cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019" : 11 Documents clear
Peran Angkatan Muda Muhammadiyah dalam Mengembangkan Karakter Masyarakat di Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Zakiyah Nur Zuroidah
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.6861

Abstract

AbstrakPenelitian ini mendiskripsikan tentang peranan dan kontribusi Angkatan Muda Muhammadiyah dalam upaya mengembangkan nilai- nilai karakter masyarakat yang ada di Desa Penatarsewu. Dimana dalam penelitian ini melibatkan ortom Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai subyek penelitian.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan narasumber, observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam hal pembuktian keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi teknik dan sumber.Hasil yang di peroleh dalam penelitian ini adalah: 1) Peran Angkatan Muda Muhammadiyah dalam mengembangkan karakter masyarakat di Desa Penatarsewu, dilakukan dengan mengadakan beberapa kegiatan yang dapat melibatkan masyarakat. 2.)Nilai- nilai karakter yang lebih di terapkan adalah hampir seluruh 18 nilai karakter itu dapat tercapai terutama dalam nilai karakter religius sedangkan nilai nilai karakter yang berhubungan dengan revitalisasi gerakan yang ada di Muhammadiyah AMM lebih banyak menerapkan dalam hal teologi, organisasi, aksi, kepemimpinan dan Amal Usaha. 3)Manfaat yang di rasakan oleh masyarakat adalah mereka merasa dengan adanya perubahan kepada masyarakat terutama para remaja yang bersifat positif, karena sebagaian besar telah memenuhi harapan masyarakat untuk membentuk pemuda-pemudi dengan kepribadian yang baik dan masih berpegang teguh dengan nilai nilai positif yang masih dikembangkan di masyarakat.  AbstractThis research describes about the role and contribution of the Muhammadiyah Young Generationin to develop the values of community character that exist in the village of Penatarsewu. in this research involving ortomPemudaMuhammadiyah, NasyiatulAisyiyah, and Muhammadiyah Student Association as research subject.This research is descriptive qualitative, and data collection in this study using interview methods with resource, observation and documentationWhile in the case of data wetness proof using technique trianggulasi technique and trianggulasisource.The results obtained in this study are:1) the role of the Muhammadiyah Young Generation in developing the character of the community in Penatarsewu Village, by conducting several activities that can involve the community.2) More characteristic values are applied, almost all of the 18 character values can be achieved, especially in the value of the religious character, while the values of the characters associated with the revitalization of the movement in Muhammadiyah AMM apply more in theology, organization, action, leadership and charity Business.3) Benefits felt by the community is that they feel with the changes to the community, especially the teenagers who are positive, because most have met the expectations of the community to form young people with a good personality and still stick with the value of positive values that are still developed in society.
ANALISIS PERAN GURU PPKn DALAM MEMBINA MORAL ANTIKORUPSI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 PUCUK KABUPATEN LAMONGAN Gawan Bagus Adi Raga; Nurbani Yusuf; M Mansur
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9016

Abstract

Raga, Gawan  Bagus Adi. 2019. Analisis Peran Guru PPKn dalam Membina Moral Antikorupsi Peserta Didik di SMP Negeri 2 Pucuk Kabupaten Lamongan. Drs. Nurbani Yusuf, M.Si., Drs. M. Mansur, M.HTujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui peran guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik, (2) mengetahui bagaimana kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik, dan (3) menganalisis peran yang tepat bagi guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik agar selaras dengan upaya pemberantasan korupsi.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Alasan digunakannya pendekatan kualitatif deskriptif dengan maksud untuk menjelaskan dan mengungkapkan fakta yang terjadi di lingkungan sekolah, tepatnya pada saat pembelajaran di kelas. Tempat penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Pucuk yang terletak di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data  yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi.Hasil dari penelitian ini adalah peran (1) guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik adalah sebagai pendidik dan pengajar berperan melakukan transfer ilmu pengetahuan, mengajarkan, dan membimbing Pendidikan Antikorupsi diintegrasikan ke dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Selain itu guru berperan sebagai pengelola pembelajaran, guru PPKn harus menguasai berbagai metode pembelajaran dan memahami situasi belajar mengejar di dalam kelas. (2) Kendala yang dihadapi dalam pembinaan moral antikorupsi adalah masih adanya peserta didik yang kurang memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru PPKn. (3) Solusi yang tepat agar peran guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik adalah mengadakan pertemuan antar orang tua, wali kelas, guru, dan kepala sekolah. 
ANALISIS PENERAPAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MENCIPTAKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI SMP IMMANUEL BATU Rubiyatul Adawiyah; M. Mansur; Trisakti Handayani
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9166

