cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 399 Documents
Search results for , issue "Jurnal Teknodik" : 399 Documents clear
Kumpulan Abstrak nFN Tim Editorial Jurnal Teknodik
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.962 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.176

Abstract

PERILAKU AKSES INTERNET MAHASISWA PENDIDIKAN TINGGI JARAK JAUH DI SURAKARTA INTERNET ACCESS BEHAVIOUR OF DISTANT HIGHER EDUCATION STUDENTS IN SURAKARTA  Djoko Rahardjo; Sumardjo; Djuara P. Lubis; Sri HarijatiDepartemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, PPS – IPBdj.rahardjo@ut.ac.id; sumardjo252@gmail.com; djuaralubis@gmail.com; harijati@ut.ac.id (Artikel ini merupakan bagian dari Disertasi:  Rahardjo, D. 2015. Model Akses dan Pemanfaat Internet dalam Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh.  Bogor: Pascasarjana IPB) ABSTRAK:Media internet sudah banyak diterapkan untuk berbagai kepentingan dalam dunia pendidikan. Meskipun media internet sudah dikenal luas, mahasiswa pendidikan tinggi jarak jauh yang tinggal di daerah perdesaan di beberapa wilayah Indonesia masih menghadapi permasalahan dalam mengaksesnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara perilaku mahasiswa dalam mengakses internet dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Perilaku akses internet mencakup tiga komponen utama yaitu kogintif, afektif, dan konatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku akses internet meliputi faktor lingkungan, karakteristik pesan, dan kredibilitas sumber. Penelitian survei ini dilaksanakan di wilayah Surakarta dengan sampel 320 responden. Data dianalisis dengan metode Model Persamaan Struktural. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor lingkungan berpengaruh nyata terhadap perilaku mahasiswa dalam mengakses internet. Ternyata peningkatan akses internet lebih mudah dilakukan dengan peralatan berupa handphone yang lebih murah, namun dibutuhkan pengembangan perangkat lunak yang sesuai dengan peralatan tersebut. Strategi lain yang mendukung peningkatan akses adalah peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menelusur informasi.  Kata kunci: akses internet, pendidikan jarak jauh, perilaku belajar mahasiswa  ABSTRACT:Internet has been widely applied for educational purposes. Although the media is well known, distant higher education students who live in remote or rural areas in Indonesia are still facing problems in accessing it. The purpose of this study is to analyze the relationship between the behavior of the students in accessing the Internet and the factors that influence it. Internet access behavior includes three main components, namely cogintive, affective, and conative components. Factors that influence the behavior include environmental factors, message characteristics, and source credibility. This survey research was conducted in seven districts in Surakarta with a sample of 320 respondents. Data were analyzed in Structural Equation Model method. The result shows that environmental factors significantly affect the behavior of students in accessing the internet. It turns out that the increase in internet access is more easily done with cheaper equipment such as mobile phones, but it is necessary to develop appropriate software for such equipment. Another strategy that supports increased access is improving students’ capability in information searching on the internet. Key words: internet access, distant education, student learning behavior
PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN REMEDIAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA zainul mustofa
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.539 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.329

Abstract

One of the functions of interactive multimedia in education is to support an effective, efficient, enjoyable learning process. The main objective of this study is to know how the impact of interactive multimedia assisted remedial learning in enhancing student’s physics learning achievement. This research is an experimental research with One Group PretestPosttest design. Research subjects consist of 24 students of class XII TKJ Al-Munawwariyyah Vocational School, Malang, East Java. The results showed Interactive multimedia-assisted remedial learning has a moderate impact on student learning achievement and can improve student mastery up to 25%. Through the use of interactive multimedia, most students are helped especially in understanding physics material which they think it is difficult and abstract. Salah satu fungsi dari multimedia interaktif dalam pendidikan adalah untuk menunjang proses pembelajaran yang efektif, efisien, dan menyenangkan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembelajaran remedial berbantuan multimedia interaktif dalam meningkatkan prestasi belajar Fisika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri atas 24 siswa kelas XII TKJ SMK Al-Munawwariyyah, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran remedial berbantuan multimedia interaktif berpengaruh sedang terhadap prestasi belajar siswa dan berhasil meningkatkan ketuntasan siswa sebesar 25%. Melalui multimedia interaktif, sebagian besar siswa merasa terbantu dalam memahami materi pelajaran Fisika yang dianggapnya abstrak dan susah.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TERPADU DALAM PENDIDIKAN KARAKTER Herwina Bahar Herwina Bahar
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.84 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.80

