cover
Contact Name
Dr. Otih Rostiana
Contact Email
otihrostiana@gmail.com
Phone
+62251-8321879
Journal Mail Official
buletintro@gmail.com
Editorial Address
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office : Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI) Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111 Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010 E mail : buletintro@gmail.com
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
ISSN : 02150824     EISSN : 25274414     DOI : http://dx.doi.org/10.21082/
Core Subject : Agriculture,
Focus and Scope Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research finding on spice, medicinal, aromatic and industrial crops that have never been publish in any other scientific publications. Scopes of Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat are: Scope of science: Agricultural Microbiology, Agricultural Socio-Economics, Agronomy, Plant Biotechnology, Plant Breeding, Plant Protection, Plant Physiology, Soil Science, Seed Technology, Primary Post Harvest Scope of commodities : spice, medicinal, aromatic and industrial crops
Articles 514 Documents
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN MUTU PEGAGAN Widyastuti, Rahma; Listyana, Nurul Husniyati; Hartanto, Erri Setyo
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v32n1.2021.23-30

Abstract

Pegagan merupakan salah satu tanaman obat yang sudah mulai dibudidayakan secara intensif oleh masyarakat Indonesia. Budidaya pegagan perlu dilakukan dengan menerapkan Good Agricultural Practice untuk menghasilkan bahan baku terstandar termasuk penggunaan pupuk. Pupuk hayati telah banyak dikembangkan untuk mengurangi efek buruk penggunaan pupuk buatan terhadap lingkungan, sehingga budidaya tanaman secara organik menjadi salah satu alternatif. Penelitian ini bertujuan, mendapatkan pupuk organik terbaik untuk pertumbuhan, hasil dan mutu pegagan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 3 ulangan dengan 8 perlakuan media tanam yang terdiri dari: (a) Tanah + pupuk organik + dolomit; (b) Tanah + pupuk organik + pupuk hayati 1 g; (c) Tanah + dolomit + pupuk hayati 1 g; (d) Tanah + pupuk organik + pupuk hayati 3 g; (e)  Tanah + dolomit + pupuk hayati 3 g; (f)  Tanah + pupuk organik + pupuk hayati 5 g; (g) Tanah + dolomit + pupuk hayati 5 g; dan (h) Tanah + pupuk hayati 3 g. Parameter pengamatan meliputi luas daun, panjang tangkai, jumlah daun, jumlah anakan, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering  dan kandungan asiatikosid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanah + pupuk organik (1,5 kg) + dolomit (30 g) memberikan pengaruh yang lebih baik untuk pertumbuhan, produksi herba dan produksi asiatikosid pada pegagan. Perlakuan pupuk hayati (1 g) dengan kombinasi dolomit  (30 g) memberikan pengaruh lebih baik dalam peningkatan jumlah anakan dan jumlah daun, sedangkan kombinasi pupuk hayati (5 g) dan dolomit (30 g) terbaik dalam kadar asiatikosid pada pegagan.
Efek Imunomodulasi Ekstrak Etanol Kaempferia galanga terhadap Proliferasi Sel Limfosit Secara In Vitro Dianita Dwi Sugiartanti; Ening Wiedosari
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v32n1.2021.31-39

Abstract

Kaempferia galanga L. is a traditional medicine with antitumor properties, as indicated by its immunomodulatory activities. This study aimed to determine the effect of K. galanga on lymphocyte cell proliferation activity as an indicator of immunomodulatory properties. This study was conducted at the Indonesian Research Center for Veterinary Science (February to April 2018). The immunomodulatory activity of the extract was evaluated with an in vitro splenocyte proliferation assay. The assay was based on cellular enzymatic synthesis to transform the XTT from formazan tetrazolium as an indicator. The K. galanga extract was obtained by 96% ethanol extraction. The test was conducted in an aseptic condition, consisted of five treatment groups with three replications each.  Three groups of splenocyte cell culture, each with extract concentration of 2.5 µg.ml-1, 25 µg.ml-1, and 250 µg.ml-1, as well as a positive (Concanavalin A/Con A) and negative (cell only) control. The cell suspension (10x104 cells/ml) was distributed on 96-well plates and cultured following the treatment groups. The same five plates were made for five days of observation and retrieved daily by observing an Elisa reader at 450 nm. The extract of K. galanga at 2.5 µg.ml-1, 25 µg.ml-1, and 250 µg.ml-1 significantly (P <0.05) promoted splenocyte proliferation compared to control.  Therefore, it was expected that K. galanga has a high potential to be used as immunomodulators. Hence, further investigations should be done to clarify the mechanisms of the immunomodulatory effect of K. galanga as an antitumor in vivo.
The Growth, Productivity and Quality of Fifteen Accessions of Ceylon Cinnamon at Medium Elevation of Solok, West Sumatera Suryani, Erma; Nurmansyah, NFN; Purwiyanti, Susi; Rostiana, Otih
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v28n2.2017.105-112

