cover
Contact Name
Wahyu Budi Sabtiawan
Contact Email
wahyusabtiawan@unesa.ac.id
Phone
+6281335090992
Journal Mail Official
jurnal.abdi@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 24605514     EISSN : 25026518     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/ja.v6n2
Jurnal ABDI – The ABDI Journal only accepts manuscripts which are based on community services. The journal was published by Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya. It is published periodically, twice a year, in June and January.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2017)" : 20 Documents clear
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBENTUK FLASH-LIKE POWERPOINT BAGI GURU IPA SMP DI KABUPATEN JOMBANG Martini Martini; Ahmad Qosyim; Aris Rudi Purnomo
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p66-71

Abstract

Di era digital, penguasaan terhadap teknologi komputer mutlak dimiliki oleh siapapun, tidak terkecuali bagi seorang guru. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran kepada siswa-siswanya. Hal ini berguna untuk meningkatkan motivasi siswa saat mengikuti pembelajaran. Media pembelajaran juga dapat digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang prosesnya berlangsung secara abstrak. Kegiatan pendampingan pembuatan media flash-like powerpoint untuk menambah pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Pendampingan dilaksanakan di Kabupaten Jombang dan diikuti oleh 20 (dua puluh) guru IPA dari SMP Negeri se-kabupaten Jombang. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini berupa media flash-like powerpoint karya guru-guru IPA. Respon peserta terhadap kegiatan pendampingan adalah positif. Peserta merasa mendapat manfaat dari kegiatan ini. Peserta juga merasa lebih termotivasi untuk mengajar, dan utamanya peserta juga mendapatkan keterampilan (life skill) untuk mengembangkan media-media pembelajaran lebih lanjut.
PELATIHAN PENILAIAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BAGI GURU SMA MAPEL KIMIA DI KABUPATEN BANYUWANGI Muchlis Muchlis; Rudiana Agustini; Harun Nasrudin
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p72-82

Abstract

Tujuan PKM ini adalah (1) mendeskripsikan pemahaman materi penilaian keterampilan proses sains peserta pelatihan, (2) mendeskripsikan kemampuan peserta pelatihan dalam menyusun instrumen penilaian keterampilan proses sains, (3) mendeskripsikan kemampuan peserta pelatihan dalam menerapkan penilaian keterampilan proses sains dalam pembelajaran di kelas, dan (4) mendeskripsikan respon peserta pelatihan terhadap kegiatan pelatihan penilaian keterampilan proses sains ini. Kegiatan pelatihan ini terdiri atas beberapa langkah: (1) Pembelajaran selama beberapa jam oleh tim PKM terhadap peserta pelatihan yaitu guru-guru MGMP Mapel Kimia SMA Kabupaten Banyuwangi dalam rangka penyegaran materi penilaian keterampilan proses sains, (2) Tim PKM menilai instrumen penilaian keterampilan proses sains yang dikembangkan peserta pelatihan, (3) Tim PKM melaksanakan kegiatan pemantauan selama guru melakukan penilaian keterampilan proses sains untuk mendapatkan data kemampuan guru menerapkan penilaian keterampilan proses sains dalam pembelajaran di kelas, dan (4) Tim PKM memberikan angket kepada peserta untuk mendapatkan data respon peserta terhadap pelaksanaan pelatihan penilaian keterampilan proses sains. Instrumen dalam kegiatan pelatihan ini meliputi (1) Tes tulis untuk mengukur pemahaman peserta tentang penilaian keterampilan proses sains, (2) IPKG 1 untuk mengukur kemampuan guru menyusun RPP berbasis penilaian keterampilan proses sains, (3) IPKG 2 untuk mengukur kemampuan guru menerapkan penilaian keterampilan proses sains dalam pembelajaran di kelas, dan (4) Angket untuk mengukur respon peserta terhadap pelaksanaan pelatihan penilaian keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa œhasil pelatihan penilaian keterampilan proses sains di MGMP Mapel Kimia SMA Kabupaten Banyuwangi adalah baik, dengan didukung oleh fakta bahwa (1) Pemahaman materi penilaian keterampilan proses sains peserta pelatihan dalam kategori baik (66,7% peserta) dan kategori sangat baik (33,3%), (2) Kemampuan peserta pelatihan dalam menyusun RPP berbasis penilaian keterampilan proses sains dalam kategori sangat baik (rata-rata penilaian 88,1) untuk kelompok pertama dan sangat baik (rata-rata penilaian 87,6) pula untuk kelompok kedua, (3) Kemampuan peserta pelatihan dalam menerapkan penilaian keterampilan proses sains dalam pembelajaran di kelas dalam kategori sangat baik (rata-rata penilaian 91,2) untuk kelompok pertama dan sangat baik (rata-rata penilaian 89,3) pula untuk kelompok kedua, dan (4) Respon peserta pelatihan terhadap kegiatan pelatihan penilaian keterampilan proses sains menunjukkan respon positif.
RESPON GURU DALAM PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PERMAINAN Laily Rosdiana; An Nuril Maulidha F
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p83-86

