cover
Contact Name
Durinda Puspitasari
Contact Email
jpap@unesa.ac.id
Phone
+6282318003366
Journal Mail Official
jpap@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung G1 lt. 2 Ruang Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya Kampus Ketintang Surabaya 60231 Telp. (031) 8285362/8299945 Fax. (031) 8293416
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)
ISSN : -     EISSN : 23389621     DOI : https://doi.org/10.26740/jpap.v10n1
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) e ISSN 2338-9621 diterbitkan Universitas Negeri Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran Pendidikan Administrasi Perkantoran dan bidang studi Ilmu Administrasi Perkantoran yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan, lembaga pendidikan tinggi, dunia usaha dan industri terutama yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran manajemen kantor, manajemen arsip, sistem manajemen kualitas, komunikasi kantor, manajemen sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, dan perilaku organisasi pendidikan.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018)" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBANTUAN ADOBE FLASH PROFESIONAL CS6 PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN UNTUK KELAS X OTKP DI SMK NEGERI 1 BANGKALAN NIRWANASARI, YULI; NUGRAHA, JAKA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar, menguji kelayakan bahan ajar yang ditinjau berdasarkan validitas ahli media, validitas ahli materi serta evaluasi siswa terhadap bahan ajar interaktif. Penelitian pengembangan ini telah dilakukan pada kompetensi dasar memahami arsip dan kearsipan serta memahami norma, standar, prosedur, dan kriteria kearsipan sebagai sarana belajar bagi siswa kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 1 Bangkalan saat mempelajari mata pelajaran kearsipan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4-D berdasarkan Thiagarajan. Analisis data yang digunakan untuk mengukur penilaian validasi ahli dan evaluasi siswa menggunakan skala penelitian Likert. Penyebaran hanya terbatas pada 20 siswa kelas X OTKP 2 SMK Negeri 1 Bangkalan. Hasil penilaian oleh validasi ahli memperoleh rata-rata kelayakan bahan ajar sebesar 86,75% dengan kategori sangat kuat dan pada hasil evaluasi siswa mendapatkan persentase sebanyak 90,67% dengan kategori sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar interaktif berbantuan adobe flash professional yang telah dikembangkan layak digunakan untuk bahan ajar di SMK Negeri 1 Bangkalan.
PENGEMBANGAN MODUL MELALUI INTERACTIVE LEARNING MODULE (ILM) PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI PERKANTORAN KELAS X OTKP DI SMK NEGERI 4 SURABAYA BIMA SAKTI, MUHAMAD; NUGRAHA, JAKA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan modul melalui interactive learning module (ILM) pada mata pelajaran teknologi perkantoran kelas X OTKP di SMK Negeri 4 Surabaya serta menganalisa modul yang dikembangkan Pengembangan modul dilakukan karena belum adanya bahan ajar modul khususnya mata pelajaran teknologi perkantoran. Jenis penelitian yang dikembangkan menggunakan R&D dengan mengacu pada model penggembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Subjek penelitian adalah 18 peserta didik kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 4 Surabaya. Adapun hasil penelitian menunjkan bahwa modul yang di kembangkan yaitu Interactive Learning Module Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran kelas X OTKP termasuk dalam kategori sangat layak dari segi aspek materi, Bahasa dan grafis. Hasil persentase dari ahli materi 84,5% dengan kategori sangat kuat, persentase dari ahli Bahasa 77,97% dengaan kategori kuat dan ahli grafis memperoleh persentase 93,33%, serta hasil angket evaluasi siswa sebesar 90,28% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, Modul melalui interactive learning module pada Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran Kelas X OTKP di SMK Negeri 4 Surabaya hasil pengembangan ini layak dan dapat digunakan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar Teknologi Perkantoran. Kata Kunci: Pengembangan Modul, Teknologi Perkantoran, Interactive Learning Modul, Model ADDIE.