cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan@gmail.com
Phone
+6281229463400
Journal Mail Official
inyomansantiawan@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah Dukuh Macanan Baru, Morangan, Mojayan, Kec. Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57414 Telepon: (0272) 3352795
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu
ISSN : 2085272X     EISSN : 26589832     DOI : -
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu merupakan Jurnal Sosial, Budaya dan Agama Hindu yang menerbitkan hasil penelitian atau pemikiran tentang studi agama dan studi sosial dan budaya menggunakan perspektif interdisipliner. Lingkup Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu adalah: Studi agama Hindu seperti Fisafat, Etika dan Upacara Studi sosial dan budaya seperti sosiologi masyarakat Hindu Sumber pengajaran terkait: studi agama, pemikiran Hindu, filsafat Hindu, studi pendidikan agama Hindu, studi penerangan agama dan kajian budaya
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 28 No 1 (2023)" : 13 Documents clear
PROSESI DAN NILAI- NILAI FILOSOFI DALAM UPACARA TUGEL KUNCUNG DI DUSUN KRAJAN DESA WONOKERSO KECAMATAN SUMBER KABUPATEN PROBOLINGGO ( PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA HINDU) Rubi Supriyanto
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i1.216

Abstract

Prosesi Tugel Kuncung merupakan Tradisi yang wajib di lakukan oleh Masyarakat Suku Tengger Khususnya brang wetan salah satunya yaitu Upacara Tugel Kuncung yang di laksanakan oleh Masyarakat di Dusun Krajan Desa Wonokerso Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. Tetapi masyarakat pada umumnya mereka hanya melakukan upacara tersebut tanpa mengerti makna dalam prosesi tersebut dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana Prosesi Upacara Tugel Kuncung? (2) Apa saja Sarana dan Prasarana Prosesi Tugel Kuncung merupakan Tradisi yang wajib di lakukan oleh Masyarakat Suku Tengger Khususnya brang wetan salah satunya yaitu Upacara Tugel Kuncung yang di laksanakan oleh Masyarakat di Dusun Krajan Desa Wonokerso Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. Tetapi masyarakat pada umumnya mereka hanya melakukan Upacara Tugel Kuncung? dan (3) Nilai Filosofi apakah yang terkandung dalam Upacara Tugel dalam Perspektif Pendidikan Agama Hindu? Metode Penelitian yang di gunakan adalah Metode Kualitatif, karena membahas tentang Konsep Teoritis berbagai metode, kelebihan dan kelemahan yang terdapat dalam Peneliti lakukan. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa Prosesi Tugel Kuncung terdiri dari 3 tahap antara lain (1) tahap awal (a) mencari hari baik (b) menentukan tempat pelaksanaan (c) mencari bethek sinoman. (2) Pelaksanaan Upacara Tugel Kuncung (a) Romo Dukun menata rambut anak yang di Tugel Kuncung(b) Romo Dukun memasukkan rambut kedalam cicin (c) Memberikan Tetebus atau uang (d) Memercikan kembang boreh ditangan (e) Memotong rambut anak yang di Tugel Kuncung(e) Memasukkan rambut ke dalam gelas. (3) Penutup dari Upacara Tugel Kuncung yaitu membuang rambut ke air yang mengalir sungai atau laut. Sarana yang di gunakan dalam prosesi Tugel Kuncung adalah pitraan, Kinangan, daun pisang, jajan, jenag abang, jenang putih, kembang boreh, ubek-ubek, cincin, tetebus atau uang, kmenyan, prapen, klasa atau tikar. Prosesi Upacara Tugel Kuncung merupakan upacara yang wajib dilaksanakan oleh masyarakat suku Tengger dan memiliki nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam konsep ajaran agama Panca Yajña tergolong dalam Manusia Yajña, nilai budaya, nilai kebersamaan, dan nilai moral. Tujuan dari Upacara Tugel Kuncung secara simbolis adalah untuk membuang kala atau sifat-sifat tidak baik yang ada di dalam diri anak yang di upacarai tersebut agar kelak bisa membedakan perbuatan baik dan buruk.
DAMPAK COVID 19 TERHADAP PENINGKATAN BHAKTI UMAT HINDU DUSUN KALITEJA DESA KANDANGAN KECAMATAN TOSARI KABUPATEN PASURUAN Tutik Endang Setiawati
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i1.217

