cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
agriprimatech@gmail.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agriprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agriprimatech
ISSN : -     EISSN : 26216566     DOI : 10.34012
Agriprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan manajemen penjualan pasca panen yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang sosial dan budaya masyarakat pertanian, manajemen pemasaran, manajemen hasil pertanian, evaluasi pertanian secara berkelanjutan. Agriprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech" : 12 Documents clear
PERSEPSI PETANI TERHADAP BENIH KELAPA SAWIT BERSERTIFIKAT DAN NONBERSERTIFIKAT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat, menganalisis tahapan proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih bersertifikat dan non sertifikat, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini dianalisis dengan bantuan 100 responden. Analisis persepsi dilakukan dengan menggunakan teknik scoring dan dianalisis dengan menggunakan rata-rata skor dan perceptual mapping dengan grafik jaring laba-laba. Nilai rata-rata total persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat adalah 3,55 dan masuk kedalam kategori baik sedangkan untuk benih kelapa sawit nonsertifikat skor rata-rata total persepsi petani ada;ah 2,34 dan termasuk kategori kurang baik
ANALISIS PENGARUH BIAYA PEMUPUKAN TANAMAN DAN BIAYA PANEN TERHADAP PENDAPATAN PETANI Saprida
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1702

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh biaya pemupukan tanaman terhadap pendapatan petani, dan Untuk mengetahui pengaruh biaya panen terhadap pendapatan petani. Pengambilan sampel dilakukan kepada petani kelapa sawit dengan sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis yang dilakukan adalah dengan metode analisis regresi linear berganda, pengelolahan data dibantu oleh sofware (SPSS) Versi 25. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2020.Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1). Usia yang paling banyak memiliki kebun kepala sawit yaitu usia 41-50 tahun, 2). Jenis kelamin yang paling dominan yaitu laki-laki sebesar 73%, 3). Petani juga mulai bertani >6 tahun sebesar 62%, 4). Dan luas lahan yang di miliki petani kelapa sawit rakyat yaitu sebesar 4 - 6 ha sebanyak 63%, 5). Status lahan yang dikelola petani kelapa sawit adalah lahan sewa sebayak 51%.
ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN MINYAK GORENG KEMASAN BIMOLI (STUDI KASUS : PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA KECAMATAN MEDAN BARU) Tarigan, Gian Franko Jola
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen minyak goreng kemasan bermerek Bimoli. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik angket (kuisioner) dan wawancara. Bagian pertama berkaitan dengan karakteristik responden yaitu, berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai karakteristik pembelian responden minyak goreng Bimoli. Kedua Kepuasan Responden, dan bagian yang terakhir yaitu Kriteria Loyalitas Responden dengan metode penelitian ada 3 yaitu menggunakan Microsoft Excel, Importance Performance Analysis (IPA), Customer Satisfaction Index (CSI) . Atribut-atribut yang memuaskan konsumen akan produk minyak goreng kemasan bermerek Bimoli. Metode analisis IPA minyak goreng Bimoli adalah terbagi 4 kuadaran yaitu kuadran l atribut yang perlu yang diperhatikan yaitu cepat panas. Atribut yang berada di kuadran II yaitu ada merek,aroma,kejernihan,informasi gizi, dan jaminan halal. Kuadran III ada kemasan menarik,prestise,variasi ukuran produk,layanan informasi,banyak digunakan orang,iklan, promosi, dan kemudahan di dapat. Di kuadran IV ada tidak berbusa saat dipakai,kemampuan membuat renyah,cepat tiris,hargai sesuai kualitas. Metode analisis CSI terbagi 5 tingkatan kriteria yaitu price buyer, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand, committed buyer.
65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS Marbun, Jhonson
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1704