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) penerapan pendidikan multikultural di SMP Immanuel Batu; (2) toleransi antar umat beragama di SMP Immanuel Batu; (3) faktor pendukung dan penghambat penerapan sikap toleransi atar umat beragama di SMP Immanuel Batu. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain:(1) bagaimana penerapan pendidikan multikultural di SMP Immanuel Batu; (2) bagaimana toleransi antar umat beragama di SMP Immanuel Batu; (3) apa faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan sikap toleransi antar umat beragama di SMP Immanuel Batu. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1) penerapan pendidikan multikultural diterapkan dalam setiap proses pembelajaran baik di dalam kelas di luar kelas ataupun di dalam sekolah dan di luar sekolah, bentuk diterapkannya pendidikan multikultural yakni diadakannya even-even, keagamaan, hari kartini, dan bulan bahasa. (2) Bentuk toleransi antar umat beragama yakni adanya kebebasan dalam menjalankan syariat agama yang dianut oleh masing-masing siswa, strategi agar toleransi beragama selalu diterapkan yakni dengan adanya kasih dan pembiasan. (3) Fator pendukung penerapan toleransi beragama di SMP Immanuel Batu yakni adanya fasilitas pendukung untuk beribadah, faktor pengambat sering muncul dari guru dan peserta didik itu sendiri.
PERANAN PANTI ASUHAN PUTRI MUHAMMADIYAH KOTA PROBOLINGGO DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI KARAKTER Deniarika Alifiani Maula; Nurul Zuriah; Rohmad Widodo
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peranan panti asuhan putriMuhammadiyah Kota Probolinggo dalam menumbuhkan nilai–nilai karakter; (2) faktor pendukung dan penghambat; dan (3) solusi untuk mengatasi hambatan yang muncul. Fokus pada penelitian ini adalah nilai-nilai karakter religius dan mandiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Tempat penelitian yakni di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Kota Probolinggo. Prosedur penelitian terdiri dari tahapan pra penelitian, pelaksanaan, dan analisis data. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data terdiri dari empat alur kegiatanyaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berprinsip pada rujukan, pedoman, dan acuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Anak diberikan kegiatan yang beragam setiap harinya mulai dari subuh sampai malam. (2) Faktor pendukung yakni keuangan panti, keterlibatan pengurus panti yang maksimal, fasilitas sarana dan prasarana, dan kegiatan anak. Faktor penghambat yakni sumber daya manusiaminim, karakter anak, anak pernah pulang malam, kesenjangan, keadaan anak, dan kegiatan lain diluar panti. (3) Solusi mengatasi hambatan yang muncul yakni diperlukan SDM yang kompeten, selalu sabar menghadapi anak, pembinaan anak, memotivasi anak, bertatap muka, dan diistiqomahkan.
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA Samsu Rizal; Nurul Zuriah; Agus Tinus
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB, (2) Partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB, (3) Efektitas peran masyarakat dan pemerintahan desa dalam pembangunan desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB. Sumber data yang digunakan adalah Kepala Desa Naru dan Tokoh Masyarakat DesaNaru dan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Desa Naru selama dua bulan pada tanggal 10 Juli s/d 17 September 2018. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dinilai kurang maksimal dikarenakan pemahaman masyarakat desa mengenai pelaksanaan Undang-Undang Desa ini terbatas; (2) keterlibatan masyarakatdesa dalam melakukan pembangunan desa sangat tinggi dengan semangat gotong royong baik partisipasi dalam bentuk tenaga, ide, gagasan maupun materi namun masyarakat desa tidak dapat berpartisipasi secara penuh terkendala kesibukannya mencari nafkah; (3) Pemerintahan desa membuka ruang kepada masyarakat desa agar dapat berperan aktif dalam melakukan pembangunan. Masyarakat dan pemerintahan desa memahami peran,hak, serta kewajibannya dalam melaksanakan pembangunan desa dan adanya transparansi kegiatan antara pemeritahan desa dengan masyarakat desa namun pemerintah desa masih mendominasi dalam melaksanakan pembangunan desa sehingga pelaksanaan pembangunan ada yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat desa karena dinilai tidak sesuai dengan skala prioritas desa.
PERAN KELOMPOK SOSIAL ARGOWAYANG DALAM MENANAMKAN NILAI KESADARAN LINGKUNGAN Seka Andriani; M Mansur; Mohamad Syahri
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9888