Abstract

diterima: 02 Mei 2013; dikembalikan untuk direvisi: 12 Mei 2013; disetujui: 18 Mei 2013Abstrak: Model pembelajaran menjadi sesuatu yang wajib dilakukan oleh guru, bahkan harus mencari paradigma baru yang bisa membelajarkan peserta didik. Untuk itu, upaya apa saja yang harus dilakukan oleh guru dalam mengembangkan model pembelajaran untuk membentuk pendidikan karakter, perlu dibahas secara mendalam. Tujuan dari penulisan ini mengkaji pelaksanaan proses pembelajaran yang berkembang dan mencari suatu model pembelajaran alternative dan strategis dalam membentuk karakter siswa. Salah satu model pembelajaran yang bisa memberdayakan peserta didik adalah model pembelajaran terpadu. Sebagai suatu aplikasi dari strategi pembelajaran berdasarkan kurikulum terpadu yang bertujuan untuk menciptakan atau membuat proses pembelajaran secara relevan dan bermakna bagi siswa. Pembelajaran ini melibatkan siswa mulai dari merencanakan, mengeksplorasi, dan brain storming dari siswa, sehingga mereka didorong untuk berani bekerja secara kelompok dan belajar dari hasil pengalamannya sendiri. Pendidikan karakter bisa terlaksana atau terinternalisasi dalam proses pembelajaran melalui pengajaran yang memberikan pengetahuan dan informasi sebanyak-banyaknya kepada siswa sesuai dengan pedoman dan petunjuk yang ditetapkan. Guru mendidik dengan memberi tuntunan, petunjuk dan keteladanan yang dapat diterapkan siswa dalam sikap dan prilaku yang baik (akhlakul karimah). Melalui penerapan pendekatan modeling atau uswatun hasanah dengan menegakkan nilai-nilai akhlak, maka pendidikan karakter (characterbased education) dapat terwujud dengan baik.Kata kunci: Pembelajaran terpadu dan pendidikan karakterAbstract: Learning model is one of important considerations to take into account by teachers in order to build new paradigm for students. Therefore, any teachers’ efforts related to learning model in building chacarters, need to be discussed deeper. This study was aimed to analyze learning process that has been implementing and to find alternative and strategic learning models in order to build students’ characters. One of learning models that can be applied is integrated learning model. As part of integrated curriculum, this model creates a relevant and meaningful learning model for students. The process involves students in planning, exploring and brain storming to study in a group-work based on their own experiences. Character education is taught through knowledge and information based on standard guidance.In this model, teacher acts as an educator, role model, a good leader so that the students will have good attitude and behaviour (akhlakul karimah). By applying this role model approach (uswatun hasanah), character-based educationwill be well achieved.Keywords: Integrated learning and character education
KELAYAKAN MODUL PRAKTIK DASAR-DASAR AKUTANSI BERBASIS SPREADSHEET DENGAN PENDEKATAN SIKLUS TRANSAKSI I Made Ariana
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.807 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i2.271

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menguji kelayakan modul praktik dasar-dasar akuntansi berbasis spreadsheet dengan pendekatan siklus transaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development) model Borg & Gall yang difokuskan pada tahap pengujian kelayakan modul. Subjek uji coba adalah kelompok ahli dan pengguna. Data kualitatif dianalisis dengan teknik analisis kualitatif deskriptif, dan data kuantitatif  dianalisis dengan menggunakan teknik analisis persentase yaitu dengan membandingkan jumlah jawaban dalam 1(satu) butir dengan jumlah jawaban ideal dalam 1(satu) butir. Kelayakan modul praktik dasar-dasar akuntansi berbasis spreadsheet dengan pendekatan siklus transaksi ditentukan dengan membandingkan persentase aspek yang diukur dengan skala penilaian kelayakan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) modul  praktik dasar-dasar akuntansi berbasis spreadsheet dengan pendekatan siklus transaksi dikembangkan berdasarkan aplikasi akuntansi berbasis spreadsheet dengan pendekatan siklus transaksi, dan (2) modul  praktik dasar-dasar akuntansi berbasis spreadsheet dengan pendekatan siklus transaksi sangat layak dari aspek isi, penyajian, kegrafikaan, dan kebahasaan. Sebagai tindak lanjut hasil penelitian disarankan untuk menggunakan modul praktik dasar-dasar akuntansi berbasis spreadsheet dengan pendekatan siklus transaksi dalam pembelajaran karena berdasarkan hasil penelitian, modul ini dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Modul ini juga sangat membantu dosen pengampu mata kuliah dan peserta didik dalam pembelajaran praktik dasar-dasar akuntansi.
IDENTIFIKASI KESULITAN CALON GURU TAMAN KANAK-KANAK DALAM MEMPELAJARI MUSIK Marwati Mansyur
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.829 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.553

