cover
Contact Name
Alex Rikki, S.Kom.,M.Kom
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
alexrikisinaga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan - Sumatera Utara Telp : (061) 66455670
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI)
ISSN : 25027786     EISSN : 25977156     DOI : https://doi.org/10.2411/jipiki
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) (p-ISSN : 2502-7786 ) (e-ISSN : 2597-7156) is a national, peer-reviewed journal. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects of the medical record and health information. It is aimed at all medical record and health information practitioners and researchers and those who manage and deliver medical record and health information services and systems. It will also be of interest to anyone involved in health information management, health information system, and health information technology.
Articles 241 Documents
TINJAUAN KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN CATATAN MEDIS PADA BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TERHADAP KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT UMUM IPI MEDAN TAHUN 2018 Fitriyani Lubis; Khairina Rizki
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.52

Abstract

Menurut Permenkes 2008, Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien dan dapat di pergunakan untuk persyaratan klaim BPJS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi ketidaklengkapan pengisian catatan medis terhadap klaim BPJS. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriftip kualitatif dengan metode wawancara, observasi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum IPI Medan pada bulan Mei-Juni 2017. Populasi dari penelitian ini berjumlah 1 orang petugas dan 11 berkas rekam medis pasien penderita diabetes melitus, dengan sampel 1 orang petugas dan 11 berkas rekam medis pasien penderita diabetes mellitus. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah analisa data secara deskriptif. Hasil penelitian dari 11 berkas rekam medis rawat inap pasien penderita diabetes melitus memiliki Angka Ketidaklengkapan yang berjumlah lengkap 8 (72,8%) berkas dan tidak lengkap 3 (27,2%) berkas yang terdiri dari hasil LAB, laporan operasi, daftar pemberian obat. Saran Penulis kepada bagian instalasi unit rekam medis Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia untuk saling bekerjasama dalam melengkapi berkas khusunya pada catatan medis berkas Rekam Medis pasien penderita Diabetes Melitus agar prosedur dalam klaim BPJS dilaksanakan dengan lancar dan tidak terkendala.
FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUANG PENYIMPANAN RSU MITRA SEJATI MEDAN Valentina; Srika Br Sebayang
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.53

Abstract

Dokumen rekam medis merupakan alat untuk merekam mencatat terjadinya transaksi pelayanan sehingga harus dijaga keamanan dan kerahasiaannya dari bahaya kerusakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan. Penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi adalah seluruh dokumen rekam medis yang ada di ruang Penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan dan sampelnya diambil secara simple random sampling yang berjumlah 96 berkas. Data diperoleh dari hasil observasi menggunakan kuesioner dan pengukuran. Analisis data dilakukan secara univariat. Dari hasil penelitian diperoleh kerusakan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan sebesar 41,6%. Faktor intrinsik yang meliputi kualitas kertas, tinta dan perekat bukan penyebab kerusakan pada dokumen rekam medis. Faktor ekstrinsik yaitu atap yang bocor, ada rembesan air di dinding, kabel listrik tidak tersusun rapi, sinar matahari langsung jatuh di permukaan dokumen, kelembaban udara, suhu, jamur dan debu dapat menjadi penyebab kerusakan pada dokumen rekam medis di ruang penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan. Disarankan kepada pihak RSU Mitra Sejati agar dapat menambah fasilitas di ruang penyimpanan seperti penggunaan tirai, blower, AC dan memperbaiki atap dan rembesan air di dinding.
ANALISIS SISTEM PELEPASAN INFORMASI REKAM MEDIS DALAM MENJAMIN ASPEK HUKUM KERAHASIAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2018 Erlindai Purba; Tania Yulita
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.54

Abstract

Sarana pelayanan kesehatan bertanggung jawab untuk melindungi informasi kesehatan yang terdapat di dalam rekam medis terhadap kemungkinan hilang, rusak, pemalsuan dan akses yang tidak sah. Secara keseluruhan, keamanan (security), privasi (privacy), kerahasiaan (confidentiality) dan keselamatan (safety) adalah perangkat yang membentengi informasi dalam rekam medis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu Direktur Rumah Sakit, Kepala Rekam Medis Rumah Sakit dan Petugas Penyimpanan Rumah Sakit. Analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan juga narasi dari hasil wawancara yang dilakukan. Dan dari hasil penelitian yang dilakukan di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan sudah optimal dan sudah melaksanakan SOP. Bagi instansi rumah sakit agar dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi pasien di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan, sebaiknya untuk pencatatan peminjaman atau untuk melakukan pelepasan informasi untuk pihak ke-3 dalam mendokumentasikan sebaiknya rumah sakit imelda medan menggunakan pendokumentasian terkomputerisasi agar lebih aman dan mudah untuk perhitungan data, pendokumentasian bertujuan sebagai bentuk bukti apabila terjadi tuntutan kelak.
TINJAUAN KEBUTUHAN RAK PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS UNTUK 5 TAHUN KEDEPAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2018 Siti Permata Sari Lubis; Junida Handayani
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.55

