cover
Contact Name
agata iwan candra
Contact Email
iwan_candra@unik-kediri.ac.id
Phone
+62811308010
Journal Mail Official
iwan_candra@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng 1 Gedung A no.110 - KEDIRI 64115 JAWA TIMUR - INDONESIA
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Sipil (JURMATEKS)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : 26217686     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jurmateks
Core Subject : Engineering,
JURMATEKS (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil) diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas KADIRI untuk menampung hasil penelitian, tugas akhir maupun tugas proyek mahasiswa teknik sipil di lingkungan Universitas KADIRI.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER" : 15 Documents clear
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DI JALAN SEKITAR HYPERMART JL.VETERAN,PENANGGUNGAN, KLOJEN, MALANG Savira Anggraeni; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.798 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.526

Abstract

This research was conducted to determine the peak traffic volume, road capacity, degree of saturation, analyze traffic performance, find out the prediction of the next 5 years, and to evaluate the traffic performance around the Hypermart shopping center that occurs in the real situation. The method used is by library research, looking for references from previous research and direct observation. The peak traffic volume is 1469 SMP / hour for the first location and 1104.4 SMP / hour for the second location. The capacity of the road section is 4699.73 SMP / hour. For the analysis of the degree of saturation of the first location of 0.31 SMP / hour and 0.23 SMP / hour in the second location. For the next 5 years prediction in that region, it is predicted to increase by 8.93% so that the volume of vehicles will rise to 2124.76 SMP / hour, and for the degree of saturation of 0.45, which means that the traffic service in this region is included in class C in 2024.Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui volume puncak lalu lintas, kapasitas jalan,derajat kejenuhan,  menganalisis kinerja lalu lintas, mengetahui prediksi 5 tahun ke depan serta untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan Hypermart yang terjadi disituasi rill. Metode yang digunakan adalah dengan cara studi pustaka, mencari referensi dari penelitian terdahulu serta melakukan observasi langsung. Volume puncak lalu lintas didapatkan nilai 1469 smp/jam untuk lokasi pertama dan 1104.4 smp/jam untuk lokasi kedua.Kapasitas ruas jalan sebesar 4699.73 smp/jam.Untuk analisa derajat kejenuhan lokasi pertama sebesar 0.31 smp/jam dan 0.23 smp/jam pada lokasi kedua.Untuk prediksi 5 tahun kedepan pada wilayah tersebut diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 8.93% sehingga volume kendaraan akan naik menjadi 2124.76 smp/jam, dan untuk nilai derajat kejenuhan sebesar 0.45 yang artinya pelayanan lalu lintas wilayah ini termasuk ke dalam kelas C pada tahun 2024.
ANALISA ANGGARAN BIAYA DANPENJADWALANPROYEK PERBAIKAN TANGGUL KALI BAKUNGDESA CENGKOK KECAMATAN TAROKAN KABUPATEN KEDIRI Johan Harmawanto; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.658 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.514

