cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
agriprimatech@gmail.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agriprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agriprimatech
ISSN : -     EISSN : 26216566     DOI : 10.34012
Agriprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan manajemen penjualan pasca panen yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang sosial dan budaya masyarakat pertanian, manajemen pemasaran, manajemen hasil pertanian, evaluasi pertanian secara berkelanjutan. Agriprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech" : 18 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN PURBA, KABUPATEN SIMALUNGUN SITINJAK, WAHYUNITA; Sinaga, Risdon
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun pada Bulan Juli sampai Agustus 2021. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat pendapatan usahatani bawang merah di daerah penelitian, (2) menganalisis kelayakan usahatani bawang merah di lokasi penelitian dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan usahatani bawang merah di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan rRata -rata biaya produksi usahatani bawang merah permusim tanam adalah Rp 12.049.706 yang terdiri dari biaya tetap Rp 1.083.863,- (biaya tetap) dan Rp 10.965.843,- (biaya tidak tetap). Rata – rata produksi usahatani bawang merah dalam satu kali musim tanam adalah 1.576 kg dengan produktivitas 9,91 ton/ha Rata – rata harga jual bawang merah adalah Rp 22.556,-/kg dengan demikian rata – rata penerimaan petani adalah Rp 35.642.724,-. Rata-rata pendapatan petani adalah Rp 22.676.783,-. Usahatani bawang merah layak untuk dikembangkan karena memiliki nilai R/C sebesar 2,75 artinya kegiatan usahatani bawang merah jika dikeluarkan biaya sebesar Rp 1,- akan memberikan penerimaan sebesar Rp 2,75,-. Untuk nilai B/C adalah 1,75 artinya jika dikeluarkan biaya untuk usahatani sebesar Rp 1,- akan memberikan keuntungan sebesar Rp 1,75. Faktor – faktor yang berpengaruh signifikan mempengaruhi penerimaan usahatani bawang merah adalah biaya pupuk. Dimana penambahan biaya pupuk sebesar Rp 1,- akan meningkatkan penerimaan sebesar Rp 12,619.-.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI POLA ROTASI PADI-JAGUNG PADA LAHAN SAWAH (Studi Kasus : Di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun) Ginting, Mustafa; Harahap, Lilik Agustina
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui hubungan Indeks Pola Tanam dengan pendapatan usaha tani pola rotasi padi-jagung di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun (2) Untuk mengetahui kelayakan usaha tani pola rotasi padi-jagung di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analisis pendapatan pola rotasi padi-jagung. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani padi-jagung di Nagori Baliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun yang berjumlah 20 petani. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan kusioner terhadap petani. Teknik analisis data yang digunakan adalah SPSS melalui uji korelasi, uji signifikan (uji t), dan analisis kelayakan usaha tani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan usahatani pola rotasi tanaman padi-jagung di Nagori Baliran Siborna Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun dapat dikatakan meningkat dan layak untuk dikembangkan serta menguntungkan bagi petani. Pada hasil R/C Padi 2,71, Pada hasil R/C Jagung 2,76, dan R/C pola rotasi Padi-Jagung dapat diketahui yaitu 2,74 yang berarti R/C >2 yang dapat dijelaskan usahatani tersebut layak dikembangkan dan menguntungkan. Hasil correlation pearson sebesar -0,976, nilai negative menunjukkan arah hubungan, yang berarti semakin tinggi nilai pendapatan maka semakin rendah indeks pola tanam dengan besarnya keeratan hubungan sebesar 0,976 atau sangat kuat. Hasil signifikansi menunjukkan nilai Sig lebih kecil dari 0.05 ( Sig < 0.05) dengan nilai 0.000 yang artinya terdapat hubungan/kolerasi indeks pola tanam dengan pendapatan pola rotasi padi-jagung.
ANALISIS PENGARUH BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq.) PADA PERKEBUNAN RAKYAT (Studi Kasus: Desa Dolok Parmonangan Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun ) Sembiring, Kristionata; Purba, Jhon Riahman; Tarigan, Putrisina
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KRISTIONATA SEMBIRING. PUTRISINA BR TARIGAN, S. P., M.Kesn2022. Analisis pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada perkebunan rakyat (Studi Kasus: Desa Dolok Parmonangan Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kelapa sawit pada perkebunanan rakyat secara parsial. Populasi dalam penelitian adalah petani di Desa Dolok Parmonangan. Metode penelitian ini adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Penentuan sampel dalam sampel ini dengan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 15% sehingga diperoleh jumlah sampel 42 petani dari jumlah populasi 724 kk. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikoelinearitas, uji heteroskedastisitas, uji auto kolerasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan koefisien determinasi dengan perhitungan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menyatakan bahwa biaya bibit(X1) dan biaya herbisida (X3) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani, dan biaya pupuk (X2) berpengaruh secara signifikan pendapatan petani.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI ANYAMAN TIKAR DAUN MENGKUANG DI DESA BANDAR SONO KECAMATAN NIBUNG HANGUS KABUPATEN BATUBARA Mawaddah, Dian; Madya, Efi Brata
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat melalui anyaman tikar daun mengkuang, dan untuk mengetahui bagaimana manfaat ekonomis usaha anyaman tikar daun mengkuang dan apa saja penghambat dan pendukung dari usaha anyaman tikar daun mengkuang di desa Bandar Sono Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskritif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik wawancara terstruktur, wawancara mendalam adalah dilakukan dengan kasi kesejahteraan dan ketua pengrajin anyaman tikar. Sebagai pendukung penelitian ini yang dilakukan adalah menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa Pemberdayaan Masyarakat melalui anyaman tikar dengan melakukan pelatihan kepada masyarakat di mana pelatihan berupa penjelasan tentang bagaimana cara pembuatan anyaman tikar daun mengkuang agar masyarakat ikut serta untuk membudidayakan atau memberdayakan anyaman tikar agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, bisa memberantas pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan, memanfaatkan daun mengkuang dan memanfaatkan waktu sengang masyarakat. Terbukti dengan adanya kerajinan anyaman tikar daun mengkuang ini bisa mencukupi kehidupan keluarga dan sedikit lebih membantu para suami.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT Pinem, Laura Juwita; Aritonang, Andreas
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani kelapa sawit dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 93 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian, 75,1 persen faktor-faktor seperti luas lahan, tenaga kerja, modal dan manejemen mempengaruhi hasil pendapatan petani kelapa sawit. Sedangkan sisanya 24,9 persen berasal dari faktor-faktor di luar penelitian
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN KELAPA SAWIT KEBUN MARJANDI PTPN IV Nasution, Myrna Pratiwi
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3070

