cover
Contact Name
Alex Rikki, S.Kom.,M.Kom
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
alexrikisinaga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan - Sumatera Utara Telp : (061) 66455670
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI)
ISSN : 25027786     EISSN : 25977156     DOI : https://doi.org/10.2411/jipiki
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) (p-ISSN : 2502-7786 ) (e-ISSN : 2597-7156) is a national, peer-reviewed journal. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects of the medical record and health information. It is aimed at all medical record and health information practitioners and researchers and those who manage and deliver medical record and health information services and systems. It will also be of interest to anyone involved in health information management, health information system, and health information technology.
Articles 241 Documents
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN BPJS KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI INSTALASI RAWAT INAP KELAS II DI RSU IMELDA MEDAN Ary Syahputra Wiguna
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan BPJS Kesehatan meliputi kinerja yang menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan, tidak saja yang dapat menimbulkan kepuasan bagi pasien tetapi juga sesuai dengan standar dan kode etik profesi yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan BPJS Kesehatan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Inap Kelas II Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien peserta BPJS Kesehatan yang dirawat di Instalasi Rawat Inap Kelas II Rumah Sakit Umum Imelda Medan. Sampel diambil menggunakan teknik Accidental sampling sejumlah 70 pasien. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan p Value ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,5% menyatakan kurang puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan di instalasi rawat inap kelas II Rumah Sakit Umum Imelda Medan.Hasil uji statistik Chi Square menyatakan ada hubungan antara kehandalan (p=0,007),empati (p=0.000), daya tanggap (p=0,019) dengan kepuasan pasien. Variabel yang tidak memiliki hubungan yaitu Jaminan (p=0,248), dan bukti fisik (p=0,257) . Disarankan kepada bagi BPJS Kesehatan di instalasi rawat inap kelas II rumah sakit umum imelda pekerja indonesia medan untuk memperbaiki mutu sistem pelayanan Kesehatan, memperbaiki mutu kehadalan, empaty dan daya tanggap.
GAMBARAN PENGETAHUAN PESERTA BPJS TERHADAP ALUR PELAYANAN RAWAT JALAN DI RSU. IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN PERIODE NOVEMBER-JANUARI TAHUN 2017 Erlindai Purba
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan. BPJS Kesehatan ini merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program kesehatan. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data primer yang dilakukan dengan pengisian lembar kuesioner oleh responden. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta BPJS Kesehatan atau keluarga peserta BPJS Kesehatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bsgaimana tingkat pengetahuan peserta BPJS Kesehatan terhadap alur pelayanan rawat jalan di RSU. Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2017. Lokasi Penelitian dilakukan di RSU. Imelda Pekerja Indonesia Medan. Waktu penelitian dilakukan dari periode November-Januari Tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan kategori berumur 21-25 tahun sebanyak 15 orang (42,9 %), minoritas berumur 31-35 orang (17,1%). Berdasarkan Pendidikan terakhir mayoritas responden yaitu tamatan SMA sebanyak 16 orang (45,8%). Minoritasnya yaitu tamatan sd sebanyak 2 orang (5,7%). Berdasarkan pekerjaan mayoritas responden yang bekerja sebanyak 24 orang (68,6%) dan minoritas responden yang tidak bekerja sebanyak 11 orang (31,4%). Berdasarkan sumber informasi mayoritas responden memperoleh informasi dari media cetak sebanyak 14 orang (40%), dan minoritas responden memperoleh informasi dari media massa sebanyak 10 orang (28,6%). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan kategori baik sebanyak 26 responden (74,2%) dan minoritas responden dengan kategori kurang baik berjumlah 9 orang (25,8%). Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan tingkat pengetahuan peserta BPJS terhadap Alur pelayanan rawat jalan sangat baik.
