cover
Contact Name
Kencana Verawati
Contact Email
kencanaverawati@unj.ac.id
Phone
+6285273777599
Journal Mail Official
jurnallogistik@unj.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Jakarta Gedung L5 Lantai 2 Kampus A UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Logistik
ISSN : 20855141     EISSN : 27459624     DOI : -
Land Transport Management Port Transport Management Railway Transport Management Multimodal Transport Management Logistics Management Supply Chain Management Safety and Environmental of Transport
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2009): Logistik" : 5 Documents clear
Analisis Tugas dan Tanggung Jawab Petugas Operasional Gudang Cargo PT Multi Terminal Indonesia di Dermaga Tanjung Priok Rosmawita Saleh
LOGISTIK Vol 2 No 2 (2009): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kerusakan barang pada tempat penyimpanan barang di gudang Cargo Distribusi Center (CDC) PT.Multi Terminal Indonesia di Dermaga Tanjung Priok Jakarta dan kemudian apa saja penyebab kerusakannya serta bagaimana cara mencegah terjadinya kerusakan barang tersebut. Yang bertanggung jawab penuh terhadap kualitas barang cargo tersebut adalah pihak penjaga gudang PT. Multi Terminal Indonesia, yaitu harus menjaga keutuhan dan menangani barang cargo tersebut dengan baik, tanpa mengurangi kualitas barang. Oleh sebab itu maka perlu adanya suatu penataan yang baik dan benar, agar barang cargo tersebut bisa terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan. Metode yang dipergunakan di dalam penelitian ini, yaitu observasi langsung di lapangan dan kajian pustaka, dengan mengacu pada fakta dan melakukan teknik wawancara (tanya jawab) langsung dengan pihak pekerja penjaga gudang cargo, semua pihak-pihak yang terkait dengan PT. Multi Terminal Indonesia tersebut. Setelah dilakukan hal tersebut di atas, maka didapat jawaban tentang penyebab-penyebab terjadinya kerusakan barang tersebut, yang merupakan kesimpulan dari penelitian ini, antara lain: penyusunan barang yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penanganan barang yang kurang baik dan lain sebagainya. Penyebabnya antara lain : kurangnya pengawasan pada saat kegiatan pelaksanaan berlangsung yang melebihi volume, sehingga terjadi penumpukan barang, kurang berhati -hati di dalam pengoperasian forklift (alat pengangkat barang) dan kurang disiplinnya operator forklift dalam melaksanakan tugasnya. Pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu: sebaiknya meningkatkan lagi pengetahuan dan keterampilan pada operator/pekerja dan mengadakan pendidikan dan pelatihan, begitu pula perencanaan dan pengawasan harus ditingkatkan lagi, terutama pada saat pengoperasian gudang cargo tersebut.
Evaluasi Layanan Program Studi Transportasi Berdasarkan Persepsi Mahasiswanya Winoto Hadi
LOGISTIK Vol 2 No 2 (2009): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maksud penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar tingkat layanan yang diberikan oleh Program Studi Transportasi (PS Transportasi) kepada mahasiswa untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran sesuai visi, misi dan tujuan yang diamanatkan oleh fakultas dan universitas. Model layanan ini menggunakan teknik pendekatan 5 (lima) dimensi layanan yakni : Tangibilty, Reliabilty, Responsivness, Assurance, Emphaty. Berdasarkan hasil olah data menggunakan diagram kartesius, diperlihatkan bahwa : sarana kelas (TGB 1), laboratorium (TGB 2), peralatan laboratorium (TGB 3) dan kenyaman fasilitas ruang kegiatan (TGB 4) berada pada prioritas utama. Sedangkan untuk prioritas rendah adalah kualitas dosen (TGB 5) dan kualitas tenaga laboran (TGB 6). Diagram kartesius untuk lima dimensi layanan secara keseluruhan memperlihatkan bahwa : tangibility merupakan bagian prioritas utama, Reliability, emphaty dan responsivness mempertahankan prestasi dan assurance berlebih.
