cover
Contact Name
Hamim Jazuli
Contact Email
Hamimjazuli99@gmail.com
Phone
+6285736964063
Journal Mail Official
Hamimjazuli99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Selomangleng Nomor 1 Kota Kediri Jawa Timur Kode Pos : 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 2579342X     EISSN : 26205149     DOI : 10.30737/mediasosian
Core Subject : Social,
JURNAL MEDIASOSIAN (Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara), dengan nomor P-ISSN 2579-342X (cetak) dan E-ISSN 2620-5149 (online) adalah jurnal ilmiah di lingkungan ilmu sosial dan ilmu politik yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadiri, meliputi bidang kebijakan publik, layanan publik, bidang sosial kemasyarakatan, budaya dan perubahan sosial serta berbagai fenomena yang terkait atau menjadi dampak dari implementasi politik praktis misalnya kasus-kasus pilkada, pemilu, konflik sosial akibat-akibat dari kebijakan publik atau politik. Mediasosian juga memuat berbagai karya ilmiah dari sudut kajian kearifan lokal. Jurnal Mediasosian memuat karya tulis ilmiah dari berbagai peneliti yang merupakan luaran atau hasil penelitian dari dosen-dosen, mahasiswa hingga para ahli sesuai dengan lingkup ilmiah sebagaimana tersebut diatas.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): April 2019" : 10 Documents clear
PENGARUH PEMBERDAYAAN DAN PEMBINAAN TERKEMUKA TERHADAP KERJA KARYAWAN DI SATUAN SABHARA POLRES BATU Heylen Amildha Yanuarita; Hariyanto Hariyanto
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.483 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.544

Abstract

Abstract Police performance that is professional, modern, moral and law-abiding is an aspect that can be improved through leadership development factors, namely, coaching, training and development, empowerment and participation. For this reason, the Indonesian National Police must be able to apply the leadership development factors above in order to improve the performance of the police that are professional, modern, moral and law-abiding. The purpose of this research is: to find out and analyze the influence of leadership coaching and empowerment on the performance of subordinates in the Batu Sabara Police Unit. This type of research is a descriptive study with a qualitative research approach. The informants who will be interviewed by the researchers are those who are involved in guiding, empowering the leadership and the performance of subordinates in the Sabhara Unit of the Batu Police Resort. The results showed that the Guidance and empowerment of leaders greatly affected the performance of subordinates in the BatuSabhara Police Unit. Create a steady and controlled kamtibmas situation due to a coaching program and leadership empowerment carried out properly, routinely and continuously. Keywords: Coaching; Empowerment; PerformanceAbstrakKinerja polisi yang profesional, modern, bermoral dan patuh hukum merupakan aspek yang dapat ditingkatkan melalui faktor-faktor pengembangan kepemimpinan yakni, pembinaan, pelatihan dan pengembangan,pemberdayaan dan partisipasi. Untuk itu POLRI harus dapat menerapkan faktor-faktor pengembangan kepemimpinan diatas dalam rangka meningkatkan kinerja polisi yang profesional, modern, bermoral dan patuh hukum.Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembinaan dan pemberdayaan pimpinan terhadap kinerja bawahan di Satuan Sabhara Polres Batu. Tipe penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Informan yang akan peneliti wawancarai adalah pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan, pemberdayaan pimpinan dan kinerja bawahan di Satuan Sabhara Polres Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembinaan dan pemberdayaan pimpinan sangat berpengaruh terhadap kinerja bawahan di satuan Sabhara Polres Batu hal ini terlihat Pelaksanaan tugas Satuan Sabhara Polresta Batu sebagian besar telah terlaksana dengan baik, dan telah berupaya meningkatkan pelaksanaan tugas fungsi Sabhara yang berwibawa di tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang mantap dan terkendali dikarenakan adanya program pembinaan dan pemberdayaan pimpinan dilaksanakan secara baik, rutin dan terus menerus. Kata Kunci: Pembinaan; Pemberdayaan; Kinerja
STRATEGI PELAYANAN KESEHATAN UNTUK KEPUASAN PASIEN DI UPT PUSKESMAS PANDEAN KECAMATAN DONGKO KABUPATEN TRENGGALEK Mujiarto Mujiarto; Djoko Susanto; Rizki Yudha Bramantyo
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.114 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.572

Abstract

AbstractPuskesmas is a health service provided by the local government to the community both in villages and cities and its distribution is in every sub-district. Each puskesmas has different service characteristics. Initially, the Puskesmas service coverage was only curative, but now it provides preventive (preventive) and rehabilitative (rehabilitative) services. The implementation of health services in puskesmas is carried out in an integrated and integrated manner through health promotion strategies (health promotion) and prevention (preventive). These activities are in the form of counseling, the formation of health nutrition cadres, and socialization of healthy living (life health style) in each village or sub-district. The purpose of this research was to analyze the health care strategy and constraints in implementing service strategies in the context of patient satisfaction at Puskesmas Pandean, Trenggalek Regency. The research approach used is a qualitative descriptive approach, while the technique of determining the information using a purposive sampling technique. The data analysis uses interactive data analysis techniques. The results showed that the strategy used to achieve patient satisfaction was by increasing the accountability of puskesmas services, building a positive image of the puskesmas, and controlling the quality of services to increase community satisfaction with health services at Puskesmas Pandean, Trenggalek Regency Keyword: strategy; health service; puskesmasAbstrakPuskesmas merupakan layanan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah daerah bagi masyarakat baik di desa maupun di kota serta persebarannya berada disetiap kecamatan. Adapun setiap puskesmas memiliki karakteristik layanan yang berbeda. Cakupan layanan Puskesmas memang pada awalnya hanya bersifat penyembuhan (kuratif) namun sekarang memberikan layanan yang bersifat preventif (pencegahan) dan pemulihan (rehabilitatif). Pelaksanaan layanan kesehatan di puskesmas dilakukan secara terpadu dan terintegrasi melalui strategi promosi kesehatan  (promotif  health) dan pencegahan (preventif). Kegiatan tersebut berupa penyuluhan,  pembentukan kader gizi kesehatan dan sosialisasi hidup sehat (life health style) di tiap Desa atau Kelurahan. Tujuan di adakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pelayan kesehatan dan faktor kendala dalam pelaksanaan strategi pelayanan dalam rangka kepuasan pasien di Puskesmas Pandean Kabupaten Trenggalek. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif sedangkan teknik penentuan informasinya menggunakan teknik purposive sampling. Adapun analisis datanya menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk mencapai kepuasan pasien dengan meningkatkan akuntabilitas layanan puskesmas, membangun citra positif puskesmas dan pengendalian kualitas layanan sehingga dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan di puskesmas Pandean Kabupaten Trenggalek. Kata Kunci: Strategi; Pelayanan Kesehatan; Puskesmas.
ANALISIS PELAKSANAAN PERATURAN WALIKOTA NO.40 TH. 2014 TENTANG PEDOMAN PROGRAM FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI fauziah, hanum
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.976 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.545

Abstract

ABSTRAK Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) adalah satu kegiatan Pemerintah Kota Kediri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat, tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sasaran program adalah masyarakat di wilayah Rukun Tetangga seluruh wilayah Kota Kediri. Dengan adanya program pemberdayaan masyarakat tersebut program jenis kegiatan telah dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat (PRODAMAS). Antara lain penguatan kelembagaan, Pelatihan, ketrampilan dan kegiatan sosial untuk menambahkan respon akan kesadaran berpartisipasi dalam perencanaan adalah sebuah kesulitan tersendiri.           Pada waktu melakukan pembangunan sarana dan prasarana dasar lingkungan yang seharusnya melibatkan seluruh warga masyarakat sering terjadi hal sebaliknya yaitu timbulnya rasa enggan dari warga karena mereka merasa bahwa kegiatan itu hanya akan memberikan manfaat bagi kelompok tertentu. Hasilnya adalah pelaksanaan pembangunan dasar lingkungan kurang memuaskan disebabkan tidak sesuai dengan keinginan warga. Sehingga manfaatnya kurang begitu terasa secara langsung oleh masyarakat. Pengawasan yang di harapkan timbul dengan sendirinya tidak efektif karena pembuatan perencanaan pembangunan serta kegiatan pelaksanaan pembangunan yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat sedikitpun tampaknya masih jauh dari harapan karena adanya anggapan bahwa yang bertugas melakukan pengawasan adalah pihak panitia atau pemerintah yang telah dibentuk sehingga cenderung masyarakat tidak melakukan pengawasan.          Dari sinilah dapat dikatakan ada sikap masyarakat yang dualisme yaitu sikap masyarakat yang cukup aktif mendukung program tersebut. Disisi masyarakat yang lain  ada sikap masyarakat yang kurang mendukung. Dengan alasan itulah peneliti tertarik untuk menganalisis pelaksanaan peraturan Walikota Kediri  No 40 Tahun 2014 di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.          Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan peraturan Walikota No. 40 Tahun 2014 di Kecamatan Mojoroto. Analisis yang digunakan dalam penelitian ni adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian dan fokus penelitian adalah tahapan perencanaan telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman pelaksanaan tahapan pelaksana. Tahap evaluasi telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman pelaksanaan.Kata Kunci : Prodamas, Pelaksanaan
ANALISIS PROSES MUTASI PROMOSI JABATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN GOWA Edyanto Edyanto
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.967 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.641

Abstract

Abstract The most prominent employee transfer activity in Gowa Regency is in the context of promotion and transfer to distribute employees evenly in the ranks of Offices, Agencies and Offices in Gowa Regency. The type of research that is considered appropriate in this research is descriptive method with a qualitative approach. The research data collection was carried out based on observations, interviews and documents. The data analysis technique used in this study is a taxonomic analysis technique, which is to form a detailed and in-depth analysis in discussing a theme or subject matter. This taxonomic analysis is used to describe in detail the process of transferring a promotion to a civil servant position at the Regional Civil Service Agency Office of Gowa Regency. Based on the research results, in terms of the transfer of civil servants, the government has very broad authority. Only echelon II appointments need to get approval from the top-level government, and Sekwilda appointments that get approval from the local DPRD. The procedures for transferring employees differ according to the position of the transfer. For transfer due to promotion, it has been determined based on the applicable laws.Keywords: Movements; Promotion of Position; Civil ServantsAbstrakAktivitas mutasi kepegawaian yang paling menonjol di Kabupaten Gowa adalah dalam rangka promosi jabatan dan pemindahan dalam rangka distribusi pegawai secara merata di jajaran Dinas, Badan dan Kantor di Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang dianggap tepat dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan secara kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan berpedoman pada observasi, interview dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini teknik analisis taksonomis (taxonomis analysis), yaitu membentuk analisis secara rinci dan mendalam dalam membahas suatu tema atau pokok permasalahan. Analisis taksonomi ini digunakan untuk menjabarkan secara rinci proses mutasi promosi jabatan pegawai negeri sipil di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil penelitian, dalam hal mutasi pegawai negeri sipil, maka kewenangan yang ada pada pemerintah sangat luas. Hanya pengangkatan eselon II yang perlu mendapatkan persetujuan dari pemerintah tingkat atasnya, dan pengangkatan Sekwilda yang mendapatkan persetujuan dari DPRD setempat. Prosedur untuk mutasi pegawai, berbeda sesuai dengan kedudukan dari mutasi tersebut. Untuk mutasi karena promosi, maka telah ditetapkan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku. Kata Kunci: Mutasi; Promosi Jabatan; Pegawai Negeri Sipil
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI BAGIAN UMUM DAN PERLENGKAPAN SUB BAGIAN TATA USAHA DAN KEPEGAWAIAN PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK Fatmawati, Erna; Mashuri, Mashuri
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.773 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.573

Abstract

Abstract  To build the quality of government performance that is effective and efficient, it is necessary to have unity in working together to increase public trust. Therefore, autonomy and freedom in making decisions that are useful for allocating resources, making service guidelines, budgets, goals, and performance targets are clear and measurable are needed. This research was conducted to determine the strategy for improving the performance of employees in the general division and equipment for administration and government personnel in Trenggalek. By using qualitative research methods with interactive analysis which is useful for presenting the facts of the field as a basis for analysis in concluding. Purposive sampling technique is a technique used in data collection in this study, where cross-check data will be carried out to see the truth of the data. Based on the research conducted, the results of the strategy to improve employee performance in the general subdivision and equipment in Trenggalek Regency were carried out properly by expectations and all processes can be fulfilled where the facts are obtained from the results of the field that the leader can provide an example and role model and the strength of employee discipline, lively and developing communication and high motivation as a result of giving rewards and punishments. Keywords: Strategy; Performance; State Civil Apparatus AbstrakDalam rangka membangun kualitas kinerja pemerintahan yang efektif dan efisien, diperlukan kesatuan dalam bekerja sama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan otonomi serta kebebasan dalam mengambil keputusan yang berguna untuk mengalokasikan sumber daya, membuat pedoman pelayanan, anggaran, tujuan, serta target kinerja yang jelas dan terukur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi peningkatan kinerja pegawai bagian umum dan perlengkapan sub bagian tata usaha dan kepegawaian pemerintah di Kabupaten Trenggalek. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa interaktif yang berguna untuk memaparkan fakta-fakta lapangan sebagai dasar analisis dalam mengambil kesimpulan. Teknik purposive sampling merupakan teknik yang digunakan dalam pengambilan data pada penelitian ini, dimana akan dilakukan cross csheck data guna untuk melihat kebenaran data. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil strategi peningkatan kinerja pegawai di lingkungan sub bagian umum dan perlengkapan di Kabupaten Trenggalek dilaksanakan dengan baik sesuai dengan harapan dan segala prosesnya dapat terpenuhi dimana fakta tersebut didapatkan dari hasil lapangan bahwa pimpinannya dapat memberikan contoh dan teladan serta kuatnya disiplin pegawai, komunikasi yang hidup dan berkembang serta motivasi yang tinggi sebagai akibat dari pemberian reward dan punishment.  Kata Kunci: Strategi; Kinerja; Aparatur Sipil Negara
PELAYANAN PUBLIK DI DAERAH: MENGUAK KESENJANGAN PELAYANAN DASAR DI ERA OTONOMI DAERAH pratama, muhammad rizki
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.452 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.546

Abstract

AbstrakOtonomi daerah secara teoritis membuat layanan publik dekat dengan publik. Makalah ini berpendapat bahwa Dalam konteks Indonesia, penyesuaian sentralisasi lebih banyak terjadi sejalan dengan kesenjangan layanan publik yang mendasar. Masalah seperti itu mengarah pada masalah jahat dalam mengatur pelayanan publik. Ini menemukan bahwa ada tren saat ini dalam kesenjangan layanan publik, misalnya, jumlah dokter dan guru medis yang memiliki distribusi yang tidak setara dibandingkan dengan daerah pedesaan dan perkotaan. Paradigma negara kesejahteraan juga harus ditransformasikan menjadi wilayah kesejahteraan. Semua masalah ada di wilayah; negara harus mengakomodasi dan memfasilitasi daerah untuk menangani kesenjangan tersebut tidak hanya bergerak dengan agenda kebijakan sentralisasi.Kata Kunci : Layanan Publik, Disparitas, Otonomi Daerah
HUBUNGAN KAMPANYE PENCEGAHAN HIV AIDS TERHADAP SIKAP PADA PENDERITA HIV/AIDS (ODHA) DI PANGANDARAN (STUDI PADA PELAJAR SMA DI PANGANDARAN) Fuady, Ikhsan; Prasanti, Ditha
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.671 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.643

Abstract

AbstractPangandaran is a tourist destination becomes a place that is vulnerable to the spread of HIV AIDS. HIV AIDS prevention campaign activities are very important. Various parties have carried out campaign activities to prevent the spread of HIV AIDS. The purpose of this study was to determine how the relationship between the exposure to HIV AIDS prevention campaigns with the formation of attitudes of care for people with HIV AIDS. This research was ordered by quantitative research with a survey approach. The population and sample of this research are high school students in Pangandaran. The data analysis was performed by Pearson correlation test. The results of the study note that most students or students are relatively often exposed to campaign exposure through banners, posters and whatsapps, while electronic television and radio media are relatively rare. There is a strong relationship between campaign exposure and caring attitude towards HIV AIDS sufferers. It is recommended to increase education or assistance for adolescents about preventing HIV / AIDS in direct or media campaigns in an effort to build positive attitudes and eventually will have behaviors that can avoid HIV AIDS. Besides that a positive attitude can also build awareness for people with HIV AIDS.Keywords: Campaign; HIV AIDS; AttitudeAbstrak Pangandaran sebagai kawasan destinasi wisata menjadi tempat yang rentan penyebaran HIV AIDS. Kegiatan kampanye pencegahan HIV AIDS menjadi hal yng sangat penting dilakukan. Berbagai fihak telah melakukan kegiatan kampenye penceghn penyebaran HIV AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara terpaan kampanye pencegahan HIV AIDS dengan pembentukan sikap kepedulian terhadap penderita HIV AIDS. Pendelitian ini didesan dengan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Populasi dan sampel peneitian ini adalah siswa SMA di Pangandaran. Adapun analsis data dilakukan dengan uji korelasi pearson.  Hasil penelitian diketahui bahwa Siswa atau pelajar sebahagian besar relatif sering terkena terpaan kampanye melalui speanduk, poster dan whatapps, sedangkan  media elektronik tv dan radio relatif jarang. Adanya hubungan yang kuat antara terpaan kampanye dengan sikap peduli terhdap penderita HIV AIDS. Disarankan diperlukan peningkatan edukasi atau pendampingan bagi remaja tentang pencegahan HIV AIDS banik dalam kampanye langsung ataupun bermedia dalam upaya membangun sikap yang positif dan akhirnya akan memiliki perilaku yang dapat menghindari dari HIV AIDS. Selain itu sikap yang positif juga dapat membangun kepedulian terhadap penderita HIV AIDS.Kata Kunci: Kampanye; HIV AIDS; Sikap
PRAKTIK OPEN GOVERNMENT MELALUI PARTISIPASI PUBLIK DI KABUPATEN BOJONEGORO DALAM MEWUJUDKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS (Studi Kasus Dialog Publik Jumat di Kabupaten Bojonegoro) Berlian Tyasotyaningarum
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.203 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.436

Abstract

AbstractPublic participation through the Friday Public Dialogue in Bojonegoro district is a form of open government practice in realizing transparency and accountability. Through these public participation development innovations, Bojonegoro district has gained achievements as a pilot project for open government in the world. This research uses qualitative research techniques with descriptive methods. This study aims to identify how open government practices through public participation can achieve transparency and accountability in the Bojonegoro district. The results of the study show that open government through public dialogue can achieve transparency in the form of delivery of information related to the socialization of government programs, finance, and public service delivery. Meanwhile, accountability is realized through public dialogue related to government performance and public services. Public dialogue has a role in realizing transparency and accountability practices in the Bojonegoro district, namely: increasing public trust, establishing community legitimacy, and improving decision-making. Lessons learned from public participation innovation through public dialogue in Bojonegoro district are the importance of direct communication between public officials and the community, the importance of the role of leaders as trainers, and public participation to ensure that the government is always connected to its people. Keywords: open government; public participation; transparency.AbstrakPartisipasi publik melalui Dialog Publik Jumat di kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu wujud praktik open government dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. Melalui inovasi pembangunan partisipasi publik tersebut, kabupaten Bojonegoro telah mendapatkan prestasi sebagai proyek percontohan open government di dunia. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana praktik open government melalui partisipasi publik dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas di kabupaten Bojonegoro. Hasil studi menunjukkan bahwa open government melalui dialog publik dapat mewujudkan transparansi berupa: penyampaian informasi terkait sosialisasi program-program pemerintah, finansial dan penyelenggaraan pelayanan publik. Sedangkan akuntabilitas yang terwujud melalui dialog publik terkait kinerja pemerintah dan pelayanan publik. Dialog publik memiliki peran dalam mewujudkan praktik transparansi dan akuntabilitas di kabupaten Bojonegoro, yaitu : meningkatkan kepercayaan publik, membentuk legitimasi masyarakat serta memperbaiki pengambilan keputusan. Pembelajaran dari inovasi partisipasi publik melalui dialog publik di kabupaten Bojonegoro adalah: pentingnya komunikasi langsung antara pejabat publik dan masyarakat, pentingnya peran pemimpin sebagai pelatih, dan partisipasi publik memastikan bahwa pemerintah selalu terhubung dengan masyarakatnya.Kata Kunci: open government; partisispasi publik; transparansi. 
PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS OLEH DINAS SOSIAL KOTA KEDIRI Krisnada Krisnada; Sugeng Widodo
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.1357

