cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2015)" : 21 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Rinda Purwo Saputro; Wasis Wasis; Toeti Koestiari
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p693-702

Abstract

This research is aims to develop a valid and effective learning material, by using discovery learning model to increase learning outcomes and creative thinking skills on static fluid material in senior high school. Thiagarajans 4-D model is used to develop the learning materials and tryout with one group pretest-posttest design. The data were analyzed by quantitative and qualitative description. The results show that: a) Development of learning materials are valid; b) Feasibility of learning material can be applied well ; c) Students activities during Discovery Learning  model are good; d) The students responses toward learning material and implementation are positive; e) Results of learning outcomes in religious attitude are good, aspects of social attitude are good, aspects of knowledge increase with medium level, and aspect of science process skills have excellent predicate; f) Results of creative thinking skills students is increasing in medium level either on fluency thinking, flexibility thinking, or originality thinking. So, it can be concluded that the physics learning materials using Discovery Learning model are valid and effective to increase learning outcomes and creative thinking skills. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning  yang valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif pada materi fluida statis di SMA. Rancangan pengembangan yang digunakan mengikuti model 4-D dari Thiagarajan dengan desain uji coba one group pretest-posttest design. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan: a) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid; b) Keterlaksanaan perangkat pembelajaran pada uji coba terlaksana dengan baik; c) Aktivitas siswa selama pembelajaran mengikuti langkah-langkah model Discovery Learning secara baik; d) Respon siswa terhadap perangkat dan model pembelajaran positif; e) Hasil belajar siswa pada aspek sikap religius baik, aspek sikap sosial baik, aspek pengetahuan meningkat dengan rata-rata peningkatan berkategori tinggi, serta aspek keterampilan proses sains memperoleh predikat sangat baik; f) Hasil keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan berkategori sedang pada aspek berpikir lancar, berpikir luwes, dan berpikir orisinal. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif.
MODEL INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN LKS BERORIENTASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM M. Salahudin Al Ayub; Rahardjo Rahardjo; Toeti Koestiari
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p703-719

Abstract

The aimed of this research to describe the student learning outcomes and critical thinking skills through guided inquiry model using student worksheet oriented of critical thinking skills. This Research was conducted on two stages, are development of teaching materials using Dick and Carey model, and the implementation stage into the classroom using one group pretest-posttest design with subjects were 30 students on X class of SMAN 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. The parameter is feasibility of lesson plan, student activity, learning outcomes, critical thinking skills and constraints for teaching and learning activities. Data collecting were using observation method, test, and questionnaire. After the data were analiyzed with this result: The feasibility of lesson plan could be categorized as good, student activity with instrument reliability classified as good, learning outcomes test to know mastery of student learning on Ecosystems with the average score as good and gain score high gain, critical thinking test with the average score as good and gain score high gain. Based on this research, it can be concluded that guided inquiry model using student worksheet of critical thinking skills can improve student learning outcomes and critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model inkuiri terbimbing menggunakan LKS berorientasi keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat yang menggunakan model Dick & Carey, kemudian dilanjutkan dengan tahap implememtasi model di dalam kelas menggunakan rancangan One group Pretest-Posttest Design dengan subjek penelitian 30 siswa kelas X SMAN 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Parameter yang diukur meliputi keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, respon siswa dan hambatan selama kegiatan belajar. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik, aktivitas siswa, dengan reliabilitas instrumen berkategori baik, ketuntasan belajar siswa pada materi ekosistem dengan nilai rata-rata baik dan gain score rata-rata  gain tinggi, ketuntasan keterampilan berpikir kritis dengan rata-rata nilai baik dan gain score rata-rata gain tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing menggunakan LKS berorientasi keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA MODEL KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Nurkhasanah Nurkhasanah; Tukiran Tukiran; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p720-726

