cover
Contact Name
I Made Sumarya
Contact Email
sumaryaimade@yahoo.com
Phone
+6281338717933
Journal Mail Official
sumaryaimade@yahoo.com
Editorial Address
Prodi Biologi Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Universitas Hindu Indonesia Jln. Sangalangit Tembau Penatih, Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Widya Biologi
ISSN : 20865783     EISSN : 26556456     DOI : -
Jurnal Widya Bioloogi adalah jurnal open access dan ditelaah oleh mitra bestari bidang biologi, bertuuan untuk mempublikasikan artikel hasil penelitian atau pemikiran ilmiah dan kajian pustaka dalam bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu lain yang berkaitan dengan ilmu biologi. Fokus dan scope yang ditelaah adalah biologi sains dan biologi terapan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi" : 7 Documents clear
SUBSTITUTION OF COMMERCIAL FEED WITH MORINGA LEAF MEAL TO IMPROVE THE PERFORMANCE OF MALE RABBIT N.M.R. Suarni; N.G.A.M. Ermayanti; N.N. Wirasiti
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study were to find out the effects of moringa leaf meal substitution in commercial feed on the performance of male rabbits (bucks). Twenty four four months old male rabbits with an average live weight of 1200g were used in this study. There were four treatments in this study including 0% (K0) as control and 15% (K1), 30% (K2), 45% (K3) substitution of moringa leaf meal in commercial feed and each treatment consisted of six replicates. The treatments were carried out for two months. The variables measured were including body weight, feed consumption, feed conversion. The results showed that there were significant differences (P <0.05) performance between all treatments (K1, K2, K3) and the control (K0). Substitution of moringa leaf meal up to 45% in commercial feed increase performance of male rabbit. It was concluded that the moringa leaf meal might be substituted in commercial feed up to 45 % to improve the performance of male rabbits (bucks). To get maximum performance of male rabbit rabbits it should be better substituted the commercial feed with moringa leaf meal is 35%.
PENGARUH LAMA BEKERJA TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA PETUGAS FOGGING DI KOTA DENPASAR Ni Putu Dinda Setiawati; Ni Putu Rahayu Artini; I Wayan Tanjung Aryasa
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan hati yang timbul di karenakan paparan zat kimia dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan fungsi hati yaitu pemeriksaan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) atau juga dinamakan AST (Aspartat Aminotransferase) merupakan enzim yang dijumpai dalam otot jantung dan hati Selain SGOT dilakukan juga pemeriksaan SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) merupakan enzim yang banyak ditemukan pada sel hati serta efektif untuk mendiagnosis destruksi hepatoseluler. Penelitian ini menggunakan rancangan Operational research non eksperimental pretest – posttest. hasil pengujian dan standar deviasi pada bulan maret tahun 2019 terendah sebesar 16,0±0,00 U/L, kadar tertinggi sebesar 30,0±0,00 U/L, dengan rata-rata sebesar 24,2±0,09 U/L. Hasil kadar SGOT pada bulan april terendah sebesar 23,0±0,00 U/L, Kadar tertinggi sebesar 54,0±0,00 U/L, dengan rata-rata sebesar 29,9±0,16 U/L. Hasil rata-rata SGPT pengaruh lama bekerja pada petugas fogging pada bulan maret terendah sebesar 11,0±0,00 U/L, kadar tertinggi sebesar 68,0±0,00 U/L, dengan rata-rata sebesar 30,8±0,24 U/L, Hasil kadar SGPT pada bulan april terendah sebesar 15,0±0,00 U/L, kadar tertinggi sebesar 89,0±0,00 U/L, dengan rata-rata sebesar 42,5±0,23 U/L. kenaikan presentase kadar SGOT pada petugas fogging di bulan maret sebesar 30,0 %. Pada bulan april 54,0% Hasil presentase kadar SGPT pada petugas fogging bulan maret 68,7% pada bulan april 89,3%.