Abstract

Proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, menyenangkan, menantang, inspiratif, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru IPA SMP di Kabupaten Jombang diketahui bahwa kemauan belajar siswa sangat rendah sehingga hasil belajar siswa dan pemahaman terhadap materi juga rendah. Hal tersebut dikarenakan guru hanya menyampaikan materi dengan ceramah dan presentasi sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar dan siswa lebih senang bermain. Memperhatikan hal tersebut diperlukan suatu media yang dapat mewadahi keluh kesah guru dalam bentuk tulisan agar kegiatan diskusi, masukan dari teman guru serumpun dapat berlangsung dengan lebih terbuka. Berdasar hasil angket pertanyaan positif dan negatif yang diberikan, didapatkan hasil persentase secara berturut- turut sebesar 93,3% dan 95%, sehingga sebagian besar guru- guru peserta pelatihan merasa termotivasi untuk terus mengembangkan media- media yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga siswa tidak merasa jenuh dengan pelajaran dikelas serta senang karena dapat belajar sambil bermain. Dari angket tersebut dapat disimpulkan bahwa para peserta dapat memperoleh manfaat dari program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas media pembelajaran, mengetahui cara menggunakan media permainan, dan mampu membuat media pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampu masing-masing peserta.
PELATIHAN PENGGUNAAN LABORATORIUM VIRTUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BAGI GURU DI MGMP KIMIA KABUPATEN BANYUWANGI Rusly Hidayah; Sukarmin Sukarmin; Achmad Lutfi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p87-90

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru-guru di MGMP Kimia Kabupaten Banyuwangi dalam menggunakan media pembelajaran kimia berbasis komputer Chem Lab, mengintegrasikan media pembelajaran berbasis komputer Chem Lab dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kimia dan respon guru-guru di MGMP Kimia Kabupaten Banyuwangi terhadap pelatihan penggunan media pembelajaran berbasis komputer Chem Lab. Metode yang digunakan adalah pelatihan kepada guru-guru MGMP Kimia kabupaten Banyuwangi, Partisipan dari kegiatan ini adalah 18 guru MGMP Kimia Kabupaten Banyuwangi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil dilaksanakan, ditunjukkan dengan 89% peserta telah memiliki kemampuan menggunakan program Chem Lab dengan kategori baik, 83,3% dengan kategori sangat baik dan 11.1% dengan kategori baik telah mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013 dan mengintegrasikan program Chem Lab sebagai media pembelajaran serta semua peserta pelatihan memberikan respon yang positif terhadap kegiatan pelatihan yang diberikan oleh Tim PKM.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU KIMIA MELALUI PELATIHAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DI BANYUWANGI Utiya Azizah; Suyono Suyono; Bertha Yonata
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p91-95