TINJAUAN KETIDAKLENGKAPAN PENULISAN RESUME MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN TAHUN 2016 Fitriyani Lubis
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaklengkapan berkas resume medis merupakan masalah yang sangat penting karena dapat berpengaruh terhadap proses pelayanan yang dilakukan oleh petugas medis dan mempengaruhi kualitas dari mutu pelayanan suatu Rumah Sakit. Berdasarkan survey awal bahwa ditemukan banyaknya data berkas resume medis triwulan pertama yang tidaklengkap, kasus yang ditemukan yaitu tidak terisinya identitas pasien dan catatan dokter secara tidaklengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan ketidaklengkapan resume medis pasien rawat inap. Metode: Jenis dan rancangan penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah 50 berkas resume medis pasien rawat inap. Metode pengumpulan data dengan observasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji validitas dan realibitas, dan analisis. Hasil dan pembahasan: Dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa menurut mayoritas tingkat mutu pelayanan dalam kategori tidak baik 6 orang, dan minoritas dalam kategori baik 3 orang, dan menurut responden mayoritas berkas resume medis tidaklengkap 6 orang, dan minoritas dalam kategori lengkap 3 orang. Sedangkan ketidaklengkapan berkas rekam medis diperoleh untuk hasil Identitas Pasien 6 berkas, Nomor Rekam Medis 7 berkas, Anamnesa 17 berkas, Diagosa 24 berkas, dan Tanda Tangan dokter 15 berkas. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh ketidaklengkapan berkas resume medis pasien rawat inap dengan mutu pelayanan. Diharapkan kepada pegawai Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan agar dapat meningkatkan kesadaran dan kedisplinan petugas yang bertanggung jawab dalam pengisian berkas resume medis, dan rumah sakit dapat mempertahankan kelengkapan berkas resume medis untuk pelayanan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS TERHADAP PROSEDUR PENYUSUTAN DAN PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSU IMELDA PEKERJA IMELDA MEDAN TAHUN 2016 Marta Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusutan dan Pemusnahan serta masa penyimpanan berkas rekam medis merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit dengan tujuan mengurangi penumpukan berkas rekam medis dalam suatu ruangan penyimpanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan petugas rekam medis berdasarkan dari segi pendidikan, usia, dan masa kerja. Selain itu untuk mengetahui prosedur penyusutan berkas rekam medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan total sampling yaitu seluruh petugas di unut Rekam Medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Di mana populasi yang di ambil adalah semua petugas rekam medis di RSU IPI Medan sebanyak 26 oarang. Dengan sampel yang digunakan peneliti dengan cara mengambil seluruh sampel dari seluruh petugas rekam medis yang bekerja di RSU IPI Medaan Tahun 2016. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti terhadap 26 responden bahwa mayoritas pengetahuan petugas rekam medis berdasarkan karakteristik mengenai pengetahuan petugas rekam medis terhadap prosedur penyusutan dan pemusnahan berkas rekam medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2016 dapat disimpulkan bahwa berpengetahuan kurang sebanyak 10 orang (38%), dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 6 orang (23%). Dari hasil peneliti di atas peneliti menyimpulkan bahwa Prosedur penyusutan dan pemusnahan berkas rekam medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan sudah baik, akan tetapi tingkat pengetahuan petugas rekam medis masih kurang, karena petugas rekam medis masih banyak berpendidikan SMA. Saran peneliti terhap petugas rekam medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan yaitu memberikan arahan dan pelatihan tentang rekam medis bagi petugas yang berpendidikan SMA.
HUBUNGAN DISIPLIN PETUGAS REKAM MEDIS DENGAN PELAYANAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2016 Siti Permata Sari Lubis
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan rawat jalan merupakan satu dari area pelayanan kesehatan yang sedang berkembang pesat. Ketika rawat jalan pertama kali disediakan oleh rumah sakit, Disiplin petugas rekam medis adalah pelatihan pikiran dan sikap untuk menghasilkan pengendalian diri untuk menaati peraturan yang berlaku bagi setiap petugas rekam medis untuk menjalankan tugas rekam medis sesuai kelompok kerja agar kegiatan rekam medis berjalan baik Untuk mencapai disiplin petugas rekam medis RSU Imelda pekerja Indonesia medan metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas rekam medis di unit rekam medis RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan sampel diambil menggunakan teknik total sampling berjumlah 15 petugas. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner data dianalisis dengan menggunakan uji statistik chi squar dengan tingkat kemaknaan P- value ≤ 0,020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 ( 83,3%) menyatakan tidak disiplin dan tidak baik, dan yang menyatakan baik dan tidak disiplin sebanyak 2 orang (22,2%), dan yang menyatakan disiplin tidak baik 1 orang (16,7%) dan yang menyatakan disiplin baik 7 orang (77,8%). Disarankan kepada petugas agar terlebih disiplin dalam melakukan pelayanan berkas rekam medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan.