Abstract

This research is a research development of teaching materials a model cooperative with inquiry approach on chemistry learning sub-subject factors that affect the rate of reaction, including: syllabus, lesson plans, student worksheets, students book and assessment sheet. This research was conducted at SMAN 5 Tuban through three stages: 1) Development of teaching materials with the model Thiagarajan, 2) Validation of teaching materials, and 3) Field try out with design One Group Pretest-Posttest Design. The results of this study are: 1) Teaching materials arranged by using cooperative learning model with inquiry approach are declared valid to be used in learning; a) the results of validation toward teaching materials that had been developed have good category and it can be used in teaching learning process; b) The level of difficulty for teahing materials developed are low and easy to be understood; c) Readability of instrument is high and the materials easy to understand by student; 2) The teaching materials is effective to be used in learning process, supported by: a) Learning outcome (product) is increase of high categories, b) students critical thinking skills is increase of with high categories, c) students responded positively to the teaching materials developed, and 3) The teaching materials developed is practical to be used in learning process shown by; a) the lesson plan used is in good category; b) The students activities are  dominated by forms of inquiry activities, presentations, and group discussions. Based on the results of this research can be concluded that the teaching materials with cooperative learning model with inquiry approaches that have been developed fulfills the validity, effectiveness, and practical, feasible to implement to improving students' critical thinking skills. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri pada pembelajaran kimia SMA sub pokok bahasan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi, meliputi: silabus, RPP, LKS, Buku Ajar Siswa, dan Lembar Penilaian. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 5 Tuban melalui tiga tahap, yaitu 1) Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Thiagarajan, 2) Validasi perangkat pembelajaran, dan 3) Uji coba lapangan dengan rancangan œOne Group Pretest-Posttest Design. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Perangkat pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri dinyatakan valid untuk digunakan dalam pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri; a) hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori baik dan dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar; b) Tingkat kesulitan perangkat pembelajaran yang dikembangkan rendah dan mudah dipahami siswa; dan c) Keterbacaan perangkat pembelajaran tinggi dan materi mudah dipahami oleh siswa; 2) perangkat pembelajaran dinyatakan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran, yang didukung oleh; a) Tes hasil belajar produk meningkat dengan kategori tinggi, b) Keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan kategori tinggi,  dan c) Siswa memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan, dan 3) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan bersifat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran yang ditunjukkan dari; a) keterlaksanaan RPP dalam kategori baik; b) Aktivitas siswa didominasi bentuk-bentuk kegiatan inkuiri, presentasi, dan diskusi kelompok. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri yang telah dikembangkan memenuhi unsur kelayakan, keefektivan dan kepraktisan, sehingga layak diimplementasikan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Syahdiani Syahdiani; Soeparman Kardi; I Gusti Made Sanjaya
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p727-741