Abstract

Kelompok sosial Argowayang merupakan kelompok sosial yang bergerak dalambidang lingkungan hidup. Tujuan dari penelitian adalah 1) upaya yang dilakukan oleh kelompok sosial Argowayang terhadap penanaman nilai kesadaran terhadap lingkungan hidup, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat, 3) solusi untuk mengatasi faktor penghambat. Metode yang digunakan kualitaif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah Kepala Desa Galengdowo, ketua dan anggota Kelompok sosial Argowayang, dan masyarakat Desa Galengdowo. Tempat penelitian yakni di Desa Galengdowo. Hasil penelitian dikemukakan bahwa 1) upaya yang dilakukan bersama masyarakat dan anak-anak, 2) faktor pendukung yang diterima berupa kerjasama yang kompak antar anggota dan dukungan dari lembaga lain sedangkan faktor penghambat yang dialami berupa kesadaran masyarakat dan faktor cuaca, 3) solusi untuk menangani faktor penghambat berupa diadakan penambahan anggotakembali, dan diadakan sosialisasi kepada masyarakat
PEMBINAAN KESISWAAN UNTUK PENUMBUHAN DAN PENGUATAN KARAKTER KEPEMIMPINAN MELALUI KEGIATAN OSIS Siti Hajar; Agus Tinus; Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) desain kegiatan untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter kepemimpinan; (2) pelaksanaan kegiatan OSIS yang merupakan salah satu kegiatan pembinaan kesiswaan di SMK Negeri 2 Blitar; (3) dampak terhadap penumbuhan dan penguatan karakter kepemimpinan karena program kegiatan OSIS untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter kepemimpinan tidak tersusun secara terstruktur dan kurang nampak yang disebabkan kegiatan di SMK lebih banyak praktik sesuai dengan program keahlian masing-masing dan waktu untuk kegiatan organisasi tidak maksimal. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMK Negeri 2 Blitar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Desain yang diterapkan untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan adalah personal development, desain untuk menguatkan karakter kepemimpinan adalah melalui pelaksanaan kegiatan yang masuk dalam rencana kerja OSIS. (2) Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan telah dilakukan dengan baik sesuai dengan desainyang telah dibuat. (3) Dampak terhadap penumbuhan dan penguatan karakter kepemimpinan bersifat positif tercermin dengan munculnya karakter integritas yang merupakan ciri seorangpemimpin ideal
FENOMENA PENDIDIKAN SEX-CLASS DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA BERWAWASAN GENDER PADA SEKOLAH MUSLIM Syamsurijal Syamsurijal; Trisakti Handayani; Nurbani Yusuf
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) pelaksanaan pendidikan sex-class dalam membangun karakter siswa berwawasan gender, (2) faktor-faktor penghambat pelaksanaan pendidikan sex-class dalam membangun karakter siswa yang berwawasan gender, dan (3) solusi mengatasi hambatan pelaksanaan pendidikan sex-class dalam membangun karakter siswa yang berwawasan gender. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi, yaitu metode yang berupaya untuk memahami makna yang sesungguhnya atas suatu pengalaman, menekankan pada kesadaran (intentional of consciousness). Kemudian, pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Sementara, data hasil penelitian di analisis dengan alur, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukan, bahwa (1) pendidikan sex-class berfungsi untuk menyalurkan nilai kesetaraan gender, menjawab stereotip masyarakat yang menafsirkan siswi sebagai individu yang lemah, juga membangun paradigma yang tidak memandang siswi sebagai sub ordinat siswa yang berlandaskan pada nilai agama dan kesopanan, (2)hambatan dalam pelaksanaan pendidikan sex-class ialah pengetahuan, pemahaman, sikap guru serta peran sekolah yang absolut, dan (3) solusi dalam mengatasi berbagai hambatan ialah dengan melakukan sosialisasi yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM MEMBENTUK GOOD CITIZEN PADA ERA MILENIAL Mitra Permatasari; Trisakti Handayani; Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9893

