cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2022)" : 13 Documents clear
Hubungan Usia, Paritas dan Tingkat Hiperemesis Gravidarum Terhadap Lama Perawatan Pada Pasien Hiperemesis Gravidarum di RSUD Dr. M Yunus Bengkulu Tahun 2021 Annisa Dwi Noviana; Diah Eka Nugraheni; Mariati -
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1543

Abstract

Hiperemesis gravidarum masalah kehamilan yang harus segera ditangani dan tidak boleh diabaikan serta harus ditangani secara medis, dan dapat mengganggu pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Lama perawatan pada pasien hiperemesis gravidarum. Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil tahun 2020 di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu sebanyak 460 orang, sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 36 responden. Teknik analisis menggunakan Univariat dan bivariat (Chi square). Hasil penelitian ini didapatkan: Ada hubungan antara usia ibu, paritas dan tingkat HEG dengan lama perawatan pada pasien hiperemesis gravidarum. Serta ibu yang mengalami tingkat HEG (III) 2,2750 kali lebih berisiko lama perawatan lebih lama dibandingkan ibu yang mengalami tingkat HEG II. Oleh karena itu petugas kesehatan dapat mendeteksi dini faktor yang berisiko penyebab lama perawatan pasien hyperemesis gravidarum, sehingga dengan mengetahui faktor tersebut petugas kesehatan dapat memberikan layanan dan dapat membantu proses penanganan hiperemeisi gravdiarum agar tidak terlalu lama berada dirumah sakit
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Besi Dengan Kejadian Anemia Di Puskesmas Klungkung II Ni Kadek Kadek Omasti; Gusti Ayu Marhaeni; Ni Made Dwi Mahayati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1636

Abstract

Kepatuhan konsumsi tablet zat besi adalah ketaatan ibu hamil melaksanakan anjuran petugas  kesehatan untuk  mengonsumsi tablet  besi. Pemberian suplemen zat besi  merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan dan penanggulangan anemia, khususnya anemia defisiensi besi. Tujuan penelitian ini   untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi dengan kejadian anemia di Puskesmas Klungkung II. Penelitian  ini merupakan  jenis penelitian deskriptif korelasi dengan desain case control dan pendekatan retrospektif.  Populasi penelitian adalah ibu hamil  trimester III  di Puskesmas Klungkung II bulan Januari – April 2021 . Sampel kasus dan kontrol masing-masing diambil sebanyak 26 orang dengan teknik Purposive sampling.  Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square.  Wanita hamil yang patuh mengkonsumsi tablet zat besi lebih banyak (53,8%) dibandingkan yang tidak patuh (46,2%).  Ibu hamil di Wilayah Puskesmas Klungkung II yang mengalami anemia dan anemia jumlahnya sama yaitu (50%). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia di Puskesmas Klungkung II  dengan nilai p = 0,000. Saran : hasil penelitian bisa digunakan sebagai dasar pembuatan inovasi Puskesmas.    
Analisis Kelayakan Rancangan Media Edukasi Loving Breastfeeding berbasis Android bagi Ibu Hamil Trimester III Elvira Nafiani; Meti Widya Lestari; Dita Eka Mardiani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1853