Abstract

This study aims to describe the feasibility of interactive multimedia based inquiry on material Human Reproduction System to improve learning outcomes and practice students critical thinking skill. The feasibility product is measuring by validity, practically and effectiveness result. The validity product by looking expert media, and content expert valued. The practicaly instructional package showed by learning implementation, and students intrested . The effectiveness by looking at learning outcome and the diffrence between the scores of pretest and posttest achieved by the students. This research is design by instructional learning package design  based on  Dick  and Carey model , developing  design media based on ASSURE model and involved XI Science grade  at SMA Negeri 1 Batu Sopang. Data from the expert of media, content, design and  students intrested were obtained by using observation and test.The data was obtained analyzed by descriftif analyzes technic. The result of research show that the validity of learning material is valid category, implementation  is very good category . Aspect of the student response individual user is good, with 32,13 % very agree and 55,3 % agree at the real implementation. The students intrested on lerning model is good category. Learning achievment of cognitive, psychomotoric and sosial spiritual attitude  aspect than increasing critical thinking skill. N (gain scores) analyses showed that there are  average gain score increasing 0,8(high gain). This study thus showed that interactive multimedia base on inquiry developed feasible to improve learning outcome and practice students critical thinking skills Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelayakan  multimedia interaktif berbasis inkuiri materi sistem reproduksi manusia untuk meningkatkan hasil belajar dan melatih keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Kelayakan perangkat diukur dari  validitas, kepraktisan dan efektivitas. Validitas perangkat dilihat dari penilaian ahli media dan ahli materi. Kepraktisan perangkat dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran, respon dan minat siswa. Efektivitas perangkat dilihat dari hasil belajar siswa serta perbedaan antara skor pretest dan posttest yang dicapai siswa. Penelitian ini menggunakan desain  pengembangan perangkat pembelajaran dengan  mengadaptasi  model Dick and Carey, desain pengembangan media menggunakan model ASSURE dan melibatkan para siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Batu Sopang sebagai sampel pengujian. Data uji ahli media, isi,  desain,  dan respon siswa  dikumpulkan dengan menggunakan angket,  sedangkan  uji coba  kepada siswa diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran berkategori  valid,  keterlaksanaannya berkategori  terlaksana dengan  baik. Ditinjau dari aspek  tanggapan siswa pengguna, media  hasil pengembangan berkategori baik, dengan persentase 32,3 % sangat setuju dan 55,3 % setuju  pada implementasi di  lapangan. Minat siswa pada model pembelajaran yang diterapkan berkategori baik Ketuntasan hasil belajar kognitif, psikomotor dan sikap spiritual sosial tercapai, serta peningkatan keterampilan berpikir kritis. Analisa N(Gain Scores)  menunjukkan bahwa  terdapat peningkatan gain skor rata-rata 0,8 (kategori tinggi). Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis inkuiri yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan melatih keterampilan berpikir kritis siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DENGAN TEKNIK TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Rahmat Hidayat; Tjandra Kirana; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p742-752

Abstract

After doing research by using 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery learning with the topic of Human Reproduction System, it aimed to increase the student learning outcomes.  The subjects were 35 students of SMA Negeri 4 Samarinda, which used One group pretest-posttest design. The data were analyzed by using quantitative-qualitative description, the results are : (1) The feasibility of lesson plan categorized as good; (2) Student activity with a good instrument reliability; (3) Student learning outcomes had increased with the average score was 85 (N-gain score was 0,76).  According to analyzed data, it can be concluded that 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery can be used to increase student learning outcomes. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery pada pokok bahasan Sistem reproduksi  manusia, dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek penelitian 35 siswa SMA Negeri 4 Samarinda menggunakan rancangan One Group Pretest and Postest Design. Data adalah hasil kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap. Data tersebut dianalisis dengan hasil sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik; (2) aktivitas siswa dengan realibilitas instrumen berkategori baik; (3) THB untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa terhadap materi sistem reproduksi manusia dengan rata-rata skor 85 yang secara keseluruhan mengalami peningkatan Gain 0.76. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Model Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU MODEL NESTED UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP, KETERAMPILAN MENGORGANISIR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR PADA MATERI KALOR Hidayat Sapari; Budi Jatmiko; Thamrin Hidayat
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p753-763