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur, lama pendidikan, jumlah tanggungan, gaji dan premi terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS Versi 22. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus Kebun Marjandi. PTPN IV Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit tergolong rendah yaitu sebesar 867 Kg/HKP/Bulan. Faktor lama pendidikan formal, jumlah tanggungan, dan gaji tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit di Kebun Marjandi PTPN IV sedangkan faktor umur dan premi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit Kebun Marjandi PTPN IV.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN KELAPA SAWIT DI PT. INTI INDOSAWIT SUBUR, BUATAN II, KABUPATEN PELALAWAN, RIAU Nadeak, Tonny Hendra hendra
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar produktivitas tenaga kerja pemanen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di PT. Inti Indosawit Subur Buatan II, Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga Kerja Pemanen Kelapa Sawit di PT. Inti Indosawit Subur, Buatan II, Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, provinsi Riau yang berjumlah 145 karyawan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 Karyawan. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode acak sederhana (simple random sampling). pengumpulan data yang di lakukan menggunakan cara penyebaran kuesioner, wawancara, serta dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji F (uji serempak), uji t (uji parsial), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan, usia, upah, dan pengalaman kerja berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit sehingga hipotesis pada penelitiaan ini dapat diterima. Kata Kunci : Produktivitas; Tenaga Kerja Pemanen Kelapa Sawit.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA RAMBAH KEC RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Saprida
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Klayakan Finansial Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Klayakan Finansial Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Populasi dalam penelitian ini adalah para Petani Kelapa Sawit Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 100 KK. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 KK. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan dengan teknik simple random sampling yang mengandung makna bahwa tiap elemen populasi memiliki kesempatan yang sama menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara kuesioner, wawancara serta dokumentasi. Net Present Value (NPV), Net Benefit Rasio (B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Net Present Value (NPV) bernilai positif, pada Net Benefit Rasio (B/C diperoleh sebesar 1,42 Net B/C>1) maka usaha perkebunan kelapa sawit yang menggunakan bibit kelapa sawit bersertifikat layak untuk dikembangkan, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15% maka layak untuk di kembangkan, dan Payback Period (PP) selama 15 tahun 7 bulan.
TINGKAT PENDAPATAN MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN DI PERKEBUNAN RAKYAT KECAMATAN KOTARIH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Aji, Seno
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas tenaga kerja adalah kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan barang produksi. Metode Penghitungan adalah Nilai Tambah dibagi dengan Jumlah tenaga kerja yang dibayar. Produktivitas tenaga kerja adalah kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan barang produksi. Metode penelitian menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Sedangkan produktivitas dihitung dari perbandingan output dan input. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah pendapatan berpengaruh signifikan < 0,005 terhadap produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN PURBA, KABUPATEN SIMALUNGUN SITINJAK, WAHYUNITA; Sinaga, Risdon
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2971

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun pada Bulan Juli sampai Agustus 2021. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat pendapatan usahatani bawang merah di daerah penelitian, (2) menganalisis kelayakan usahatani bawang merah di lokasi penelitian dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan usahatani bawang merah di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan rRata -rata biaya produksi usahatani bawang merah permusim tanam adalah Rp 12.049.706 yang terdiri dari biaya tetap Rp 1.083.863,- (biaya tetap) dan Rp 10.965.843,- (biaya tidak tetap). Rata – rata produksi usahatani bawang merah dalam satu kali musim tanam adalah 1.576 kg dengan produktivitas 9,91 ton/ha Rata – rata harga jual bawang merah adalah Rp 22.556,-/kg dengan demikian rata – rata penerimaan petani adalah Rp 35.642.724,-. Rata-rata pendapatan petani adalah Rp 22.676.783,-. Usahatani bawang merah layak untuk dikembangkan karena memiliki nilai R/C sebesar 2,75 artinya kegiatan usahatani bawang merah jika dikeluarkan biaya sebesar Rp 1,- akan memberikan penerimaan sebesar Rp 2,75,-. Untuk nilai B/C adalah 1,75 artinya jika dikeluarkan biaya untuk usahatani sebesar Rp 1,- akan memberikan keuntungan sebesar Rp 1,75. Faktor – faktor yang berpengaruh signifikan mempengaruhi penerimaan usahatani bawang merah adalah biaya pupuk. Dimana penambahan biaya pupuk sebesar Rp 1,- akan meningkatkan penerimaan sebesar Rp 12,619.-.

Page 1 of 2 | Total Record : 18