EKSTRAKSI DAN FRAKSINASI DAUN BROTOWALI (Tinospora crispa L. Miers) UNTUK INSEKTISIDA NABATI PADA LARVA Plutella xylostella L. I Wayan Suanda; I Made Sumarya
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pestisida sintetis yang digunakan dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menimbulkan masalah terkait pencemaran lingkungan, kesehatan, terganggunya musuh alami bukan sasaran, resiko pada pengguna dan konsumen serta masalah negatif lainnya. Oleh karena itu perlu dicari alternatif insektisida berbahan baku alami dari tanaman yang berpotensi sebagai pestisida. Brotowali (Tinospora crispa L. Miers) banyak tumbuh di Jawa, Bali dan Maluku, merupakan tanaman berkhasiat obat, antijamur, antibakteri, antinemasida anti antimoluska. Hasil penelitian ekstrak daun brotowali pada konsentrasi 1% dapat menekan aktivitas makan potongan daun kubis secara in vitro sebesar 44,29% dan mortalitas larva Plutella xylostella sebesar 13,33%. Korelasi nyata (r2 = 0,9585) terjadi antara konsentrasi ekstrak daun brotowali dengan penurunan aktivitas makan larva P. xylostella. Hasil fraksinasi ekstrak daun brotowali dari beberapa pelarut didapat 14 kelompok senyawa (fraksi). Fraksi V dengan pelarut etil asetat : heksan (3:7) tersusun oleh 2 senyawa yang memiliki nilai Rf= 0,62 dan Rf = 0,86 merupakan komponen paling aktif. Fraksi V menyebabkan penurunan aktivitas makan larva P. xylostella dengan nilai r2 = 0,9047. Ekstrak daun brotowali memiliki nilai EC50 pada konsentrasi 2,186% dan fraksi V nilai EC50 = 0,054%.
HUBUNGAN KADAR KALSIUM DAN FOSFOR PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA DI LABORATIRIUM KLINIK PRODIA DENPASAR Ni Luh Inten Mitadewi Wulandari; Ni Luh Gede Sudaryati; A.A.A Sauca Sunia Widyantari
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan penyakit kronik yang progresif merusak ginjal sehingga mengganggu kesimbangan cairan dan elektrolit tubuh yang berdampak terhadap semua sistem tubuh. Kelainan yang sering terjadi pada penderita gagal ginjal kronik adalah peningkatan kadar fosfor darah yang dapat memicu terjadinya komplikasi penyakit serius, serta penurunan kadar kalsium darah yang dapat menghambat proses sekresi di ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fosfor anorganik dan kalsium darah pada penderita gagal ginjal kronik yang sudah mendapat terapi hemodialisa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah croos sectional study, dimana dikumpulkan data dari 110 penderita gagal ginjal kronik dengan terapi hemodialisa yang melakukan pemeriksaan kadar fosfor anorganik dan kalsium darah. Prevalensi penderita gagal ginjal kronik yang mengalami hiperfosfatemia sebanyak 55 pasien (50%) dengan rerata kadar fosfor anorganik 6,3 mg/dL, serta prevalensi penderita gagal ginjal kronik yang mengalami hipokalsemia sebanyak 21 pasien (19.1%) dengan rerata kadar kalsium 8.0 mg/dL. Hasil uji korelasi Perason antara kadar Fosfor anorganik dengan kalsium memiliki nilai koefesien korelasi -.096. Nilai sig pada hasil uji adalah 0.317, yang menunjukan hubungan yang tidak signifikan (p>0,05). Pada pasien dengan diagnosis gagal ginjal kronik ditemukan kadar Fosfor anorganik tinggi dengan kadar kalsium yang rendah.