Abstract

Bakung River is a medium to supply water demand for irrigation in Cengkok Village TarokanSubdistrict Kediri Regency. Unfortunately, the soil embankment often slides to disturb the irrigation. The writer made the cost estimate, scheduling, network, and undertaking method of improving the Bakung River embankment with river stone. The data obtained from the Department of Water Public Work (DWPW) were of technical drawings, specifications, the unit price of material, and construction work of Kediri Regency 2019. The result was analyzed to find out the unit price analysis of construction work; hence the cost analysis was made. The schedule was derived from making the cost estimate by calculating the work quantity and calculating the duration. The results were processed through MS Excel to make a bar chart, S Curve, and Precedence Diagram Method (PDM) as the network. The calculations result in IDR 914.486.100,00 and 91 workdays.Kali Bakung merupakan sarana  untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di Desa Cengkok Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Akan tetapi keadaan tanggul Kali Bakung mengalami kerusakan dan penyediaan air irigasi menjadi terganggu. Penulis membuat analisa anggaran biaya, penjadwalan, jaringan dan metode pelaksanaan untuk perbaikan tanggul Kali Bakung dengan pasangan batu kali. Data yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air adalah gambar teknis, spesifikasi, harga satuan upah dan bahan Kabupaten Kediri tahun 2019. Hasilnya dianalisis untuk mengetahui analisa harga satuan pekerjaan, maka dibuat rencana anggaran biaya. Jadwal berasal dari rencana anggaran biaya dengan menghitung bobot pekerjaan dan menghitung durasi. Hasilnya diproses dengan MS Excel untuk membuat bar chart, kurva S, dan Precedence Diagram Method (PDM) sebagai jaringan. Hasil perhitungan didapatkan Rencana Anggaran Biaya untuk proyek tersebut adalah Rp. 914.486.100,00 dan durasi pelaksanaannya 91 hari.
PEMANFAATAN LIMBAH GENTENG SEBAGAI CAMPURAN SEMEN DAN PENAMBAHAN ZAT ADDITIV MASTER EASE TERHADAP BETON K-200 Jefrianto Jefrianto; Sigit Winarto; Yosef Cahyo Setianto Poernomo
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.487 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.527

Abstract

Concrete needs are increasingly increasing, so the need for material is also increasing. From this research, it is hoped to find innovations to reduce the amount of cement used by combining tile waste and additives in the manufacture of concrete. From this compressive strength research, it can be concluded that the concrete that has the highest average compressive strength is the addition of 5% tile waste from the amount of cement and 5% additives of the amount of water with a compressive strength value of 212.44 kg / cm², and which has the lowest compressive strength value is concrete with the addition of tile waste 15% of the amount of cement and additives 5% of the amount of water with a compressive strength value of 191.11 kg / cm². The most effective absorption and the specific gravity of the test were obtained from concrete combined with 10% Tile Waste from cement and 5% additive with an average water value of only 0.1589 liters and a specific gravity of only 2400.65 kg / m3.Kebutuhan beton semakin lama semakin meningkat, sehingga kebutuhan akan bahan penyusunya juga kian meningkat. dari penelitian ini di harapkan dapat menemukan inovasi untuk mengurangi jumlah pemakaian semen dengan mengkombinasikan limbah genteng dan zat additive pada pembuatan beton.Dari penelitian kuat tekan ini dapat disimpulkan beton yang memiliki nilai kuat tekan rata-rata paling tinggi di miliki beton dengan penambahan Limbah Genteng 5% dari semen dan zat additive 5% dari air dengan nilai kuat tekan sebesar 212,44 Kg/cm²,dan yang memiliki nilai kuat tekan paling rendah di miliki beton dengan penambahan Limbah Genteng 15% dari semen dan zat additive 5% dari air dengan nilai kuat tekan 191,11 Kg/cm². Daya absorbsi dan berat jenis paling efektif dari pengujian didapat dari beton berkombinasi Limbah Genteng 10% dari semen dan zat additive 5% dengan jumlah nilai air rata – rata hanya sejumlah 0,1589 liter dan berat jenis hanya sebesar 2400,65 kg/m3.
STUDI ANALISA PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA PROYEK JALAN RUAS JALAN TEMBELENGAN SAMPAI DURJAN KABUPATEN SAMPANG Mishbahul Aziz; Sigit Winarto; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.66 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.515