Abstract

Abstrak: Cakupan pemberian ASI Eksklusif tahun 2019 di Kabupaten Ciamis yaitu sebesar 46,0 % dari target Renstra 50% (Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis 2020). Rendahnya cakupan tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan pada ibu hamil trimester III mengenai Teknik menyusui. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan adanya inovasi dalam media promosi kesehatan, yakni menggunakan media audiovisual aplikasi berbasis android. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan media edukasi Loving Breasfeeding berbasis android bagi ibu hamil trimester III tentang teknik menyusui. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang terdiri dari 10 tahapan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 42 orang yang termasuk ke dalam tahap uji coba kelompok kecil 8 orang dan uji coba kelompok besar 34 orang. Analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi berbasis android Loving Breastfeeding yang berisi materi seputar ASI Eksklusif, Teknik menyusui dan video menyusui. Penilaian ahli materi memiliki nilai 71,5% termasuk kategori layak. Penilaian ahli media sebesar 87% termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba kelompok kecil sebesar 94% termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba kelompok besar sebesar 94% termasuk kategori sangat layak. Hasil akhir    produk aplikasi Loving Breastfeeding dimuat di google play store.Kata kunci: Aplikasi android, ASI eksklusif, Ibu hamil Abstract: The coverage of exclusive breastfeeding in 2019 in Ciamis Regency is 46.0% of the 50% Strategic Plan target (Ciamis District Health Office 2020). The low coverage of pregnancy is caused by a lack of knowledge in third trimester mothers regarding breastfeeding techniques. One of the efforts that can be done with innovations in health promotion media is using audiovisual media based on Android applications. The purpose of the study was to find out the Android-based Loving Breastfeeding educational media for pregnant women in the third trimester about breastfeeding techniques. This study uses research and development methods (Research and Development) which consists of 10 stages. Sampling using purposive sampling technique with a total of 42 people included in the small group trial phase of 8 people and the large group trial of 34 people. Data analysis used quantitative and qualitative. The result of this research is an android-based application of Loving Breastfeeding which contains material about exclusive breastfeeding, breastfeeding techniques and breastfeeding videos. The material expert's assessment has a value of 71.5% including the appropriate category. The media expert's assessment of 87% is in the very decent category. The results of the small group trial of 94% are included in the very feasible category. The results of the large group trial of 94% are included in the very feasible category. The final result of the Love Breastfeeding application product is loaded on the google play store.Keywords: Android application, exclusive breastfeeding, pregnant women
Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Infertilitas Dan Tingkat Keberhasilan Program Bayi Tabung Yang Diikuti Oleh Pasangan Usia Subur Ni Luh Putu Melani Cintia Dewi; I Komang Lindayani; Ni Komang Yuni Rahyani; Ni Nyoman Suindri
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1557

Abstract

Abstrak: Infertilitas adalah ketidakmampuan pasangan untuk hamil meski sudah rutin melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi selama 12 bulan atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor penyebab infertilitas dan tingkat keberhasilan program bayi tabung yang diikuti oleh PUS di Poliklinik Bayi Tabung RSUP Sanglah Denpasar. Populasi penelitian ini adalah seluruh PUS yang mengikuti program bayi tabung di Poliklinik Bayi Tabung RSUP Sanglah Denpasar tahun 2015-2020 sejumlah 63 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suami dengan umur 35 tahun sebanyak 32 orang (50,8%), umur 20-35 tahun sebanyak 31 orang (49,2%). Umur 20-35 tahun pada istri sebanyak 37 orang (58,7%), umur 35 tahun sebanyak 26 orang (41,3%). Kasus infertil primer sebanyak 51 orang (80,9%) sedangkan infertil sekunder sebanyak 12 orang (19,1%). Indikasi karena faktor suami sebanyak 29 orang (46%), faktor istri sebanyak 24 orang (38,1%) sedangkan faktor suami dan istri sebanyak 7 orang (11,1%). Kasus berhasil hamil sebanyak 15 orang (23,8%) dan tidak berhasil hamil sebanyak 48 orang (76,2%). Penelitian ini agar dilanjutkan lebih mendalam dengan mengeksplorasi hubungan dan pengaruh dari umur, jenis infertilitas dan indikasi terhadap keberhasilan program bayi tabung.Kata kunci: Infertilitas, faktor penyebab infertilitas, tingkat keberhasilan Abstract: Infertility is the inability of a couple to get pregnant even though they have routinely had sexual intercourse without using contraception for 12 months or more. This study aims to determine the description of the factors that cause infertility and the success rate of IVF program followed by couples of childbearing age in IVF Polyclinic at Sanglah Hospital Denpasar. The population of this study were all couples of childbearing age who took part in the IVF policlinic at Sanglah Hospital Denpasar in 2015-2020 with total of 63 respondents. The sampling technique used in this study is total sampling. The result showed that the husband with age 35 years old was 32 people (50,8%), there were 31 people aged 20-35 years (49,2%). Wives aged 20-35 years as many as 37 people (58,7%), 35 years old were 26 years old (41,3%). Primary infertile cases were 51 people (80,9%), while secondary infertile were 12 people (19,1%). Indications due to the husband’s factor were 29 people (46%), the wife’s factor was 24 people (38,1%) while the husband and wife factors are as much 7 people (11,1%). 15 cases of successful pregnancy (23,8%) and 48 cases of unsuccessful pregnancy (76,2%). This research should be continued in more depth by exploring the relationship and influence of age, type of infertility and indications of the success of IVF programs.Keywords: Infertility, factor causing infertility, success rate
Gambaran Persalinan Preterm di RSUP Sanglah Denpasar Tahun 2020 Ni Luh Sudarmi; Ni Nyoman Budiani; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1561

