cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2022)" : 12 Documents clear
Pengembangan Media Film Pembelajaran Perawatan Sepeda Motor Bermuatan Nilai Karakter Yasa, I Kadek Purnama; Dantes, Kadek Rihendra; Dewi, Luh Joni Erawati
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.27600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan nilai karakter (2) Menguji tingkat kelayakan media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan niali karakter. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian (R&D) Research and Development dengan model pengembangan Hannafin and Peck. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu angket/kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berupa (1) pengembangan media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan nilai karakter (2) tingkat kelayakan dan tanggapan audiens pada media film pembelajaran perawatan sepeda motor bermuatan nilai karakter yang sudah divalidasi menurut: (a) ahli materi memperoleh persentase nilai sebesar 85,84% dengan kriteria sangat layak (b) ahli media memperoleh persentase nilai sebesar 86,67% dengan kriteria sangat layak (c) uji coba kelompok kecil memperoleh persentase nilai sebesar 89,67% dengan kriteria sangat layak dan (d) uji coba kelompok besar memperoleh persentase nilai sebesar 89,62% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan media ini sangat layak dari segi materi, media, dan tanggapan dari audiens, sehingga media ini dapat dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Variasi Campuran Pertalite Dengan Bahan Bakar Limbah Plastik Terhadap Unjuk Kerja Motor Bensin 4 Langkah Putra, Anak Agung Gede Windhu Gandhi; Dantes, Kadek Rihendra; Wiratmaja, I Gede
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.29717