Abstract

There was a build-up of lumps of sand on the road, precisely Tambelang-Durjan. This build-up of sand chunks occurs because many of the piled sand hauling trucks that pass on the road is obstructed because the road section has been damaged (potholes) and is unfit for passage, resulting in obstruction of traffic flow. In addition, the width of the section is not in accordance with the technical requirements of the 2011 Government Regulation. Therefore, it requires a flexible pavement re-planning and a Cost Budget Plan for land transportation lines, so that motorist access is comfortable. Planning flexible pavement using Laston with a planning age of 10 years obtained flexible pavement thickness, namely 4 cm thick AC-WC, 6 cm thick AC-BC, and 40 cm of Upper Foundation Layers (LPA) with the estimated size of the Budget Plan The cost of the flexible pavement construction of Tambelang- Durjan of Sampang Regency with a length of 1,145 km in the amount of Rp 5,744,585,463.00Terjadi penumbukan bongkahan pasir urug tepatnya di ruas jalan Tambelangan-Durjan. Penumpukan bongkahan pasir ini terjadi karena banyak truk pengangkut bongkahan pasir urug tersebut yang melintas pada jalan itu terhambat karena ruas jalan mengalami kerusakan (berlubang) dan tidak layak dilalui, sehingga  yang mengakibatkan terhambatnya arus lalu lintas. Selain itu lebar ruas tidak sesuai dengan persyaratan teknis Peraturan Pemerintah tahun 2011. Oleh karena itu, memerlukan perencanaan ulang perkerasan lentur dan Rencana Anggaran Biaya untuk jalur transportasi darat supaya akses pengendara nyaman. Perencanaan perkerasan lentur menggunakan Laston dengan umur rencana 10 tahun didapatkan tebal perkerasan lentur yaitu AC-WC setebal 4 cm, AC-BC setebal 6 cm dan Lapis Pondasi Atas (LPA) setebal 40 cm dengan besar perkiraan Rencana Anggaran Biaya pembangunan perkerasan lentur ruas Tambelangan-Durjan Kabupaten Sampang sepanjang 1,145 km sebesar Rp 5.744.585.463,00.
PERENCANAAN ALTERNATIF GEOMETRIK DAN METODE PELAKSANAAN RUAS JALAN NGRAHO – NGAWI STA.14+500 - STA.19+500 Agung Gagah Harmawanto; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.21 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.510

Abstract

Ngraho - Ngawi Sta. 14 + 500 – Sta. 19 + 500 highway is a collector connecting Bojonegoro to Ngawi Due to high traffic density, a road geometric Development is in need. The objective of this final project is to plan a good alternative geometric design-safe, comfortable, and easy to access. The required data were of topographic map and the road geometric design was based on the “Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota” General Works Standart No. 038/TBM/1997. The calculations result in Class 2 – lane collector road with one lane of 3 m wide having 8 turns, twists PI1 Spiral-Spiral, PI2 Spiral-Circle-Spiral, PI3 Spiral-Circle-Spiral, PI4 Spiral-Circle-Spiral, PI5 Spiral-Circle-Spiral, PI6 Spiral-Circle-Spiral, PI7 Spiral-Circle-Spiral, and turn PI8 Spiral-Spiral shape PPV PPV 1 concave and 2 convex, concave 3 PPV.Jalan provinsi ruas Ngraho – Ngawi Sta. 14+500 – Sta. 19+500 adalah jalan kolektor yang menghubungkan kota Bojonegoro - Ngawi. Karena lalu lintasnya padat, maka perlu diadakan peningkatan geometrik jalan.  Dalam laporan akhir ini penulis membuat perencanaan alternatif desain geometrik jalan yang baik-aman,nyaman, dan mudah diakses oleh pengguna jalan. Data yang digunakan adalah peta topografi dan perencanaan desain geometrik jalan berpedoman oleh “Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota” Standar Bina Marga No.038/TBM/1997. Dari perhitungan diperoleh hasil sebagai berikut: kelas jalan kolektor dengan 2 lajur 1 jalur dan memiliki lebar 3 m, 8 tikungan, tikungan PI1Spiral-Spiral, PI2 Spiral-Circle-Spiral, PI3 Spiral-Circle-Spiral, PI4 Spiral-Circle-Spiral, PI5 Spiral-Circle-Spiral, PI6 Spiral-Circle-Spiral, PI7 Spiral-Circle-Spiral,dan tikunganPI8 Spiral-Spiralbentuk PPV 1 cekung dan PPV 2 cembung, PPV 3 cekung.
PERBANDINGAN KAPASITAS KUAT LENTUR PADA BETON BALOK TULANGAN BAMBU PILIN DENGAN KULIT DAN TANPA KULIT Angga Dwi Cahya; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Ahmad Ridwan
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.849 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.528