Abstract

This study aims to develop an integrated science learning material of Nested model to improve concepts understanding, organizing skills, and thinking skills of students on heat concepts. This development model use Kemps model and tested to students at grade 7th of SMP Negeri 19 Samarinda in 2014/2015 academic year. The Pre-Experimental study with three classes consisting of one implementation class and two replication classes using a one-group pretest-posttest design. Data of the study collected through validity of learning material, observation, test, and questionnaire. The study found: 1) the validity of the learning material, consists of: (a) the conceptual validity, the RPP gets value 0,91, BAPD gets value  0,90, LKPD gets value 0,89, conceptual understanding test gets value 0,95, organizing skills test get value 1,00, and thinking skills test 0,96; (b) the legibility gets value  85%; and (c) the difficulty level gets value  3,46%; 2) practicality, consists of: (a) the enforceability of RPP gets value  94,8% and (b) obstacles during the learning  can be overcome; 3) effectiveness for three pre-experimental classes, consists of: (a) the activity that not relevant gets value  2,86%; (b) the students respon gets value  85,02; and (c) effectiveness of concepts understanding get value 0,82, (d) effectiveness of organizing skills get value  0,79, and (e) effectiveness of thinking skills get value 0,78. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA terpadu model Nested yang layak untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan mengorganisir, dan keterampilan berpikir peserta didik pada konsep kalor. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah model Kemp dan diujicobakan kepada peserta didik kelas VII SMP Negeri 19 Samarinda tahun pelajaran 2014/2015. Rancangan terhadap tiga kelas uji lapang yang terdiri atas satu kelas implementasi dan dua kelas replikasi menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian yang didapat yaitu: 1) validitas perangkat pembelajaran, terdiri atas: (a) validitas konseptual, pada RPP sebesar 0,91, BAPD sebesar 0,90, LKPD sebesar 0,89, soal tes pemahaman konsep sebesar 0,95, soal tes keterampilan mengorganisir sebesar 1,00, dan soal tes keterampilan berpikir 0,96; (b) keterbacaan perangkat sebesar 85%; dan (c) tingkat kesukaran perangkat sebesar 3,46%; 2) kepraktisan, terdiri atas: (a) penilaian keterlaksanaan RPP sebesar 94,8% dan (b) kendala-kendala selama pembelajaran dapat diatasi; 3) keefektifan untuk tiga kelas uji lapang, terdiri atas: (a) aktivitas yang tidak relevan sebesar 2,86%; (b) respon peserta didik sebesar 85,02; dan (c) pemahaman konsep dengan tingkat keefektifan 0,82; (d) keterampilan mengorganisir dengan tingkat keefektifan 0,79; dan (e) keterampilan berpikir dengan tingkat keefektifan 0,78.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL INKUIRI TERBIMBING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR DI SMA Moh. Luqman Hakim; Prabowo Prabowo; Yuni Yuanita
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p764-768

Abstract

The purpose of this research is produce physics learning material through guided inquiry model that valid, practical, and effective to improve learning outcomes of senior high school students. The development of learning material used the Kemp model and was tested X of SMA Hangtuah 1 Surabaya second semester in academic year 2013/2014 with One-Group Pretest-Posttest Design. Data of the study collected through observation, test, and questioner. The results of this research are: 1) Learning material developed has a valid category. 2) Learning material in terms of a practical category in feasibility of lesson plans and the students activities in accordance with steps of guided inquiry model. 3) The learning material effectiveness in terms of: (a) the increasing of students learning outcomes seen from exhaustiveness of indicator, individual, and classical; (b) the increasing of students comprehensiveness seen from high level of gain; (c) The students responds toward material and implementation of learning are very positive. Based on the findings of the study, Its conclusion that the learning material through guided inquiry model are valid, practical, and effective to increasing students' learning outcomes. It showed through the students' comprehensiveness of the concept, psychomotor skills and character, which are students' discipline and responsible. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model inkuiri terbimbing yang valid, praktis, dan efektif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Kemp dan diujicobakan di kelas X SMA Hangtuah 1 Surabaya semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan sesuai dengan tahap-tahap pada model inkuiri terbimbing; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan hasil belajar siswa terlihat dari ketuntasan indikator, individual, dan klasikal; (b) Peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa terlihat dari gain dengan kategori tinggi; dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA Fisika dengan model inkuiri terbimbing, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh pemahaman konsep siswa, keterampilan psikomotor siswa, dan karakter siswa yang meliputi disiplin dan tanggung jawab siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN ALAT SEDERHANA UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA SMA PADA MATERI FLUIDA STATIS Alberto Yonathan Tangke Allo; Budi Jatmiko; Rudiana Agustini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p769-778