Abstract

Persalinan preterm terjadi pada usia kehamilan 20 minggu sampai kurang dari 37 minggu dan merupakan penyebab kematian perinatal sekitar 65% - 75 %. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran  persalinan preterm yang terjadi di RSUP  Sanglah Denpasar tahun 2020. Rancangan penelitian yang digunakan berupa metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan tehnik total sampling, yaitu sebesar 223 responden. Sampel penelitian adalah persalinan preterm di RSUP  Sanglah Denpasar tahun 2020. Data yang didapat merupakan data sekunder dari rekam medis pasien. Analisis data dilakukan dengan analisis univariate untuk mencari distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan 56.1 % persalinan preterm terjadi pada multipara,  53.8 % terjadi pada ibu yang tidak bekerja, 72.2 % terjadi pada usia 20 sampai 35 tahun. Berdasarkan tingkat pendidikan 74.9 % persalinan preterm terjadi pada tingkat pendidikan menengah, 90.1 % terjadi pada ibu yang menikah. Berdasarkan komplikasi kehamilan 30.5 % disebabkan preeklamsia, 23.3 % KPD, 1.3 % karena anemia, 0.9 % karena hidramion, 6.3 % karena APB, 3.6 % karena penyakit kronis,9.0 % karena kehamilan multifetus serta 25.1 % karena faktor idiopatik / tidak diketahui.  Sehingga dapat disimpulakan  bahwa  persalinan preterm di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2020 didominasi oleh multipara, pada ibu yang tidak bekerja, usia 20 - 35 tahun, tingkat pendidikan menengah dengan status menikah serta komplikasi kehamilan dengan preeklamsia.kata kunci : gambaran,persalinan preterm.RSUP sanglah
Gambaran Karakteristik Ibu dan Peningkatan Berat Badan Bayi Prematur Setelah Dilakukan Relaktasi Ida Ayu Mirah Astuti; Ni Komang Yuni Rahyani; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1685