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ADMINISTRASI UMUM SISWA KELAS X OTKP DI SMK PGRI 2 SIDOARJO AHMADI, YAHYA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman tak luput dari arus modernisasi dan globalisasi, maka dari itu sistem pendidikan sekarang harus dirancang dan disesuaikan menurut perkembangan zaman agar tepat sasaran dan berdaya guna. Sistem pendidikan yang paling terbaru adalah kurikulum 2013 revisi 2017 fokus pembelajaran ada pada siswa (student centered) dan guru bertindak sebagai fasilitator. Peran guru selalu mendampingi dan mengawasi siswa agar pembelajaran tetap dalam kondisi yang terkontrol. Namun apabila guru sudah merancang Rencana Program Pembelajan (RPP) yang didalamnya terkandung rencana dari guru masuk dan berdiri di depan kelas sampai evaluasi pembelajaran dilakukan namun jika apa yang diterapkan tidak sesuai dengan yang direncanakan maka perlu adanya suatu bantuan berupa model pembelajaran. Pentingnya pembelajaran evaluasi bertujuan agar mengetahui tolak ukur akhir keberhasilan siswa dalam pemahaman terhadap kemampuan materi yang dijalaninya. Model pembelajaran kooperatif tipe course review horay (CRH) menjawab persoalan tersebut dimana pembelajaran mereview atau mengevaluasi dapat dilakukan dengan waktu yang singkat tanpa memakan banyak waktu. Hal ini dibuktikan dalam presentase rata-rata tes akhir atau post test dalam perbedaan perolehan kelas eksperimen yang mendapat pengaruh perlakuan sebesar 91,45% lebih besar dari kelas yang tidak mendapat pengaruh yaitu kelas kontrol yang hanya sebesar 83,86% memiliki perbedaan yang jauh signifikan sebesar 7,59%. Dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe course review horay yang diterapkan mempunyai pengaruh terhadap proses akhir pembelajaran yaitu hasil belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, CRH, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS DAN MEMBUAT SURAT NIAGA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X APK SMK PGRI 2 SIDOARJO NAYATUL DIASTAFA, SILVI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini merupakan untuk melihat bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC pada kompetensi dasar menganalisis dan membuat surat niaga terhadap hasil belajar peserta didik kelas X APK SMK PGRI 2 Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen kuasi (quasi experimental design) dengan bentuk nonequivalent control group design. Penelitian ini mengambil subjek peserta didik kelas X APK 1 sebagai control class dan kelas X APK 3 sebagai experiment class. Penelitian menunjukkan rata-rata pretest experiment class 55,97 dan control class 55,97 ; rata-rata posttest experiment class 86,82 dan control class 81,53 ; sedangkan gain score experiment class 30,89 dan control class 25,50. Uji t posttest menunjukkan thitung sebesar 5,004 dengan sig. (2-tailed) ,000 (0,00) dan ttabel 1,987. Hasil ini menunjukkan bahwa t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (5,004) > ttabel (1,987). Uji t gain score menunjukkan thitung sebesar 3,946 dengan sig. (2-tailed) ,000 (0,00) dan ttabel 1,987 dengan sig. 0,05. Hasil menunjukkan bahwa t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (3,946) > ttabel (1,987). Berdasarkan hasil analisis uji t di atas, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC pada kompetensi dasar menganalisis dan membuat surat niaga terhadap hasil belajar peserta didik kelas X APK SMK PGRI 2 Sidoarjo, dimana hasil experiment class yang menggunakan tipe CIRC lebih tinggi daripada control class. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe CIRC, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR ADMINISTRASI SARANA PRASARANA SISWA KELAS XI APK DI SMKN 1 SOOKO MOJOKERTO ISNANI, NOVA; PUSPASARI, DURINTA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru harus menguasai keterampilan pedagogik agar tercipta pembelajaran yang efektif dan efisien. Model pembelajaran langsung merupakan sebuah pendekatan mengajar untuk memperoleh penguasan konsep dan keterampilan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana dan untuk mengetahui hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana siswa kelas XI APK di SMKN 1 Sooko Mojokerto. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan quasi experimental design. Berdasarkan uji statistik Independet Sample Test diperoleh taraf signifikansi t-test sebesar 0,002<0,05 dan thitung (3,29)>ttabel (2,002), maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran langsung pada hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana. Selain itu hasil perhitungan dari selisih nilai pretest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,002<0,05 dan thitung (3,24)>ttabel (2,002), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran langsung pada hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan pada selisih hasil pretest-posttest kelas eksperimen sebesar 24,50 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 17,333.

Page 2 of 2 | Total Record : 15