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) nilai-nilai pendidikan antikorupsidalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang (2) implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi (3) serta kendala dan solusi untuk mengatasinya. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam kepada tujuh belas informan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif terdiri dari empat alur kegiatan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan, serta tahapan terakhir ialah keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang khususnya pada setiap Program Studi di Lingkungan FKIP terintegrasi melalui mata kuliah PKn sesuai dengan RPS, terkecuali pada Program Studi PPKn khusus berdiri sendiri sebagai mata kuliahPendidikan Antikorupsi. Selain itu, melalui pembinaan-pembinaan pada kegiatan organisasi maupun di luar organisasi seperti pembinaan dibidang PKM dan Kewirausahaan, melalui MKU, AIK, dan nilai-nilai Islam (2) Implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang telah sesuai dengan nilai-nilai pendidikan antikorupsi, namun masih terdapat beberapa nilai yang belum terimplementasi dengan baik seperti nilai kedisiplinan. Sementara nilai-nilai yang lain telah melekat dalam diri mahasiswa dan terimplementasi dengan baik (3) Kendala serta solusi dari implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang yakni kendalanya pada mahasiswa yang memiliki karakteristik, keragaman, dan latar belakang yang berbeda-beda, untuk solusinya berupa pembinaan-pembinaan secara keberlanjutan.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ADAT WALIGORO (Studi Pada Desa Petisbenem Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik) Zahrotul Wardah; M Mansur; Mohamad Syahri
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9895

Abstract

Adat waligoro merupakan budaya yang dimiliki masyarakat Desa Petisbenemsebagai pelengkap pelaksanaan pernikahan. Tujuan penelitian: 1) persepsi masyarakat terhadap adat pernikahan waligoro di Desa Petisbenem, 2) pelaksanaan adat pernikahan waligoro, 3) keseuaian pelaksanaan adat pernikahan waligoro dengan perkembangan zaman. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data adalah pemerintah Desa Petisbenem, masyarakat dan tokoh adat. Hasil penelitian: 1) sebagian besar masyarakat menganggap waligoro sebagai budaya yang harus dilakukan terus menerus karena mereka percaya adanya dampak yang akan menimpa kehidupan calon pengantin, 2) adat pernikahan waligoro dilaksanakan bersamaan acara walimah pada malam hari sebelum akad nikah dengan menyajikan dua sesajen yang diibaratkan calon pengantin, 3) seiring berkembangnya zaman, adat pernikahan waligoro tetap dilaksanakan dan sudah menjaditradisi bagi masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 11