Abstract

We all know that steel elements cannot be renewed and their constituent elements take a long time to form. So there is a need for other alternatives which have steellike properties. One alternative is bamboo, bamboo is one material that can be used as a substitute for steel, because bamboo has a high tensile strength close to the strength of steel. In this study an attempt was made to compare the use of reinforcement with bamboo on the outside with the skin and the inside without skin to determine the flexural strength. The flexural strength test results on variations of skin obtained the value of Max P: average: 3400 kg with an average deflection of 9.25 mm while in variations without the skin P Max produced an average of 2400 kg with deflection value of 1.92 mm. Kita ketahui bersama bahawa unsur baja tidak bisa diperbaharui serta unsur penyusunnya yang membutuhkan waktu yang lama untuk terbentuk. Sehingga  perlu adanya alternatif  lain yang dimana memiliki sifat menyerupai baja. Salah satu alternatifnya adalah bambu, bambu merupakan salah satu bahan dapat digunakan sebagai pengganti baja, karena  bambu mempunyai kuat tarik yang tinggi yang mendekati kekuatan baja. Pada penelitian ini dicoba untuk membandingkan penggunaan tulangan dengan bambu bagian luar dengan kulit dan bagian dalam tanpa kulit guna mengetahui kekuatan lentur. Hasil pengujian kuat  lentur pada variasi kulit didapatkan nilai P Maks: rata-rata:3400 kg dengan  lendutan  rata-rata 9.25 mm sedangkan pada variasi tanpa kulit P Maks rata-rata yang dihasilkan 2400 kg dengan nilai lendutan 1.92 mm.
ANALISA SISTEM JARINGAN DRAINASE (STUDI KASUS : DESA SUMENGKO, KECAMATAN SUKOMORO, KABUPATEN NGANJUK) Nita Kusuma Agustin; Ahmad Ridwan; Sudjati Sudjati
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.515 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.516

Abstract

Drainage channels or flood control buildings are 12 general components of physical infrastructure that are useful to meet the needs of the community and are an important component of road support buildings. In the problem of flooding that occurred in some neighborhoods in the village of Sumengko, an analysis of the existing drainage channels is needed. This activity is expected to help solve flood problems in the area. The research method used is descriptive quantitative, the method of calculation, and translation of the results of field data processing. With this method, the research results obtained at 0.41 m3 / second for flood planning (Qr) using a rational formula for a 10-year period and 0.12 m3 / second for the capacity of the drainage channel (Qs). While the comparative requirements that meet are Qs≥Qr. So there needs to be an analysis of the drainage channel. From the analysis of the dimensions of the drainage channel, a new trapezoidal channel with a width of the bottom channel (b): 0.40 m; depth of waterlogged channel (h): 0.35 m; and guard height (w): 0.20 mSaluran drainase atau bangunan pengendali banjir merupakan 12 komponen umum fasilitas fisik insfrastruktur yang berguna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan kompenen penting bangunan penunjang jalan. Dalam permasalahan banjir yang terjadi pada sebagian lingkungan Desa Sumengko diperlukan analisa terhadap saluran drainase eksisting. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan banjir di daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakandeskriptif kuantitatif, yaitu metode perhitungan dan penjabaran dari hasil pengolahan data lapangan. Dengan metode tersebut didapatkan hasil penelitian sebesar 0,41 m3/detik untuk debit banjir rencana (Qr) yang menggunakan rumus rasional untuk periode 10 tahunan dan 0,12 m3/detik untuk untuk kapasitas daya tampung saluran drainase (Qs). Sedangkan Syarat perbandingan yang memenuhi ialah Qs≥Qr. Sehingga perlu adanya analisa terhadap saluran drainase tersebut.Dari analisa dimensi saluran drainase yang dilakukan, menghasilkan saluran baru bentuk trapesium dengan lebar bawah saluran (b) : 0,40 m; kedalaman saluran yang tergenang air (h) : 0,35 m; dan tinggi jagaan (w) :0,20 m.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS REVITALISASI PASAR SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG Ari Styawan; Yosef Cahyo SP; Ahmad Ridwan
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.915 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.511