Abstract

Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran tentang kesulitan mahasiswa calon guru TK dalam mempelajari musik, terutama untuk mengenali bekal mahasiswa belajar musik, mengetahui letak kesulitan mahasiswa dalam belajar musik, mengetahui penguasaan mahasiswa terhadap alat musik, dan mengetahui tinggi rendahnya kreativitas mahasiswa dalam belajar musik. Penelitian menggunakan metode survai, dilaksanakan pada bulan Mei 2005 sampai dengan November 2005 di Program Studi PGTK, Jurusan Pendidikan Anak, FIP, UNJ. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi D-II PGTK yang sedang menempuh mata kuliah Musik. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 40 responden. Hasil penelitian adalah: (1) Bekal belajar musik yang dimiliki mahasiswa masih rendah, ditunjukkan dengan rerata skor tidak lebih dari 2,5; dengan skor tertinggi 4,0. Bekal paling rendah adalah membaca not balok, sedangkan bekal tertinggi adalah bergerak sesuai dengan isi lagu, (2) Membaca not angka merupakan yang paling sulit, sedangkan mahasiswa hampir tidak mengalami kesulitan ketika bergerak sesuai dengan isi lagu, (3)  Alat musik yang paling dikuasai mahasiswa PGTK adalah tamborin, sedangkan yang kurang dikuasai adalah castanyet, dan (4) tingkat kreativitas mahasiswa PGTK belajar musik dalam katagori tinggi, ditunjukkan dengan rerata skore 3,575.
EKSISTENSI RADIO EDUKASI DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Innayah Innayah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.129 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v18i1.112

Abstract

Abstrak:Tujuan kajian ini yaitu untuk mengidentifikasi: 1) perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada dua puluh tahun terakhir di Indonesia; dan 2) pengaruh perkembangan TIK terhadap eksistensi dan operasional siaran radio edukasi. Dalam kajian ini menggunakan motode deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa: a) perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah berhasil mengubah lingkungan penyiaran radio di seluruh dunia, termasuk di Indonesia; 2) model siaran radio yang interaktif semakin populer yaitu siaran radio yang menggunakan teknologi internet, sekaligus menggantikan model siaran analog dan siaran satu arah. Radio Edukasi yang dikelola oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRP) Yogyakarta telah berpengalaman dalam memberikan siaran edukasi dalam format analog dan telah melakukan inovasi dengan membuka streaming pada www.radioedukasi.com.Kata kunci: radio edukasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, radio, analog, dan digital Abstract:The purpose of this paper is to determine: 1) the development of information and communication technologies (ICT) in Indonesia in the last 20 years; and 2) the effect of ICT development to the existency and operational hours of educational radio (radio edukasi). This paper uses descriptive method. The results of the study show: a) The development of information and communications technology has changed the environment of radio broadcasting in the world, including Indonesia; b) The use of internet and interactive model of broadcasting have become more popular in which it has replaced analog and one way model. Radio Edukasi operated by BPMRP Yogyakarta has had many experiences in analog format, and now has done an innovation to provide a streaming service through www.radioedukasi.comKey words: educational radio, information and communication technology, radio, analog, and digital..
EKSPLORASI E-SURVEI: REKONSILIASI PERSYARATAN METODOLOGI DENGAN DAYA JANGKAU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Bambang Indriyanto
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.569 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.135

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengajukan suatu proposisi yang menyatakan bahwa daya jangkau TIK dalam suatu pelaksanaan survai tidak dapat meniadakan prinsip metodologi dari suatu survei. Hal ini bukan dimaksud untuk mengecilkan peran TIK dalam suatu survai. Dalam tulisan ini peran TIK adalah untuk menunjang dua fungsi yaitu pengumpulan data dan analisis data. Kedua fungsi tersebut dapat menunjang efisiensi dalam pelaksanaan suatu survai; kriteria metodologi adalah untuk menjamin efektivitas pencapaian dilaksanakannya suatu survai.Kata kunci: metodologi, TIK, survai, efisiensi dan efektivitas Abstract:The objective of this article is to purpose a proposition stating that the coverage ability of ICT in facilitating a survey shall not negate the methodology adopted from a survey. This does not mean to disparage the role of ICT in a survey. This article, instead, argues that the use of ICT is to facilitate data collection and data analysis. These two functions are intended to enhance the efficiency of survey activities, while methodological criterion is intended to enhance the effectiveness of a survey.Keywords: methodology, ICT, survey, efficiency and effectiveness.
SEPUTAR SERTIFIKASI GURU Sudirman Siahaan; Rr. Martiningsih
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.672 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v12i1.423