Abstract

The purpose of this research is produce physics instructional materials based-on guided discovery model using simple equipment with criteria:  valid, practical, and effective to reduce Senior High School students misconceptions in static fluid. The development of instructional materials used four-D model and tested to three class are class X-2, class X-3, and class X-4 and involved 90 students at SMAN 19 Surabaya, second semester in academic year 2013/2014 with one group pretest posttest design. The data collected include data instructional materials validation, data implementation of learning, data learning outcome, students activity data, students responses data, and data of documentations. The data analysis techniques used are: 1) quantitative descriptive analysis among others: completeness indicator, learning outcome, and reduction misconceptions. 2) analysis CRI among others: intensity misconceptions and reduction potential misconceptions. 3) analysis statistic parametric among others: normality test, homogeneity test, and paired t-test. The results of this research are: 1) the validity of instructional materials to develop is invalid category; 2) the instructional materials practicality in terms of: textbook students and exercise book students; the instructional materials in terms of a very good category; 3) the instructional material effectiveness in terms of: (a) mastery learning of classical 100%; (b) reduction misconception the same as lowering misconception, the average result of students misconceptions reduction were  class X-2 average 59,92%, class X-3 average 24,52%, class X-4 average 32,50%; and (c) the students responses to instructional materials are very positive. Its conclusion that the instructional materials through guided discovery learning model using simple equipment are valid, practical, and effective so worthy to reduce Senior High School Students misconceptions in static fluid materials. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model guided discovery learning dengan menggunakan alat sederhana yang memenuhi kriteria: valid, praktis, dan efektif sehingga layak untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMA pada materi fluida statis. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan four-D model dan diujicobakan pada tiga kelas yaitu kelas X-2, kelas X-3, dan kelas X-4 dengan jumlah siswa seluruhnya sebanyak 90 siswa di SMA Negeri 19 Surabaya semester genap tahun ajaran 2013/2014 dalam bentuk one group pretestposttest design. Data-data yang dikumpulkan berupa data validasi perangkat pembelajaran, data keterlaksanaan pembelajaran, data hasil belajar, data aktivitas siswa, data respons siswa, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan antara lain: 1) analisis deskriptif kualitatif meliputi: ketuntasan indikator, hasil belajar, penurunan miskonsepsi. 2) analisis CRI meliputi: intensitas miskonsepsi dan penurunan potensi miskonsepsi. 3) analisis statistik parametrik meliputi: uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari: keterbacaan BAS dan LKS berkategori tinggi, keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik; 3) keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) ketuntasan klasikal semua kelas mencapai 100%; (b) reduksi miskonsepsi merujuk pada penurunan miskonsepsi yang dialami oleh rata-rata siswa kelas X-2 mencapai 59,29%, kelas X-3 mencapai 24,52%, kelas X-4 mencapai 32,50%;  dan (c) respons siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model guided discovery learning menggunakan alat sederhana yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan sehingga layak digunakan untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMA pada materi fluida statis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS INKUIRI MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KERJASAMA SISWA SMA Sri Istinafiatin Fadilah; Soeparman Kardi; Z.A. Imam Supardi
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p779-787