Abstract

Traffic Impact Analysis (Andalalin) is an analysis of the influence of land use development on the system movement of surrounding traffic flows. It studies the method described in the 1997 MKJI concludes: 1. The revitalization of Sumbergempol People's Market is expected to attract trips of 88.9 SMP / hour and generate trips of 60.6 SMP / hour. 2. The results of the study area. The condition of the road section prior to revitalization has a V / C ratio of 0.53 with a Service Level in C. b. Predictions in 2019 have a V / C ratio of 0.57. c. Prediction in 2024 has a V / C ratio of 0.61, the performance still in category C. 3 The impact of the service level of the road section based on PM  96th. 2015 is: - The flow is stable, but vehicle movement is controlled by higher traffic volumes with speeds of at least 60 km/hour. - Medium traffic density due to internal obstacles to increased traffic. - Drivers have limitations for speed, change lanes, and overtake. 4. The market developer must provide a motorcycle parking area with a minimum area of 144.3 m2 and 1203.13 m2 for cars.Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) adalah analisis pengaruh perkembangan tata guna lahan terhadap sistem pergerakan arus lalu lintas disekitar, Dalam penelitian Andalalin ini metode yang dijelaskan dalam MKJI 1997 yangkesimpulannya: 1. Revitalisasi Pasar Rakyat Sumbergempol diperkirakan akan menarik perjalanan sebesar 88,9 smp/jam dan membangkitkan perjalanan sebesar 60,6 smp/jam. 2. Hasil penelitian adalah: a. Kondisi ruas jalan sebelum dilakukan Revitalisasi mempunyai V/C Ratio 0,53 yang Level Tingkat Pelayanan nya dalam kategori C. b. Prediksi pada tahun 2019 mempunyai V/C Ratio 0,57. c. Prediksi pada tahun 2024 mempunyai V/C Ratio 0,61, kinerja ruas jalan raya mengalami penurunan tapi Level Tingkat pelayanan masih dalam kategori C. 3 Dampak dari tingkat pelayanan ruas jalan berdasarkan PM No. 96 th. 2015 adalah: - Arus stabil, tetapi pergerakan kendaraan di kendalikan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi dengan kecepatan sekurang-kurangnya 60 km/jam. – Kepadatan lalu lintas sedang karena hambatan internal lalu lintas meningkat. – Pengemudi memiliki keterbatasan untuk kecepatan, pindah jalur dan mendahului. 4. Pihak pengembang pasar harus menyediakan tempat parkir motor minimal luasan harus144,3 m2 dan untuk mobil minimal luasan harus 1203,13 m2.
PREBANDINGAN STABILITAS ASPAL MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR BATU BELAH DAN BATU GAMPING Agung Guncoro; Ahmad Ridwan; Yosef Cahyo S.P; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1799.926 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.531

