ini selalu direproduksi dan melebur dalam berbagai bidang. Dalam dunia sastra Indonesia, nasionalisme dibicarakan dalam karya sastra, kritik, atau teori-teori. Selain konsep nasionalisme yang sudah lazim didengar, konsep nation dan nation-state juga penting untuk dibicarakan dan dipahami, terutama kemunculannya dalam karya sastra Indonesia. “Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api” karya W.S. Rendra merupakan representasi peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api yang terjadi di kota Bandung pada tahun 1946. Sehubungan dengan latar belakang pencipataannya, penulis menggunakan konsep nation, nation-state, dan nasionalism untuk melakukan analisis terhadap puisi ini. Berikut ini merupakan hal-hal yang dapat ditemukan. Pertama, konsep nation (bangsa) dalam “Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api” karya W.S. Rendra mengacu pada sikap kebersamaan, kesatuan, dan persatuan yang pada penjajahan (peristiwa Bandung lautan Api) sangat diperlukan dalam menghadapi penjajah. Kedua, konsep nation-state (negara-bangsa) cenderung mengacu pada keadaan setelah Indonesia memproklamasikan diri sebagai negara merdeka hingga saat ini. Ketiga, nasionalisme sebagai antikolonialisme yang memuat kesatuan, kepribadian, kebebasan, kebersamaan, dan hasil usaha. Kata kunci: nation, nation-state, nasionalism
PENERJEMAHAN FRASA NOMINA DARI BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA (PENELITIAN ANALISIS ISI PADA NOVEL PERCY JACKSON AND OLYMPIANS: THE LIGHTNING THIEF KARYA RICK RIORDAN DITERJEMAHKAN OLEH FEMMY SYAHRANI) FEBRIANI, Rini DWI
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i2.57-70

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerjemahan frasa nomina dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut. Pertama, data tentang frasa nomina dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 465 data. Kedua, pada penelitian ini ditemukan 6 bentuk pola tentang frasa nomina. Ketiga, kesepadanan terjemahan yang digunakan oleh penerjemah adalah kesepadanan formal dan kesepadanan dinamis. Keempat, Penggunaan strategi penerjemahan yang ditemukan ada 12. Kelima, pergeseran terjemahan yang ditemukan antara lain pergeseran, pergeseran unit, pergeseran kelas, dan pergeseran intra-system. Keenam, dari 465 temuan data, sebanyak 29 data mengalami penyimpangan terjemahan yang terjadi karena penambahan atau pengurangan informasi dari teks sumber ke teks sasaran. Kata kunci: Frasa Nomina, Kesepadanan Terjemahan, Strategi Penerjemahan, Pergeseran, dan Penyimpangan Terjemahan.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA KELAS VIII SMP MATER DEI PAMULANG KOTA TANGERANG SELATAN -, Sugiyo -
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i2.72-86

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh motivasi belajar dan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis narasi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis korelasi dan regresi, yaitu menghubungkan antara data yang menunjukkan motivasi belajar dan penguasaan kosa kata dengan data yang menunjukkan kemampuan menulis narasi. Data motivasi belajar diperoleh melalui angket yang disusun oleh peneliti, penguasaan kosakata diperoleh dengan melakukan tes tentang penguasaaan kotakata kepada responden, sedangkan data tentang kemampuan menulis narasi diperoleh dengan menguji responden untuk membuat karangan.  Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh motivasi belajar dan penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menulis narasi yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0,795 dan koefisien determinasi sebesar 63,2%, serta persamaan garis regresi  = 39.484 + 0,13X1 + 0,304X2. Melalui analisis pengujian diperoleh bahwa koefisien korelasi dan koefisien regresi tersebut signifikan. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan sangat signifikan antara motivasi belajar dan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis narasi. Kata Kunci: Motivasi, Kosa Kata, Menulis
KULTUR SWAG DALAM VLOG YOUNGLEX FEAT AWKARIN: KAJIAN SOSIOLINGUISTIS -, istiqomah -
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i2.88-96