Abstract

The evaluation of growth, productivity and quality of 15 accessions of Ceylon cinnamon (Cinnamomum zeylanicum Blume) at the medium elevation in Laing Research Installation Solok West Sumatra, has been conducted from January 2007 to April 2013. The experiment was arranged in Randomized Block Design with 15 treatments (accessions) and repeated three times. Parameter observed were plant height, stem diameter, number of branches, bark thickness, bark production, leaf production, oil yield and components of oils. The results showed that, the highest plant height was Czl16 (497.67 cm) and Czl30 (478.33 cm). The largest stem diameter was Czl16 (12.33 cm) followed by Czl15 (11.33 cm) Czl02 (11.00 cm) and Czl29 (11.00 cm). The highest branch number was Czl30 (30.00), Czl15 (29.00), Czl22 (29.00) and Czl35 (28.66). The highest production of dry bark was Czl30 (4,350 g.treeˉ¹) and the lowest one was Czl03 (1,800 g.treeˉ¹). The highest leaf production was Czl15 (18,700 g.treeˉ¹ and Czl16 (18366.67 g.treeˉ¹), and the lowest one was Czl03 (7,633.33 g.treeˉ¹). The highest of oil yield was Czl12 and  Czl30 0.75 %  each  and the lowest one was Czl11 (0.27 %). The highest of  cinnamaldehyde content was Czl35 (61.24 %), followed by Czl22 (59.38 %) and the lowest one was Czl17 (37.78 %). The chemical components of oils of cinnamon bar analyzed by GCMS from Czl35 accession consisted of 51 components and the primary components were cinnamaldehyde 61.29 %, eugenol 6.87 %, β-caryophyllane 6.59 %, cinnamyl acetate 5.61 %, β-phellandrene 4.79 %, dillapiole 3.39 %, benzoic acid 1.82 %, Linalool 1 %, and 43 other components each below 1 %.
Pengaruh Salinitas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Lada Murni, A. Makka; Sudiadi, Edy
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v7n1.1992.15-18

Abstract

POTENSI KADAR BIOAKTIF YANG TERDAPAT PADA DAUN KEPEL (Stelechocarpus burahol) Ramadhan, Bayuanggara Cahya; Aziz, Sandra Arifin; Ghulamahdi, Munif
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 26, No 2 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v26n2.2015.99-108

Abstract

Kepel (Stelechocarpus burahol) merupakan tanaman yang mempunyai khasiat obat dan hingga saat ini belum banyak informasi mengenai kadar bioaktifnya. Bioaktif yang terdapat pada daun kepel salah satunya flavonoid yang dapat digunakan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bioaktif daun kepel pada umur daun yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan sejak Juni sampai November 2013 di Arboretum Lanskap IPB (Bogor, Indonesia). Bagian tanaman yang digunakan sebagai sampel yaitu daun muda, sedang dan dewasa. Rata-rata kadar bioaktif daun tanaman kepel pada masing-masing umur daun dibandingkan menggunakan uji t-student’s. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas enzim phenylalanine ammonia lyase (PAL) dan kadar antosianin pada daun muda relatif lebih tinggi dari daun tua dan daun sedang. Daun kepel dewasa memiliki kadar flavonoid dan total klorofil yang paling tinggi dari pada daun sedang dan daun muda. Kadar flavonoid daun kepel menurun, sedangkan kadar antosianin, aktivitas PAL dan total klorofil meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan. Daun kepel yang sudah dewasa dapat digunakan sebagai bahan baku obat.
Pengaruh Torehan dan Sitozim Seed Plus Terhadap Pertumbuhan Tiga Tipe Panili (Vanilla planifolia Andrews) Asnawi, Robet
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v5n1.1990.38-45

Abstract

PENGARUH PERENDAMAN DALAM ASAM ORGANIK DAN METODA PENGERINGAN TERHADAP MUTU LADA HIJAU KERING Nurdjannah, Nanan; Hoerudin, Hoerudin
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 19, No 2 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v19n2.2008.%p