TINJAUAN LAMA WAKTU PENDISTRIBUSIAN REKAM MEDIS PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSU IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2016 Valentina
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan sistem rekam medis yang baik, salah satunya dinilai dari sistem pendistribusian berkas rekam medis. Pendistribusian berkas rekam medis yang baik adalah pendistribusian berkas rekam medis yang cepat, tepat dan efisien. Pendistribusian berkas rekam medis dapat mendukung pelayanan kesehatan yang bermutu, khususnya pelayanan rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan lama waktu pendistribusian rekam medis dan penyebab keterlambatan berkas rekam medis sampai ke unit pelayanan yang dituju. Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh rekam medis yang digunakan di unit rawat jalan dihitung dari rata-rata rekam medis pasien rawat jalan yang datang dalam sehari selama 1 minggu yaitu 265 rekam medis dan seluruh petugas rekam medis di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan yaitu 33 orang. Sampel diambil secara accidental sampling, berjumlah 73 rekam medis dan 33 orang petugas rekam medis. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan pengukuran. Analisis data meliputi analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33 berkas rekam medis (34,25%) telah memenuhi standar ≤ 10 menit, dan 48 berkas rekam medis (65,75%) belum memenuhi standar pelayanan minimal (> 10 menit), dengan rata-rata lama waktu pendistribusian 12,30 menit. Disarankan kepada RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan untuk menambah petugas rekam medis khususnya bagian pendistribusian, melakukan pembagian tempat penyimpanan rekam medis rawat inap dan rawat jalan dan menggunakan rekam medis bebasis elektronik.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN BPJS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM BANGKATAN BINJAI Suheri Parulian Gultom; Sisca Anggraini
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan adalah keseluruhan karakteristik jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan konsumen, dan BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan, serta kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan BPJS Kesehatan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bangkatan Binjai. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Analitik. Variabel independen adalah mutu pelayanan BPJS Kesehatan dan variabel dependen adalah kepuasan pasien. Sampel yang diambil menggunakan Rumus Slovin didapatkan 33 pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bangkatan Binjai. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 28 responden (84,8%) menyatakan mutu pelayanan BPJS Kesehatan baik, dan pada kepuasan pasien sebanyak 32 responden (97,0%) menyatakan puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan. Hasil uji statistik Chi Square menyatakan ada hubungan antara mutu pelayanan BPJS Kesehatan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bangkatan Binjai (pValue = 0,000). Implikasi hasil penelitian menunjukkan mutu pelayanan BPJS Kesehatan memiliki peranan penting dalam memengaruhi kepuasan pasien.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM BPJS DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Esraida Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan BPJS kesehatan mengalami berbagai kendala. Adapun kendala yang sering terjadi misalnya pasien yang baru membuat kartu BPJS Kesehatan yaitu persyaratan yang belum dilampirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala pelaksanaan program BPJS di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (RSU IPI) Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 16 responden 100% menjawab sudah dilaksanakan program BPJS tetapi masih ada kendala, 100% menjawab kendala pelaksanaan program BPJS di penerimaan pasien BPJS yaitu jaringan pada finger print dan ketidaklengkapan persyaratan berobat, 100% menjawab kendala pelaksanaan program BPJS di pengolahan RM pasien BPJS yaitu tidak lengkapnya tanda tangan dokter, pemeriksaan penunjang medis tidak lengkap, 100% menjawab kendala pelaksanaan program BPJS di pendanaan yaitu pasien denda karena menunggak iuran BPJS, ketidaktepatan coding oleh coder dengan tarif INA CBG’s, ketidaktepatan coding dengan pemeriksaan penunjang. Kesimpulannya adalah kendala pelaksanaan program BPJS di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (RSU IPI) Medan yaitu jaringan finger print, ketidaklengkapan persyaratan berobat, tidak lengkapnya tanda tangan dokter, pemeriksaan penunjang medis tidak lengkap, pasien denda, ketidaktepatan coding oleh coder dengan tarif INA CBG’s, ketidaktepatan coding dengan pemeriksaan penunjang.