Rancangan Database Sistem Informasi Perjalanan Kota Jakarta Sumarno Sumarno
LOGISTIK Vol 2 No 2 (2009): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi perjalanan merupakan sebuah sistem informasi yang ditujukan untuk melayani kebutuhan informasi bagi orang yang akan melakukan perjalanan di suatu wilayah tertentu, umumnya di daerah perkotaan. Informasi yang diberikan bertujuan agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, cepat dan lancar dengan memanfaatkan seluruh informasi, fasilitas, dan potensi hambatan perjalanan yang ada. Sebagai sebuah sistem informasi, sistem informasi perjalanan membutuhkan data masukan, baik data yang bersifat tetap (persisten) maupun data yang bersifat real time (sesuai dengan kondisi saat ini).
Penerapan Keamanan Dalam Penerapan International Ship And Port Facility Security (ISPS Code) Di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Vivian Karim Ladesi
LOGISTIK Vol 2 No 2 (2009): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

International Ship and Port Facility Security (ISPS Code) sebagai regulasi yang harus dipatuhi oleh semua pelabuhan internasional di dunia, memberikan aturan bahwa di dalam areal pelabuhan tidak dibenarkan adanya pihak-pihak yang tidak berkepentingan masuk dan melakukan aktifitas tanpa ada izin dari Otoritas Pelabuhan. Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan internasional ternyata belum bisa sepenuhnya memenuhi aturan tersebut. Pada tahun 2008 misalnya dalam sebulan ada rata-rata 43 kasus yang memasuki areal pelabuhan tanpa izin, dimana 60% merupakan pedagang liar dari 7 jenis aktifitas ilegal yang teridentifikasi saat itu. Kejadian ini akan berdampak buruk pada Pelabuhan Tanjung Priok dan Indonesia secara umum. Pada memberikan metode untuk menurunkan kasus tersebut sampai pada titik zero case. Diawali dengan melakukan identifikasi jumlah kasus dan jenis aktifitas illegal di pelabuhan, Melakukan pemetaan penyebap kejadian dan peluangnya dengan Fault Tree dan Event Tree Analysis, merencanakan sejumlah tindakan yang bisa diambil untuk menurunkan jumlah kasus, memilih tindakan tersebut berdasarkan analisa Cost Benefit Assessment, dan terakhir melakukan rekomendasi untuk pengambilan keputusan. Rekomendasi akan melibatkan Otoritas Pelabuhan, Operator Pelabuhan, dan masyarakat sekitar Pelabuhan.
Meningkatkan Kinerja Pelayanan Pemanduan Guna Terciptanya Pelayanan Jasa Kapal yang Optimal di Divisi Kepanduan PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok Adhi Purnomo; Temmy Ario
LOGISTIK Vol 2 No 2 (2009): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Tunda adalah kapal yang dapat digunakan untuk melakukan manuver / pergerakan, utamanya menarik atau mendorong kapal lainnya di pelabuhan, laut lepas atau melalui sungai atau terusan. Pemanduan kapal tersebut dimaksudkan untuk kepentingan pertimbangan keselamatan pelayaran dan untuk itu, maka pengoptimalisasian armada kapal tunda sangat penting demi tercapainya pelayanan jasa penundaan yang efektif di divisi kepanduan dan jika dilihat dari peran dan fungsinya yang sangat penting maka diperlukan perawatan guna menjaga kondisi kapal dalam keadaan siap operasi yaitu dengan meningkatkan kunjungan kapal yang tinggi dan kinerja pelayanan pemanduan guna tercapainya pelayanan jasa kapal untuk menunjang availability 80%.Tingkat kesiapan sarana pemanduan belum mencapai target sasaran mutu yang telah ditetapkan oleh PT. Pelabuhan Indonesia II ( Persero ) Cabang Tanjung Priok, yaitu rata – rata hanya berkisar sebesar 70 %. Beberapa solusi dan saran yang membangun yaitu dengan cara mengantisipasi arus kunjungan yang meningkat di masa yang akan datang, perlu diadakan peremajaan, penambahan armada kapal tunda dan penyewaan armada kepanduan dari pihak swasta ( charter ) untuk memenuhi pelayanan pelanggan. Serta peningkatan keterampilan dan kemampuan para personel pandu dan tunda agar terhindar dari hal –hal yang tidak diharapkan seperti kecelakaan dalam pelayanan pemanduan kapal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5