Abstract

Rak penyimpanan merupakan salah satu peralatan yang berada di rumah sakit yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpanan dokumen rekam medis, dengan tersedianya rak penyimpanan rekam medis yang sesuai dengan kapasitas penyimpanan dokumen rekam medis maka tidak akan terjadi penumpukan pada dokumen rekam medis. Maka dari itu peneliti bertujuan untuk mengetahui kebutuhan rak penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan maupun rawat jalan untuk 5 tahun kedepan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriftif, metode yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain dengan observasi langsung dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah rak penyimpanan dokumen rekam medis rawat jalan dan rawat inap, dan objek dalam penelitian ini adalah berkas rekam medis rawat jalan dan rawat inap.Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa jumlah rak yang tersedia di RSU IPI Medan masih kekurangan rak untuk penyimpanan berkas rekam medis pasien baik rawat inap maupun rawat jalan.
ANALISIS DESAIN FORMULIR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI MEDAN TAHUN 2018 Ary Syahputra Wiguna; Siti Soraya Matondang
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.56

Abstract

Formulir RM1 memiliki fungsi sangat utama yaitu mengetahui jenis pelayanan apa saja yang diberikan kepada pasien selama dirawat di unit pelayanan dari awal masuk hingga keluar rumah sakit. Oleh karena itu merupakan salah satu lembar rekam medis yang diabadikan, sehingga bahan yang digunakan harus diperhatikan dan butir data yang ada harus diisi selengkap mungkin. Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada bulan November 2017 terhadap 1 DRM , diketahui bahwa belum pernah dilakukan adanya revisi terhadap formulir ringkaan masuk dan keluar. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisa desain formulir ringkasan masuk dan keluar di rumah sakit umum madani medan tahun 2018.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Objek dari peneliti ini adalah forrmulir ringkasan masuk dan keluar di rumah sakit umum madani medan. Subjek dari penelitian ini adalah petugas TPPRI, dokter, dan perawat.instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan check list. Cara pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara.
ANALISA KEBUTUHAN RAK PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI MEDAN Zulham Andi Ritonga; Nur Aisah Ritonga
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.57

Abstract

Rak penyimpanan merupakan salah satu peralatan rumah sakit yang berfungsi menyimpan dokumen rekam medis, dengan tersedianya rak penyimpanan dokumen rekam medis yang sesuai dengan kapasitas penyimpanan dokumen rekam medis maka tidak akan terjadi penumpukan dokumen di Lantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkiraan kebutuhan rak penyimpanan dokumen rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Umum Madani Medan Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan memaparkan hasil penelitian apa adanya dan membandingkan dengan teori yang kemudian diambil kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2017-Januari 2018 di Rumah Sakit Umum Madani Medan. Populasi dan sampel yang digunakan adalah rak penyimpanan dan dokumen rekam medis rawat jalan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Madani Medan dari tahun 2014 – 2016 sebanyak 52.439. Jumlah rak penyimpanan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Umum Madani Medan sebanyak 7 rak. Jika saat ini rumah sakit memiliki 7 rak file, maka rumah sakit perlu menyediakan 4 rak file lagi agar kebutuhan rak dapat tercukupi dan dapat menampung semua berkas rekam medis pasien secara sistematis dan tidak menyulitkan petugas dalam proses penyimpanan dan pencarian berkas rekam medis pasien.
PELEPASAN INFORMASI REKAM MEDIS KEPADA PIHAK KETIGA DI RUMAH SAKIT MITRA MEDIKA Suheri Parulian Gultom; Sisca Anggraini
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.58

Abstract

Sarana pelayanan kesehatan bertanggung jawab untuk melindungi informasi kesehatan yang terdapat didalam rekam medis terhadap kemungkinan hilang, rusak, pemalsuan dan akses yang tidak sah. Secara keseluruhan, keamanan (security), privasi (privacy), kerahasian (confidentiality) dankeselamatan (safety) adalah perangkat yang membentengi informasi dalam rekam medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelepasan informasi rekam medis di Rumah Sakit Mitra Medika Medan. Jenis penelitian berupa deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi penelitian ini adalah pelepasan informasi rekam medis dalam menjamin kepada pihak ketiga, sampel penelitian 20 permintaan visum. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan cara teknik nonprobability. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Data permintaan visum kepolisian/pengadilan pada bulan Oktober 2017 – Januari 2018 di Rumah Sakit Mitra Medika Medan berjumlah 20 permintaan dengan persentase (25%). Sedangkan penggunaan informasi untuk penelitian sebanyak 10 permintaan dengan persentase (50%). Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam proses pelepasan informasi medis pasien Rumah Sakit Mitra Medika Medan adalah Diklat, Sub Bag Rekam Medis, Dokter/Tenaga Medis dan petugas ruangan.Sebaiknya diadakan sosialisasi tentang prosedur tetap mengenai pelepasan informasi medis pasien kepada petugas rekam medis ataupun pihak yang terlibat dalam pelepasan informasi medis pasien.
HUBUNGAN PEMBERIAN PENGHARGAAN (REWARD) DENGAN KINERJA PETUGAS REKAM MEDIS DI RSUP H.ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2017 Marta Simanjuntak; Dewi Octaviana Caisara
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i1.59