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kultur swag yang ditampilkan melalui penandaan verbal dan non-verbal dalam video Vlog (video blog) Younglex feat Awkarin di YouTube dan untuk menelaah pengaruhnya terhadap sikap bahasa. Data penelitian ini berupa tanda verbal yaitu lirik video dan tanda non-verbal yaitu berupa atribut yang digunakan oleh Younglex dan Awkarin pada video tersebut. Teori yang digunakan yaitu menggunakan teori Dell Hymes (1972) tentang unsur SPEAKING (Settings, Participants, Ends, Acts, Keys, Instruments, Norms, Genres). Hasil analisis menunjukkan bahwa kultur swag yang ditampilkan melalui tanda verbal dan nonverbal memiliki kecenderungan negatif terhadap sikap bahasa standardization (kebakuan), historicity (kesejarahan) dan vitality (keterpakaian). Namun berlaku sebaliknya, yaitu kecenderungan positif dalam sikap bahasa autonomy terkait keunikan, keleluasaannya. Kata-kata kunci: Swag, Verbal, Nonverbal, Younglex, Awkarin
STUDI KASUS AKUISISI BAHASA PADA ANAK USIA 4 TAHUN (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Triadi, Rai Bagus
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini akan menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 4 tahun. Pemerolehan bahasa tersebut meliputi pada tataran fonologi, tataran sintaksis, dan tataran semantik. Pada tataran fonologi peneliti berupaya mendeskripsikan bentuk bunyi ujaran yang di produsiksi oleh subjek penelitian, selanjutnya pada tataran sintaksis peneliti berupaya mendeskripsikan jumlah kata dalam kalimat yang diproduksi serta membandingkan pola kalimat tersebut dengan pola sintaksis yang seharusnya. Terakhir peneliti berupaya mendeskripsikan kemampuan subjek penelitian dalam hal memaknai pembendaharaan kata yang sudah dikuasainya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Peneliti dalam penelitian ini menyajikan data dan analisis data sebenar-benarnya yang terjadi di lapangan, tanpa melakukan interferensi pada subjek penelitian. Berdasarkan analisis data dinyatakan pada tahap fonologi subjek penelitian berada pada tahap perkembangan. Hal ini terlihat pada penguasaan proses pembentukan bunyi vokoid tunggal dan kontoid tunggal, subjek penelitian relatif menguasai keseluruhan fonem tersebut. Pada proses pembentukan bunyi vokoid rangkap dan kontoid rangkap, subjek penelitian mengalami kesulitan. Hal tersebut terjadi dikarenakan alat artikulasi pada usia tersebut belum maksimal. Pemerolehan bahasa subjek penelitian pada tataran sintaksis dapat dinyatakan pada tahap normal. Tahap normal dapat terlihat pada perhitungan MLU (mean length of utterance) subjek penelitian sebesar 43, 3. Hasil tersebut dapat dikategorikan pada tahap X MLU (45+) pada usia +47 bulan. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan subjek penelitian dalam produksi kosakata bersifat baik. Sedangkan, pemerolehan bahasa subjek penelitian pada tataran semantik dapat dikatakan normal, karena subjek penelitian mampu memilih diksi yang baik sebagai penanda sebuah benda, kejadian, konsep, maupun gagasan yang subjek penelitian inginkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti lebih mendalam tentang bagaimana proses subjek penelitian memperoleh kosakata baru dan bagaimana subjek penelitian memproses kata-kata tersebut ke dalam sebuah konteks kalimat.Kata kunci: Studi kasus, pemerolehan bahasa, akusisi bahasa anak, kajian psikolinguistik.
NILAI BUDAYA PANIBO DALAM ADAT PERKAWINAN DI MINANGKABAU sumardi, Aida
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

ABSTRAKBudaya Minangkabau merupakan salah satu budaya daerah yang ada di Indonesia.Budaya Minangkabau memiliki ciri khas pada adat perkawinnanya. Salah satu ciri khas adatperkawinan Minangkabau adalah pihak mempelai pria memberi panibo (hantaran) kepada mempelai perempuan.Panibo ini bermakna kesanggupan mempelai pria untuk menafkahi rumah tangga yang akan dibangun dengan istri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung pada panibo dalam adat perkawinan Minangkabau.Objek penelitian ini adalah nilai budaya panibo adat perkawinan di Minangkabau.Teknik analisis data mengidentifikasi data, mengklasifiksikan data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai budaya panibo dalam adat perkawinan di Minangkabaudapat dilihat dari tiga sisi.Bentuk panibo dalam adat perkawinan di Minangkabadalam meliputi (1) isi panibo, (2) cara mengemas, dan (3) pembawa panibo. Tiga bentuk panibo dalam adat perkawinan di Minangkabau merupakan gambaran dari budaya Minang yang harus dipertahankan penggunaannya oleh masyarakat Minangkabau.Selain itu, nilai budaya paniboperlu disampaikan pada khalayak ramai sebagai suatu usaha dalam rangka mengenalkan dan mempopulerkan budaya Minang. Dengan demikian nilai budaya panibo adat perkawinan di Minangkabau memberi peran terhadap pemertahanan budaya Minang di Minangkabau.Kata Kunci: nilai budaya, panibo, adat, perkawinan, Minangkabau
FILSAFAT BAHASA: STUDI BANDING POSISI ANTARA BAHASA INDONESIA DI INDONESIA, BAHASA ARAB DI AL-JAZAIR, DAN BAHASA INGGRIS DI AMERIKA SERIKAT Dasuki, Mohamad Ramdon
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakBahasa Indonesia adalah salah satu isi ikrar dan janji sumpah pemuda pada tahun 1928 yang nyaris hampir genap berumur satu abad atau seratus tahun lampau (minus 10 tahun jika dihitung saat ini 2018), adalah fenomena yang fenomenal sebenarnya bagi rakyat dan bangsa ini. Di tengah perjalanan bangsa dan negeri ini yang telah merdeka sejak tahun 1945 lampau, pernah diperjuangkan suatu slogan yang heroik; Satu Bangsa yaitu Bangsa Indonesia, Satu Bahasa yaitu Bahasa Indonesia, dan Tumpah Darah Satu yaitu Tumpah Darah Indonesia. Bagi generasi muda saat ini bila tidak menelusuri perjalanan sejarah bangsa ini tentunya tidak akan mengetahui bahwa bahasa yang kita gunakan adalah bahasa Indonesia, tidaklah seperti saat ini bentuk dan susunannya yang sudah jauh baik dari masa-masa sebelumnya. Bahkan jika menengok sejarah lebih ke belakang, ada suatu ungkapan yang cukup menarik untuk disimak, negeri Indonesia ini memiliki dua hutang besar. Pertama kepada ummat Islam yang telah rela dan mengikhlaskan lima alinea ‘Piagam Jakarta’ untuk dihilangkan, demi utuhnya negeri yang masih muda belia ini, dan yang kedua hutang kepada suku Jawa, karena telah merelakan bahasa nasional yang akan digunakan oleh negeri yang akan lahir (pada saat itu) bukanlah bahasa Jawa yang memiliki penduduk mayoritas atau terbesar di wilayah Indonesia ini, tetapi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Dengan demikian, sebenarnya menjadi unik seseorang berambut ikal dan berkulit hitam khas Papua dengan lancarnya berbahasa Indonesia, selancar orang Jawa yang masih menggunakan blangkon dan dialek jawanya yang masih kental, serta lancarnya orang Batak dengan aksennya yang masih kentara dengan logat Bataknya, dan suku-suku lain, tapi mampu berkomunikasi dengan bahasa persatuan mereka yang dapat saling mengerti satu dengan lainnya, yaitu Bahasa Indonesia. Tidak hanya itu, fenomena dunia saat ini seperti media sosial yang telah menghubungkan antara manusia Indonesia satu dengan jutaan manusia Indonesia lainnya yang berada di ratusan bahkan mungkin ribuan pulau itu, mampu berkomunikasi dengan satu bahasa yang telah menyatukan antar mereka, yaitu bahasa Indonesia.Namun penulis menilai hampir sebagian besar dari kita semua ini tidak mampu memaknai nilai filosofi bahasa Indonesia itu sendiri, baik diantara berbagai bahasa daerah yang beragam di nusantara ini, maupun diantara bahasa dunia lainnya, seperti bahasa Arab atau Inggris misalnya. Ternyata bahasa Indonesia memiliki nilai historis maupun nilai filosofis tersendiri, yang sebenarnya dapat dijadikan sebagai suatu kajian yang berkelanjutan agar para generasi muda mendatang dapat mengetahui posisi bahasa nasionalnya berada dimana jika dibandingkan dengan bahasa daerah-daerah yang beragam, dan bahasa nasional lainnya.Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Nilai Filosofi, dan Bahasa Nasional
GAMBARAN MASYARAKAT RUSIA ABAD XIX DALAM CERPEN MUNAFIK KARYA ANTON CHEKOV VERSI KOESALAH SUBAGYO TOER MELALUI JALUR LOGIKA PIERCE Nursalim, Misbah Priagung