Abstract

Temperature is one of the factors that can cause damage to the road, especially on inter-city roads between provinces which in fact are lanes with heavy traffic and are traversed by heavily loaded vehicles. So that besides the pressure due to the burden of the vehicle itself also from the influence of temperature, both the weather temperature, the temperature of the vehicle engine. So from that it is necessary to further study what if the pavement layer is tested with different immersion temperatures and as a comparison used economical alternative aggregates namely limestone. The purpose of this goal is to see the results of a comparison between the use of limestone aggregates with split stones, which can survive the effects of deformation due to changes in temperature. The results showed that the use of limestone material has more strength than temperature changes compared to the use of split stone aggregates with results in changes in the value of stability where the value of the rock changes from 1346Kg to 1238Kg while the limestone values from 1447Kg to 1364Kg . This proves that limestone is more resistant to deformation due to the influence of temperature.Adanya perubahan suhu yang tidak menentu menyebabkan perubahan kekuatan pada lapis perkerasan. Suhu merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada jalan, apalagi pada jalan antar kota antar provinsi yang notabene jalur dengan lalu lintas padat dan dilalui oleh kendaraan yang bermuatan berat. Sehingga disamping adanya tekanan akibat beban kendaraan itu sendiri juga dari pengaruh suhu, baik itu suhu cuaca, suhu dari mesin kendaraan. Maka dari itu perlu adanya kajian lebih lanjut bagaimana jika pada lapis perkerasan tersebut diuji dengan suhu perendaman yang berbeda serta sebagai perbandingan digunakan agregat alternatif yang ekonomis yakni batu gamping. Maksud tujuan ini adalah melihat hasil perbandingan antara penggunaan agregat batu gamping dengan batu belah, mana yang bisa bertahan dari pengaruh deformasi akibat adanya perubahan suhu. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa penggunaan material batu gamping lebih memiliki kekuatan terhadap adanya perubahan suhu dibandingkan penggunaan agregat batu belah dengan hasil pada perubahan nilai stabilitasnya dimana pada batu belah nilai stabilitasnya berubah dari 1346Kg menjadi 1238Kg sedangkan pada batu gamping pada nilai stabilitas dari 1447Kg menjadi 1364Kg. Ini membuktikan bahwa bahwa batu gamping lebih tahan terhadap deformasi akibat pengaruh suhu.
PENELITIAN PENAMBAHAN SERBUK BATA MERAH DAN PASIR BRANTAS PADA ASPAL BETON Satria Arung Bangun Samodera; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Ahmad Ridwan; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): OCTOBER
Publisher : Faculty of Engineering, Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.935 KB) | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i2.517

Abstract

Asphalt Concrete is a mixture of coarse aggregate, fine aggregate, and filler (Filler) with asphalt binder in high-temperature conditions with the composition regulated. This study uses three types of additions samples of red brick powder on concrete asphalt with a mixture of 5%,10%, and 20%. Each test results decreased with the addition of red brick powder among others 5% of 289,992 kg, 10% of 2248,822 kg, 20% of 1574,782,and produce volume of air cavity to mixture (VIM) with a level of 5%,10%,20% wich are among others 8,481%, 9,444%, 8,334%, and produce pore volume between aggregate (VMA) and levels of 5%,10%,20%,which are among others 22,575%, 23,390%, 22,450%, and produce pore volume between aggregate grains filled with asphalt (VFB) with levels of 5%,10%,20%, among others 62,575%, 59,903%, 62,897%, and produced a marshal question (MQ) with a 5% content of 942 kg/mm, 10% at 632 kg/mm, 20% at 378 kg/mm. To achieve optimum levels, the mixture of red brick powder on asphalt concrete ranges < 5%.Aspal Beton merupakan campuran agregat kasar, agregat halus, dan bahan pengisi (Filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu tinggi (panas) dengan komposisi yang diatur. Penelitian ini mengunakan tiga jenis sampel penambahan serbuk batu bata merah pada aspal beton dengan campuran 5%,10%,dan 20%.Hasil pengujian masing masing mengalami penurunan dengan penambahan serbuk batu bata merah yaitu antara lain 5% sebesar 289,992 kg,10% sebesar 2248,822 kg,20% sebesar 1574,782,dan menghasilkan volume rongga udara terhadap campuran (VIM) dengan kadar 5%,10%,20% yaitu antara lain 8,481%,9,444%,8,334%,dan menghasilkan volume pori antara butir agregat (VMA) dengan kadar 5%,10%,20% yaitu antara lain 22,575%,23,390%,22,450%,dan menghasilkan volume pori agregat yang terisi aspal (VFB) dengan kadar 5%,10%,20% yaitu antara lain 62,575%,59,903%,62,897%,dan menghasilkan marshal quotient (QM) dengan kadar 5% sebesar 942 kg/mm,10% sebesar 632 kg/mm,dan 20% sebesar 378%. Untuk mencapai kadar optimum maka campuran serbuk batu bata merah pada aspal beton berkisar antara < 5%

Page 1 of 2 | Total Record : 15