Abstract

Abstrak: Bayi prematur memiliki refleks hisap yang lemah sehingga dalam pemenuhan nutrisi enteral dilakukan melalui orogastrik tube (OGT). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan relaktasi. Jenis  penelitian adalah deskriptif, rancangan crosssectional. Sumber data adalah rekam medis. Teknik sampling dilakukan dengan total sampling sebanyak 80 sampel. Hasil penelitian diperoleh karakteristik ibu berdasarkan usia terbanyak pada rentang usia 21-40 tahun (81,3%), pendidikan ibu terbanyak adalah pendidikan menengah (67,5%), dan paritas tertinggi adalah multipara (56,2%). Rata- rata berat badan bayi prematur sebelum dilakukan relaktasi adalah 1761 gram ± 172,41 gram. Rata-rata berat badan bayi prematur setelah dilakukan relaktasi 1882 gram ± 165,65 gram. Rata- rata peningkatan berat badan bayi prematur setelah dilakukan relaktasi adalah 20 ± 10,93 gram/hari. Rata-rata lama pelaksanaan relaktasi 6 ± 2,87 hari. Terdapat peningkatan berat badan bayi prematur setelah dilakukan relaktasi di Ruang Cempaka 1 NICU Level II RSUP Sanglah Denpasar Tahun 2020. Upaya relaktasi perlu dilakukan dengan memerhatikan kesiapan ibu, bayi, Standar Operasional Prosedur yang tepat, serta sarana dan prasarana di Rumah Sakit.Kata kunci: relaktasi;peningkatan berat badan bayi prematur; karakteristik ibu; orogastric tube Abstract: Premature babies have weak suction reflexes, so it is necessary to fulfill enteral nutrition through an orogastric tube (OGT). One of the efforts that can be done is to carry out relactation. This type of research is descriptive, cross-sectional design. The data source is medical records. The sampling technique was carried out with a total sampling of 80 samples. The results showed that the characteristics of mothers based on age were mostly in the age range of 21-40 years (81.3%), the highest maternal education was secondary education (67.5%), and the highest parity was multipara (56.2%). The average weight of premature babies before relactation was 1761 grams ± 172.41 grams. The average weight of premature babies after relactation was 1882 grams ± 165.65 grams. The average weight gain of premature babies after relactation was 20 ± 10.93 grams/day. The average length of implementation of relactation was 6 ± 2.87 days. There was an increase in the weight of premature babies after relactation in Cempaka Room 1 NICU Level II Sanglah Hospital Denpasar in 2020. Relactation efforts need to be carried out by taking into account the readiness of the mother, baby, appropriate Standard Operating Procedures, as well as facilities and infrastructure at the hospital.Keywords: relactation; premature baby weight gain; mother’s caracteristics; orogastric tube
Perbedaan Pengetahuan Mobilisasi Dini pada Ibu Post Seksio Sesarea Sebelum dan Sesudah Edukasi dengan Leaflet Studi Dilakukan di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar Tahun 2021 Ni Luh Putu Suandewi; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1550

Abstract

Abstrak: Mobilisasi dini upaya mempertahankan kemandirian sedini mungkin dengan membimbing penderita untuk mempertahankan fungsi fisiologi. Pemberian informasi menggunakan leaflet salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dalam melakukan mobilisasi dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengetahuan mobilisasi dini pada ibu post seksio sesarea sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media leaflet di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Desain penelitian ini pre-eksperiment one group pre-test-post-test, yang dilakukan di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar tahun 2021. Besar sampel 37 orang, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk menilai pengetahuan sebelum diberikan edukasi dengan leaflet dan sesudah edukasi dengan leaflet . Uji nomalitas dengan kolmogorof semirnov data berdistribusi tidak normal dengan p value 0,000 0,005. Uji Wilcoxon nilai median sebelum intevensi 61,5, sesudah intervensi 92,3, p value 0,000. Terdapat perbedaan pengetahuan mobilisasi dini ibu post seksio searea sebelum dan sesudah mendapat edukasi dengan menggunakan leaflet di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Leaflet dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi sederhana dalam memberikan informasi mobilisasi dini post seksio sesarea. Media lealflet berisikan infomasi tentang mobilisasi dini yang dikemas dengan rancangan tulisan, gambar dan warna yang menarik. Keunggulan leaflet menarik untuk dilihat, mudah dimengerti, lebih ringkas, merangsang imajinasi dan dapat dibaca oleh khalayak luas.Kata kunci: Pengetahuan, mobilisasi dini, post seksio Abstract: Early mobilization is an effort to maintain independence as early as possible by guiding the patient to maintain physiological function. Providing information using leaflets is one of the efforts to increase knowledge in early mobilization. The purpose of the study was to determine the difference in knowledge of early mobilization in post-cesarean section mothers before and after being given education using leaflet media at Prima Medika Hospital Denpasar. The design of this study was a pre-experimental one group pre-test-post-test, which was carried out at Prima Medika Hospital Denpasar in 2021. A sample size of 37 people, data were collected using a univariate analysis questionnaire to determine the average knowledge of early mobilization in post-SC mothers before and after being given education using leaflets. Normality test with Kolmogorof Semirnov data is not normally distributed with p value 0.000 0.005. Wilcoxon test median value before intervention 61.5, after intervention 79.92, p value 0.000. There are differences in the knowledge of early mobilization of post-sectional mothers in the area before and after receiving education using leaflets at Prima Medika Hospital Denpasar. Leaflets can be used as a simple communication medium in providing information on early post-cesarean mobilization. The media leaflet contains information about early mobilization which is packaged in attractive written designs, pictures and colors. The advantages of leaflets are interesting to look at, easy to understand, more concise, stimulate imagination and can be read by a wide audience.Keywords: Knowledge, early mobilization, post sectio
Hubungan Waktu Pertama Menyusui pada Ibu Post Seksio Sesaria dengan Kejadian Bendungan ASI Ni Made Ari Sumaryanti; I Komang Lindayani; Ni Komang Yuni Rahyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1535

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi dan diberikan sedini mungkin setelah ibu melahirkan. Kebijakan pemberian ASI antara lain Inisiasi Menyusui Dini (IMD) membantu ibu menyusui sedini mungkin setelah melahirkan sudah tertuang dalam Standar Prosedur Operasional di RSD Mangusada Kabupaten Badung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu pertama menyusui pada ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI.  Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Maret  - 15 Mei 2021 di Ruang  Nifas RSD Mangusada Kabupaten Badung.  Jenis penelitian analitik dengan metode pendekatan cross sectional, data yang dikumpulkan adalah data primer waktu pertama menyusui ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI dengan jumlah sampel 55 orang.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi.  Data dianalisis dengan menggunakan uji Fishers Exact Test dengan nilai p 0,001. Hasil penelitian dari 35 orang ibu post seksio sesaria yang menyusui dengan waktu pertama menyusui 6 jam terdapat 45,7% yang mengalami bendungan ASI. Terdapat  hubungan yang signifikan antara waktu pertama menyusui  dengan kejadian bendungan ASI.  Saran kepada petugas agar meningkatkan informasinya dalam hal perawatan payudara dan  pemberian ASI segera setelah melahirkan sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku.
Gambaran Persiapan Persalinan dalam Upaya Penerapan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi di Masa Pandemi Covid-19 Dayu Kade Santhi Wia; Ni Wayan Armini; Ni Luh Putu Sri Erawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1827