Abstract

The aim of this research is to develop biology inquiry-based instructional materials, on the topic Human Excretion System to facilitate senior high school students to think critically and work cooperatively. The instructional materials consisted of the lesson plan, worksheet, learning material, and evaluation instruments. Before the try-outing, the instructional materials had been validated by expert and good categorized.  The result showed that: 1) the developed instructional materials were feasible; 2) the lesson plan had been well implemented (98%); 3) the highest students activities were discussion (27,56%), writing hypotheses (22,16%), formulating conclusion (13,70%), and testing hypotheses using the data collection (13,14%); 4) student learning outcomes including the ability of the achievement of competence indicators completeness 88% and  the think critically had reached 95,6% of mastery level in the indicator gives the argument (92,6%) and take decisions and actions (88,1%); 5) student motivation level based on the ARCS instrument were respectively: 4,48 for Attention, 4,44 for Relevance, 4,22 for Confidence, and 4,47 for Satisfaction. The percentage of student response to the instructional process was 80,77% , 84,62% to the teaching materials, 82,05% to the worksheets; and 6) 87,3% in collaboration work. Based on the above result showed that developed biology inquiry based instructional materials on the topic Human Excretion System were feasible to facilitate senior high school students to think critically and work cooperatively. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang layak berdasarkan pendekatan berbasis inkuiri pada pokok bahasan sistem eksresi manusia dalam upaya untuk melatih keterampilan berpikir kritis dan kerjasama siswa SMA. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Silabus, RPP, Materi Ajar, LKS, dan Instrumen Penilaian. Sebelum diujicobakan perangkat pembelajaran telah divalidasi oleh pakar dan hasilnya valid dan berkategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan secara keseluruhan layak digunakan; 2) keterlaksanaan RPP adalah 98% terlaksana baik; 3) aktivitas siswa dalam proses pembelajaran yang tertinggi adalah berdiskusi dengan guru  atau siswa lain, yaitu (27,56%), menuliskan hipotesis (22,16%), membuat kesimpulan (13,70%), dan menguji hipotesis (13,14%); 4) hasil belajar siswa yang meliputi ketuntasan indikator ketercapaian kompetensi 88,8% dan keterampilan berpikir kritis rata-rata (95,6%) dengan persentase tertinggi pada indikator memberikan argumen (96,2%) dan mengambil keputusan dan tindakan (88,1%); 5) respon siswa siswa terhadap pembelajaran dapat dilihat dari nilai angket dengan menggunakan ARCS, yaitu untuk Attention (perhatian) = 4,48, Relevance (relevansi) = 4,44, Convidence (keyakinan) = 4,22, dan Satisfacation (kepuasan) = 4,47, Persentase respon untuk proses pembelajaran 80,77%, materi ajar 84,62%, dan LKS 82,05%; 6) kemampuan kerjasama siswa tertinggi pada aspek menghargai anggota kelompok, yaitu 87,3 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa  perangkat pembelajaran biologi berbasis inkuiri yang dikembangkan adalah layak dan dapat melatih keterampilan berpiki kritis dan kerjasama siswa SMA pada materi Sistem Ekskresi Manusia.
IMPLEMENTASI MODEL LEARNING CYCLE 7E PADA PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MATERI POKOK KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Weny Indrawati; Suyatno Suyatno; Yuni Sri Yuanita
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p788-794

Abstract

This research aimed to describe efectivity of 7E learning cycle model on improvement studentsconcept mastery and critical thinking skills. This research was conducted by three phases, namely: (1) prepation phase to develop teaching materials, (2) validation and revision phase, and (3) learning implementation phase on class using one group pretest-posttest design. The results of research showed that: (1) Realization of lesson plan with mean score of 4.68 as very good category; (2) Frequency of the dominant studentsactivity namely teamwork was 28% with mean reliability of 80%; (3) Students positively respond to the learning model with main score of 3.2; (4) The concepts classical mastery was 94% and the indicator mastery was 79%; (5) The critical thinking skills classical mastery was 97%, the indicator mastery was 88%, and supported by high gain scores to students concept mastery and critical thinking skills. Based on the results, it was concluded that the implementation of 7E learning cycle model on the solubility and solubility product topic was effective to improve students the concepts mastery and critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran learning cycle 7E terhadap peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu: (1) tahap penyusunan perangkat pembelajaran, (2) tahap validasi dan revisi, dan (3) tahap implementasi pembelajaran di kelas dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterlaksanaan RPP dengan nilai rata-rata 4,68 dengan kategori sangat baik; (2) Frekuensi aktivitas siswa yang menonjol adalah bekerja sama dengan tim sekelompok sebesar 28% dengan reliabilitas rata-rata 80%; (3) Respon positif siswa terhadap model pembelajaran dengan nilai rata-rata 3,2; (4) Ketuntasan klasikal penguasaan konsep 94% dan ketuntasan indikator 79%; (5) Ketuntasan klasikal keterampilan berpikir kritis 97%, ketuntasan indikator 88%, dan didukung dengan skor peningkatan yang tinggi terhadap penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa implementasi model pembelajaran learning cycle 7E pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.

Page 1 of 3 | Total Record : 21