ASAM URAT MENGINDUKSI RESPON INFLAMASI PROLIFERASI VSCM DAN DISFUNGSI SEL ENDOTEL. I Made Sumarya; I Wayan Suanda
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar asam urat yang tinggi merupakan faktor etiologi utama dari gout dan patofisiologi jaringan pembuluh darah. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa asam urat dapat menginduksi inflamasi dengan aktivasi sistem imun dan mengubah karakteristik VSMC dan sel endotel, untuk memberi kecenderungan terjadinya proliferasi VSCM dan disfunsi sel endotel (ECD). Asam urat berperan sebagai sinyal berbahaya yang dapat memicu aktivasi NLRP3-implamasom dengan merangsang Toll-like receptor jalur 2/4-Myd88 selanjutnya diaktifkan oleh pathogen-associated molecular patterns (PAMPs) atau damage-associated molecular patterns (DAMPs) untuk membentuk IL-1𝛽 dan IL-18 sebagai sitokin proinflamasi melalui jalur aktivasi NF-KB. IL-1𝛽 melalui reseptornya (IL-1R) pada sel, dan bersama dengan faktor kemotaktik lain, berfungsi sebagai sinyal untuk menarik neutrofil dan sel-sel imun lainnya, sehingga memunculkan respon inflamasi. Konsentrasi asam urat yang tinggi menginduksi proliferasi VSMC dengan penyerapan kedalam VSMC melaui transforter anion organi (OAT) merangsang pembentukan monocyt chemoattractant protein-1 (MCP-1), inflamasi dan meningkatkan siklooksigenase 2 (COX-2) untuk membentuk tromboksan, melalui pengaktifan nuclear transcription factor (NF-KB), dan mitogen activated protein kinase (MAPKs) dan pembentukan platelet-derived growth factor (PDGF). Konsentrasi asam urat yang tinggi menginduksi disfungsi sel endotel melalui pembentukan ROS dengan menginduksi berbagai kaskade pensinyalan dan faktor transkripsi NF-KB, AP-1 menyebabkan ekspresi VCAM-1 dan ICAM-1 dan oksidasi lipid, protein dan DNA membentuk peroksidasi lipid, protein dan fragmentasi DNA. Simpulan asam urat menginduksi respon inflamasi proliferasi VSMC dan disfungsi sel endotel dengan aktivasi sistem imun dan mengubah karakteristik VSMC dan sel endotel, melalui pembentukan ROS aktivasi NLRP3-inflamasom NF-KB, MAPKs dan pembentukan MCP-1, COX2 serta PDGF.
HUBUNGAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 KERAMBITAN KABUPATEN TABANAN I.G.A.T.P. Nofianti; N. K. Juliasih; I.W.G. Wahyudi
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri lebih rentan terkena anemia dibandingkan dengan remaja putra, karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya. Siklus menstruasi ini merupakan salah satu faktor penyebab remaja putri mudah terkena anemia defisiensi zat besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan siklus menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri di SMP Negeri 2 Kerambitan Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah remaja putri SMP Negeri 2 Kerambitan berjumlah 290 siswi. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Responden yang mengalami anemia sebesar 47 responden (52,8%) dan tidak mengalami anemia sebesar 42 responden (47,2%). Sedangkan responden yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebesar 44 responden (49,4%) dan yang mengalami siklus menstruasi normal sebesar 45 responden (50,6%). Hasil penelitiaan membuktikan ada hubungan hubungan antara siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Kerambitan Kabupaten Tabanan dengan nilai p = 0,001.
ANALISIS KADAR SGPT DAN ALP PADA PENGUKIR KAYU DI DESA KUWUM ANCAK, KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN Maria Agustina Fitriayu Refi; Ni Putu Rahayu Artini; Ayu Saka Laksmita W
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 01 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekerja pada sebuah industri yang dalam proses produksinya menggunakan bahan kimia, dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Salah satunya dapat menimbulkan gangguan fungsi hati, yang mengakibatkan tingginya kadar SGPT dan ALP. Penelitian ini menggunakan rancangan operational research noneksperimental. Pengambilan darah dilakukan pada 30 pengukir kayu di Desa Kuwum Ancak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Kadar SGPT dan ALP diperiksa menggunakan alat fotometer. Hasil pemeriksaan terdapat kadar SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) yang melebihi nilai normal pada dua orang laki-laki, kadar tertinggi sebesar 73,0 ± 0,00 U/L, dengan kadar rata-rata sebesar 31,6 ± 0,02 U/L. Terdapat kadar SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) yang tinggi pada dua orang perempuan, dengan kadar tertinggi sebesar 65,8 ± 0,00 U/L, dengan kadar rata-rata sebesar 21,9 ± 0,02 U/L. Terdapat kadar ALP (Alkaline Phosphatase) melebihi nilai normal pada delapan orang, dengan kadar tertinggi sebesar 349 ± 0,00 U/L, dengan kadar rata-rata sebesar 236 ± 0,1 U/L.

Page 1 of 1 | Total Record : 7