Abstract

Dalam pembuatan lada hijau kering biasanya terjadi pencoklatan enzimatik yang menyebabkan hilangnya warna hijau sehingga membuat penampilannya menjadi tidak me-narik. Percobaan pencegahan reaksi pencok-latan dengan menggunakan asam sitrat, asam malat dan asam tartrat.pada pembuatan lada hijau kering telah dicobakan dengan perlakuan yang terdiri dari jenis asam (sitrat, malat dan tartrat), dengan 3 level konsentrasi (2, 3 dan 4%), serta 2 cara pengeringan (penjemuran dan oven). Percobaan dirancang secara Acak Leng-kap pola Faktorial dengan 2 ulangan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penggunaan asam sitrat, asam malat dan asam tartrat pada konsentrasi 2 persen, 3 persen dan 4 persen cukup efektif untuk mengurangi terjadinya reaksi pencoklatan enzimatik. Metode penge-ringan oven memberikan nilai kehijauan yang lebih baik dibandingkan dengan penjemuran. Hasil evaluasi sensori yang dilakukan pada atribut warna, rasa dan aroma lada hijau kering, menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dengan kombinasi perlakuan asam tartrat 2% dengan pengeringan oven lebih disukai dari-pada yang lainnya. Mayoritas parameter mutu lada hijau kering hasil penelitian telah meme-nuhi parameter mutu lada hijau kering yang tersedia di pasar. 
PENGARUH MINYAK ATSIRI TERHADAP MORTALITAS DAN PENGHAMBATAN PENELURAN Crocidolomia Pavonana F Balfas, Rodiah; Mardiningsih, Tri Lestari
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v27n1.2016.85-92

Abstract

Kubis, brokoli, dan bunga kol merupakan tanaman sayuran yang cukup penting, termasuk dalam famili Brassicaceae. Kendala utama dalam budidaya tanaman tersebut adalah serangan hama Crocidolomia pavonana. Minyak atsiri merupakan salah satu produk tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif pengendalian organisme pengganggu tumbuhan. Penelitian telah dilakukan di Rumah Kaca Kelompok Peneliti Proteksi Tanaman Balittro, sejak Maret sampai Desember 2014. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh minyak atsiri terhadap mortalitas telur, larva dan imago C. pavonana. Minyak atsiri yang diuji adalah minyak babadotan, cengkeh, laja gowah, seraidapur, seraiwangi, dan temulawak, masing-masing pada konsentrasi 0,5%. Selain itu, digunakan mimba sebagai pembanding. Pengujian ovisidal dilakukan dengan mencelupkan telur dalam masing-masing larutan uji. Untuk mengetahui pengaruhnya terhadap larva (larvasidal) telah dilakukan aplikasi bahan-bahan tersebut pada larva dan daun brokoli. Penelitian penghambatan peneluran dilakukan dengan menyemprotkan larutan ini pada tanaman, dikeringanginkan kemudian tanaman dikurung, dan serangga dewasa dimasukkan ke dalam kurungan. Pengamatan dilakukan terhadap penetasan telur dan mortalitas larva serta jumlah kelompok telur yang diletakkan. Hasil penelitian menunjukkan minyak seraidapur dan temulawak bersifat toksik terhadap telur. Minyak babadotan, mimba, dan seraiwangi yang diaplikasikan pada daun, mengakibatkan mortalitas larva lebih dari 90% tetapi, pada aplikasi langsung pada larva, mortalitas tertinggi berkisar antara 28% pada perlakuan mimba dan seraiwangi. Minyak babadotan, seraidapur, dan seraiwangi serta mimba memberikan pengaruh yang sama terhadap penghambatan peneluran pada 96 jam setelah aplikasi. Pengaruh terhadap peneluran juga terlihat pada perlakuan minyak temulawak yang telah diformulasikan. Minyak seraiwangi, seraidapur, babadotan, dan mimba serta temulawak berpotensi untuk digunakan sebagai insektisida nabati untuk mengendalikan  C. pavonana.
Kelayakan Usahatani dan Pengolahan Garut di Jawa Timur Pribadi, Rini; Hasanah, M.; Sudiarto, NFN
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v13n1.2002.39-52

Abstract

Respon Empat Varietas Lada Terhadap Pemupukan Kalium Hayani, NFN
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v6n2.1991.74-80

Abstract


Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 2 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 2 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 1 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 2 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 1 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 2 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 1 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 28, No 1 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 2 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 26, No 2 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 26, No 1 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 2 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 2 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 1 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 2 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 1 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 2 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 1 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 2 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 1 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 2 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 1 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 2 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 2 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 1 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 2 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 1 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 12, No 1 (2001): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 11, No 2 (2000): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 10, No 1 (1999): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 2 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 1 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 2 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 1 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 2 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 2 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 1 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 2 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 1 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 1, No 1 (1986): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat More Issue