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagori Tigaras dan Nagori Buttu Bayu Panei Raja Kecamatan Dolok Pardamean yang dalam penelitian ini dibagi menjadi dua objek wisata penelitian yaitu objek wisata alam dan objek wisata buatan. Untuk Objek wisata alam sendiri yaitu dilakukan di objek wisata Pantai Garoga, Pantai Paris, dan Pantai Raya, kemudian untuk objek wisata buatan yaitu penelitian dilakukan di Bukit Indah Simarjarunjung dan Monumen KM Sinar Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi pengeluaran wisatawan, proporsi pengeluaran terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas, penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata serta kepuasan wisatawan diobjek wisata.Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pengeluaran wisatawan di objek wisata alam dengan objek wisata buatan di kawasan Tigaras. Hal ini di uji dari hasil perhitungan uji independent sample t-test dengan program SPSS 22.Berdasarkan hasil penelitian di kawasan Tigaras bahwa proporsi pengeluaran wisatawan untuk aksesibilitas, atraksi dan amenitas diobjek wisata alam dengan objek wisata buatan tidak berimbang, karena di setiap objek wisata memiliki harga yang berbeda-beda di setiap fasilitasnya dan daerah asal wisatawan yang berbeda-beda. Penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata di kawasan Tigaras lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan hasil pertanian luar daerah, hal ini terjadi karena hampir keseluruhan dari setiap bahan baku yang didapatkan dari pengelola kuliner maupun cenderamata berasal dari luar daerah. Tingkat kepuasan wisatawan diobjek wisata alam dan diobjek buatan relatif sedang terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas di kawasan Tigaras.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SANG PISANG (Studi Kasus : Kedai Rakyat Jalan Iskandar Muda No. 47 A, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan) Simbolon, Friska Juliana
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha sang pisang di daerah penelitian dan untuk menganalisis alternatif strategi yang perlu dilakukan dalam upaya pengembangan usaha sang pisang didaerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan menguraikan dan menginterprestasikan data yang di peroleh dari hasil wawancara langsung kepada produsen. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Informan dalam penelitian ini adalah informan kunci yaitu pengusaha sang pisang dan informan utama yaitu sebelas orang karyawan sang pisang dan 50 orang konsumen yang datang membeli sang pisang secara langsung ke outlet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha sang pisang berada pada kuadran 1 (satu) dalam matriks analisis SWOT. Strategi yang tepat untuk usaha ini adalah strategi agresif yang merupakan situasi yang sangat menguntungkan bagi usaha sang pisang karena usaha sang pisang memiliki peluang yaitu: menggunakan media sosial sebagai kegiatan promosi, konsumen dapat membeli sang pisang secara online, permintaan konsumen untuk mengkonsumsi sang pisang tinggi, produk sang pisang sudah terkenal dikalangan masyarakat, akses transportasi memadai, dengan memanfaatkan kekuatan pada usaha sang pisang tersebut yaitu : ketersedian bahan baku, memiliki varian rasa yang berbeda-beda, pengelolaan sang pisang mudah, kemasan yang menarik, pelayanan karyawan ramah terhadap konsumen, lokasi penjualan strategis, menggunakan mobil food truck dalam penjualan sang pisang, dapat dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK SAPI POTONG SEBAGAI USAHA KELUARGA DI NAGORI SILAMPUYANG KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Siadari, Martua
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1706

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha ternak sapi potong yang berada di Nagori Silampuyang. Penelitian ini mendapatkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan oleh 27 peternak sebesar Rp.23.808.331, total penerima rata-rata sebesar Rp.99.562.111 dan rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh para peternak sebesar Rp.75.753.708. Pada penelitian ini didapatkan kelayakan usaha ternak sapi potong didaerah penelitian sebesar 4,182 yang artinya setiap biaya yang dikeluarkan 1 rupiah akan menghasilkan penerimaan sebesar 4,182 rupiah, dan usaha ternak sapi potong di Nagori Silampuyang Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dapat dikatakan menguntungkan dan layak dikembangkan sesuai dengan R/C sebesar 4,182 > 1.
PERSEPSI PETANI TERHADAP BENIH KELAPA SAWIT BERSERTIFIKAT DAN NONBERSERTIFIKAT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat, menganalisis tahapan proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih bersertifikat dan non sertifikat, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian petani dalam memilih benih kelapa sawit bersertifikat dan non sertifikat di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini dianalisis dengan bantuan 100 responden. Analisis persepsi dilakukan dengan menggunakan teknik scoring dan dianalisis dengan menggunakan rata-rata skor dan perceptual mapping dengan grafik jaring laba-laba. Nilai rata-rata total persepsi petani terhadap benih kelapa sawit bersertifikat adalah 3,55 dan masuk kedalam kategori baik sedangkan untuk benih kelapa sawit nonsertifikat skor rata-rata total persepsi petani ada;ah 2,34 dan termasuk kategori kurang baik
ANALISIS PENGARUH BIAYA PEMUPUKAN TANAMAN DAN BIAYA PANEN TERHADAP PENDAPATAN PETANI Saprida
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1702