Abstract

Kata-kata “Guru berarti digugu dan ditiru” sering kita dengar diungkapkan. Guru dinilai sebagai seseorang yang dapat dipercaya, berdedikasi, dan berjasa bagi kemajuan masyarakat. Oleh karena itu, guru layak ditiru dan dijadikan sebagai panutan. Sebagai guru seharusnya memperlihatkan perilaku yang bisa dipercaya dan diteladani. Sebagai profesional yang berkualitas, guru bukan hanya mampu mentransfer ilmu pengetahuan dan menerapkan sistem tertentu dengan berbagai seluk-beluknya tetapi memiliki kualifikasi yang dipersyaratkan dan secara terus-menerus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam membelajarkan peserta didiknya. Mengingat kualifikasi guru yang bervariasi dan mengacu pada Undang-Undang tentang Guru dan Dosen, Departemen Pendidikan Nasional menetapkan kebijakan di bidang sertifikasi tenaga pendidik di mana salah satu persyaratan untuk mengikutinya adalah memiliki kualifikasi akademik Strata-1 (S-1) atau Diploma IV (D-IV). Melalui tulisan ini, penulis mencoba berbagi pemikiran tentang sertifikasi guru, yang antara lain mencakup konsep sertifikasi, berbagai pendapat/ tanggapan guru, kendala atau kesulitan guru mengkuti kegiatan sertifikasi melalui jalur portofolio, dan saran-saran guru mengenai sertifikasi.
PROFESIONALISME GURU DALAM PENERAPAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF PADA RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL Nyayu Khodijah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1351.723 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui profesionalisme guru dalam penerapan model-model pembelajaran inovatif pada RSBI dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilakukan di SMPN 9 Palembang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penggabungan kualitatif dan kuantitatif, sedangkan metode penelitiannya adalah metode deskriptif. Responden penelitiannya meliputi wakil kepala sekolah, kaur kurikulum, dan para guru. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan wawancara, angket, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) profesionalisme guru dalam penerapan model-model pembelajaran inovatif masih belum sesuai harapan. Hal ini terlihat baik dari aspek pengetahuan maupun keterampilan sebagian guru yang masih rendah dalam menerapkan model-model pembelajaran inovatif, dan 2) ada dua faktor yang mempengaruhi penerapan model-model pembelajaran inovatif, yaitu rendahnya kualitas pelatihan/workshop yang diikuti dan rendahnya komitmen dan motivasi guru untuk menerapkan model-model pembelajaran inovatif. Karenanya, direkomendasikan pada pemerintah agar pemerintah meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan/workshop bagi guru dan melakukan upaya upaya nyata dalam meningkatkan komitmen dan motivasi guru untuk menerapkannya.
UJICOBA KELAYAKAN PROGRAM MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS PARAGRAF Sri Hapsari Wijayanti; Maria Triwarmiyati; Heru Prasadja
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.175 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i3.167

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan mengujicobakan kelayakan CD multimedia yang berjudul “Meningkatkan Kemampuan Menulis Paragraf” untuk mahasiswa perguruan tinggi. Ujicoba kelayakan ini mencakup pemahaman mengenai konsep paragraf, proses penulisan, dan kualitas desain multimedia. Responden penelitian ini adalah lima belas mahasiswa Fakultas Ekonomi, Unika Atma Jaya. Data dikumpulkan dengan cara observasai, pengisian kuesioner, dan diskusi kelompok berfokus (FGD). Data dianalisa secara deskriptif kualitatif. Dari ujicoba ini ditemukan bahwa setelah belajar dengan alat bantu multimedia, responden lebih memahami bagaimana menulis paragraf secara efektif. Namun demikian, mereka masih perlu berlatih menggunakan transisi pengait antarkalimat yang menghubungkan satu gagasan dengan gagasan berikutnya. Responden juga mendapat pengalaman baru dan menyenangkan sebagai teman sejawat di antara mereka yang dapat saling memberikan koreksi dan umpan balik. Dalam hal desain, ditemukan bahwa jenis huruf, warna teks, waktu perpindahan antarslide, serta musik pengiring dalam CD multimedia ini perlu direvisi.Kata kunci: multimedia, paragraf, teman sejawat, koreksi, umpan balikAbstract:This study aims to carry out a feasibility trial of multimedia-based learning content “Improving Paragraph Writing Competency” for university students. The feasibility includes the understanding on the concept of paragraph, writing process, and the multimedia design quality. Respondents of this study were fifteen students at Faculty of Economics, Atma Jaya Catholic University. The data were collected through observation, questionnaire, as well as focus group discussion, and they were analyzed by using qualitative descriptive method. This study found that after studying by multimedia-based learning content, respondents understood more on how to write effective paragraph. However, they still just need some exercises on how to use transition words to connect one idea in a sentence to another idea in the following sentence. The students also had a new and interesting experience in which they became peers and gave each other correction as well as feedback. Regarding to the design, the multimedia-based learning content still need some improvement in terms of letter type, text color, transition-slide timing, and background music.Keywords: multimedia, paragraph, peers, correction, feedback

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue