Articles
135 Documents
Model Latihan Strength Untuk Panjat Tebing Pada Atlet Usia Remaja
Mochmad Guntur Gaos
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 1 (2018): VOLUME 08 NOMOR 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.885 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v8i1.913
Model latihan seyogyanya sangatlah penting untuk meningkatkan minat dan puncak prestasi atlet dengan maksimal, hal ini berlaku terhadap seluruh cabang olahraga prestasi, Salah satu cabang olahraga prestasi yang berkembang di Indonesia adalah cabang olahraga panjat tebing. Perkembangan cabang olahraga panjat tebing di Indonesia sangat pesat, hal ini terbukti dengan semakin banyaknya perkumpulan-perkumpulan panjat tebing di kota-kota besar maupun di daerah-daerah. Peneliti mengembangkan model latihan strength panjat tebing khususnya untuk atlet usia remaja adalah untuk memberikan sumbangsih terhadap dunia pelatihan panjat tebing di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang di lakukan di FPTI Pengcab Kabupaten Cianjur. Fokus pengembangan yang peneliti lakukan lebih menitik beratkan terhadap kekuatan otot, dimana faktor ini sangat berguna dalam meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Ada beberapa alasan kenapa kekuatan sangat penting dalam meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan karena kekuatan merupakan daya penggerak pada setiap aktifitas fisik khususnya atlet. Kekuatan juga memegang peranan yang sangat penting dalam melindungi dan meminimalisir praktisi olahraga khususnya atlet dari kemungkinan terjadinya cidera yang dapat menghambat prestasi atlet itu sendiri
Peningkatan Kemampuan Gerak Manipulatif Melalui Permainan Bowling Botol
Alawiyah Rahma;
luitfi nur;
Ervan Kastrena
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 9, No 2 (2019): VOLUME 09 NOMOR 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.579 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v9i2.908
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan gerak manipulatif anak usia dini, dengan permasalahan yang muncul yaitu kemampuan gerak manipulatif yang belum optimal pada anak kelompok A di RA Al Istiqomah Kota Tasikmalaya. Dalam pembelajaran motorik kasar terutama dalam gerak manipulatif di PAUD, permainan yang digunakan yaitu menangkap dan melempar bola dilakukan berulang-ulang. Hal ini ditunjukan dengan indikator kemampuan gerak manipulatif anak dalam melempar dan menangkap bola yang masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti memilih dan menggunakan permainan bowling botol.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif dengan desain penelitian Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A, guru RA Al Istiqomah Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya dan observer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif menggunakan persentase dan data kualitatif menggunakan catatan lapangan. Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis, disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran dan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran hasilnya baik, ada perkembangan dari setiap tindakan siklus I sampai siklus III. Kemampuan gerak manpulatif anak melalui permainan bowling botol dari setiap siklus I sampai siklus III hasilnya baik
Pengaruh Outdoor Education Berlandaskan Experiential Learning Terhadap Kreativitas
Afriyuandi, Asep Ramdan
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 2 (2018): VOLUME 08 NOMOR 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.538 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v8i2.927
Outdoor education berlandaskan experiential learning merupakan sarana menambah pengalaman belajar dan menjadi pelajaran yang sangat penting membawa perubahan bagi kehidupan seseorang. Pengalaman yang ditemukan tentunya sangat mendidik, artinya bahwa pengalaman tersebut memberikan pengertian yang sangat mendalam dan melampaui pengalaman yang hanya merupakan sebuah transaksi dari seseorang dan lingkungan yang dirasakan itu. Berdasarkan konsep-konsep diatas maka outdoor education dilakukan berlandaskan experiential learning, yang ditujukan untuk meningkatkan kreativitas.. Tujuan dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh dari Outdoor Education berlandaskan Experiential Learning terhadap kreativitas. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Non-Randomized Control Group Pretest-Postest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah pecinta alam mahasiswa olahraga (pamor) yang mengikuti kegiatan outdoor education sebanyak 20 orang, dan siswa bukan anggota pecinta alam yang tidak mengikuti outdoor education dalam jumlah yang sama. Sampel tersebut diambil dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas outdoor education berlandaskan experiential learning memberikan pengaruh signifikan terhadap kreativitas dengan nilai t hitung 5,2 > t tabel 1,68 dengan taraf α 0,05 dan dk = n1 + n2 – 2. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah aktivitas outdoor education berlandaskan experiential learning memberikan pengaruh signifikan terhadap kreativitas.Â
Peningkatan Hasil Belajar Lay Up Bola Basket Melalui Metode Mengajar Bagian
Fajar Faturahman, Muhammad;
Fitri Amalia, Eneng
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 9, No 1 (2019): VOLUME 09 NOMOR 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.501 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v9i1.903
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fakta tentang kurangnya nilai siswa dalam praktik lay up pada pelajaran olahraga bola basket. Faktor keberhasilan teknik lay up salah satunya yaitu dengan pemilihan metode pengajaran, yang diajarkan di sekolah sudah banyak mengguanakan beberapa metode yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan jasmani, yang beberapa diantaranya kurang mampu meningkatkan keterampilan olahraga salahsatunya dibidang olahraga bola basket teknik lay up. Oleh karena itu, diperlukan penerapan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan teknik lay up bola basket pada siswa, yaitu melalui metode bagian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan keterampilan teknik lay up bola basket pada siswa kelas VII-8 di SMP Negeri 1 Warungkondang melalui metode bagian. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-8 SMP Negeri 1 Warungkondang, yang terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 18 siswi perempuan, dengan jumlah siswa keseluruhan 32 orang siswa. Instrument yang digunakan terdiri dari tes praktek berupa tes awal siklus dan tes akhir siklus dan non tes berupa lembar observasi siswa. Analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan Microsoft excel. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan teknik lay up bola basket pada siswa kelas VII-8 SMP Negeri 1 Warungkondang melalui metode bagian.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Dan Model Pembelajaran Resiprokal Terhadap Hasil Belajar Passing Atas Dalam Permainan Bola Voli Pada Siswa Ekstrakurikuler Di Sma Pasundan 2 Kabupaten Cianjur
Muhamad Rivan Syukur;
ayep setiawan
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 1 (2018): VOLUME 08 NOMOR 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (543.594 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v8i1.916
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif dan model pembelajaran resiprokal terhadap hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli pada siswa ekstrakurikuler di SMA Pasundan 2 Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain “randomized pre test-post test design”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMA Pasundan 2 Cianjur berjumlah 32 siswa. Teknik penyempelan dari populasi ke sampel menggunkan teknik random sampling sehingga sampel yang digunakan berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan adalah ketepatan passing atas dari Nurhasan (2001:169). Analisis data menggunakan uji prasyarat yang terdiri atas mencari rata-rata kelompok dan simpangan baku selanjutnya uji normalitas semua data yang berdistribusi normal dan uji homogenitas semua data yang bervariansi homogen dan uji t dengan signifikansi 0,05 (5%). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran kooperatif memberikan pengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Pasundan 2 Cianjur, dengan t hitung 81,29 > t tabel 2.05. (2) Model pembelajaran resiprokal memberikan pengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli pada siswa ekstrakurikuler di SMA Pasundan 2 Cianjur, dengan t hitung 89,16 > t tabel 2.05. (3) Model pembelajaran resiprokal lebih memberikan pengaruh secara signifikan dibandingkan dengan model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli pada siswa ekstrakurikuler di SMA Pasundan 2 Cianjur, dengan t hitung 4,450 > t tabel 2.05 dengan taraf signifikan α 0.05. Teruji kebenarannya dalam penelitian ini.
Aplikasi Analisis Biomekanika Untuk Mengembangkan Kemampuan Lari Jarak Pendek (100 M) Mahasiswa Pjkr Unsur (Kinovea Software
Adi Rahadian
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 1 (2018): VOLUME 08 NOMOR 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (840.893 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v8i1.912
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan kecepatan lari 100 meter. Penelitian ini, dimaksudkan untuk mengetahui analisis kecepatan setiap per 10 meter. Lari 100 meter dengan sistem energi anaerobik laktit perlu pola strategi atau pengaturan kecepatan untuk mendapatkan prestasi terbaik. Penelitian ini adalah penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa Tingkat I PJKR FKIP UNSUR. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling, sampel yang didapatkan sejumlah 10 orang. Data yang diperoleh berupa video dan analisis data menggunakan kinovea software. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelari dapat melakukan percepatan (akselerasi) pada jarak 0-50 meter dengan nilai rata-rata percepatan (akselerasi) yang dilakukakn pelari yaitu 1.23 m/s, dan pelari kembali melakukan percepatan pada jarak 80-90 meter dengan nilai rata-rata percepatan (akselerasi) yang dilakukan pelari yaitu 1.23 m/s.
Peningkatan Latihan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Servis Atas Bola Voli
Fania Faridhatunnisa;
Andi Kurniawan Pratama
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 9, No 2 (2019): VOLUME 09 NOMOR 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.929 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v9i2.911
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan latihan kekuatan otot lengan terhadap hasil servis atas paa siswa kela XI Peasaran di SMK Pasundan 2 Cianjur. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan 3 siklus dari Arikunto (2009). Sample yang diambil berjumlah 26 orang, jumlah 26 siswa terdiri dari 13 putra 13 putri pengumpulan data menggunakan (NCSU Volleyball Skill Test Battery; Bartlett, 1991; Morrow, 2011) dan observasi. Hasil penelitian pada pra siklus menunjukan bahwa untuk hasil servis atas bola voli hanya 12% atau 3 orang siswa yang memperoleh nilai KKM (tuntas). Kemudian pada siklus I meningkat yaitu menjadi 31% atau 8 orang siswa yang memperoleh nilai KKM (tuntas). Pada siklus II meningkat lagi menjadi 42% atau 11 orang siswa yang memperoleh nilai KKM (tuntas). Pada siklus terkahir siklu III nilai yang diperoleh mengalami peningkatn yang cukup memuakan yaitu 81% atau 21 orang siswa memperoleh nilai KKM (tuntas). Kesimpulannya bahwa latihan kekuatan otot lengan dapat meingkatkan hasil servis atas bola voli pada siswa kelas XI Pemasaran di SMK Pasundan 2 Cianjur.
Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Melalui Gaya Mengajar Inklusi Bagi Mahasiswa Pjkr Fkip Universitas Suryakancana Cianjur
Yanuar, Eka
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 2 (2018): VOLUME 08 NOMOR 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.658 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v8i2.928
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar lompat jauh melalui gaya mengajar inklusi. Penelitian ini dilakukan di PJKR FKIP Universitas Suryakancana Cianjur. Untuk dapat menjawab permasalahan penelitian, maka dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Untuk dapat menjawab permasalahan penelitian, maka dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Karena penelitian merupakan interaksi, desain yang paling tepat digunakan dalam penelitian ini adalah desain faktorial. Penelitian ini dilaksanakan di FKIP PJKR Universitas Suryakancana sebagai tempat penelitian. Berdasarkan hasil uji lanjut dengan menggunakan uji Tukey, dengan taraf signifikansi  = 0,05 diperoleh harga qhitung sebesar = 3,247 > qtabel  sebesar = 2,86 maka dengan demikian H0  ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian secara keseluruhan hasil hasil belajar lompat jauh yang belajar dengan gaya mengajar inklusi, lebih baik daripada yang belajar dengan gaya mengajar latihan secara keseluruhan teruji kebenarannya.Â
Hubungan Antara Daya Ledak Otot Lengan Dengan Kemampuan Smash Bola Voli Pada Ekstrakurikuler
Wachyu Bakti Bachtiar;
Ervan Kastrena
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 9, No 1 (2019): VOLUME 09 NOMOR 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.15 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v9i1.904
Komponen kondisi fisik daya ledak otot lengan merupakan aspek yang sangat penting bagi atlet untuk menghasilkan kecepatan dan kekuatan saat melakukan pukulan smash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya ledak otot lengan dengan kemampuan smash. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif korelasional dengan desain penelitian yaitu korelasi rxy. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMA Pasundan Cikalongkulon, yang berjumlah 30 siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling jenuh Sugiyono (2001). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Instrumen penelitian yang pertama untuk mengukur daya ledak otot lengan menggunakan two hand medicine ball put (Johnson & Nelson, 1969, dalam Setiawan & Budiarto, 2017), Analisis data menggunakan SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukkan: Terdapat hubungan daya ledak otot lengan dengan kemampuan smash bolavoli pada siswa ekstrakurikuler SMA Pasundan Cikalongkulon.
Pengaruh Latihan Pliometrik Lompat Kodok (Frog Leaps) dan Depth Jumps Terhadap Power Otot Tungkai Pesilat Remaja Smp Negeri 1 Cikalongkulon
Samsu, Kusnindar
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 8, No 2 (2018): VOLUME 08 NOMOR 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.971 KB)
|
DOI: 10.35194/jm.v8i2.923
Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mengetahui pengaruh latihan pliometrik lompat kodok (frog leaps) terhadap power otot tungkai. 2) Mengetahui pengaruh latihan pliometrik depth jumps terhadap power otot tungkai. 3) Mengetahui perbedaan pengaruh model latihan pliometrik lompat kodok (frog leaps) dan depth jumps terhadap power otot tungkai. Populasi dan sampel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 20 Siswa usia 13-15 Tahun SMP Negeri 1 Cikalongkulon, populasi yang berjumlah 20 diambil keseluruhan sebagai sampel. Untuk variabel bebas penelitian adalah latihan pliometrik lompat kodok (frog leaps) dan depth jumps, Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah power otot tungkai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiman lapangan dan desain penelitian ini menggunakan uji – t (t – test). Uji t dua sampel dibagi kedalam dua jenis yaitu uji t dua sampel (dependent) berpasangan paired t-test (befor-after) dan t dua sampel/kelompok independent (bebas). Kesimpulan penelitian ini: 1) Terdapat pengaruh latihan pliometrik lompat kodok (frog leaps) terhadap power otot tungkai.2) Terdapat pengaruh latihan pliometrik depth jumps terhadap power otot tungkai. 3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil latihan pliometrik lompat kodok (frog leaps) dengan depth jumps terhadap power otot tungkai, atau dengan kata lain pengaruh latihan lompat kodok sama dengan pengaruh latihan depth jumps terhadap power otot tungkai.