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh biaya pemupukan tanaman terhadap pendapatan petani, dan Untuk mengetahui pengaruh biaya panen terhadap pendapatan petani. Pengambilan sampel dilakukan kepada petani kelapa sawit dengan sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis yang dilakukan adalah dengan metode analisis regresi linear berganda, pengelolahan data dibantu oleh sofware (SPSS) Versi 25. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2020.Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1). Usia yang paling banyak memiliki kebun kepala sawit yaitu usia 41-50 tahun, 2). Jenis kelamin yang paling dominan yaitu laki-laki sebesar 73%, 3). Petani juga mulai bertani >6 tahun sebesar 62%, 4). Dan luas lahan yang di miliki petani kelapa sawit rakyat yaitu sebesar 4 - 6 ha sebanyak 63%, 5). Status lahan yang dikelola petani kelapa sawit adalah lahan sewa sebayak 51%.
ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN MINYAK GORENG KEMASAN BIMOLI (STUDI KASUS : PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA KECAMATAN MEDAN BARU) Tarigan, Gian Franko Jola
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen minyak goreng kemasan bermerek Bimoli. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik angket (kuisioner) dan wawancara. Bagian pertama berkaitan dengan karakteristik responden yaitu, berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai karakteristik pembelian responden minyak goreng Bimoli. Kedua Kepuasan Responden, dan bagian yang terakhir yaitu Kriteria Loyalitas Responden dengan metode penelitian ada 3 yaitu menggunakan Microsoft Excel, Importance Performance Analysis (IPA), Customer Satisfaction Index (CSI) . Atribut-atribut yang memuaskan konsumen akan produk minyak goreng kemasan bermerek Bimoli. Metode analisis IPA minyak goreng Bimoli adalah terbagi 4 kuadaran yaitu kuadran l atribut yang perlu yang diperhatikan yaitu cepat panas. Atribut yang berada di kuadran II yaitu ada merek,aroma,kejernihan,informasi gizi, dan jaminan halal. Kuadran III ada kemasan menarik,prestise,variasi ukuran produk,layanan informasi,banyak digunakan orang,iklan, promosi, dan kemudahan di dapat. Di kuadran IV ada tidak berbusa saat dipakai,kemampuan membuat renyah,cepat tiris,hargai sesuai kualitas. Metode analisis CSI terbagi 5 tingkatan kriteria yaitu price buyer, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand, committed buyer.
65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS Marbun, Jhonson
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1704

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagori Tigaras dan Nagori Buttu Bayu Panei Raja Kecamatan Dolok Pardamean yang dalam penelitian ini dibagi menjadi dua objek wisata penelitian yaitu objek wisata alam dan objek wisata buatan. Untuk Objek wisata alam sendiri yaitu dilakukan di objek wisata Pantai Garoga, Pantai Paris, dan Pantai Raya, kemudian untuk objek wisata buatan yaitu penelitian dilakukan di Bukit Indah Simarjarunjung dan Monumen KM Sinar Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi pengeluaran wisatawan, proporsi pengeluaran terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas, penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata serta kepuasan wisatawan diobjek wisata.Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pengeluaran wisatawan di objek wisata alam dengan objek wisata buatan di kawasan Tigaras. Hal ini di uji dari hasil perhitungan uji independent sample t-test dengan program SPSS 22.Berdasarkan hasil penelitian di kawasan Tigaras bahwa proporsi pengeluaran wisatawan untuk aksesibilitas, atraksi dan amenitas diobjek wisata alam dengan objek wisata buatan tidak berimbang, karena di setiap objek wisata memiliki harga yang berbeda-beda di setiap fasilitasnya dan daerah asal wisatawan yang berbeda-beda. Penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata di kawasan Tigaras lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan hasil pertanian luar daerah, hal ini terjadi karena hampir keseluruhan dari setiap bahan baku yang didapatkan dari pengelola kuliner maupun cenderamata berasal dari luar daerah. Tingkat kepuasan wisatawan diobjek wisata alam dan diobjek buatan relatif sedang terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas di kawasan Tigaras.

Page 1 of 2 | Total Record : 12