Abstract

Abstrak: Pandemi COVID-19 mengakibatkan layanan antenatal mengalami perubahan pada pemeriksaan ibu hamil. P4K merupakan program yang sudah lama, sejak program Safe Motherhood dan program kesehatan ibu dan anak ditujukan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persiapan persalinan dalam upaya penerapan P4K di masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April 2021. Sampel yang digunakan 120 orang. Instrumen penelitian adalah kuesioner,  telah dilakukan uji validitas dan reabilitas dalam penelitian sebelumnya tahun 2020, kuisioner sebanyak 15 pertanyaan. Hasil penelitian  dalam persiapan  fisik  sebagian kategori siap sebanyak 111 orang (92,08%), persiapan psikologis sebagian kategori siap sebanyak 118 orang (98,06%), persiapan penolong dan tempat bersalin sebagian kategori siap sebanyak 120 orang (100%), persiapan pendamping sebagian kategori siap sebanyak 117 orang (97,50%), persiapan financial sebagian kategori siap sebanyak 120 orang (100%), persiapan transportasi kategori siap sebanyak 110 orang (91,67%), persiapan calon donor darah sebagian kategori siap sebanyak 110 orang (83,33%), persiapan perlengkapan ibu dan bayi sebagian kategori siap sebanyak 120 orang (100%). Peneliti menyarankan bagi tempat penelitian agar tetap meningkatkan pengetahuan tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) sehingga ibu hamil dapat mengetahui P4K dan kegunaannya.Kata kunci: P4K, PandemiAbstract: The COVID-19 pandemic has resulted in changes to antenatal care for pregnant women. P4K is a long standing program since the Safe Motherhood program and maternal and child health programs aimed at reducing maternal and infant mortality. The purpose of this study was to determine the description of childbirth preparation in an effort to implement P4k during COVID-19 pandemic. This type of research is descriptive with cross sectional design. This research was conducted from March to April 2021. The sample used was 120 people. The research instrument is a questionnaire, validity and reliability tested have been carried out in previous studies in 2020, a questionnaire of 15 questions. The results of the research in the physical preparation of some ready categories as many as 111 people (92.08%), the psychological preparation in some of  ready categories as many 118 people (98.06%), the preparation of helper and the place of delivery in some ready category as many as of 120 people (100%), most of the companion preparations in the ready category were 117 people (97.50%), the financial preparation of most of the ready categories was 120 people (100%), the transportation preparation for the ready category was 110 people (91.67%), the preparation of prospective blood donors most of the ready categories were 110 people (83.33%), most of the ready categories were 120 people (100%). Researchers suggest for research sites to continue to increase knowledge about the Childbirth Planning and Complication Prevention Program (P4K) so that pregnant women can know P4K and its uses.Keywords: P4K, Pandemic
Gambaran Pelayanan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani I Tahun 2021 Ni Putu Widhiasih; Ni Ketut Somoyani; I Gusti Ayu Surati; Ni Wayan Suarniti
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1640

Abstract

Abstrak: Coronavirus disease (COVID-19) adalah penyakit infeksi yang saat ini menyerang berbagai negara dan menjadi pandemi. Pada situasi pandemi COVID-19 ini, pemerintah membuat kebijakan adanya pembatasan hampir pada semua layanan rutin salah satu contohnya adalah pelayanan kesehatan maternal dan neonatal dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Banyaknya ibu hamil yang melakukan pemeriksaan rutin ke Puskesmas , sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam pemberian layanan Kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Metode: Jenis penelitian deskriptif, data yang diperoleh melalui kuesioner dan Cheklist kepada ibu hamil sebagai sampel yang berkunjung pada saat penelitian berlangsung sebanyak 44 ibu hamil (purposive sampling). Hasil dan Simpulan: Dari hasil penelitian didapati 59% dari 44 ibu hamil teratur melakukan pemeriksaan kehamilan, 100% pemeriksaan ibu hamil sesuai dengan standar (10T),  sebanyak 91% responden sudah melaksanakan protokol Kesehatan selama melakukan pemeriksaan dan sebanyak 96% tenaga kesehatan sudah menerapkan protokol kesehatan. Saran kepada peneliti selanjutnya agar melanjutkan penelitian dengan melakukan penambahan metode penelitian disamping secara kuantitatif juga dilakukan secara kualitatif.Kata kunci: Pelayanan ibu hamil, pandemi Covid-19 Abstract: Coronavirus disease (COVID-19) is an infectious disease that is currently attacking various countries and has become a pandemic. In this COVID-19 pandemic situation, the government has made a policy of limiting almost all routine services, one example of which is maternal and neonatal health services and other health care facilities. The number of pregnant women who carry out routine checks at the Puskesmas, so the government issued a policy in the provision of health services during the COVID-19 pandemic. Methods:This type of research is descriptive, data obtained through questionnaires and checklists to pregnant women as samples who visited during the study were 44 pregnant women (purposive sampling). Results and Conclusions: From the results of the study, it was found that 59% of 44 pregnant women regularly did prenatal checkups, 100% of pregnant women's examinations were in accordance with the standard (10T), 91% of respondents had implemented health protocols during the examination and 96% of health workers had implemented health protocols.  Suggestions to further researchers are to continue research by adding research methods in addition to quantitative as well as qualitative.Keywords: Maternity service, pandemic Covid-19

Page 1 of 2 | Total Record : 13