cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1: Juni 2024" : 15 Documents clear
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAYA SAING PADI DI KABUPATEN ROKAN HULU Pita Gumelinsi, Putri Maulia; Hadi, Fajar Restu; Rifai, Ahmad
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1524

Abstract

Salah satu program pembangunan pertanian yang strategis adalah swasembadaya pangan. Swasembada ini disebut swasembada beras karena beras bahan pangan utama dalam swasembada pangan. Padi merupakan tanaman pangan strategis untu terciptanya swasembada beras di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daya saing beradasarkan keunggulan kompetitif, komperatif, dan sensitivitas pada usaha tani padi di Rokan Hulu. Metode yang digunakan dalam penentuan sample dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Policy Analysis Matrix (PAM) dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menujukan bahwa usaha tani padi di Kabupaten Rokan Hulu memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif Hasil analisis dengan menggunakan metode Policy Analysis Matrix (PAM) menunjukkan bahwa nilai rasio sumberdaya domestik atau Domestic Resource Cost (DRC) dalam usahatani padi di Kabupaten Rokan Hulu adalah 0.47. Artinya, untuk menghasilkan satu unit devisa (nilai tambah) dalam usahatani ini, hanya diperlukan sumber daya domestik sebesar 47,09 persen. Hasil analisis PCR dan DRC pada usahatani padi di atas menunjukkan bahwa nilai PCR 1 dan DRC 1, yang berarti usahatani padi di Kabupaten Rokan Hulu memiliki daya saing dalam konteks nilai finansial dan juga dalam konteks nilai ekonomis (internasional). Hal ini menandakan bahwa usahatani padi tersebut memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif.
PARTISIPASI GENDER DITINJAU DARI KEGIATAN REPRODUKTIF (REPRODUCTIVE ROLES), KEGIATAN PRODUKTIF (PRODUCTIVE ROLES) DAN KEGIATAN SOSIAL (COMMUNITY ROLES) DALAM AGROINDUSTRI MIE SAGU DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Risnawati, Devi; Rosnita, Rosnita; Arifudin, Arifudin
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi gender ditinjau dari kegiatan reproduktif  (reproductive roles), kegiatan produktif(productive roles) dan kegiatan sosial(community roles)dalam agroindustri mie sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakanteknik cluster sampling. Peneliti memilih Cluster Sampling adalah teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel bila objek yang diteliti atau sumber data sangat luas. Penelitian ini diambil satu kecamatan di Kepulauan Meranti yang memiliki populasi pelaku usaha mie sagu terbanyak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi gender yang dilakukan pada pelaku usaha agroindustri mie sagu ditemukan bahwa pada reproductive roles atau kegiatan rumah tangga sebagian besar dilakukan secara bersama-sama, dalam analisis curahan waktu kerja diketahui bahwa pada kegiatan ini lebih dominan dilakukan oleh istri dengan curahan waktu sebesar 52,95 persen/bulan sedangkan suami hanya 25,54 persen/bulan. Productive roles atau kegiatan agroindustri sebagian besar dilakukan oleh suami, dengan curahan waktu sebesar 57,50 persen/bulan, sedangkan istri hanya 33,08 persen/bulan. Community role atau kegiatan sosial lebih besar dilakukan suami dengan hasil curahan waktu pada kegiatan sosial sebesar 16,96 persen, sedangkan istri hanya 13,97 persen/bulan.
CAPAIAN LIVELIHOOD ASSETS SUKU ANAK DALAM (SAD) DI KABUPATEN BUNGO SETELAH PEMBERDAYAAN Isyaturriyadhah, Isyaturriyadhah; Yonariza, Yonariza; Erwin, Erwin; Mahdi, Mahdi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1395

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis capaian livelihood assets Suku Anak Dalam (SAD) setelah dilakukannya pemberdayaan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengungkapkan kondisi asset SAD setelah pemberdayaan dan sebagai masukan bagi pemerintah dalam rangka perbaikan model pemberdayaan yang dilaksanakan di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif  kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei. Penelitian ini dilakukan di Desa Dwi Karya Bhakti Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo. Lokasi penelitian ditentukan secara purpossive dengan pertimbangan kegiatan pemberdayaan yang diterima di lokasi tersebut bervariasi jika dibandingkan dengan lokasi pemberdayaan SAD yang lainnya. Dalam penelitian ini responden ditentukan secara sensus dengan jumlah responden 50 orang. Analisis data menggunakan skoring dan hasil analisis data dijabarkan dalam diagram pentagonal asset berdasarkan indikator human capital, sosial capital, natural capital, physical capital dan financial capital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian livelihood assets dari yang terendah sampai yang tertinggi adalah human capital, financial capital, natural capital, social capital dan physical capital. Physical capital menunjukkan nilai tertinggi karena pemberdayaan yang dilakukan oleh kementerian sosial selama ini lebih banyak mengarah kepada pembangunan fisik. Human capital mencerminkan kondisi sumber daya SAD rendah. Pembinaan yang diberikan belum maksimal, pendampingan dan pelatihan terkait bidang pertanian belum ada sehingga SAD tidak memiliki pengalaman dalam berusahatani. Saran yang ingin disampaikan dalam penelitian ini hendaknya dalam kegiatan pemberdayaan memperhatikan asset penghidupan yang harus dimiliki oleh SAD berdasarkan 5 aset. Rekomendasi penelitian ini adalah pemberdayaan yang dilakukan berbasis pada pemberdayaan model modal (manusia, alam, sosial, fisik dan keuangan) yang optimum.
PERSEPSI PETERNAK TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI MENJADI PUPUK KOMPOS DI KECAMATAN TEBING TINGGI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Aprianti, Jeny; H, Afriani; Idris, Nahri; Mulawarman, Mulawarman
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak terhadap pemanfaatan limbah ternak sapi menjadi pupuk kompos di Kecamatan Tebing Tinggi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan data diperoleh dari sampel para peternak sapi yang telah melakukan pemanfaatan limbah ternak sapi menjadi pupuk kompos yang diambil secara simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan uji F (simultan) dan uji t (parsial). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persepsi peternak terhadap pemanfaatan limbah ternak sapi menjadi pupuk kompos di Kecamatan Tebing Tinggi termasuk kedalam kategori Tinggi (83,63%). Secara simultan (uji F) faktor umur, pendidikan, pengalaman, jumlah anggota keluarga, jumlah ternak sapi, dan pendapatan berpengaruh terhadap persepsi peternak, sedangkan secara parsial (uji t) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persepsi peternak adalah umur, Pendidikan dan jumlah ternak sapi.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PERILAKU PIMPINAN TERHADAP KINERJA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II KEBUN TANJUNG GARBUS Hasibuan, Muhammad Aldiansyah; Junaidi, Koko; Siregar, Robert Tua
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i1.1518

Abstract

Hasil suatu organisasi juga tidak terlepas dari sifat para pimpinannya, karena seorang pimpinan yang berkualitas dapat menggunakan aset yang ada di dalam organisasi, dapat mengoordinasikan kegiatan bawahan yang dipimpinnya, dapat menebak segala perubahan yang terjadi tiba-tiba, dapat atasi setiap kekurangan yang ada, Siap membawa asosiasi ke tujuan yang telah ditetapkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian diperoleh variabel kepemimpinan menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kelapa sawit, dan Variabel mitivasi kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dapat diterima di PT. Negara atau BUMN memiliki Perkebunan Nusantara II Perkebunan Tanjung Garbus. PT. Perkebunan Nusantara II Tanjung Garbus.

Page 2 of 2 | Total Record : 15