Abstract

Hasil pengamatan peneliti di Dusun Kaliteja sikap orang saat adanya virus ini menjadi berubah walaupun ada yang takut dan ada yang tidak takut tetapi banyak yang ketakutan ketika mendengar adanya virus ini dan orang di Desa Kaliteja saat adanya virus ini lebih banyak yang mendekatkan diri kepada Tuhan sehinga Bhakti mereka lebih kuat, setelah adanya virus ini banyak Umat Hindu yang mulai mengikuti Persembahyangan Purnama Tilem.Desa Kandangan yang terbagi dari tiga Dusun yaitu Dusun Kalitejo, Pandansari, Wiragati. Dan ada tiga Agama di Desa Kandanganyaitu Hindu, Islam,dan Kristen. Mayoritas Agama yang ada di Desa Kandangan adalah Agama Hindu. Yang Beragama Agama Hindu di Desa Kandangan Dusun Kaliteja sebanyak 230 kk. Dari hasil observasi pelaksanaan hari Suci Purnama dan Tilem di Pura Tunjung Ngudhi Dharma, sebelum adanya virus covid 19 umat Hindu Dusun Kaliteja yang mengikuti Persembahyangan hanya sedikit terhitung dari beberapa pemangku dan beberapa umat,PersembahyanganPurnama dan Tilem juga jarang di laksanakan, setelah adanya Virus di tahun 2020 yang mulai menyebar di Indonesia umat Hindu Dusun Kaliteja mulai banyak yang mengikuti Persembahyangan di hari SuciPurnama dan di hari SuciTilem yang mula-mula hanya sedikit dari 230 kk yang ikut Persembahyangan sekarang mulai banyak yang mengikuti Persembahyangan. Tidak hanya Persembahyangan di hari SuciPurnama dan hari SuciTilem tetapi di Persembahyangan setiap hari juga ramai mulai dari anak kecil sampai orang tua. Adapun Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah : 1). Bagaimanakah aktivitas kegiatan dan Persembahyangan umat Hindu Di Dusun Kaliteja sebelum adanya Covid 19 selama ini ?, 2) Bagaimanakah aktivitas kegiatan dan Persembahyangan umat Hindu Di Dusun Kaliteja setelah adanya Covid 19 ?, 3) Baigamanah dampak dari adanya covid 19 terhadap Bhakti Umat Hindu di Dusun Kaliteja ? Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : a) Untuk mengetahui aktivitas kegiatan dan persembahyangan umat Hindu Di Dusun Kaliteja sebelum adanya Covid 19 selama ini, b) Untuk mengetahui aktivitas kegiatan dan Persembahyangan umat Hindu Di Dusun Kaliteja setelah adanya Covid 19, c) Untuk mengetahui dampak dari adanya covid 19 terhadap dan Bhakti Umat Hindu di Dusun Kaliteja. Metode penelitian yang akan di gunakan adalah metode penelitian kualitatif, metode ini adalah merupakan metode penelitian yang di gunakan untuk meneliti objek yang alamiah, dimana peneliti adalah instrument kunci, teknik pengumpulan data di lakukan secara trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih merencanakan makna daripada generalisasi. Dalam penelitian kualitatif pengumpulan data tidak di pandu oleh teori, tetapi di pandu oleh fakta-fakta yang di temukan pada saat penelitian di lapangan Hasil dari penelitian ini adalah : a). Kegiatan dan Persembahyangan umat Hindu sebelum adanya Virus beberapa jenis kegiatan yang di lakukan di dusun Kaliteja sebelum adanya Covid 19 seperti yang di sampaikan oleh romo Sutiko jenis kegiatan adalah sebagai berikut diantaranya ada 1) Pertemuan ibu-ibu WHDI setiap satu minggu sekali dan lima belas hari sekali 2) pertemuan paguyuban baliganjur yang di lakukan setiap lima belas hari sekali 3) perkumpulan Peradah Kegiatan-kegiatan di atas sebelum adanya virus Covid 19 berjalan derngan lancar dan rutin di laksanakan tampa suatu kendala apapun, b) Aktivitas persembahyangan di dusun Kaliteja sebelum adanya virus Covid 19 sangatlah sepi, aktivitas Persembahyangan bersama dapat di lihat pada hari-hari tertentu seperti Purnama, Tilem, hari raya dan odalan bahwa Persembahyangan tidak di laksanakan rutin oleh umat Hindu dan yang melaksanakan Persembahyangan hanyalah para pemangku jadi hal ini sangat bertentangan dengan ajaran AgamaHindu, Persembahyangan yang harus di lakukan yaitu tri sandya, c) Aktivitas kegiatan setelah adanya virus Covid 19 di Dusun Kaliteja berdasarkan hasil obervasi sangatlah berubah 100% hal tersebut di karenakan adanya aturan dari pemerintah dan Aktivitas Persembahyangan setelah adanya virus covid 19 Setelah adanya Covid 19 terjadi sesuatu di luar dugaan bahkan hanya pertama ini di temukan dalam sejarah. Yang mana Pura sangat penuh di datangi umat untuk melakukan sembahyang, d) . Meningkatnya Bhakti umat Hindu di Dusun Kaliteja dari adanya Virus dan meningkatnya aktivitas Persembahyangan di Pura. Bhakti umat Hindu Dusun Kaliteja meningkat dengan pesat bukan hanya kegiatan Persembahyangan di Pura tetapi juga meningkatya keinginan seseorang untuk mengikuti upacara Tradisi seperti upacara barikan dan nambak.
NILAI-NILAI KARAKTER DALAM UPACARA TINGKEBAN DI KECAMATAN JOGONALAN KABUPATEN KLATEN Setyaningsih; Titin Sutarti; Shinta Tyas Pratisthita
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i1.218

Abstract

Suku Jawa memiliki berbagai macam tradisi dan budaya salah satunya adalah tingkeban. Tingkeban adalah upacara yang dilaksanakan oleh wanita yang hamil pertama kali ketika kandungannya genap berusia tujuh bulan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui prosesi dan nilai-nilai karakter dalam upacara tingkeban di Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Secara praktis, metode yang digunakan dalam kajian ini dijabarkan dalam tiga metode sesuai dengan tahapan pelaksanaannya, yaitu: metode pengumpulan data, metode analisis data, dan metode penyajian hasil analisis. Hasil dari penelitian ini yaitu upacara tingkeban mengandung beberapa nilai karakter di dalamnya yakni nilai religius, nilai nasionalis, nilai mandiri, nilai gotong royong dan nilai integritas.

Page 2 of 2 | Total Record : 13