cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan@gmail.com
Phone
+6281229463400
Journal Mail Official
inyomansantiawan@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah Dukuh Macanan Baru, Morangan, Mojayan, Kec. Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57414 Telepon: (0272) 3352795
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu
ISSN : 2085272X     EISSN : 26589832     DOI : -
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu merupakan Jurnal Sosial, Budaya dan Agama Hindu yang menerbitkan hasil penelitian atau pemikiran tentang studi agama dan studi sosial dan budaya menggunakan perspektif interdisipliner. Lingkup Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu adalah: Studi agama Hindu seperti Fisafat, Etika dan Upacara Studi sosial dan budaya seperti sosiologi masyarakat Hindu Sumber pengajaran terkait: studi agama, pemikiran Hindu, filsafat Hindu, studi pendidikan agama Hindu, studi penerangan agama dan kajian budaya
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 28 No 2 (2023)" : 13 Documents clear
PENERAPAN METODE RESOURCE-BASED LEARNING DALAM PELAJARAN AGAMA HINDU UNTUK MENINGKATKAN RESPON DAN HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI I BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR Ni Kadek Putri Yuliani; I Nyoman Wijana
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i2.240

Abstract

Pembelajaraan Agama Hindu dan Budi Pekerti sangat penting bagi siswa, namun memiliki beberapa permasalahan pada saat proses pembelajaran. Kurangnya keseriusan siswa siswi menyerap materi ajar, kurangnya kemampuan siswa dalam menganalisis masalah dalam proses pembelajaran. Sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang tepat dengan Metode Resource Based Learning yang di kutip dari artikel (Lampuhyang et al., 2023) menjadi salah satu model pilihan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan budi pekerti di SD Negeri 1 Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Sehingga peneliti tertarik meneliti mengenai proses Penerapan Metode Resource Based Learning Dalam Pelajaran Agama Hindu Untuk Meningkatkan Respon Dan Hasil Belajar Siswa SD Negeri I Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah proses penerapan metode Resource-Based Learning terhadap respon pembelajaran siswa SDN Negeri 1 Batu Mekar. 2) Apa saja kendala kendala penerapan metode Resource-Based Learning pada respons belajar siswa di SDN 1 Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon Siswa SD Negeri I Batu Mekar pada saatpenerapan metode Resource-Based Learning dalam pelajaran agama Hindu dan meningkatkanhasil belajar siswa SD Negri 1 Batu Mekar Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitiankualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Resource Based Learning, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawncara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa Penerapan Metode Resource Based Learning berpengaruh positif Dalam Pelajaran Agama Hindu Untuk Meningkatkan Respon Dan Hasil Belajar Siswa SD Negeri I Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Kesimpulan pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa mengalami peningkatan setiap evaluasi atau setiap semester dikarenakan menerapkan Resource Based Learning.
UPAYA PENUMBUHAN DAN PENGUATAN KARAKTER SISWA DENGAN IMPLEMENTASI AJARAN BHAKTI SEJATI Titin Sutarti
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i2.241

Abstract

Seseorang yang melaksanakan Bhakti sejati harus mampu mengolah semua rasa dalam hati dan mengendalikan seluruh rasa yang menyelimuti jiwa untuk dapat mengendalikan ego. Dengan mengendalikan sifat keakuan akan mampu menembus kedalaman kepribadiannya sehingga mampu mendekati dan merasakan kedamaian. Penerapan ajaran Bhakti sejati akan terwujud dalam perilaku dalam dirinya, dengan orang lain maupun seluruh makhluk di semesta ini, maka ajaran Bhakti sejati akan berdampak kepada pola perilaku manusia terhadap lingkungan sosialnya. Perilaku ini bisa memberikan kedamaian dan memberikan dampak kebahagiaan bagi seluruh manusia dan alam semesta, sehingga ajaran Bhakti sejati sangat perlu diajarkan dan diimplementasikan terhadap seluruh manusia terutama generasi muda yang berada di bangku sekolah sebagai wujud penguatan karakter dan kepribadian. Dengan ini maka akan terciptanya generasi muda yang mencerminkan manusia seutuhnya. Karakter merupakan perpaduan antara moral, etika, dan akhlak manusia yang harus selalu diperkuat. Proses pendidikan karakter sangat penting bagi generasi muda, karena pendidikan karakter dapat berkontribusi sangat tinggi terhadap proses pendidikan nasional dan dapat menumbuhkan perilaku manusia yang tangguh dan berbudi pekerti luhur. Ajaran Bhakti sejati dapat dimaknai untuk menciptakan dan menumbuhkembangkan sifat yang berbudi pekerti luhur dalam menciptakan situasi dan kondisi yang damai dan sentosa disertai hubungan sosial yang serasi, selaras dan harmonis. Ajaran Nava Vidha Bhakti ; Srawanam, Kirtanam, Smaranam, Padasevanam, Arcanam, Vedanam, Dasyam, Sukhyanam, Atmanivedanam. Nava Vidha Bhakti merupakan ajaran yang mengajarkan sebuah upaya yang berlandaskan cinta kasih untuk mendekatkan diri kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia.
MAKARO LEMAH : INTERNALISASI NILAI PADA GELAHANG DALAM PENCIPTAAN KOMPOSISI MUSIK GAMELAN GONG LUANG I Komang Kusuma Adi; I Putu Adi Saputra
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 28 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v28i2.242

Abstract

Adat dan budaya bangsa Indonesia begitu beragam dari Sabang sampai Merauke. Terkadang ragam nilai, makna, dan filosofinya menghadirkan inspirasi tersendiri yang pada gilirannya dapat menjadi alternatif dalam menyikapi dinamika dan kompleksitas kehidupan, tak terkecuali perihal penciptaan musik gamelan. Bahwa pergulatan ideologi penciptaan antar seniman telah menunjukan semacam sikap antipati sepihak terhadap estetika garap tradisi konvensional dan juga kontemporer. Padahal kedua estetika tersebut merupakan kekayaan yang perlu dikelola (swadikara) dan sekaligus menjadi tanggung jawab (swadharma) bagi para seniman agar eksistensi dan keberlanjutan musik dalam kehidupan masyarakat kian menemukan manfaatnya. Maka kemudian dilakukan langkah penciptaan komposisi musik dengan menginternalisasi nilai Pada Gelahang dari adat perkawinan masyarakat Hindu Bali ke dalam komposisi musik gamelan Gong Luang. Tujuannya adalah untuk menjaga eksistensi gamelan Gong Luang diantara gamelan golongan baru yang ada. Selain itu juga untuk memperkaya repertoar garap gending hasil dari penggabungan unsur-unsur garap tradisi dan kontemporer. Adapun metode penciptaan yang dilakukan yakni eksplorasi, improvisasi, dan forming. Bentuk akhir karya adalah komposisi kreasi baru yang diberi judul “Makaro Lemah”. Struktur komposisinya terbagi menjadi tiga bagian, yang mana pada tiap bagian terdapat olahan-olahan permainan tempo, ritme, nada, dinamika yang kompleks dan sistematis. Terdapat pula vokal gerong dan akapela Cakepung, yang kemudian secara keseluruhan elaborasi ini memberi warna dan kesan pertunjukan musik yang berbeda terkait Gong Luang sebagai warisan budaya gamelan golongan tua di Bali.

Page 2 of 2 | Total Record : 13