Abstract

Abstract People with disabilities have physical and mental disabilities that have differences when compared to normal people, therefore there needs to be special attention from the government to empower or positive activities that are useful to hone the skills of the people with stability. Therefore, the role of the government is necessary for the development of people with disabilities. Through social services empowerment of people with disabilities is more targeted and focused. The purpose of this research is to decrypt what efforts are made as well as what obstacles are faced in the empowerment of people with disabilities. The type of method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques used are, observation, interview, documentation. The result of this research is that the efforts made by Social Services are social assistance for severe disabilities in the form of money, as well as training but stalled per the year 2018 because it is focused in Dipnaker. Besides, there is assistance from the ministry in the form of non-cash social assistance for all classifications of people with disabilities. There are also other supporting activities as well as UPSK from the Social Service of East Java Province.  Keywords: empowerment; disability; government role Abstrak Para penyandang disabilitas memiliki kelemahan secara fisik dan mental yang memiliki perbedaan bila dibandingkan dengan orang-orang normal, oleh sebab itu perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah untuk memberdayakan ataupun kegiatan yang bersifat positif yang berguna untuk mengasah kemampuan para penyandang stabilitas. Maka dari itu peran pemerintah sangatlah perlu dalam pembinaan penyandang disabilitas. Lewat Dinas Sosial pemberdayaan penyandang disabilitas lebih terarah dan fokus. Tujuan penelitian ini untuk mendekripsikan upaya apa yang dilakukan serta kendala apa yang dihadapi dalam pemberdayaan penyandang disabilitas. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah upaya yang dilakukan Dinas Sosial adalah bantuan sosial untuk disabilitas berat berupa uang, dan juga pelatihan namun terhenti pertahun 2018 karena difokuskan di Dipnaker. Selain itu terdapat bantuan dari kemensos berupa bantuan sosial non tunai untuk semua klasifikasi penyandang disabilitas. Terdapat juga kegiatan penunjang lain dan juga UPSK dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.Kata Kunci: pemberdayaan; penyandang disabilitas; peran pemerintah
KAPABILITAS PERSONEL PENGURUS PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA CABANG XXV DIM 0809 KOORCAB REM 082 PD V/BRAWIJAYA Rahayu, Yayuk Mudji; Harjito, Harjito; Marlita, Veril Sella
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v3i1.1358

Abstract

 Abstract The Indonesian Army National Army (TNI AD) needs to have a companion who always understands and supports and gives enthusiasm in carrying out state tasks. The wives of TNI AD soldiers are contained in an organization, namely the Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Soldier's Wives Association. This study aims to determine the capabilities of Persit Kartika Chandra Kirana Management Personnel XXV Branch Dim 0809 Koorcab Rem 082 PD V / Brawijaya. Where in this study using descriptive techniques with qualitative analysis, while the approach in this study is an emic perspective approach, namely a research approach where data collection is in the form of narratives, detailed stories, expressions, and the original language of the constructs of the respondents or informants, without any evaluation and interpretation from researchers. Meanwhile, the technique of selecting informants used purposive sampling and snowball sampling. The results of this research are that KCK Persit has five indicator assumptions that are used to see the capabilities of Persit which consist of discipline, motivation, dedication, cooperation, and responsibility, at the level of implementation the indicator assumption is no longer an assumption but becomes a real or real supporting factor. In its implementation, the five factors can be carried out in an integrated or simultaneous manner and can also be part of the context and dimensions. Keywords: Capability; Persit KCK; Five IndicatorsAbstrak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) perlu memiliki pendamping yang senantiasa mengerti dan mendukung serta memberikan semangat dalam menjalankan tugas-tugas negara. Isteri-isteri prajurit TNI AD ini terwadahi dalam sebuah organisasi yaitu Persatuan Istri Prajurit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapabilitas Personel Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0809 Koorcab Rem 082 PD V/Brawijaya. Dimana pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif dengan analisa kualitatif, sedangkan pendekatan pada penelitian ini adalah suatu pendekatan perspektif emik, yaitu pendekatan penelitian yang perolehan datanya dalam bentuk narasi, cerita detail, ungkapan dan bahasa asli hasil konstruksi para responden atau informan, tanpa ada evaluasi dan interpretasi dari peneliti. Sedangkan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil pada penelitina ini adalah Persit KCK memiliki lima asumsi indikator yang digunakan untuk melihat kapabilitas Persit yang terdiri dari kedisiplinan, motivasi, pengabdian, kerjasama, dan tanggung jawab, pada tataran implementasi asumsi indikator tidak menjadi asumsi lagi tetapi menjadi faktor pendukung yang nyata atau riel. Kelima faktor tersebut dalam implementasinya dapat dilaksanakan secara terintegrasi atau simultan dan dapat pula secara parsial sesuai dengan konteks dan dimensinya. Kata Kunci: Kapabilitas; Persit KCK; Lima Indikator

Page 1 of 1 | Total Record : 10