Abstract

Kinerja petugas rekam medis adalah suatu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh petugas dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Dalam mencapai kinerja yang maksimal diperlukan sistem reward sebagai dorongan atau motivasi seseorang dalam bekerja. Reward adalah insentif positif yang berupa penghargaan, anugerah, dan imbalan akibat hasil kerja yang baik yang dilakukan karyawan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas rekam medis di unit rekam medis Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan ,sampel diambil menggunakan teknik total sampling berjumlah 84 petugas. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan chi squaredengan tingkat signifikan P-value <0,032, bahwa ada hubungan reward dengan kinerja. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sistem penghargaan di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan biasanya disebut rumenerasi, dan hanya diberikan kepada pegawai PNS. Dan dari hasil pengolahan data didapat hasil bahwa petugas yang mendapatkan penghargaan berupa upah atau remunerasi dengan kinerja yang baik 44 orang (52,4%), dan petugas yang tidak mendapatkan penghargaan sebanyak 40 orang (47,6. Disarankan kepada direktur agar memberi penghargaan secara adil dan merata sesuai dengan kinerja petugas.
ANALISIS SISTEM PELEPASAN INFORMASI REKAM MEDIS DALAM MENJAMIN ASPEK HUKUM KERAHASIAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2018 Terry Noviar Panggabean; Elisa Sianipar
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 2 (2018): Vol. 3 No. 2 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i2.60

Abstract

Akreditasi rumah sakit adalah pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri.Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) adalah lembaga independen pelaksanan akreditasi rumah sakit.RS Sufina Aziz Medan sedang mempersiapkan akreditasi 2012, berdasarkan survey awal peneliti mengetahui ketidakamanan ruangan rekam medis salah satunya dengan tidak adanya pintu pembatas diruangan rekam medis untuk menjaga keamanan informasi pasien sehingga tidak sesuai dengan standar MKI 11.Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Sufina Azis Medan pada bulan Juni tahun 2016 dengan jenis deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas rekam medis sebanyak 9 orang. Data dikumpulkan dengan caraobservasi dan angket. Hasil dari persentase menunjukkan bahwa minoritas responden yang melaksanakan akreditasi versi 2012 pada MKI 11 sebanyak 3 orang (33,3%) dan mayorits responden yang melaksanakan akreditasi versi 2012 pada MKI 11 kategori cukup baik sebanyak 6 orang (66,7%). Dari hasil penelitian ini disarankan agar dapat meningkatkan kualitas pengetahuan mengenai keamanan informasi pasien dan integritas data dijaga dirumah sakit. Sehingga dapat terlaksananya penyelenggaraan akreditasi sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh tim kars (komite akreditasi rumah sakit).
ANALISIS KELENGKAPAN INFORMED CONSENT PASIEN PRA OPERASI KATARAK DI RS. KHUSUS MATA SMEC MEDAN TAHUN 2018 Esraida Simanjuntak; Sara Agatha Wismona
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 3 No. 2 (2018): Vol. 3 No. 2 Tahun 2018
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v3i2.61

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang mempengarui kejelasan informasi medis yang akan diterima oleh pasien pra operasi katarak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif penelitian yang hanya menggambarkan keadaan objek, tidak ada maksud untuk menggeneralisasi hasilnya. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2018 di RS. Khusus Mata SMEC Medan Tahun 2018. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti mengambil populasi sebanyak 55 berkas. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RS. Khusus Mata SMEC Medan pemberian informasi medis dilakukan sepenuhnya oleh petugas yang berwenang. Tetapi dalam pemberian informasi medis beberapa petugas tidak menjelaskan secara keseluruhan seperti hanya memberikan 9 informasi medis dari 11 informasi medis yang seharusnya diberikan kepada pasien. Kesimpulannya adalah kelengkapan pengisian lembar informed consent pada berkas rekam medis di RS. Khusus Mata SMEC sesuai dengan hasil penelitian yaitu sebanyak 58% yang lengkap, dan yang tidak lengkap sebanyak 42%. Sebaiknya petugas dapat memberikan informasi sesuai dengan SOP yang telah di tetapkan oleh RS. Khusus Mata SMEC Medan agar para pasien akan lebih mendapatkan kejelasan informasi medis yang mereka perlukan.

Page 6 of 25 | Total Record : 241


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 3 No. 2 (2018): Vol. 3 No. 2 Tahun 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Vol. 1 No. 1 Tahun 2016 Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari More Issue