ANALISIS KOMPETENSI PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PENCAPAIAN KINERJA RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Parmen Silalahi; Anisa Debora Marbun
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis merupakan salah satu bukti tertulis tentang proses pelayanan yang berisi tentang data klinis pasien selama proses diagnosis dan pengobatan .pengelolaan rekam medis dirumah sakit adalah untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya mencapai tujuan rumah sakit, yaitu peningkatan mutu pelayanan kesehatan dirumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan kinerja petugas pengelola data rekam medis diruang penyimpanan Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia . Metode penelitian adalah seluruh petugas rekam medis dengan sampel 30 responden. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis kompetensi petugas rekam medis dalam pencapaian kinerja berdasarkan pendidikan sebagian tingkat lanjut rekam medis sebanyak 18 orang (60,0%). petugas RS Imelda Medan sebagian adalah Amd.RMIK Rekam Medis sebanyak 8 orang (26,7 %). petugas RS Imelda Medan sebagian adalah Sarjana 4 orang (13,3%). Masa Kerja petugas RS Imelda Medan sebagian adalah pegawai 0-2 tahun 26 orang (86,7%).Masa Kerja petugas RS Imelda Medan sebagian adalah pegawai 3-5 tahun 3 orang (10,0%) dan responden dengan masa kerja pegawai >5 tahun sebanyak 1 orang (3,3%).sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja petugas rekam medis yang terdiri dari motivasi,kompetensi diketahui sebanyak 10 petugas ( 33,3%) mempunyai kinerja yang baik sedangkan sebanyak 3 petugas (10,0%) mempunyai kinerja yang kurang baik.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN INFORMED CONSENT DI RUMAH SAKIT KESREM BINJAI TAHUN 2017 Ali Sabela Hasibuan; Yawi Sasmita Dewi Hasibuan
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informed consent adalah persetujuan yang diberikan kepada pasein atau keluarga atas dasar penjelasan mengenai tindakana medik/ operasi yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut dan informed consent harus lengkap. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian informed consent ini dilakukan penelitian di Rumah Sakit Kesrem Binjai. Jenis penelitian ini metode deskriptif yaitu penelitian yang hasilnya mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan yang diperoleh dari penelitian. Dari hasil penelitian di Rumah Sakit Kesrem Binjai diperoleh: 1) faktor perlu yang mempengaruhi tidak lengkapnya informed consent yaitu mayoritas perawat memiliki pengetahuan dan dapat mengisi informed consent tidak lengkap sebesar 12 (80.0%) orang, sedangkan perawat yang memiliki pengetahuan baik dan dapat mengisi informed consent lengkap sebesar 9 (60.0%) orang, 2) kurang jelasnya prosedur pengisian informed consent, 3) ada beberapa item yang berada di lembar informed consent tidak terisi. Adapun saran penulis adalah: 1) mengadakan pelatihan/sosialisasi tentang pentingnya informed consent kepada petugas terkait agar meningkatnya pengetahuan petugas, 2) prosedur pengisian informed consent direvisi agar tidak ada pihak terkait yang dirugikan, 3) diharapkan kepada seluruh petugas agar melengkapi format informed consent sesuai dengan SPM yang berlaku.

Page 4 of 25 | Total Record : 241


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 3 No. 2 (2018): Vol. 3 No. 2 Tahun 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Vol. 1 No. 1 Tahun 2016 Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari More Issue