Abstract

  Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kabupaten Banyuwangi. Tujuan kegiatan adalah mendeskripsikan pemahaman guru Kimia terhadap materi model-model pembelajaran inovatif, kemampuan guru Kimia dalam menyusun kegiatan-kegiatan pembelajaran berbasis model-model pembelajaran inovatif, dan respon guru selama mengikuti kegiatan pelatihan model-model pembelajaran inovatif. Langkah-langkah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah kegiatan penyegaran materi model-model pembelajaran inovatif dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang menerapkan model-model pembelajaran inovatif. Evaluasi dilakukan dengan tes pemahaman terhadap materi model-model pembelajaran inovatif dengan khalayak sasaran dan angket kepada peserta untuk mendapatkan data respon terhadap pelaksanaan pelatihan. Berdasarkan data hasil pelatihan, dapat disimpulkan bahwa: (1) pemahaman materi model-model pembelajaran inovatif guru MGMP kimia di Kabupaten Banyuwangi setelah kegiatan pembelajaran dalam rangka penyegaran materi model-model pembelajaran inovatif termasuk kategori baik dan sangat baik, (2) kemampuan guru MGMP kimia di Kabupaten Banyuwangi dalam menyusun kegiatan-kegiatan pembelajaran berbasis model-model pembelajaran inovatif adalah baik dan sangat baik, dan (3) secara umum respon guru MGMP kimia di Kabupaten Banyuwangi terhadap kegiatan pelatihan ini adalah baik dan sangat baik.
PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHA KERUPUK UBI MELALUI KERJASAMA SINERGIS INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA DI KECAMATAN KAMANG MAGEK DAN KECAMATAN BASO, KABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT Dendi Adi Saputra; Adjar Pratoto; Ismet Hari Mulyadi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p96-102

Abstract

Kabupaten Agam, Sumatera Barat memiliki produk unggulan berupa kerupuk ubi (singkong), baik untuk konsumsi lokal maupun sebagai oleh-oleh khas Sumatera Barat. Sebagian besar usaha kerupuk ubi merupakan industri rumah tangga (IRT). IRT Karya Muda (mitra 1) telah memiliki jaringan pemasaran yang baik dan telah memiliki label tersendiri, namun seringkali pasokan dari IRT pengolah kerupuk ubi tidak selalu kontinu dan jumlah pesanan sering tidak dapat terpenuhi. IRT Yelmi (mitra 2) merupakan salah satu pengolah kerupuk ubi. Pengolahannya menggunakan perangkat manual. Untuk itu, pada tahun 2015 melalui kegiatan hibah Ipteks bagi Masyarakat DIKTI dilakukan implementasi model peningkatan Produktivitas melalui kerjasama sinergis. Secara khusus, prinsip pengembangan model ini adalah membantu IRT Yelmi untuk meningkatkan lagi kapasitas produksi melalui introduksi teknologi mesin roll press dan cetakan mekanis. IRT Karya Muda akan berbagi resep khusus (ingredients) sesuai dengan ciri khas produknya ke IRT Yelmi. Selanjutnya IRT Yelmi akan memasok kerupuk ubi ke IRT Karya Muda. Dengan kerjasama ini, mitra 2 akan mendapatkan peningkatan pendapatan dan membuka lapangan kerja baru melalui peningkatan kapasitas produksi dan peningkatan standar mutu kerupuk ubi dan mitra 1 akan mendapatkan pasokan produk yang stabil, yang pada gilirannya juga akan meningkatkan pendapatannya.
Cover Jurnal Absi Vol 2 No 2 Januari 2017 Editor Jurnal Abdi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.pi

Abstract

Halaman Editorial Editor Jurnal Abdi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.pii

Abstract

Daftar Isi Vol 2 No 2 Januari 2017 Editor Jurnal Abdi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.piii-iv

Abstract

Indeks Mitra Bebestari Vol 2 No 2 Januari 2017 Editor Jurnal Abdi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.pv

Abstract

Page 2 of 2 | Total Record : 20