cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
The Role of the Principal in Improving Teacher Performance in the Development of Evaluation of Learning Outcomes through Academic Supervision of Principals during the Covid-19 Pandemic Suprapti Suprapti
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v2i2.534

Abstract

The ability of teachers at SMA Negeri 8 Mataram is still very concerning, especially when evaluating learning outcomes. This is becoming increasingly worrying with the current condition, namely the Covid-19 Pandemic where all learning processes must be conducted online. The aim of this study was to determine whether the role of the principal through online academic supervision can improve teacher performance in evaluating learning outcomes at SMA Negeri 8 Mataram. This research is included in the School Action Research. At school, action research is conducted in 2 cycles. The results showed that in cycle I the percentage of teacher completeness was 28.12% and in cycle II the percentage of teacher achievement was 89.06%. The results of this study clearly indicate that the principal plays an important role in conducting academic supervision of teachers, especially in developing the evaluation of student learning outcomes. Therefore, it is concluded that coaching through the academic supervision of the principal can improve the performance of SMA Negeri 8 Mataram teachers in developing evaluation of learning outcomes with a completeness of greater than or equal to 85%
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi Menerapkan Prosedur Teknik Pengefreisan Balok Segiempat di SMK Negeri 1 Selong untuk Peningkatan Hasil Belajar Kelas IX Agus Wibowo
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v2i2.769

Abstract

Model pembelajaran berbasis masalah dimplementasikan pada penelitian tindakan kelas pada kelas XI SMK Negeri 1 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan menggunakan dua siklus dengan sampel peserta didik sebanyak 25 orang. Data hasil belajar dikumpulkan untuk setiap siklus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian dengan cara tes, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil belajar peserta didik dapat dilihat pada siklus I mencapai nilai rata-rata 70,50. Pada siklus II nilai peserta didik mencapai nilai rata-rata 78,50. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi menerapkan prosedur teknik pengefreisan balok segiempat efektif diimplementasikan guna meningkatkan hasil belajar peserta didik
Penggunaan Bahan Ajar IPA berbasis Pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Fitran Sari
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v2i2.464

Abstract

Tujuan penelitian ini meningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatan berbasis SAVI (somatic, Auditory, Visual, Intellectual) pada kelas VII-1 semester genap tahun pelajaran 2016/2017 materi organisasi tingkat kehidupan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Tanggart terdiri 3 siklus. Adapun tahapan setiap siklus terdiri dari perencanaan (planning), Tindakan (Action), Observasi (observation) dan refleksi (reflection). Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VII-1 berjumlah 26 orang. Adapun hasil penelitian Tindakan Kelas menunjukkan peningkatan setiap siklus. Siklus I memperoleh  rata-rata skor  peserta didik 25, aktivitas pendidik 77 % ketuntasan secara klasikal 0%, siklus II rata-rata skor  51, aktivitas pendidik 86 %, ketuntasan secara klasikal 41,6%, siklus III rata-rata skor  peserta didik 72, aktivitas pendidik 91%  dan kekuntasan secara klasikal 71%. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa penggunaan bahan ajar IPA berbasis pendekatan SAVI dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII SMKN 1 Sakra Pada Materi Pengolahan Hasil Hewani Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Arpianingsih, Rohatin
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v2i2.782

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI SMKN 1 Sakra pada materi pengolahan hasil nabati dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMKN 1 Sakra yang terdiri dari dua siklus. Tahapan PTK yang dilakukan adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Data yang digunakan adalah hasil belajar siswa, hasil observasi guru dan hasil observasi siswa. Sabjek penelitian ini adalah ini adalah siswa kelas XII SMKN 1 Sakra yang berjumlah 40 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pengolahan hasil nabati. Hal ini terlihat dari presentase ketuntasan sebesar 95 % dengan nilai rata-rata ada siklus II adalah 75,00.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Noun melalui Model See, Talk, Write dan Media Gambar Pada Peserta Didik Kelas 7D SMPN 2 Pasuruan Nur Rochmah
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v2i2.423

Abstract

Menurut kurikulum 13 pada mata pelajaran Bahasa Inggris, menulis dan membaca merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh peserta didik selain mendengarkan dan berbicara. Bagi peserta didik di tingkat SMP kelas VII mengenal Kosakata adalah  sangat penting karena dengan mengenal banyak kosakata maka belajar Bahasa Inggris menjadi sangat mudah dan menyenangkan. Untuk mempermudah menguasai kosakata Bahasa Inggris terutaman bentuk noun, penulis menggunakan model pembelajaran STW (See, Talk, and Write). Penelitian model pembelajaran STW ini diterapkan pada peserta didik kelas 7D SMPN 2 Pasuruan dan dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi. Hasil penilaian menggunakan model pembelajaran STW menunjukkan bahwa pada siklus pertama, banyak siswa yang memiliki nilai di atas KKM adalah 17 dari 34 peserta didik (50%). Sedangkan pada siklus kedua, siswa yang memiliki nilai di atas KKM sebanyak 28 dari 34 Peserta didik (82%). Hal ini menunjukkan peningkatan secara signifikan sebesar 32%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran STW (See, Talk, and Write) dapat meningkatkan penguasaan kosakata bentuk noun pada peserta didik kelas 7D SMPN2 Pasuruan.
Penerapan Project Based Learning dengan Pendekatan STEM dalam Upaya Meningkat Kemampuan Menyusun Program CNC Pada Kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 3 Mataram Anwar Muhaimin
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v2i2.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran project based earning dengan pendekatan STEM terhadap peningkatan kemampuan siswa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 3 Mataram dalam menyusun program CNC pada mata pelajaran Teknik Pemesinan CNC. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan tiga siklus. Pengukuran kemampuan menyusun program CNC menggunakan  empat yaitu kemampuan menyusun kepala program, kemampuan menyusun parameter-parameter pemrograman, kemampuan menyusun kode G dan kode M, dan kemampuan menyusun addres-address pemrograman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator menyusun kepala program terdapat 100% siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar baik pada siklus pra tindakan, siklus I maupun siklus II. Pada indikator menyusun parameter-parameter pemrograman, siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar terdapat 50 % pada siklus pra tindakan, 70% pada siklus I, dan 95% pada siklus II. Pada indikator menyusun kode G dan kode M, siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar terdapat 15 % pada siklus pra tindakan, 65 % pada siklus I, dan 82% pada siklus II.  Pada indikator menyusun address-address pemrograman, siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar terdapat 0 % pada siklus pra tindakan, 55 % pada siklus I, dan 80% pada siklus II

Page 1 of 1 | Total Record : 6