cover
Contact Name
Prianggi Amelasasih
Contact Email
amelasasih@gmail.com
Phone
+6285735977355
Journal Mail Official
amelasasih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi
PSIKOSAINS adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian maupun Pemikiran dalam bidang psikolog. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun,
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2016)" : 6 Documents clear
METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA TAMAN KANAK-KANAK Resmadewi, Rinanti
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.012 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi social pada siswa taman kanak-kanak melalui metode permainan peran. Tujuan program kegiatan belajar di TK adalah untuk membantu perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan. Anak juga diharapkan mampu untuk berinteraksi sosial dengan baik kepada guru dan teman sebayanya ketika memasuki pendidikan dasar. Desain penelitian eksperimen yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa Taman Kanak-kanak di TK ITS Surabaya, yang memiliki rentang usia 5 – 7 tahun. Metode yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan (t-test), diperoleh t=5.827; p<0.05, maka hipotesis diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan terhadap tingkat interaksi sosial anak antara kelompok eksperimen yang diberikan metode pembelajaran bermain peran dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan (metode pengajaran seperti biasa).
RESILIENSI ORANGTUA YANG MEMPUNYAI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Amelasasih, Prianggi
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.861 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.638

Abstract

Kehadiran anak berkebutuhan khusus memberikan efek yang besar bagi seluruh keluarga baik orangtua, saudara, dan anggota keluarga lainnya. Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus menghadapi tantangan yang besar dalam mengasuh dan membesarkannya. Keluarga juga merasakan beberapa stressor yang menyebabkan terjadnya akumulasi dari peristiwa yang menekan. Orangtua diharapkan dapat beradaptasi dan bertahan dengan tekanan yang dihadapinya sehingga mereka tetap dapat beraktivitas dengan baik. Tulisan ini berfokus untuk membahas tentang resiliensi orangtua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus. Orangtua mempunyai peran dan tanggung jawab utama dalam mengasuh dan membesarkannya, karena dari keluargalah akan menentukan perkembangan selanjutnya. Keluarga yang berfungsi dengan baik akan dapat membentuk masyarakat menjadi kelompok yang kuat. Pembahasan dimulai mengenai anak berkebutuhan khusus, resiliensi dan resiliensi orangtua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA SISWA SMK Hardianto, Pradigdo
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.925 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan kecenderungan perilaku agresif pada remaja siswa SMK. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif. Berdasarkan pendekatannya merupakan penelitian korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK berjumlah yaitu 366 siswa; jumlah sampel ujicoba sebanyak 50 siswa diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala Likert dengan variabel penelitian kecerdasan emosional dan kecenderungan perilaku agresif. Berdasarkan hasil korelasi product moment dengan program SPSS 18.00 for Windows, diperoleh hasil r = -0,301 dan p = 0,002 < 0,05. Dari penjelasan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kecenderungan perilaku agresif pada remaja siswa SMK.
PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI PENGGUNA GADGET Riza, Lupita Ulima
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.793 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.639

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran bagaimana perkembangan sosial anak usia dini yang terbiasa menggunakan gadget dalam kesehariannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif terhadap siswa-siswa Pos PAUD Terpadu (PPT) BAHARI Morokrembangan Surabaya sebagai unit analisis, sedangkan unit observasi adalah melihat dari dekat tentang kebiasaan anak-anak usia dini dalam menggunakan gadget tersebut. Fokus dalam penelitian ini anak-anak usia dini usia 4-5 tahun, mengingat pada anak usia dini, merupakan periode emas perkembangan kepribadian anak, yang apabila tidak ditata dan diamati perkembangannya dikhawatirkan akan mempengaruhi kepribadiannya kelak bila sudah dewasa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Narasumber wawancara berasal dari para guru dan orang tua siswa PPT BAHARI. Analisis data menggunakan analisis model interaktif yang reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Data dianalisis secara kualitatif diskriptif untuk menguji dan menganalisa sejauhmana pengaruh gadget pada perkembangan sosial anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa perkembangan sosial anak pengguna gadget memang menunjukkan hambatan dalam perkembangan sosialnya. Anak enggan berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang tua, kerabat atau teman sebayanya, dan hampir semua waktunya tidak bisa lepas dari menggunakan gadget. Namun bila orang tua atau lingkungan memberi kesempatan pada anak untuk lebih leluasa melakukan kegiatan lain di luar gadget, maka anak pun akan terpengaruh.
PENGARUH SCHOOL WELL BEING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Rachmah, Eva Nur
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.156 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya pengaruh school wellbeing terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan analisis uji korelasi. Populasi penelitian adalah siswa SMP SMP PGRI 47 Surabaya. Pada penelitian digunakan teknik sampling jenuh, sejumlah 50 siswa. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan uji regresi liner sederhana maka diperoleh dengan koefisien regresi r2 = 0,297 dengan demikian dapat dapat diketahui sumbangan efektif variabel School Well Being sebesar 29,7%. Nilai F hitung sebesar 4,254 pada taraf signifikansi 5% dan nilai F hitung lebih besar dari F tabel yaitu 2,06, hal tersebut berarti persamaan garis regresi good fit untuk memprediksi motivasi belajar melalui prediktor school well being.
HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN TINGKAT KEMATANGAN EMOSI REMAJA USIA 15-16 TAHUN DI SMA NEGERI 1 GRESIK Catharina, Niken
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.619 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.641

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis dengan tingkat kematangan emosi remaja usia 15-16 tahun. Pentingnya peran orang tua, terutama pola asuh demokratis yang diberikan dalam pertimbangan meningkatkan ketrampilan remaja dalam mengendalikan gejolak emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis dengan tingkat kematangan emosi remaja usia 15-16 tahun. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif. Berdasarkan pendekatannya merupakan penelitian korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X SMA N 1 Gresik tahun ajaran 2015-2016. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disusun dalam skala likert dengan pilahan jawaban Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Cukup Sesuai (CS), Kurang Sesuai (KS), Tidak Sesuai (TS). Dalam menguji validitas menggunakan validitas isi (Content Validity). Reabilitas diuji dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach dan perhitungannya menggunakan program SPSS 15.0 for windows. Data kedua veriabel diolah dengan menggunakan ternik korelasi Product Moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan r hitung = 0,559 lebih besar daripada r table yaitu sebesar 0,1344 yang berarti signifikan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis dengan tingkat kematangan emosi remaja usia 15-16 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 6