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakDiskursus semiotika selalu menjadi pembahasan menarik untuk diteliti selama perkembangan hidup umat manusia. Terutama dalam menggali jati diri sebuah karya yang menggambarkan realitas masyarakat sosial. Dalam hal ini, penulis meneliti cerpen-cerpen karya Anton Chekhov yang menjadi refleksi masyarakat Rusia pada masa runtuhnya Dinasti Romanov. Penelitian ini bertujuan untuk (1)mendeskripsikan bentuk kombinasi sembilan tipe penanda dalam cerpen Munafik karya Anton Chekhov; (2)menjelaskan makna dari kesembilan tipe penanda terkait penggambaran masyarakat Rusia Abad XIX dalam cerpen Munafik karya Anton Chekhov. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan 6 data yang diperoleh dari enam cerpen dalam cerpenMunafik karya Anton Chekhov. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak-catat. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa (1) terdapat kombinasi penuh sembilan model penanda dalam struktur teks keenam cerpen karya Anton Chekhov; (2) pemaknaan terkait model kombinasi penanda mengarah pada cerminan masyarakat Rusia Abad XIX yang mengalami kebobrokan moral. Hal ini relevan dengan tema yang diangkat oleh Anton Chekhov sendiri.Kata kunci : Budaya, Logika, Tanda
ANALISIS AKOMODASI BAHASA SUNDA OLEH PEDAGANG SUKU JAWA DI PASAR GEGER KALONG TENGAH, BANDUNG Hargiyanti, Sri; Khoirunnisa, Eka Mahtra
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakKontak bahasa dapat terwujud apabila seorang penutur menggunakan lebih dari satu bahasa untuk berkomunikasi dengan mitra tuturnya. Penelitian ini mengkaji pola pemakaian bentuk tuturan bahasa Sunda dalam situasi kontak bahasa yang digunakan oleh pedagang suku Jawa di pasar Geger Kalong Tengah, kota Bandung. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik rekam untuk tuturan langsung. Data penelitian ini diambil pada bulan Oktober 2016. Peristiwa tutur yang diteliti adalah peristiwa tutur nonformal dalam transaksi perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi akomodasi bahasa Sunda yang dilakukan oleh pedagagang suku jawa di pasar Geger Kalong Tengah kota Bandung. Akomodasi bahasa yang dilakukan oleh para pedagang suku Jawa adalah sebagai bentuk penyesuaian ujaran bahasa Sunda terhadap lawan tuturnya yaitu para pembeli yang berasal dari Sunda.Kata Kunci: kontak bahasa, akomodasi bahasa, tuturan pedagang suku Jawa
PRONOMINA DALAM WACANA SURAT KABAR KOMPAS Sugiyo, Sugiyo; Nursalim, Misbah Priagung
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakWacana merupakan satuan bahasa terlengkap yang dibentuk oleh paragraf. Dalam penyusunan wacana, pronomina sering digunakan khususnya oleh wartawan dalam penulisan di surat kabar. Penelitian ini secara khusus mengkaji pemakaian pronomina dalam wacana surat kabar Kompas. Tujuan utama dari penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan fungsi pronomina dalam wacana surat kabar Kompas, (2) mendeskripsikan peran pronomina dalam wacana surat kabar Kompas, dan (3) mendeskripsikan makna pronomina dalam wacana surat kabar Kompas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak. Data penelitian berupa wacana pada koran Kompas edisi April 2016 hingga Juli 2016 yang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) fungsi pronomina yaitu untuk menerangkan subjek utama, mengingatkan pembaca pada latar belakang subjek, dan memberi tahu pembaca mengenai objek; (2) peran pronomina yaitu sebagai pengganti subjek, sebagai pengganti objek, dan sebagai pengganti pelengkap; (3) pada analisis makna, pronomina bersinonim dengan nomina yang diwakilinya, fungsi utama pronomina yaitu untuk menggantikan nomina sehingga pronomina selalu bersinonim dengan nomina yang diwakilinya.Kata Kunci : Pronomina, Wacana, dan Surat Kabar Kompas

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 2 (2022): Sasindo Unpam Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 1 (2022): Sasindo Unpam Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM Vol 7, No 2 (2019): SASINDO UNPAM Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 1 (2019): SASINDO UNPAM Vol 6, No 2 (2018): SASINDO UNPAM Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 1 (2018): SASINDO UNPAM Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM Vol 4, No 1 (2017): SASINDO UNPAM Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 4, No 1 (2016): SASINDO UNPAM Vol 3, No 3 (2015): SASINDO UNPAM Vol 3, No 2 (2016): SASINDO UNPAM Vol 2, No 2 (2015): SASINDO UNPAM Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM More Issue