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran bahan bakar pertalite dengan bahan bakar plastik terhadap torsi dan daya pada sepeda bensin 4 langkah dengan melakukan perbandingan variasi bahan bakar 0%, 20% dan 40%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen, metode eksperimen adalah satu cara untuk mencari hubungan sebab akibat antara mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu. Pengujian dan pengambilan data dilakukan di bengkel Gede Widi Motor Denpasar, pengujian dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan Hasil dari penelitian ini terdapat perbandingan dimana torsi tertinggi diperoleh pada variasi 20% dengan hasil 10.2 N.m pada putaran mesin 3000 Rpm lebih tinggi dibandingkan dengan torsi yang dihasilkan variasi 0% yaitu 9,56 N.m pada putaran mesin 3000 Rpm. Sedangkan daya tertinggi diperoleh pada variasi 40 % yang memperoleh daya 8,4 HP pada putaran mesin 7000 Rpm lebih tinggi dibandingkan dengan variasi 0% yang mendapatkan hasil daya 8,04 Hp.Kata kunci : Torsi, daya, bahan bakar limbah plastik, pertalite
Studi Eksperimental Penggunaan Arak Bali Pada Biogasoline Sebagai Bahan Bakar Alternatif Terhadap Emisi Gas Buang Pada Kendaraan Bermotor Widiadnyana, I Wayan Bayu; Kadek Rihendra Dantes; I Gede Wiratmaja
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                                                                                                         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan emisi HC, CO, CO2 dan O2 pada kendaraan bermotor dengan menggunakan biogasoline dari bahan baku nira pohon kelapa, nira pohon ental/siwalan dan nira pohon aren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode eksperimenjadalah penelitianiyang dilakukanjuntuk mengetahuijakibatjyang ditimbulkanidari suatujperlakuan yangjdiberikan secarajsengaja olehjpeneliti. Dalam penelitian ini menggunakan uji analisis anova satu jalur. Proses pengujian dan pengambilan data dilakukan di Politeknik Transportasi Darat Bali, pengambilan data dilakukan sebanyak 10 kali pengulangan pada setiap pengujian dengan putaran mesin 2000 rpm. Setelah melakukan pengujian terdapat perbandingan emisi HC pada kendaraan bermotor dengan menggunakan biogasoline dari bahan baku nira pohon kelapa, nira pohon ental/siwalan, dan nira pohon aren. Pada biogasoline  A1 rata-rata penurunannya sampai 298,55 ppm vol,  biogasoline A2 rata-rata penurunannya sampai 205,75 ppm vol, dan  biogasoline A3 rata-rata penurunannya sampai 321,05 ppm. Pada emisi CO biogasoline A1 rata-rata penurunannya sampai 5,534% vol, biogasoline A2 rata-rata penurunannya sampai 3,384% vol, dan biogasoline A3 rata-rata penurunannya sampai 5,733%. Pada emisi CO2biogasoline A1 rata-rata penurunannya sampai 1,97% vol, biogasoline A2 rata-rata penurunannya sampai 0,86% vol, dan biogasoline A3 rata-rata penurunannya sampai 2,14% vol. sedangkan pada emisi O2 mengalami kenaikan yaitu pada biogasoline A1 rata-rata kenaikannya sampai 8,05 % vol, biogasoline A2 rata-rata kenaikannya sampai 5,45 % vol, dan biogasoline A3 rata-rata kenaikannya sampai 9,50 % vol. Kata- kunci : Emisi gas buang, Pertamax, Biogasoline, Arak Bali
Pengaruh Variasi Derajat Lobe Separation Angle Camshaft Terhadap Torsi, Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Motor Bensin 4 Langkah A’an Adji Ahmad Sya’bani; Kadek Rihendra Dantes; I Gede Wiratmaja
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.32626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) mengetahui pengaruh derajat lobe separation angle pada camshaft terhadap torsi mesin motor bensin 4 langkah, (2) Untuk mengetahui pengaruh derajat lobe separation angle pada camshaft terhadap daya mesin motor bensin 4 langkah, (3) Untuk mengetahui pengaruh derajat lobe separation angle pada camshaft terhadap konsumsi bahan bakar motor bensin 4 langkah. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model dokumentasi, dengan memanfaatkan print out atau cetakan hasil pengukuran dari alat uji torsi, daya dan konsumsi bahan bakar. Analisis data penelitian menggunakan metode eksperimen. Kemudian hasil dari pengukuran dilakukan analisis data menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah menafsirkan data yang diperoleh dari hasil eksperimen. Data ini akan dimasukan ke dalam tabel, dan ditampilkan dalam bentuk grafik kemudian di analisis. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian ini (1) Torsi maksimum yang dihasilkan menggunakan LSA 108° adalah sebesar 8.14 Nm pada 6500 RPMsedangkan menggunakan LSA 110° sebesar 8.59 Nm pada 5000 RPM, dan menggunakan LSA 112,5° sebesar 8.60 Nm pada 5500 RPM. (2) Daya maksimum yang dihasilkan menggunakan LSA 108° adalah sebesar 7.46 HP pada 7000 RPM, sedangkan menggunakan LSA 110° sebesar 6.94 HP pada 6500 RPM, dan menggunakan LSA 112,5° sebesar 7.55 HP pada 7000 RPM. (3) Konsumsi Bahan Bakar maksimum yang dihasilkan menggunakan LSA 108° adalah sebesar 0,802 kg/jam pada 7500 RPM, sedangkan menggunakan LSA 110° sebesar 0,835 kg/jam pada 7500 RPM, dan menggunakan LSA 112,5° sebesar 0.901 kg/jam 7500 RPM.
Analisa Variasi Campuran Minyak Kelapa Sawit Untuk Oli Peredam Kejut Shock Absorber Ganesha Electric Vehicles 1.0 Generasi 2 Prayuda, Gede Wisnu; Kadek Rihendra Dantes; I Nyoman Pasek Nugraha
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.32712

Abstract

Shock absorber atau  shock breaker adalah sebuah alat mekanik yang didesain untuk meredam hentakan yang disebabkan oleh energi kinetik. Dalam kendaraan, alat ini berfungsi untuk mengurangi efek dari kasarnya permukaan jalan. Dalam penelitian ini, perlakuan berupa pencampuran minyak sawit (CPO) dengan oli peredam kejut, kemudian akan dilihat hasil berupa perubahan yang terjadi pada shock absorber yang diujicobakan, force kompresi, suhu, dan rebound di setiap variasi campuran minyak kelapa sawit dengan oli peredam kejut menggunakan shock absorber rancangan ganesha electric vehicles 1.0 generasi 2 sebagai obyek penelitian. Selanjutnya oli predam kejut yang akan di pakai dalam penelitian ini beserta campuran yang akan di ujikan yaitu Minyak kelapa Sawit (CPO) yang di anggap peneliti untuk meningkatkan daya redam dari shock absorber rancangan ganesha electric vehicles 1.0 generasi 2.            Berdasarkan hasil uji oli peredam kejut Shock Absorber 100% sebagai pengujian awal untuk mendapatkan nilai standar yang akan dibandingkan dengan minyak kelapa sawit sebesar 40% dan 20%. Dari pengujian oli peredam kejut Shock Absorber 100% dan didapatkan nilai rata-rata  Compression Force 81.438, Rebound Force 99.51725, dan Temperature 29.74 C. Berdasarkan hasil uji oli peredam kejut Shock Absorber 60% dengan minyak kelapa sawit 40% setelah dicampur didapatkan nilai rata-rata Compression Force yaitu -100.4055, nilai rata-rata dari  Rebound Force yaitu  169.14075  dan Temperature 30.69  C. Dari pengujian oli peredam kejut Shock Absorber 100% dibandingkan dengan oli peredam kejut Shock Absorber 60% dengan minyak kelapa sawit 40% terdapat perbedaan dimana viskositas oli tersebut terlalu kental sehingga mendapatkan hasil kompresi terlalu tinggi dan rebound tidak stabil. Berdasarkan hasil uji oli peredam kejut Shock Absorber 80% dengan minyak kelapa sawit 20% setelah dicampur didapatkan nilai rata-rata Compression Force yaitu -85.377, nilai rata-rata dari  Rebound Force yaitu  185.73675 dan Temperature 29.82 C. Dari pengujian oli peredam kejut Shock Absorber 100% dan dibandingkan dengan uji oli peredam kejut Shock Absorber 80% dengan minyak kelapa sawit 20% terdapat perbedaan dimana viskositas oli tersebut memenuhi syarat sehingga mendapatkan hasil kompresi stabil  dan rebound stabil.
Pengaruh Variasi Kedalaman dan Kecepatan Pemakanan Terhadap Tingkat Kekasaran Permukaan Baja ST.37 Suadnyana, Made Budi; I Nyoman Pasek Nugraha; Kadek Rihendra Dantes
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.38695

Abstract

Kedalaman dan kecepatan pemakanan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kekasaran permukaan benda kerja pada saat proses pemesinan, khususnya pada proses pembubutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kedalaman dan kecepatan pemakanan terhadap tingkat kekasaran permukaan hasil pembubutan rata baja ST. 37. Penelitian ini menggunakan metode experiment dengan variabel terikat yaitu kekasaran permukaan dan variabel bebas yaitu kedalaman dan kecepatan pemakanan. Kecepatan pemakanan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 0.10 mm/putaran dan 0.13 mm/putaran sedangkan kedalaman pemkanan yang digunakan yaitu: 0.1 mm, 0.2 mm, dan 0.3mm. Sampel penelitian sebanyak 60 spesimen. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur dengan menganalisa data kekasaran permukaan masing-masing spesimen setelah dilakukan pengujian kekasaran permukaan sebanyak 3 kali untuk 1 spesimen dengan menggunakan alat dial indikator dengan ketelitian 0.001mm. Dari hasil analisis data, kedalaman 0.1mm dengan kecepatan pemakanan 0.10 mm/putaran yang menghasilkan kekasaran permukaan paling rendah dengan harga kekasaran permukaan .015490mm. Kata kunci : Kekasaran Permukaan (Y) Kedalaman Pemakanan (X1) Kecepatan Pemakanan (X2)
Analisis Pengaruh Variasi Beban Pendinginan Ruangan Terhadap Unjuk Kerja Prototype Mini Water Chiller Putra, Ryan Pratama; Nugraha, I Nyoman Pasek; Wiratmaja, I Gede
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.43722

Abstract

Dari waktu ke waktu teknologi mesin pengkodisian udara sudah mengalami perkembangan yang pesat.  Mulai dari sistem untuk skala kecil (direct exspansion) hingga untuk skala besar (water chiller). Adapun prototype mini water chiller telah dibuat sebelumnya oleh mahasiswa konsentrasi pendingin program studi pendidikan teknik mesin undiksha belum pernah diuji performansinya dengan pemberian beban pendinginan pada kabin/ruangannya. Sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi beban pendinginan yang mana dalam penelitian ini menggunakan variasi pembebanan temperatur 30 ºC, 35 ºC, 40 ºC, 45 ºC, 50 ºC terhadap laju pendinginan ruangan serta coefficient of performance (COP) pada unit prototype mini water chiller. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen (percobaan) dengan variabel bebas yaitu variasi beban pendinginan ruangan yang mana menggunakan variasi pembebanan temperatur 30 ºC, 35 ºC, 40 ºC, 45 ºC, 50 ºC yang diperoleh dari penggunaan hair dryer berukuran 400 watt serta variable terikat yaitu laju pendinginan ruangan dan coefficient of performance (COP) mesin pendingin. Proses pengujian dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan pengambilan data pada setiap variasi pembebanan dengan total jumlah pengambilan data sebanyak 15 kali. Hasil dari pengujian mendapatkan data – data sebagai berikut : untuk laju pendinginan ruangan terendah terjadi pada pembebanan dengan temperatur 30 ºC sedangkan untuk untuk laju pendinginan ruangan tertinggi terjadi pada pembebanan dengan temperatur 50 ºC dan untuk coefficient of perfomance (COP) terendah terjadi pada pembebanan dengan temperatur 50 ºC sedangkan untuk coefficient of perfomance (COP) tertinggi terjadi pada pembebanan dengan temperatur 30 ºC. Kata kunci : coefficient of perfomance (COP), laju pendinginan ruangan,  prototype mini water chiler. The rapid growth of air-coding technology from time to time. Ranging from a smal scale (direct expansion) to a large scale (water chiller system) the prototype mini water chiller has been made previously by cooling concentration students undiksha mechanical engineering education study program has never been tested for performance by providing cooling load on the cabin/room. So more research is needed to find out how the variations in cooling load in this study used variations in temperature loads of 30 ºC, 35 ºC, 40 ºC, 45 ºC, 50 ºC on room cooling rates and coefficient of performance (COP) on prototype mini water chiller units. The methods used in this study are comparative experiments with free variables that are variations in the cooling load of the room which uses variations of temperature loads of 30 ºC, 35 ºC, 40 ºC, 45 ºC, 50 ºC obtained from the use of a 400 watt hair dryer and variable bound that is cooling rate in the cab and coefficient of performance (cop) of cooling machine. The test process is carried out as many as 3 repetitions of data retrieval on each variation of the burden with a total amount of data retrieval of 15 times. The results of the test obtained the following data: for the lowest room cooling rate occurred at a charging temperature of 30 ºc while for the highest room cooling rate occurred at a charging temperature of 50 ºc and for coefficient of perfomance (COP) the lowest occurred at a charging temperature of 50 ºC while for coefficient of perfomance (COP) the highest occurred at a charging temperature of 30 ºC Keywords : coefficient of perfomance (COP), room cooling rate, prototype mini water chiler.
Kajian Penerapan Sistem Fuel Cell Sebagai Sumber Energi Alternatif Ramah Lingkungan Pada Kendaraan Bermotor Erwin; Rico Fernanda; Malvin Dharma; Navis Faiq; Izza Rafi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fuel cell merupakan perlengkapan konversi tenaga yang menggunakan prinsip elektrokimia yang mereaksi hidrogen dan oksigen menjadi air. Fuel cell dapat memproduksi listrik seiring dengan ketersediaan suplai dari bahan bakar eksternal, sehingga sifatnya bertentangan dengan penggunaan dari baterai. Karya ilmiah ini mengkaji mengenai topik pengaplikasian sistem fuel cell pada kendaraan bermotor sebagai salah satu bentuk alternatif ramah lingkungan untuk menanggulangi dampak buruk penggunaan BBM yang berlebihan. Metode yang digunakan pada kajian ini yaitu deskripsi kualitatif dan didasarkan pada tinjauan beberapa artikel penelitian terdahulu disertai dengan literatur yang relevan. Berdasarkan penelusuran dan pengkajian dari beberapa referensi terdahulu, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan, antara lain pengolahan gas hidrogen fuel cell ialah suatu tahapan awal sebelum gas tersebut dimasukkan ke dalam sistem fuel cell untuk dijadikan sebagai bahan bakar, proses reforming ialah suatu tahapan alternatif yang menggunakan gas metanol sebagai bahan bakar fuel cell untuk menghindari kendala-kendala yang ditimbulkan gas hidrogen, dan sistem thermal fuel cell ialah suatu tahapan yang digunakan untuk mengatur suhu agar sistem fuel cell tidak cepat rusak akibat panas yang ditimbulkan dari hasil samping kinerja sistem tersebut.
The Karakterisasi Performa Genset Diesel Menggunakan Syngas Hasil Gasifikasi Kombinasi Serbuk Kayu dan Sekam Padi Dengan Variasi Pembebanan Muhammad Fachry Naufal, Fachry; Slamet Wiyono; Erwin
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i2.51046

Abstract

Untuk mengatasi krisis energi yang sedang terjadi diperlukan sumber energi alternatif baru yang lebih murah, berlimpah dan dapat diperbaharui. Energi alternatif yang saat ini banyak dikembangkan ialah biomassa, dan salah satunya adalah serbuk kayu dan sekam padi. Gasifikasi biomassa khususnya di Indonesia memiliki potensi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik unjuk kerja genset diesel 5kW terhadap berbagai pembebanan dengan bahan bakar solar dan syngas dari hasil gasifikasi campuran serbuk kayu dan sekam padi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Rekayasa Energi Baru Terbarukan Fakultas Teknik UNTIRTA. Penelitian ini menggunakan variasi pembebanan dengan total lampu halogen berjumlah 5,2kW. Pada penelitian ini penulis hanya menggunakan beban maksimum 3,2kW dikarenakan kondisi yang “tidak optimal” pada genset yang mengakibatkan putaran mesin menjadi tidak maksimal. Hasilnya nilai daya generator diesel pada pembebanan kecil meningkat, namun pada pembebanan tinggi mengalami penurunan
Proses Bending Plat Pada Pembuatan Produk Round filter Di PT Inovasi Pro Filter Indonsesia Rizky Mulya Manullang; Iwan Nugraha Gusniar
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri teknologi merupakan suatu hal penting yang dapat membantu meningkatkan kualitas industri. Teknologi tersebut dapat berupa, perancangan produksi, mesin produksi yang digunakan, desain produksi, alat dan bahan, serta fasilitas penunjang lainnya. Di setiap perusahaan yang menggunakan teknologi pasti akan memerlukan sistem perancangan alat yang akan di produksi. Untuk pendapatkan konsumen dan keuntungan yang maksimal, perusahaan memiliki banyak strategi baik dari segi menimalisasi biaya, efektifitas marketing, kecepatan proses produksi, ketepatan proses produksi, hingga peningkatan imej perusahaan. Bending merupakan pengerjaan dengan cara memberi tekanan pada bagian tertentu sehingga terjadi deformasi plastis pada bagian yang diberi tekanan. PT. Inovasi Pro Filter Indonesia bergerak dalam bidang Pemfilteran diantaranya Bahan tekstil, Polimer, Oil dan Gas. Yang banyak bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang lainnya sehingga membuat produk yang sangat berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan round filter, mengetahui spesifikasi round filter, proses produksi dan menganalisa proses bending pada round filter. penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian observasi dan wawancara, yaitu mengamati secara langsung dan melihat secara langsung permasalahan yang terjadi. Kata kunci: Bending, Round Filter, PT Inovasi Pro Filter Indonesia

Page 1 of 2 | Total Record : 12